49

Salju mulai mereda ketika senja berubah jadi malam. Lampu-lampu gantung di sepanjang jalan Snow Haven menyala lembut, memantulkan cahaya kuning keemasan di hamparan putih yang kini mulai membeku kembali. Nathan dan Rafi duduk di luar sebuah kafe kecil berbentuk iglo kaca, masing-masing dengan secangkir cokelat panas di tangan.

Uap tipis mengepul dari bibir cangkir, menghangatkan ujung hidung yang memerah karena dingin.

"Rasanya kayak film Natal ya,” gumam Rafi sambil menatap ke sekeliling. "Kurang topi Santa aja."

Nathan tersenyum samar. "Lo cocok jadi Santa. Kumisan, cerewet, doyan ngatur."

"Kurang ajar lo."

Rafi menendang pelan kaki Nathan di bawah meja, tapi Nathan malah tertawa kecil, tawa yang tulus, ringan, bukan yang terpaksa seperti biasanya.

Beberapa menit mereka diam, hanya menikmati musik akustik dari kafe. Hujan salju ringan turun lagi, lembut seperti serpihan kapas. Nathan menatapnya lama-lama, lalu berkata pelan, "Gue lupa kapan terakhir kali duduk santai kayak gini."

Rafi menoleh. "Lo sibuk mulu, Nath. Tapi gue rasa bukan cuma karena kerjaan."

Keheningan turun lagi di antara mereka. Bukan keheningan canggung, tapi yang tenang. Jenis diam yang membiarkan dua orang berpikir tanpa perlu banyak kata. Di luar sana, salju turun makin pelan, seperti serpihan waktu yang jatuh tanpa suara.

Nathan menatap butiran itu lama-lama. Tatapannya kosong, tapi matanya menyimpan sesuatu. Kenangan mungkin, atau seseorang.

"Lo pernah nggak… ngerasa cinta banget sama seseorang, tapi lo tahu sekuat apa pun lo berusaha, lo tetep nggak bisa bareng dia?"

Rafi menoleh, ekspresinya berubah. "Tergantung. Lo ngomongin siapa?"

Nathan tersenyum, tapi senyum itu dingin, seperti embun di kaca. "Bukan siapa-siapa. Cuma kepikiran aja… kadang keadaan tuh bisa lebih jahat dari perasaan, ya."

"Keadaan?" tanya Rafi pelan, condong sedikit ke depan.

Nathan mengangguk samar. "Lo udah kasih semua yang lo bisa. Meskipun kesalahan lo sama orang itu tak terhitung, lo berusaha keras buat berubah, me…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!