Bab-2. Ibu Tiri 5 Anak

"Tidakkkkk!!!!" Sherina berteriak bangun dari pingsan nya, sementara 3 anak kecil itu tampak ketakutan, bahkan yang paling besar di antara mereka berlari memeluk tubuh kurus Adik-adik nya.

"Kakak.. takut.. " teriak yang paling kecil. menjerit histeris.

Hos hos hos.. Sherina meraup udara rakus, " Apa itu tadi? apakah aku bermimpi buruk?" gumam lirih Sherina bertanya pada diri sendiri.

"Tuan ini semua nyata, " ucapan itu menghilangkan semua harapan Sherina.

Jika memang benar dia terlempar ke dalam novel ini, bagaimana dia bisa merubah alur nya, sementara dia saja tak pernah berinteraksi dengan anak-anak.

"Anak Kucing kemari lah, " Sherina melambaikan tangan meminta anak-anak itu mendekat, tapi satupun tak ada yang menghampiri nya.

"Ku bilang kemari lah, " Sherina menjadi tak sabar.

Perlahan anak yang paling besar mendekat, meski tubuh nya gemetar, tapi sinar matanya memancarkan keberanian, dia menatap begitu tajam pada Sherina.

"Ada apa wanita kejam, jika ingin menghukum, maka hukum lah aku, jangan menghukum adik-adik ku, " ujar anak itu dengan suara tegas yang bergetar.

"Kalau tidak salah.. anak ini adalah anak ketiga, nama nya Zivan, kelak di masa depan dia akan menjadi Jendral hebat, dan dia adalah orang yang akan menyiksaku dengan sadis, tak bisa ku biar kan.. aku benar-benar harus merubah alur novel ini, " monolog Sherina dalam hati mengingat novel yang di bacanya itu.

"Kenapa kamu diam saja wanita kejam? apakah kamu akan berpura-pura baik lagi?" ucapan tegas yang bergetar itu menyadarkan Sherina dari lamunan nya.

"Tidak, aku tidak berpura-pura, hanya saja aku sangat haus, " ujar Sherina yang memang merasakan haus luar biasa.

Tampa menunggu Sherina mengulang kata yang sama, Zivan pergi ke arah dapur di gubuk bobrok itu, selang beberapa detik dia kembali.

Zivan membawa satu kendi retak, juga satu mangkuk yang terdapat beberapa retakan di pinggirannya, dia menyerahkan nya kepada Sherina.

"Apa ini? Sherina menatap ngeri pada perabotan yang di bawa Zivan.

"Apa kamu buta? ini adalah teko tempat air minum, " ketus Zivan sengaja memancing kemarahan Sherina, Zivan merasa ada yang aneh dengan Sherina, maka dengan sengaja dia berkata kasar.

"Aku tau, tapi.. tapi kenapa barang rusak masih di pakai?" tatapan Sherina begitu penuh tanda tanya, dia memandang Zivan dan teko itu secara bergantian.

"Kenapa? apa kamu berharap mengenakan perabotan yang bagus? jangan lupa wanita kejam, semua barang bagus telah kamu jual, " Zivan mengatakan hal itu dengan kemarahan, namun entah kenapa Zivan merasa ada yang aneh dengan wanita kejam itu.

Sherina terdiam, dia kembali mengingat novel yang dia baca, " Sistem.. apa ada cara keluar dari kemiskinan ini, " tanya Sherina pada sistem, karna Sherina tak terbiasa dengan keadaan seperti ini.

"Ada Tuan, karna segala sesuatu begitu banyak di ruang sistem Tuan, namun semuanya harus di tukar dengan point, " jawab Sistem sedikit memberikan harapan.

"Ditukar dengan point!! bagaimana cara aku mendapatkan point? Sherina bertanya.

"Anda harus menyelesaikan misi dari saya Tuan, " jawaban Sistem tentunya membuat Sherina mendesah.

"Tugas apa itu? aku harap bukan tugas yang aneh, dan seberapa banyak imbalan yang bisa ku dapatkan jika misi itu selesai, " Sherina penasaran dengan jumlah hadiah nya.

"Satu misi berhadiah 100 point, " jawab Sistem.

"Lalu! apakah sekarang ada misi untuk ku?" tanya Sherina, Sistem tadi menunjukkan barang apa saja yang ada di ruangan nya, di sana begitu banyak hal termasuk makanan, dan berbagai benda dari dunia modern, melihat itu semua tentu saja Sherina tergiur.

"Ada Tuan, " mendengar jawaban Sistem Sherina memancar kan rasa semangat nya, hingga Zivan fi kejutkan dengan binar itu.

"Ada apa dengan wanita kejam ini? kenapa setelah terbangun dia tampak aneh, " monolog Zivan memandang ngeri Sherina, yang saat ini menurut nya menyeramkan.

"Apa itu?" tanya Sherina semakin bersemangat.

"Tuan harus bisa menyediakan makanan untuk Tuan, juga untuk anak-anak itu, " jawab Sistem.

"Aiss dari mana aku mendapatkan makanan itu?sementara keadaan disini dangan memperihatinkan, " gumam Sherina yang hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri.

"Itu adalah tugas Tuan, maka selamat menjalankan tugas pertama anda Tuan, " ucap Sistem lalu menghilang tak terdengar lahir suaranya.

"Zi, apakah masih ada sesuatu yang bisa di makan? " Sherina tentu tak tau keadaan disana, jadi dia bertanya saja pada anak itu.

"Makan apa? bukan kah semua nya telah kau habiskan?" Zivan menjawab pertanyaan Sherina dengan dingin dan sangat acuh, dia tak memperdulikan keadaan Sherina yang nampak lapar.

"Tidak adalah sisa sedikit pun, " Sherina mencoba memperbesar harapan, dengan berharap anak itu akan sedikit baik padanya.

"Wanita kejam, apa kamu lupa!! semuanya telah kamu habiskan, kecuali sayuran liar yang baru kami ambil, " seru gadis paling kecil yaitu si bungsu, "Dia pasti si kecil Alina, yang setelah besar akan menjadi ahli racun, dan dia lah pem-bu-nuh paling kejam untuk tubuh ini, " monolog Sherina dalam hati, Sherina memperhatikan Alina lekat-lekat.

"Adik.. kenapa kamu bilang ada sayuran liar, itu kan untuk kita makan, " bisik gadis kecil yang lebih besar dari Alina.

"Dia adalah Alena, kelar dia lah yang akan menjadi permaisuri paling k jam di dalam novel ini, " lirih pelan Sherina mengingat semua yang dia baca.

Alina nampak menunduk, menyesali ucapan nya, benar kata sang Kakak, sayuran liar itu untuk mereka makan.

"Tunjukan dimana sayur liar itu, aku akan memasaknya, " Sherina bangkit mendekati Alina, namun dengan sigap Alena menghalanginya.

"Cepatlah tunjukkan sayur liar itu, aku akan memasaknya untuk kita makan, " Sherina menjadi tak sabar, tapi ucapan nya itu membuat anak-anak terkejut.

"Apa aku tak salah dengar? apa tadi katanya, dia ingin memasak untuk kita, " gumam Zivan tak mempercayai pendengaran nya sendiri.

"Wanita kejam, benarkah kamu mata berbinar, dia masih kecil, jadi dia tak sewaspada seperti Kakak-kakak nya.

"Hmm.. cepatlah tunjukkan sayuran itu, aku sudah terlalu lapar, jadi kalian jangan berulah, " Sherina tak ingin tenaga nya habis secara sia-sia, maka dari itu dia langsung berbicara pada inti nya saja.

Meski tak mau menunjukkan, Alina dengan terpaksa menunjukkan sayuran itu, dan memberikan nya pada Sherina.

"Nyalakan api nya, " perintah Sherina yang sekarang berwajah dingin.

"Ada apa dengan nya? kenapa sikap nya cepat sekali berubah? " Zivan bingung melihat tingkah ibu tirinya itu, dan lebih terkejut lagi, ibu tirinya mau masuk ke dapur, dan berniat masak untuk mereka semua.

"Aku tidak boleh terbuai, aku harus tetap waspada hingga Kakak kembali pulang, " Zivan orang nya sangat hati-hati makanya di masa depan dia bisa menjadi Jendral besar.

"Kamu.. kenapa..

Bersambung.. semoga bisa bertemu di bab selanjutnya 👋👋

Terpopuler

Comments

≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ

≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ

Ujug2 jadi mak tiri 5 anak 😅 nikmati peranmu serina

2025-10-04

2

≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ

≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ

Apa si Sherina gak shock ya, tiba² punya anak sambung segitu banyaknya😆

2025-10-30

0

Siti Solikah

Siti Solikah

bagus

2026-06-13

0

lihat semua
Episodes
1 Bab-1. Terlempar Ke Dunia Novel
2 Bab-2. Ibu Tiri 5 Anak
3 Bab-3. Misi Pertama
4 Bab-4. Zevan Si Keras Kepala
5 Bab-5. Menyembuhkan Zovan
6 Bab-6. Membawa Hasil Buruan Yang Banyak
7 Bab-7. Zevan Si Keras Kepala
8 Bab-8. Hanya Zevan Yang Sulit Di Taklukan
9 Bab-9. Bertaruh
10 Bab-10. Zevan Kalah Taruhan
11 Bab-11. Nenek Sarah
12 Bab-12. Berburu Bersama-sama
13 Bab-13. Nenek Sarah Mencuri
14 Bab-14. Dimana Ada Bahagia Pasti Ada Duka
15 Bab-15. Jangan Balas Dulu
16 Bab-16. Di Sengat Setan
17 Bab-17. Di Anggap Pengemis
18 Bab-18. Semua Sama Sombongnya
19 Bab-19. Semau Kalian Saja
20 Bab-20. Belanja Sebanyak Mungkin
21 Bab-21. Jadi Bahan Totonan
22 Bab-22. Nenek Sarah.. Perusuh
23 Bab-23. Tak Jadi Memeras Karna Takut Diperas
24 Bab-24. Tidak Ada Kapok Nya
25 Bab-25. Terjepit, Terjerat, Tersungkur
26 Bab-26. Akan Ada Kebohongan Untuk Menutupi Kebohongan Lainnya
27 Bab-27 Awal Dari Semuanya
28 Bab-28. Mulai Merenovasi Rumah
29 Bab-29. Mereka Punya Rahasia
30 Bab-30. Ada Rahasia Tentang Sherina Juga
31 Bab-31. Selalu Sherina Yang Di Salahkan
32 Bab-32. Berbagi
33 Bab-33. Kapan Akan Kembali?
34 Bab-34. Rumah Baru, Bencana Akan Datang
35 Bab-35. Memulai Rencana
36 Bab-36. Bantuan Prajurit
37 Bab-37. Badai Akan Datang.
38 Bab-38. Rasa Rindu
39 Bab-39. Memberikan Pertolongan
40 Bab-40. Meninggal
41 Bab-41. Di Salahkan
42 Bab-42. Sherina bukan Sherina Yang Dulu
43 Bab-43. Siapa Dia??
44 Bab-44. Badai Telah Berlalu
45 Bab-45. Mendekati Kenyataan.
46 Mak Sakit
47 Bab-46. Hampa
48 Bab-48. Sebentar lagi sampai
49 Bab-49. Masih Hidup
50 Bab-50. Kok Sakit Ya
51 Bab-51. Bertemu
52 Ijin Gak Up
53 Bab-53. Zovan Marah
54 Bab-54. Sampai Di Kota Kecil
55 Bab-55. Dom Pengawal Kecil
56 Bab-56. Ayah.. Apakah Ini Kamu??
57 Bab-57. Kenapa Bisa??
58 Bab-58. Se Kebetulan Itu!!
59 Bab-59. Selalu Ada Keributan Di Setiap Kesempatan
60 Bab-60. Kakek Lizeng Ketakutan
61 Bab-61. Putri Gong Zhu
62 Bab-62. Putri Gong Zhu 2 (Putri Ambar)
63 Bab-63. Kembali
64 Bab-64. Kami Sayang Ibu
65 Bab-65. Rencana Putri Ambar
66 Bab-66. Menyesal Pun Percuma
67 Bab-67. Skakmat
68 Bab-68. Ada Bahaya
69 Bab-69. Tidakkkkk
70 Bab-70. Awal Kesedihan
71 Bab-71. Salah Target Pembawa Luka
72 Bab-72. Mencari Penawar Racun
73 Bab-73. Akan Di Jemput
74 Bab-74. Mendekati Perpisahan
75 Bab-75. Tidak Dapat Semua
76 Bab-76. Gunung salju
77 Bab-77. Serigala Salju
78 Bab-78. Berpisah Saja
79 Bab-79. Sherina Marah
80 Bab-80. Keputusan Mutlak
81 Bab-81. Tak Percaya
82 Bab-82. Masih Tak Percaya
83 Bab-83. Sulit Di Percaya
84 Bab-84. Perjalanan Ke Gunung Salju
85 Bab-85. Rintangan
86 Bab-86. Sebentar Lagi
87 Bab-87. Wanita Terpilih
88 Bab-88. Alur Berubah Sendiri
89 Bab-89. Tak Ada Lagi Ikatan
90 Bab-90. Sherina Versi Baru
91 Bab-91. Datang!!
92 Bab-92. Dingin Dan Kejam(Putri Ambar Sebenarnya)
93 Bab-93. Pengganti Luka Anak-anak Nya
94 Bab-94. Pergilah Bawa Pulang Mereka
95 Bab-95. Demi Kebaikan Kalian
96 Bab-96. Perpisahan
97 Bab-97. Tak Tau Malu
98 Bab-98. Tugas Mu Berat
99 Bab-99. Sudah Ada Jodoh nya
100 Bab-100. Menjalani Hari Tanpa Ibu
101 Bab-101. Cacing Kecil
102 Bsb-102. Tunduk
103 Bab-103. Rindu
104 Bab-104. Jodoh Suci Nona
105 Bab-105. Sakit Menahan Rindu
106 Bab-106. Melawan Takdir
107 Bab-107. Kepulangan
108 Bab-108. Kalau Jodoh Tak Akan Kemana
109 Bab-109. Tak Tau Malu
110 Bab-110. Cemburu
111 Bab-111. Tinggal Satu Langkah
112 Bab-112. Terbayang-bayang
113 Bab-113. Melepas Rindu
114 Bab-114. Mengambil Kembali Anak-anak
115 Bab-115. Meminta Maaf
116 Bab-116. Kembali Bersama
117 Bab-117. Berpamitan
118 Bab-118. Penyusup
119 Bab-119. Kenapa Tak Meminta Izin
120 Bab-20. Akhir Hidup Mon
121 Bab-121. Putri Kekaisaran Sebrang
122 Bab-122. Kekaisaran Suci
123 Bab-123. Kekaisaran Sebrang
124 Bab-124. Perjalanan Nya Lumayan Lama
125 Bab-125. Permohonan Kaisar Braga
126 Bab-126. Kaisar Braga Sakit
127 Bab-127. Ini Tugas Ghani
128 Bab-128. Di Kejar Jodoh
129 Bab-129. Kebahagiaan
130 Bab-130. Menuju Akhir
131 Bab-131. Di Sambut Kerinduan
132 Bab-132. Pulang
133 Bab-133. Akhir Yang Bahagia (TAMAT)
Episodes

Updated 133 Episodes

1
Bab-1. Terlempar Ke Dunia Novel
2
Bab-2. Ibu Tiri 5 Anak
3
Bab-3. Misi Pertama
4
Bab-4. Zevan Si Keras Kepala
5
Bab-5. Menyembuhkan Zovan
6
Bab-6. Membawa Hasil Buruan Yang Banyak
7
Bab-7. Zevan Si Keras Kepala
8
Bab-8. Hanya Zevan Yang Sulit Di Taklukan
9
Bab-9. Bertaruh
10
Bab-10. Zevan Kalah Taruhan
11
Bab-11. Nenek Sarah
12
Bab-12. Berburu Bersama-sama
13
Bab-13. Nenek Sarah Mencuri
14
Bab-14. Dimana Ada Bahagia Pasti Ada Duka
15
Bab-15. Jangan Balas Dulu
16
Bab-16. Di Sengat Setan
17
Bab-17. Di Anggap Pengemis
18
Bab-18. Semua Sama Sombongnya
19
Bab-19. Semau Kalian Saja
20
Bab-20. Belanja Sebanyak Mungkin
21
Bab-21. Jadi Bahan Totonan
22
Bab-22. Nenek Sarah.. Perusuh
23
Bab-23. Tak Jadi Memeras Karna Takut Diperas
24
Bab-24. Tidak Ada Kapok Nya
25
Bab-25. Terjepit, Terjerat, Tersungkur
26
Bab-26. Akan Ada Kebohongan Untuk Menutupi Kebohongan Lainnya
27
Bab-27 Awal Dari Semuanya
28
Bab-28. Mulai Merenovasi Rumah
29
Bab-29. Mereka Punya Rahasia
30
Bab-30. Ada Rahasia Tentang Sherina Juga
31
Bab-31. Selalu Sherina Yang Di Salahkan
32
Bab-32. Berbagi
33
Bab-33. Kapan Akan Kembali?
34
Bab-34. Rumah Baru, Bencana Akan Datang
35
Bab-35. Memulai Rencana
36
Bab-36. Bantuan Prajurit
37
Bab-37. Badai Akan Datang.
38
Bab-38. Rasa Rindu
39
Bab-39. Memberikan Pertolongan
40
Bab-40. Meninggal
41
Bab-41. Di Salahkan
42
Bab-42. Sherina bukan Sherina Yang Dulu
43
Bab-43. Siapa Dia??
44
Bab-44. Badai Telah Berlalu
45
Bab-45. Mendekati Kenyataan.
46
Mak Sakit
47
Bab-46. Hampa
48
Bab-48. Sebentar lagi sampai
49
Bab-49. Masih Hidup
50
Bab-50. Kok Sakit Ya
51
Bab-51. Bertemu
52
Ijin Gak Up
53
Bab-53. Zovan Marah
54
Bab-54. Sampai Di Kota Kecil
55
Bab-55. Dom Pengawal Kecil
56
Bab-56. Ayah.. Apakah Ini Kamu??
57
Bab-57. Kenapa Bisa??
58
Bab-58. Se Kebetulan Itu!!
59
Bab-59. Selalu Ada Keributan Di Setiap Kesempatan
60
Bab-60. Kakek Lizeng Ketakutan
61
Bab-61. Putri Gong Zhu
62
Bab-62. Putri Gong Zhu 2 (Putri Ambar)
63
Bab-63. Kembali
64
Bab-64. Kami Sayang Ibu
65
Bab-65. Rencana Putri Ambar
66
Bab-66. Menyesal Pun Percuma
67
Bab-67. Skakmat
68
Bab-68. Ada Bahaya
69
Bab-69. Tidakkkkk
70
Bab-70. Awal Kesedihan
71
Bab-71. Salah Target Pembawa Luka
72
Bab-72. Mencari Penawar Racun
73
Bab-73. Akan Di Jemput
74
Bab-74. Mendekati Perpisahan
75
Bab-75. Tidak Dapat Semua
76
Bab-76. Gunung salju
77
Bab-77. Serigala Salju
78
Bab-78. Berpisah Saja
79
Bab-79. Sherina Marah
80
Bab-80. Keputusan Mutlak
81
Bab-81. Tak Percaya
82
Bab-82. Masih Tak Percaya
83
Bab-83. Sulit Di Percaya
84
Bab-84. Perjalanan Ke Gunung Salju
85
Bab-85. Rintangan
86
Bab-86. Sebentar Lagi
87
Bab-87. Wanita Terpilih
88
Bab-88. Alur Berubah Sendiri
89
Bab-89. Tak Ada Lagi Ikatan
90
Bab-90. Sherina Versi Baru
91
Bab-91. Datang!!
92
Bab-92. Dingin Dan Kejam(Putri Ambar Sebenarnya)
93
Bab-93. Pengganti Luka Anak-anak Nya
94
Bab-94. Pergilah Bawa Pulang Mereka
95
Bab-95. Demi Kebaikan Kalian
96
Bab-96. Perpisahan
97
Bab-97. Tak Tau Malu
98
Bab-98. Tugas Mu Berat
99
Bab-99. Sudah Ada Jodoh nya
100
Bab-100. Menjalani Hari Tanpa Ibu
101
Bab-101. Cacing Kecil
102
Bsb-102. Tunduk
103
Bab-103. Rindu
104
Bab-104. Jodoh Suci Nona
105
Bab-105. Sakit Menahan Rindu
106
Bab-106. Melawan Takdir
107
Bab-107. Kepulangan
108
Bab-108. Kalau Jodoh Tak Akan Kemana
109
Bab-109. Tak Tau Malu
110
Bab-110. Cemburu
111
Bab-111. Tinggal Satu Langkah
112
Bab-112. Terbayang-bayang
113
Bab-113. Melepas Rindu
114
Bab-114. Mengambil Kembali Anak-anak
115
Bab-115. Meminta Maaf
116
Bab-116. Kembali Bersama
117
Bab-117. Berpamitan
118
Bab-118. Penyusup
119
Bab-119. Kenapa Tak Meminta Izin
120
Bab-20. Akhir Hidup Mon
121
Bab-121. Putri Kekaisaran Sebrang
122
Bab-122. Kekaisaran Suci
123
Bab-123. Kekaisaran Sebrang
124
Bab-124. Perjalanan Nya Lumayan Lama
125
Bab-125. Permohonan Kaisar Braga
126
Bab-126. Kaisar Braga Sakit
127
Bab-127. Ini Tugas Ghani
128
Bab-128. Di Kejar Jodoh
129
Bab-129. Kebahagiaan
130
Bab-130. Menuju Akhir
131
Bab-131. Di Sambut Kerinduan
132
Bab-132. Pulang
133
Bab-133. Akhir Yang Bahagia (TAMAT)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!