Tiga Puluh

Arkan termangu didepan pusara kedua orang yang paling ia sayang. Meletakkan setangkai bunga mawar hijau yang selalu menjadi kesukaan Arfan dan Emi. Bibirnya menyunggingkan senyuman tipis meski air mata sudah meluncur bebas dipipinya.

Ini sudah dua bulan semenjak pemakaman keduanya.

Semua tampak sama bahkan terasa mati bagi Arkan.

Ayahnya yang tetap egois, bahkan tidak datang di peristirahatan terakhir puteranya.

Juga Elira yang menghilang tanpa kabar.

Tidak ada yang berubah sama sekali.

Meski masih ada Langit, Senja, Salva, Ayana bahkan Raka. Tapi Arkan merasa sendirian, ia merasa begitu hampa dan kosong.

Seolah dirinya sudah tak punya alasan lagi untuk merasa bahagia.

Karena pada akhirnya, semua akan meninggalkan dirinya seperti sang ibu.

"Kak.. Apa yang harus kulakukan tanpamu? Aku sendirian," lirihnya pelan.

Menyeka air matanya dan tersenyum lagi.

"Setidaknya kakak tak perlu menderita lagi karena Ayah. Maaf kak, maafkan aku karena tak pernah bisa melindungimu. Aku pergi," katanya lalu melangkah pergi menjauh.

Saat baru memasuki mobil, ponselnya berdering. Meraih benda kotak itu dengan malas dan mendapati nama 'Ayah' tertera disana.

Kali ini apa lagi?

"Ya?"

"Dimana?"

"Ditempat Kak Arfan."

Terdengar dengusan malas. "Jangan membuang waktumu untuk hal tidak berguna. Cepatlah ketempat yang kusuruh, jangan membuat calon istrimu menunggu. Dan ingat tentukan tanggal pernikahan kalian segera. Aku tak suka menunggu."

Panggilan dimatikan sepihak begitu saja, sementara Arkan meremat ponselnya geram sekali. Jika saja ia tak harus memilih maka Arkan akan menolak melakukan semua yang ayahnya inginkan.

***

Arkan tiba disebuah restoran mewah, langsung berjalan masuk menuju ruang VIP yang sudah dipesan oleh sang Ayah.

Ia tak tahu siapa yang akan dijodohkan dengannya, Arkan sudah tak perduli lagi.

Tidak ada alasan lagi baginya untuk perduli, bahkan Elira meninggalkannya.

Apa lagi yang bisa ia lakukan?

Pria itu membuka pintu dengan raut wajah datar, mendapati seorang w…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!