Semua ini salahku

"Kenapa? Masih memikirkan Rose?" Leo mendekati Istrinya yang hanya diam melamun sejak tadi.

"Tentu saja. Biar bagaimana pun, akulah penyebab semua ini. Dia tidak akan jadi wanita yang keras seperti itu kalau bukan karena ku!" Hilda menunduk, air matanya perlahan-lahan mulai menitik di wajahnya hang mulai timbul kerutan halus.

"Andai saja dulu aku pergi jauh darimu, pasti sekarang tidak akan seperti ini. Melisa juga pasti masih hidup. Ini semua salahku!" Bertahun-tahun Hilda dihantui rasa bersalah. Setiap hari pula dia mencoba menebus kesalahannya itu dengan memperlakukan Rose selayaknya anak kandungnya sendiri. Tapi Rose sama sekali belum memaafkannya sampai detik ini.

"Ini bukan salahmu. Andai saja dulu aku lebih keras lagi menolak keinginan Ibu untuk menjodohkan ku dengan Melisa, pasti pernikahan itu tidak akan terjadi. Kita akan tetap sama-sama tanpa harus berpisah karena pernikahanku dengan Melisa!" Leo memeluk menarik istrinya untuk bersandar pada bahunya.

"Kamu tidak salah dalam hal apapun. Aku yang memaksa mu menjalin hubungan di belakang Melisa. Tapi dia juga salah karena dia datang ke dalam kehidupan kita. Dia yang memisahkan cinta kita. Jadi jangan lagi menyalahkan dirimu!"

Leo dan Hilda dulu menjalin hubungan semenjak kuliah. Mareka saling mencintai dan mempunyai impian untuk menikah. Tapi sayang, orang tua Leo Martinez tidak merestui hubungannya dengan Hilda karena mereka sudah menyiapkan jodoh untuk Leo, yaitu Melisa.

Wanita yang tidak disukai oleh Leo karena selalu mengejarnya. Leo tidak suka dengan Melisa yang menurutnya begitu murahan.

Leo dulu sempat memberontak, dia sempat pergi dari rumah dan mengajak Hilda pergi jauh. Tapi sayang, Ibunya Leo berhasil menemukan Leo.

Dengan berbagai ancaman yang diberikan Ibunya untuk menyakiti Hilda dan keluarganya, akhrinya Leo menyerah. Dia menerima perjodohannya dengan Melisa. Di saat itu pula, Hilda sempat menghilang setelah pernikahan Leo dan Melisa.

Sementara hubungan yang tidak didasari dengan cinta membuat rumah tangga Leo dan Melisa bagaikan neraka. Leo memperlakukan Melisa dengan dingin dan acuh tak acuh meski Melisa sudah mencoba menjadi istri yang baik untuk Leo. Semua usaha Melisa itu hanyalah sia-sia.

Bahkan Leo tidak sudi menyentuh Melisa sampai akhirnya, Ibunya memberikan Leo obat perang*an. Di saat itu, Leo marah besar keesokan paginya. Dia menyalahkan Melisa atas apa yang terjadi pada mereka meski itu bukanlah salah Melisa sepenuhnya.

Hubungan keduanya pun semakin memburuk. Bahkan saat Leo mendengar kabar kehamilan Melisa, dia pergi menemui Hilda yang telah ia temukan keberadaannya. Mulai dari sana, hubungan Leo dan Hilda kembali terjalin tanpa Melisa dan Ibunya ketahui.

Hilda menggeleng dipelukan Leo. Apa yang Leo katakan itu hanya untuk membenarkan perbuatannya mereka yang salah di masa lalu. Padahal mereka tetap saja salah. Seandainya Hilda ada di posisi Melisa waktu itu, pasti Hilda juga akan merasakan sakit yang luar biasa.

"Sudah jangan pikirkan itu lagi. Semuanya sudah berakhir. Melisa juga sudah pergi, dan masalah anak itu, biarkan saja. Dia memang keras kepala seperti Ibunya!"

"Tapi tolong jangan terlalu keras kepadanya. Dia juga sangat membutuhkan mu. Dia juga anakmu, tolong perhatikan dia!" Pinta Hilda dengan tulus.

"Hmm" Jawab Leo hanya dengan bergumam. Sebenarnua dia sudah lelah menghadapi sikap putrinya itu. Meski Leo tau, apa yang Rose lakukan itu hanyalah bentuk pemberontakan.

🌺🌺🌺

Rose selalu menjadi pusat perhatian dimana pun dia berada. Selain karena parasnya yang cantik dan bentu tubuhnya yang sempurna, aura dingin dan tak tersentuh itu membuat Rose begitu misterius, sehingga banyak mata yang begitu penasaran kepadanya.

Semua itu seolah menutupi sikap angkuh dan serakah yang dimiliki Rose. Sudah menjadi rahasia umum jika Rose selalu saja menjadi pesaing untuk adiknya sendiri.

Mereka semua sudah tau kalau kedua saudara itu tidak akur, lebih tepatnya Rose yang selalu mencari gara-gara dengan Karina.

Rose tidak akan pernah membiarkan Karina mendapatkan apapun yang dia inginkan. Saat Karina sudah berjuang mati-matian pun, semua akan dirampas habis oleh Rose. Tak jarang Rose menggunakan cara curang demi mendapatkan apa yang seharusnya Karin miliki.

Karina yang tau alasan Rose memperlakukan dirinya seperti itu, tak jarang memilih mengalah demi hubungannya dengan Rose tidak semakin memburuk.

Tapi Rose tidak peduli akan hal itu. Yang ada di dalam pikiran Rose itu pertama, semua yang Karin inginkan adalah hal yang harus ia miliki. Kedua, Karin dan Ibunya tidak boleh bahagia. Ketiga, membuat hidup kedua wanita itu seperti berasa di dalam neraka.

Namun ada satu hal yang sampai saat ini belum bisa Rose rebut dari Karina, sesuatu yang menurut Rose paling berharga bagi Karin, yaitu Arsen.

Rose sedang memikirkan bagaimana caranya untuk merebut Arsen dari Karina. Bukan karena Rose mencintai pria itu karena Rose tidak percaya cinta, hatinya sudah mati, tapi Rose melakukan itu karena dia yakin Arsen adalah hal yang paling bisa membuat Karin hancur.

Seperti yang Hilda lakukan dulu pada Ibunya, Rose ingin membuat Karin merasakan apa yang Ibunya rasakan.

"Kau sudah siap?"

"Siap Honey!" Jawab Boy, pria gemulai yang menjadi asisten sekaligus sekretaris Rose.

"Aku tidak sabar melihat wajah sok polosnya itu kecewa lagi!" Senyum miring tercetak dibibirnya yang dipoles dengan pewarna bibir berwarna merah.

Wajah cantiknya itu seharusnya semakin cantik jika berhiaskan senyum menawan. Tapi sayang, wajah itu sudah terbiasa begitu dingin tanpa senyum dan ekspresi lain.

"Itu akan jadi hal yang mengenakan honey!" Boy justru tertawa lepas membayangkan hal yang sama bersama Rose.

Rose dan juga Boy langsung memasuki ballroom di perusahaan Mr.Grey karena hari ini adalah hari pengumuman tender yang sedang Rose dan Karin perebutkan.

Seperti biasa, Rose datang dengan keyakinan penuh jika dia yang akan memenangkan tender itu. Orang-orang disekitar mereka pun banyak yang bertaruh kalau Rose yang akan memenangkan tender itu lagi.

Di dalam ruangan itu, Rose melihat Karin yang lebih dulu tiba. Adik tiri yang begitu ia benci itu datang bersama dengan Arsen dan juga asistennya.

Rose tersenyum sinis, rasanya Arsen tak ada gunanya berasa di sana. Pria itu bagaikan a*jing peliharaan yang mengikuti kemanapun Tuannya pergi. Padahal Arsen sendiri memiliki perusahaan, namun masih sempat menemani Karin saat ini.

"Baiklah, karena semua susah datang. Kami akan segera mengumumkan pemenang untuk tender kali ini!"

Semua mata sudah tertuju pada layar besar di depan sana. Termasuk Karin dan juga Arsen.

"Kamu tenang saja, kali ini aku yakin kamu pemenangnya!" Arsen menggenggam tangan Karin. Dia yakin seratus persen karena dia anak dari Mr. Grey adalah teman masa kecilnya dulu. Dia meminta bantuannya untuk meyakinkan Ayahnya agar mempertimbangkan proposal milik Karin.

"Aku sudah bilang sama kamu. Jangan pakai cara kotor. Walau aku kalah, tapi setidaknya aku tidak berbuat curang!" Karin memperingatkan kekasihnya.

"Aku tidak berbuat curang. Aku hanya meminta Mr. Grey untuk mempertimbangkan kamu. Tadi malam anaknya sudah memberitahuku kalau kemungkinan besar Ayahnya memilihmu"

Karin menghela nafasnya, tetap saja dia tidak suka kalau Arsen sampai membujuk kliennya untuk menerima proposal darinya. Dia ingin bersing secara bersih, bukan dengan hal kotor seperti yang biasanya Rose lakukan.

"Kita lihat saja, wanita angkuh itu tidak akan memang kali ini!" Gumam Arsen.

"Mr. Grey telah memutuskan untuk bekerja sama dengan Nona Roselina dari LM Corp!"

Suara tepuk tangan langsung menggema di dalam ruangan itu.

"A-apa? Kenapa bisa?" Arsen benar-benar terkejut. Dia tak percaya kalau Rose lagi-lagi berhasil mengambil apa yang Karin inginkan.

"Sudahlah sayang, mungkin aku masih perlu mengevaluasi proposal ku lagi!" Karin menerima semuanya dengan lapang dada.

"Tapi aku yakin dia pasti menggunakan cara kotor seperti biasanya!" Arsen menatap Rose dengan tajam yang dibalas oleh Rose dengan senyum mengejek yang begitu khas.

Terpopuler

Comments

Yati Siauce

Yati Siauce

yng salh di sini emak ny leo...anggap aja emak nya leo itu aq gess😄😄

2025-11-02

1

partini

partini

semoga tua bangka Leo kena stroke

2025-11-02

2

suryani duriah

suryani duriah

rose napa dendammu membara bgt🙄hmm lanjuuut👍💪

2025-11-02

1

lihat semua
Episodes
1 Wanita keras hati
2 Wanita serakah
3 Semua ini salahku
4 Gundik dan anak haramnya
5 Berhentilah!
6 Langkah Rose selanjutnya
7 Rencana perjodohan
8 Rekaman masa lalu
9 Meminta restu
10 Ancaman
11 Tolong jaga dia untukku
12 Niat terselubung
13 Tidak kenal cinta
14 Bahagia di atas penderitaan orang lain
15 Mawar berduri
16 Permintaan Karin
17 Aku suami mu!
18 Hampir gila
19 Kembalikan semuanya!
20 Jadilah buta dan tuli
21 Rencana Arsen
22 Rose menghilang
23 Pesta terancam batal
24 Menemukan Rose
25 Pergi dan jangan kembali!
26 Kenapa harus kau yang dia ambil?
27 Skenario Rose
28 Dokter Frans
29 Bukan hanya sekedar balas dendam
30 Tipu daya
31 Semakin dekat
32 Pelukan yang menenangkan
33 Memory masa lalu
34 Sudah kalah
35 Mengalahkan macan betina
36 Tuduhan tidak benar
37 Adil bukan berarti harus sama
38 Ungkapan hati Rose
39 Percayalah padaku!
40 Menenangkan diri
41 Kesalahan Leo
42 Marah-marah tidak jelas
43 Arsen lepas kendali
44 Kejujuran Arsen
45 Kenyataan yang menyakitkan
46 Aku akan menjaganya dengan baik!
47 Tidak sudi lagi
48 Percayalah padaku!
49 Yang sebenarnya
50 Pilihan Arsen
51 Perasaan Arsen
52 Wanita mnipulatif
53 Aku cemburu!
54 Kecupan kecil
55 Boomerang
56 Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya
57 Aku rindu
58 Coklat
59 Peringatan kematian Melisa
60 Berada di posisi yang sama
61 Pertama kali
62 Kemarahan Arsen
63 Tidak merasa bersalah
64 Ungkapan perasaan Arsen
65 Keputusan Rose
66 Membahagiakan Rose
67 Cemburu lagi
68 Antara dua orang putri
69 Cookies
70 Pembohong
71 Salah paham
72 Serakah
73 Keadaan Rose
74 Pelukan yang masih sama
75 Kedatangan Tuan & Nyonya Orlando
76 Mawar berduri
77 Hilang
78 Membuat kenangan baru
79 Aku akan membahagiakanmu
80 Malam romantis
81 Sesuatu yang disembunyikan
82 Ingat semuanya
83 Akhir balas dendam
84 Penyesalan tiada guna
85 Karma
86 Mulai melupakan
87 Kehilangan semuanya
88 Semakin manja
89 Masih peduli
90 Aku memaafkanmu
91 Melepaskan semuanya
92 Kebahagiaan Rose
93 Season 2 ( Ethan & Luna )
94 Season 2 ( Pernikahan Ethan & Luna )
95 Season 2 ( Permintaan Grace )
96 Season 2 ( Ethan & Luna, mencoba dekat)
97 Season 2 ( Makan siang )
98 Seasin 2 ( Kesepakatan )
99 Seasin 2 ( Meigui )
100 Season 2 ( Merendahkan diri )
101 Season 2 ( Mantan kekasih )
102 Season 2 ( Apa yang terjadi sebenarnya? )
103 Season 2 ( Kebahagiaan Rose )
104 Season 2 ( Pesan tanpa nama )
105 Season 2 ( Perubahan Ethan )
106 Season 2 ( Kau cemburu? )
107 Season 2 ( Memulai dari awal )
108 Season 2 ( Menyerahkan diri )
109 Season 2 ( Kebahagiaan Luna )
110 Season 2 ( Akun misterius )
111 Season 2 ( Terungkap )
112 Seasin 2 ( Menjijikkan )
113 Season 2 ( Keputusan Luna )
114 Season 2 { Terbongkar semuanya )
115 Season 2 ( Menyingkirkan Rex )
116 Promo karya baru ( Terjerat benang merah )
117 Seasin 2 ( Ngidam )
118 Season 2 ( Tidak diinginkan lagi )
119 Seasin 2 ( Masih ada yang peduli )
120 Season 2 ( Kedatangan Rose )
121 Season 2 ( Menemui dokter Frans )
122 Seasin 2 ( Bertemu dengan Rex )
123 Season 2 ( Kesempatan ke dua )
124 Season 2 ( Deep talk )
125 Season 2 ( Penolakan Sintia )
126 Season 2 ( Ibu mertua )
127 Season 2 ( Maaf dari Mertua )
128 Season 2 ( Saling memaafkan )
129 Season 2 ( Sikap dingin Luna )
130 Season 2 ( Kesalahpahaman )
131 Season 2 ( Akhirnya )
132 Season 2 ( Kebahagiaan Luna dan Ethan )
133 Season 2 ( Cinta pertama )
134 Season 2 ( Sudah selesai )
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Wanita keras hati
2
Wanita serakah
3
Semua ini salahku
4
Gundik dan anak haramnya
5
Berhentilah!
6
Langkah Rose selanjutnya
7
Rencana perjodohan
8
Rekaman masa lalu
9
Meminta restu
10
Ancaman
11
Tolong jaga dia untukku
12
Niat terselubung
13
Tidak kenal cinta
14
Bahagia di atas penderitaan orang lain
15
Mawar berduri
16
Permintaan Karin
17
Aku suami mu!
18
Hampir gila
19
Kembalikan semuanya!
20
Jadilah buta dan tuli
21
Rencana Arsen
22
Rose menghilang
23
Pesta terancam batal
24
Menemukan Rose
25
Pergi dan jangan kembali!
26
Kenapa harus kau yang dia ambil?
27
Skenario Rose
28
Dokter Frans
29
Bukan hanya sekedar balas dendam
30
Tipu daya
31
Semakin dekat
32
Pelukan yang menenangkan
33
Memory masa lalu
34
Sudah kalah
35
Mengalahkan macan betina
36
Tuduhan tidak benar
37
Adil bukan berarti harus sama
38
Ungkapan hati Rose
39
Percayalah padaku!
40
Menenangkan diri
41
Kesalahan Leo
42
Marah-marah tidak jelas
43
Arsen lepas kendali
44
Kejujuran Arsen
45
Kenyataan yang menyakitkan
46
Aku akan menjaganya dengan baik!
47
Tidak sudi lagi
48
Percayalah padaku!
49
Yang sebenarnya
50
Pilihan Arsen
51
Perasaan Arsen
52
Wanita mnipulatif
53
Aku cemburu!
54
Kecupan kecil
55
Boomerang
56
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya
57
Aku rindu
58
Coklat
59
Peringatan kematian Melisa
60
Berada di posisi yang sama
61
Pertama kali
62
Kemarahan Arsen
63
Tidak merasa bersalah
64
Ungkapan perasaan Arsen
65
Keputusan Rose
66
Membahagiakan Rose
67
Cemburu lagi
68
Antara dua orang putri
69
Cookies
70
Pembohong
71
Salah paham
72
Serakah
73
Keadaan Rose
74
Pelukan yang masih sama
75
Kedatangan Tuan & Nyonya Orlando
76
Mawar berduri
77
Hilang
78
Membuat kenangan baru
79
Aku akan membahagiakanmu
80
Malam romantis
81
Sesuatu yang disembunyikan
82
Ingat semuanya
83
Akhir balas dendam
84
Penyesalan tiada guna
85
Karma
86
Mulai melupakan
87
Kehilangan semuanya
88
Semakin manja
89
Masih peduli
90
Aku memaafkanmu
91
Melepaskan semuanya
92
Kebahagiaan Rose
93
Season 2 ( Ethan & Luna )
94
Season 2 ( Pernikahan Ethan & Luna )
95
Season 2 ( Permintaan Grace )
96
Season 2 ( Ethan & Luna, mencoba dekat)
97
Season 2 ( Makan siang )
98
Seasin 2 ( Kesepakatan )
99
Seasin 2 ( Meigui )
100
Season 2 ( Merendahkan diri )
101
Season 2 ( Mantan kekasih )
102
Season 2 ( Apa yang terjadi sebenarnya? )
103
Season 2 ( Kebahagiaan Rose )
104
Season 2 ( Pesan tanpa nama )
105
Season 2 ( Perubahan Ethan )
106
Season 2 ( Kau cemburu? )
107
Season 2 ( Memulai dari awal )
108
Season 2 ( Menyerahkan diri )
109
Season 2 ( Kebahagiaan Luna )
110
Season 2 ( Akun misterius )
111
Season 2 ( Terungkap )
112
Seasin 2 ( Menjijikkan )
113
Season 2 ( Keputusan Luna )
114
Season 2 { Terbongkar semuanya )
115
Season 2 ( Menyingkirkan Rex )
116
Promo karya baru ( Terjerat benang merah )
117
Seasin 2 ( Ngidam )
118
Season 2 ( Tidak diinginkan lagi )
119
Seasin 2 ( Masih ada yang peduli )
120
Season 2 ( Kedatangan Rose )
121
Season 2 ( Menemui dokter Frans )
122
Seasin 2 ( Bertemu dengan Rex )
123
Season 2 ( Kesempatan ke dua )
124
Season 2 ( Deep talk )
125
Season 2 ( Penolakan Sintia )
126
Season 2 ( Ibu mertua )
127
Season 2 ( Maaf dari Mertua )
128
Season 2 ( Saling memaafkan )
129
Season 2 ( Sikap dingin Luna )
130
Season 2 ( Kesalahpahaman )
131
Season 2 ( Akhirnya )
132
Season 2 ( Kebahagiaan Luna dan Ethan )
133
Season 2 ( Cinta pertama )
134
Season 2 ( Sudah selesai )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!