Bab-4. Zevan Si Keras Kepala

"Susu.. mana nya susu" Alina bertanya dengan polos, karna merasa asing dengan barang yang Sherina berikan.

"Ya Tuhan.. bodoh nya diri ini, disini mana ada makanan dengan kemasan secantik ini, " gumam Sherina merutuki kebodohan nya sendiri.

Sherina lupa dimana dia sekarang, di dunia novel yang versi kuno ini, mana ada yang namanya susu kotak.

"Ini adalah susu, di dalam sini tersimpan susu, kamu gunakan sedotan ini.. seperti ini.. lalu hisap lah, nanti susu nya akan keluar, " Sherina menjelaskan dengan sabar, sekaligus memberitahu bagai mana cara meminum susu itu.

"Waw... enak sekali.. wanita kejam dari mana kamu mendapatkan minuman seenak ini?" Alina begitu bahagia setelah merasakan rasa susu itu, rasa takut nya pada Sherina perlahan berkurang begitu saja.

Sementara Alena dan Zivan, mereka memperhatikan dalam diam, mereka juga tetap waspada, takutnya Sherina akan tiba-tiba menyerang Alina.

"Apa kamu suka susu ini anak kucing?" Sherina sengaja bertanya, mencoba untuk lebih dekat lagi dengan Alina.

"Suka suka.. tapi.. wanita kejam kenapa kamu memanggil ku anak kucing?" tanya Alina dengan raut wajah penasaran nya.

"Kenapa kamu juga memanggil ku wanita kejam?" tanya balik Sherina, Alina pun terdiam seakan mencari jawaban yang tepat.

"Karna kamu suka memukul kami, kamu juga suka membiarkan kami kelaparan, " dengan polos nya Alina menjawab pertanyaan Sherina.

"Adik... " seru Zivan dan Alena, mereka takut Sherina akan menyerang Alina secara mendadak, karna biasanya Sherina akan marah besar, jika mereka mengucapkan kata yang tak di sukai nya.

Namun mereka heran dengan tingkah Sherina, yang saat ini malah tersenyum karna mendengar jawaban dari Alina.

"Kakak.. apa wanita kejam itu menjadi gila, atau kah ini efek dari pukulan yang ku lakukan pada kepala nya itu, hingga dia berubah begini? " Alena berbicara pelan pada Zivan, karna dia keheranan dengan reaksi yang di tunjukkan oleh Sherina.

"Seperti nya kamu benar Adik, " Zivan setuju dengan ucapan Alena, karna Sherina kini benar-benar berubah.

Sebenarnya Zivan suka dengan perubahan Sherina, Zevan pun berharap Sherina tetap seperti itu, karna Sherina yang seperti sekarang, membuat mereka merasa tak takut lagi padanya.

"Semoga ini bukan ke pura-puraan, " Zivan bergumam lirih tentang keinginan nya.

"Hemm seperti itu ya? sekarang apa kamu tak takut aku pukul lagi, " Sherina ingin tau dengan jawaban Alina, makanya dia sengaja menanyakan hal tersebut.

"Kalau kamu mau memukul ku, pasti sudah dari tadi.. " Alina begitu pandai berbicara, Sherina pun kagum akan jawaban dari Alina.

"Ternyata kamu sangat pintar, " puji Sherina.

"Semua Kakak juga bilang begitu, kata mereka aku begitu pintar, " Alina begitu menggemaskan, dia berbicara dengan pipi yang kembang kempis, karna dia berbicara sambil menyedot susu kotak nya.

"Ini aku tambahkan satu susu untuk mu, sebagai hadiah kepintaran mu, " Sherina memberikan satu kotak susu lagi pada Alina, tentu saja hal itu membuat Alina bahagia.

"Yeee.. terimakasih wanita kejam, tapi... apa boleh Alina minta lagi, " Alina berbicara dengan ragu, karna takut Sherina kembali ke mode kejam nya.

"Boleh saja, tapi... ada syarat nya, " ujar Sherina.

"Apa itu? " tanya Alina menatap wajah cantik Sherina.

"Kamu jangan. memanggil ku dengan sebutan wanita kejam, tapi kamu harus memanggil ku Ibu, " Alina tampak terkejut dengan syarat yang di ucapkan Sherina, hingga dia menengok ke arak Kakak nya.

"Apa kamu tidak mau?? kalau begitu aku tak bisa memberikan lagi susu ini untuk Kakak-kakak mu, " Sherina menakut-nakuti Alina, ingin tau reaksi apa yang akan Alina perlihatkan.

"Aku mau, aku mau, aku mau" seru Alina takut Sherina tak memberikan susu untuk saudaranya.

" Coba sekarang kamu lakukan syarat itu, dan minta lah susu ini dengan cara yang manis, " pinta Sherina menguji janji dari Alina.

"I Ibu... boleh kah Alina meminta susu lagi? Alina ingin memberikan susu itu untuk Kak Zivan dan Kak Alena, " Alina mengucapkan kata itu dengan wajah yang di buat semanis mungkin, dia juga memanggil dirinya dengan sebutan nama sendiri,tentu saja hal itu membuat nya bertambah manis.

"Uuuhhhh manis nya... " Sherina merasa gemas dengan tingkah Alina, hingga Sherina menarik narik pipi cabi Alina yang agak kurus itu.

"Sakit Ibu... " rengek Alina karna Sherina juga mencubit pipinya dengan gemas.

"Siapa suruh Alina begitu manis, meski kurus begini Alina benar-benar manis, hem.. mulai sekarang Ibu akan memberikan Alina makan yang banyak, Ibu akan membuat Alina menjadi gendut, " Sherina berjanji dia akan mengurus anak-anak tirinya itu, dan mengubah semua alur cerita di dalam novel itu, seperti yang di tugas kan sistem kepadanya.

"Benarkah itu?? Kakak.. Kakak dengar kan, mulai sekarang Ibu akan memberikan Alina makan, " Alina tampak begitu bahagia, dia tak perduli lagi dengan wajah ketakutan Kakak-kakak nya itu.

"Ini ambil lah, berbagi lah makanan ini bersama Kakak mu, " Sherina memberikan berbagai makanan untuk Alina dan lain nya, Sherina sengaja meminta point nya di tukar dengan makanan-makanan tersebut.

Sherina berpura-pura merogoh saku di dalam baju usang nya itu, hingga anak-anak tak curiga pada Sherina, karna memeng Sherina yang asli juga, suka menyembunyikan makanan di balik pakaian nya.

Alina membagikan makanan itu dengan gembira, tampak mau melihat wajah-wajah Kakak nya yang masih menyimpan banyak pertanyaan.

"Adik... Adik.. apa kalian di dalam, " panggilan itu mebuat semuanya terlonjat kaget, karna itu adalah suara Kakak pertama mereka, yaitu suara Zevan.

Zevan menerobos masuk ke dalam gubuk reyot itu, dengan menggendong anak laki-laki yang tak jauh berbeda besar nya dengan dirinya, jadi sudah bisa di tebak, anak laki-laki itu pasti adalah Kaksk ke dua yaitu Zovan.

"Kakak ada apa? apa yang terjadi pada Kak Zovan, " Alena menghampiri Kakak nya itu dengan panik, karna melihat keadaan Kakak nya, pasti telah terjadi hal buruk.

"Zovan di sengat kalajengking, " Zevan meletak kan Zovan di atas pembaringan yang sudah rapuh.

"Minggir biar aku obati dia, " Sherina maju ke depan dan meminta Zevan memberikan nya ruang.

"Apa yang akan kamu lakukan wanita jelek? jangan coba-coba untuk melukai Adik ku, " Zevan berteriak dengan marah, dia menghalangi Sherina, karna tak suka jika Sherina mendekati adiknya.

"Kamu ingin dia mati? cepat lah beri aku ruang, jika tidak adik mu tak akan selamat, " Sherina tampak kesal dengan sikap Zevan, bisa-bisa nya dia masih memikirkan rasa benci pada Sherina di saat genting seperti ini.

"Kakak.. biarkan Ibu mengobati Kak Zovan, " pinta Alina pada Zevan, agar memberikan ruang untuk Sherina, namun panggilan Alina pada Sherina, membuat Zevan terkejut.

"Ibu.. mengapa kamu memanggil nya Ibu?" Zevan tak suka jika adik nya yang paling kecil di manfaatkan seperti ini.

"Kata Alina benar, biarkan wanita kejam itu mengobati Kak Zovan, " Alena mencoba untuk percaya pada Sherina.

"Kata mereka benar Kakak, " Zivan pun ikut mendukung kata-kata adik nya.

"Ada apa dengan kalian? mengapa kalian percaya pada wanita kejam itu?" Zevan tak percaya pada adik-adik nya itu, mengapa mereka berubah dengan begitu cepat.

"Minggir, atau kamu mau adik mu mati sekarang juga, " Sherina merasa geram pada Zevan, sikap nya itu benar-benar persis seperti yang di tuliskan di dalam novel, bahwa Zevan adalah orang yang begitu kerasa kepada, dan dia juga adalah orang yang akan memfitnah Sherina di kehidupan nya kelak.

"Author sialan, ternyata Zevan benar-benar keras kepala..

Yaa... Bersambung, semoga kita ketemu lagi di bab selanjutnya 👋👋.

Terpopuler

Comments

🏡⃟ªʸ❣zнᷟαᷴηᷟgᷴтιяυι🧡

🏡⃟ªʸ❣zнᷟαᷴηᷟgᷴтιяυι🧡

hahaa salahin ajaa authornya dia bikin kamu dihadang manusia keras kepala 🤣🤣🤣

2025-10-30

1

Siti Solikah

Siti Solikah

🙏🙏🙏 terima kasih thor novelnya sangat bagus

2026-03-30

0

Siti Solikah

Siti Solikah

bagus

2026-06-13

0

lihat semua
Episodes
1 Bab-1. Terlempar Ke Dunia Novel
2 Bab-2. Ibu Tiri 5 Anak
3 Bab-3. Misi Pertama
4 Bab-4. Zevan Si Keras Kepala
5 Bab-5. Menyembuhkan Zovan
6 Bab-6. Membawa Hasil Buruan Yang Banyak
7 Bab-7. Zevan Si Keras Kepala
8 Bab-8. Hanya Zevan Yang Sulit Di Taklukan
9 Bab-9. Bertaruh
10 Bab-10. Zevan Kalah Taruhan
11 Bab-11. Nenek Sarah
12 Bab-12. Berburu Bersama-sama
13 Bab-13. Nenek Sarah Mencuri
14 Bab-14. Dimana Ada Bahagia Pasti Ada Duka
15 Bab-15. Jangan Balas Dulu
16 Bab-16. Di Sengat Setan
17 Bab-17. Di Anggap Pengemis
18 Bab-18. Semua Sama Sombongnya
19 Bab-19. Semau Kalian Saja
20 Bab-20. Belanja Sebanyak Mungkin
21 Bab-21. Jadi Bahan Totonan
22 Bab-22. Nenek Sarah.. Perusuh
23 Bab-23. Tak Jadi Memeras Karna Takut Diperas
24 Bab-24. Tidak Ada Kapok Nya
25 Bab-25. Terjepit, Terjerat, Tersungkur
26 Bab-26. Akan Ada Kebohongan Untuk Menutupi Kebohongan Lainnya
27 Bab-27 Awal Dari Semuanya
28 Bab-28. Mulai Merenovasi Rumah
29 Bab-29. Mereka Punya Rahasia
30 Bab-30. Ada Rahasia Tentang Sherina Juga
31 Bab-31. Selalu Sherina Yang Di Salahkan
32 Bab-32. Berbagi
33 Bab-33. Kapan Akan Kembali?
34 Bab-34. Rumah Baru, Bencana Akan Datang
35 Bab-35. Memulai Rencana
36 Bab-36. Bantuan Prajurit
37 Bab-37. Badai Akan Datang.
38 Bab-38. Rasa Rindu
39 Bab-39. Memberikan Pertolongan
40 Bab-40. Meninggal
41 Bab-41. Di Salahkan
42 Bab-42. Sherina bukan Sherina Yang Dulu
43 Bab-43. Siapa Dia??
44 Bab-44. Badai Telah Berlalu
45 Bab-45. Mendekati Kenyataan.
46 Mak Sakit
47 Bab-46. Hampa
48 Bab-48. Sebentar lagi sampai
49 Bab-49. Masih Hidup
50 Bab-50. Kok Sakit Ya
51 Bab-51. Bertemu
52 Ijin Gak Up
53 Bab-53. Zovan Marah
54 Bab-54. Sampai Di Kota Kecil
55 Bab-55. Dom Pengawal Kecil
56 Bab-56. Ayah.. Apakah Ini Kamu??
57 Bab-57. Kenapa Bisa??
58 Bab-58. Se Kebetulan Itu!!
59 Bab-59. Selalu Ada Keributan Di Setiap Kesempatan
60 Bab-60. Kakek Lizeng Ketakutan
61 Bab-61. Putri Gong Zhu
62 Bab-62. Putri Gong Zhu 2 (Putri Ambar)
63 Bab-63. Kembali
64 Bab-64. Kami Sayang Ibu
65 Bab-65. Rencana Putri Ambar
66 Bab-66. Menyesal Pun Percuma
67 Bab-67. Skakmat
68 Bab-68. Ada Bahaya
69 Bab-69. Tidakkkkk
70 Bab-70. Awal Kesedihan
71 Bab-71. Salah Target Pembawa Luka
72 Bab-72. Mencari Penawar Racun
73 Bab-73. Akan Di Jemput
74 Bab-74. Mendekati Perpisahan
75 Bab-75. Tidak Dapat Semua
76 Bab-76. Gunung salju
77 Bab-77. Serigala Salju
78 Bab-78. Berpisah Saja
79 Bab-79. Sherina Marah
80 Bab-80. Keputusan Mutlak
81 Bab-81. Tak Percaya
82 Bab-82. Masih Tak Percaya
83 Bab-83. Sulit Di Percaya
84 Bab-84. Perjalanan Ke Gunung Salju
85 Bab-85. Rintangan
86 Bab-86. Sebentar Lagi
87 Bab-87. Wanita Terpilih
88 Bab-88. Alur Berubah Sendiri
89 Bab-89. Tak Ada Lagi Ikatan
90 Bab-90. Sherina Versi Baru
91 Bab-91. Datang!!
92 Bab-92. Dingin Dan Kejam(Putri Ambar Sebenarnya)
93 Bab-93. Pengganti Luka Anak-anak Nya
94 Bab-94. Pergilah Bawa Pulang Mereka
95 Bab-95. Demi Kebaikan Kalian
96 Bab-96. Perpisahan
97 Bab-97. Tak Tau Malu
98 Bab-98. Tugas Mu Berat
99 Bab-99. Sudah Ada Jodoh nya
100 Bab-100. Menjalani Hari Tanpa Ibu
101 Bab-101. Cacing Kecil
102 Bsb-102. Tunduk
103 Bab-103. Rindu
104 Bab-104. Jodoh Suci Nona
105 Bab-105. Sakit Menahan Rindu
106 Bab-106. Melawan Takdir
107 Bab-107. Kepulangan
108 Bab-108. Kalau Jodoh Tak Akan Kemana
109 Bab-109. Tak Tau Malu
110 Bab-110. Cemburu
111 Bab-111. Tinggal Satu Langkah
112 Bab-112. Terbayang-bayang
113 Bab-113. Melepas Rindu
114 Bab-114. Mengambil Kembali Anak-anak
115 Bab-115. Meminta Maaf
116 Bab-116. Kembali Bersama
117 Bab-117. Berpamitan
118 Bab-118. Penyusup
119 Bab-119. Kenapa Tak Meminta Izin
120 Bab-20. Akhir Hidup Mon
121 Bab-121. Putri Kekaisaran Sebrang
122 Bab-122. Kekaisaran Suci
123 Bab-123. Kekaisaran Sebrang
124 Bab-124. Perjalanan Nya Lumayan Lama
125 Bab-125. Permohonan Kaisar Braga
126 Bab-126. Kaisar Braga Sakit
127 Bab-127. Ini Tugas Ghani
128 Bab-128. Di Kejar Jodoh
129 Bab-129. Kebahagiaan
130 Bab-130. Menuju Akhir
131 Bab-131. Di Sambut Kerinduan
132 Bab-132. Pulang
133 Bab-133. Akhir Yang Bahagia (TAMAT)
Episodes

Updated 133 Episodes

1
Bab-1. Terlempar Ke Dunia Novel
2
Bab-2. Ibu Tiri 5 Anak
3
Bab-3. Misi Pertama
4
Bab-4. Zevan Si Keras Kepala
5
Bab-5. Menyembuhkan Zovan
6
Bab-6. Membawa Hasil Buruan Yang Banyak
7
Bab-7. Zevan Si Keras Kepala
8
Bab-8. Hanya Zevan Yang Sulit Di Taklukan
9
Bab-9. Bertaruh
10
Bab-10. Zevan Kalah Taruhan
11
Bab-11. Nenek Sarah
12
Bab-12. Berburu Bersama-sama
13
Bab-13. Nenek Sarah Mencuri
14
Bab-14. Dimana Ada Bahagia Pasti Ada Duka
15
Bab-15. Jangan Balas Dulu
16
Bab-16. Di Sengat Setan
17
Bab-17. Di Anggap Pengemis
18
Bab-18. Semua Sama Sombongnya
19
Bab-19. Semau Kalian Saja
20
Bab-20. Belanja Sebanyak Mungkin
21
Bab-21. Jadi Bahan Totonan
22
Bab-22. Nenek Sarah.. Perusuh
23
Bab-23. Tak Jadi Memeras Karna Takut Diperas
24
Bab-24. Tidak Ada Kapok Nya
25
Bab-25. Terjepit, Terjerat, Tersungkur
26
Bab-26. Akan Ada Kebohongan Untuk Menutupi Kebohongan Lainnya
27
Bab-27 Awal Dari Semuanya
28
Bab-28. Mulai Merenovasi Rumah
29
Bab-29. Mereka Punya Rahasia
30
Bab-30. Ada Rahasia Tentang Sherina Juga
31
Bab-31. Selalu Sherina Yang Di Salahkan
32
Bab-32. Berbagi
33
Bab-33. Kapan Akan Kembali?
34
Bab-34. Rumah Baru, Bencana Akan Datang
35
Bab-35. Memulai Rencana
36
Bab-36. Bantuan Prajurit
37
Bab-37. Badai Akan Datang.
38
Bab-38. Rasa Rindu
39
Bab-39. Memberikan Pertolongan
40
Bab-40. Meninggal
41
Bab-41. Di Salahkan
42
Bab-42. Sherina bukan Sherina Yang Dulu
43
Bab-43. Siapa Dia??
44
Bab-44. Badai Telah Berlalu
45
Bab-45. Mendekati Kenyataan.
46
Mak Sakit
47
Bab-46. Hampa
48
Bab-48. Sebentar lagi sampai
49
Bab-49. Masih Hidup
50
Bab-50. Kok Sakit Ya
51
Bab-51. Bertemu
52
Ijin Gak Up
53
Bab-53. Zovan Marah
54
Bab-54. Sampai Di Kota Kecil
55
Bab-55. Dom Pengawal Kecil
56
Bab-56. Ayah.. Apakah Ini Kamu??
57
Bab-57. Kenapa Bisa??
58
Bab-58. Se Kebetulan Itu!!
59
Bab-59. Selalu Ada Keributan Di Setiap Kesempatan
60
Bab-60. Kakek Lizeng Ketakutan
61
Bab-61. Putri Gong Zhu
62
Bab-62. Putri Gong Zhu 2 (Putri Ambar)
63
Bab-63. Kembali
64
Bab-64. Kami Sayang Ibu
65
Bab-65. Rencana Putri Ambar
66
Bab-66. Menyesal Pun Percuma
67
Bab-67. Skakmat
68
Bab-68. Ada Bahaya
69
Bab-69. Tidakkkkk
70
Bab-70. Awal Kesedihan
71
Bab-71. Salah Target Pembawa Luka
72
Bab-72. Mencari Penawar Racun
73
Bab-73. Akan Di Jemput
74
Bab-74. Mendekati Perpisahan
75
Bab-75. Tidak Dapat Semua
76
Bab-76. Gunung salju
77
Bab-77. Serigala Salju
78
Bab-78. Berpisah Saja
79
Bab-79. Sherina Marah
80
Bab-80. Keputusan Mutlak
81
Bab-81. Tak Percaya
82
Bab-82. Masih Tak Percaya
83
Bab-83. Sulit Di Percaya
84
Bab-84. Perjalanan Ke Gunung Salju
85
Bab-85. Rintangan
86
Bab-86. Sebentar Lagi
87
Bab-87. Wanita Terpilih
88
Bab-88. Alur Berubah Sendiri
89
Bab-89. Tak Ada Lagi Ikatan
90
Bab-90. Sherina Versi Baru
91
Bab-91. Datang!!
92
Bab-92. Dingin Dan Kejam(Putri Ambar Sebenarnya)
93
Bab-93. Pengganti Luka Anak-anak Nya
94
Bab-94. Pergilah Bawa Pulang Mereka
95
Bab-95. Demi Kebaikan Kalian
96
Bab-96. Perpisahan
97
Bab-97. Tak Tau Malu
98
Bab-98. Tugas Mu Berat
99
Bab-99. Sudah Ada Jodoh nya
100
Bab-100. Menjalani Hari Tanpa Ibu
101
Bab-101. Cacing Kecil
102
Bsb-102. Tunduk
103
Bab-103. Rindu
104
Bab-104. Jodoh Suci Nona
105
Bab-105. Sakit Menahan Rindu
106
Bab-106. Melawan Takdir
107
Bab-107. Kepulangan
108
Bab-108. Kalau Jodoh Tak Akan Kemana
109
Bab-109. Tak Tau Malu
110
Bab-110. Cemburu
111
Bab-111. Tinggal Satu Langkah
112
Bab-112. Terbayang-bayang
113
Bab-113. Melepas Rindu
114
Bab-114. Mengambil Kembali Anak-anak
115
Bab-115. Meminta Maaf
116
Bab-116. Kembali Bersama
117
Bab-117. Berpamitan
118
Bab-118. Penyusup
119
Bab-119. Kenapa Tak Meminta Izin
120
Bab-20. Akhir Hidup Mon
121
Bab-121. Putri Kekaisaran Sebrang
122
Bab-122. Kekaisaran Suci
123
Bab-123. Kekaisaran Sebrang
124
Bab-124. Perjalanan Nya Lumayan Lama
125
Bab-125. Permohonan Kaisar Braga
126
Bab-126. Kaisar Braga Sakit
127
Bab-127. Ini Tugas Ghani
128
Bab-128. Di Kejar Jodoh
129
Bab-129. Kebahagiaan
130
Bab-130. Menuju Akhir
131
Bab-131. Di Sambut Kerinduan
132
Bab-132. Pulang
133
Bab-133. Akhir Yang Bahagia (TAMAT)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!