4. Terancam oleh Anggun

"Tidak! Ini pasti direkayasa! Jelas-jelas hari itu Ibu telah mematikan semua kameranya!" Ucap Agatha meyakinkan dirinya sendiri bahwa tidak ada kamera yang aktif di hari tersebut.

"Tapi kenapa rekamannya,,, tidak mungkin seseorang bisa memalsukannya sejelas itu!" Kata Berlin dengan penuh rasa cemas.

Agatha menutup laptop, berusaha menenangkan dirinya, "jangan khawatir, ibu akan menangani masalah ini. Sekarang cepat siapkan dirimu, pestanya akan segera dimulai!" Agatha berdiri, lalu menatap para perempuan yang tampak syok melihat apa yang telah terjadi.

"Aku akan mengawasi kalian semua satu persatu, jadi tutup mulut kalian dan bersikaplah seolah-olah tidak terjadi apa-apa!" Tegas Agatha memperingatkan para perempuan di sana.

"Ja,, jangan khawatir Nyonya, kami tidak akan mengatakan apapun," jawab salah seorang perempuan dengan suara gemetar.

Mengetahui rahasia orang besar adalah hal terburuk dalam hidup, ini bisa mengancam nyawa!

Agatha pun berlalu dari sana dengan wajah yang panas, tak menyangka Anggun akan memiliki sesuatu yang bisa menamparnya.

Setelah bertemu dengan asistennya, Agatha berkata, "bagaimana persiapan acaranya? Aku ingin kau mengawasi semuanya, jangan sampai terjadi hal di luar kendali!"

"Jangan khawatir, saya memastikan acaranya berjalan dengan lancar," ucap sang asisten.

"Pastikan untuk mengawasi Anggun!" Tegas Agatha melangka keruangan acara, ia memperbaiki mimik mukanya dan menyapa satu persatu tamu dengan senyuman dan wajah penuh rasa bahagia.

Dari sudut ruangan, Anggun yang sedari tadi duduk dalam diam tersenyum melihat Agatha.

'Wah, sepertinya hari ini akan menjadi semakin menarik,' ucap Anggun dalam hati menikmati pemandangan di hadapannya.

Anggun pun tetap diam di tempatnya selama acara berlangsung, mulai dari acara pemotongan kue, tiup lilin sampai akhirnya tiba saat yang sangat penting di mana Berlin mendapatkan kejutan dari Bryan yaitu sebuah lamaran yang secara tiba-tiba dilakukan oleh pria itu.

Berlin yang baru saja menyampaikan rasa terima kasihnya untuk semua orang yang hadir di ulang tahunnya pun kemudian menutup mulutnya dengan kedua tangan sambil melihat sang pria yang telah berlutut di hadapannya menyodorkan cincin berlian.

Dari penampakan cincin berlian itu saja Berlin sudah mengetahui harganya pasti sangat mahal, ratusan juta atau mungkin menyentuh angka miliaran.

Orang-orang yang ada di sana pun ramai-ramai menyoroti cincin yang masih berada di dalam kotak yang dipegang oleh Bryan, tentu saja dari besarnya berlian itu sudah bisa diketahui dan diprediksi harganya tidak akan kurang dari 1 milliar.

Hal itu membuat orang-orang menjadi heboh karena harga cincin lamaran yang benar-benar fantastis.

"Woi lihat berliannya, besar sekali!"

"Dia mengeluarkan effort yang besar, padahal dulu saat melamar Anggun dia hanya menggunakan cincin berlian kecil."

"Sekarang aku tahu dia lebih mencintai siapa, tapi memang seseorang bisa dilihat, Anggun yang meninggalkan orang tuanya yang masuk rumah sakit dengan Berlin yang setiap hari terus mengunjungi ayah sambungnya di rumah sakit. Berlin pantas mendapatkan sesuatu yang lebih baik!"

"Dua saudara tiri dengan kepribadian yang bertolak belakang,, Berlin pantas diperjuangkan mati-matian oleh Bryan. Aku dengar ayah sambung Berlin juga telah menyetujui hubungan mereka berdua."

Berlin maupun ibunya sangat senang mendengar pujian orang-orang di sekitarnya, jadi Berlin dengan cepat mengulurkan tangannya dan berkata, "ya, Aku mau menikah denganmu."

Seketika semua orang bersorak bergembira, bertepuk tangan untuk dua pasangan yang resmi menjalin hubungan.

Bryan pun langsung berdiri, memasangkan cincin ke jari manis Berlin dan memeluk perempuan itu dengan penuh rasa bahagia.

Sementara Anggun yang menyaksikannya, dia bertepuk tangan dengan sebuah senyuman dingin di wajahnya.

'Sungguh manipulator, tapi aku akui mereka manipulator yang hebat, mereka sangat berhasil menipu semua orang,' ucap Anggun dalam hati seraya berdiri, lalu melangkah keluar dari sudut ruangan tempat ia berada.

Saat itu, para petugas keamanan yang sebelumnya mengawasi Anggun tampak larut dalam momen bahagia yang dipertontonkan oleh Bryan dan Berlin, Jadi mereka tidak menyadari saat Anggun bergerak berjalan ke depan.

Tap tap tap....

Suara langkah kaki Anggun diredam oleh suara bisingnya tepuk tangan dan ungkapan bahagia orang-orang pada sepasang kekasih yang sedang menikmati kebahagiaan mereka.

Perlahan-lahan, Anggun semakin dekat ke arah panggung sampai akhirnya ketika ia tiba di tangga menuju ke panggung, orang-orang pun memperhatikannya.

"Siapa itu?"

"Siapa perempuan yang naik ke atas pAnggung? Apa jangan-jangan dia mau membatalkan momen bahagia ini?"

Agatha yang mendengar omongan orang-orang di sekitarnya juga terkejut saat melihat Anggun telah menaiki tangga, dia dengan cepat melangkah untuk menghentikan Anggun.

Tetapi belum sempat meraih Anggun, Anggun telah berdiri di atas dan mengejutkan sepasang sejoli yang sedang berpelukan mesra.

"Apa yang hendak kau lakukan?" Tanya Berlin dengan nada ketakutan, secara spontan seakan menyembunyikan tubuhnya di belakang Bryan membuat Bryan menjadi sangat kesal pada Anggun karena masih berani muncul setelah sebelumnya sudah melukai Berlin.

Bryan pun secara spontan membuat dirinya menjadi tameng untuk Berlin, dia menatap Anggun sambil berkata, "Apa yang hendak kau lakukan? Tidak puas dengan menampar Berlin hari ini, kau juga ingin mengacaukan acaranya?" Tanya Bryan penuh amarah.

"Hm?" Anggun mengangkat sebelah alisnya, "kenapa kalian begitu berpikir buruk padaku? Aku hanya datang untuk memberikan sebuah hadiah?" Anggun dengan tenang memperlihatkan sebuah flashdisk di tangannya membuat mata Berlin melotot, jangan-jangan isi flash disk itu adalah video ketika sang Ibu mendorong ayah sambungnya dari tangga?

Wajah Berlin menjadi pucat pasi ketika membayangkan apa yang akan terjadi jika video itu diketahui semua orang.

Mereka akan tamat!

Sambil menggerakkan giginya, Berlin dengan cepat mengulurkan tangannya untuk mengambil flashdisk tersebut, tetapi Anggun dengan cepat menarik tangannya menghindari tangan Berlin.

"Opppss,,, sepertinya adikku tersayang tidak sabar untuk melihat Apa isinya, kalau begitu kita akan memutarnya bersama-sama di sini," ucap Anggun kemudian menatap ke arah sang pembawa acara, memberi kode untuk mengambil flashdisk tersebut.

Sang pembawa acara yang tidak tahu apa-apa tentunya dengan senang hati mengambil flashdisk itu dan membawanya untuk diputar di layar besar yang ada di ruangan itu, tetapi wajah Berlin dan Agatha seketika menjadi biru saat melihat pembawa acara itu pergi bersama flashdisk-nya.

Anggun merasa terhibur melihat ketakutan Berlin, Anggun dengan tenang berkata, "selamat untuk hubungan kalian berdua, aku sangat-sangat merestuinya."

Darah Berlin terasa mendidih karena dipenuhi amarah melihat kelakuan Anggun, tetapi saat itu dia tidak tahu harus berbuat apa untuk menghentikannya, jangan sampai Brian malah menjadi curiga.

Apalagi sang pembawa acara telah menyerahkan flashdisk tersebut pada operator LCD, siap untuk di paparkan isinya.

Episodes
1 1. Perubahan Anggun memberi firasat buruk
2 2. Tamparan dari Anggun
3 3. Bukti kejahatan Agatha di tangan Anggun
4 4. Terancam oleh Anggun
5 5. Keadaan berbalik
6 6. Ditolong oleh Alvin
7 7. Baik sekaligus Buruk
8 8. Anggun harus hadir dalam pertemuan
9 9. Merusak citra Anggun di depan Alvin
10 10. Perang dingin keluarga
11 11. Mengambil alih jeputusan
12 12. Menggoda pria lain
13 13. Rencana menjebak Anggun
14 14. KONTRAK PERNIKAHAN
15 15. Telah memilih yang terbaik
16 16. Hanya nomor 17
17 17. Uang yang digelapkan Agatha dan putrinya
18 18. Ditolak pangeran Arab
19 19. Dihalangi oleh pengawal
20 20. Siapa yang dekat dengan pangeran arab
21 21. Berlin kehilangan koneksi
22 22. Penyerangan di Villa
23 23. Keputusan yang menentukan hidup dan mati
24 24. Menandatangani surat penikahan
25 25. Bersama di apartemen
26 26. Tamu VVIP
27 27. Sinyal
28 28. Gaun yang dikenakan Anggun
29 29. Menguasai 7 bahasa
30 30. Kehancuran keluarga Boston
31 31. Hadiah ulang tahun untuk Agatha
32 32. Bukti kejahatan
33 33. Kembali mengelolah hotel
34 34. Akan bertemu dengan Bryan
35 35. Membuat Bryan menunggu
36 36. Lamaran dari Bryan
37 37. Parasit
38 38. Milikku
39 39. Orang orang Agatha
40 40. Semua orang dipecat
41 41. Kartika, Pelayan dari Kediaman Johar
42 42. Istri
43 43. Kalian berdua pasti lelah
44 44. Pesona suami Kontrak
45 45. Sikap dingin Nyonya Johar
46 46. Tersiram
47 47. Nyonya Rumah Johar
48 48. Aku akan menghiburmu
49 49. Perempuan yang berfoto dengan Alvin
50 50. Posisi yang tidak memuaskan
51 51. Tuan Johar
52 52. Akan merebut Anggun
53 53. Rencana Luis
54 54. Rencana untuk menjebak Anggun
55 55. Obat dalam makanan
56 56. Kakak ipar
57 57. Noda darah
58 58. Foto-foto yang sampai ke tangan Alvin
59 59. Seharusnya begitu
60 60. Meminta bantuan Tuan Tua
61 61. Bukti
62 62. Pisau beracun
63 63. Masuk jebakan Alvin
64 64. Teguran untuk Alvin
65 65. Adik
66 66. Keadaan Tuan tua tidak baik
67 67. Kepergian Tuan Tua
68 68. Sibuk memikirkan warisan
69 69. Daftar penerima warisan
70 70. Direndahkan oleh tua bangka
71 71. Bungkusan Aneh
72 72. Kutukan
73 73. Hasil penyelidikan
74 74. Tuan Johar tiba-tiba jatuh sakit
75 75. Tujuh bulan lagi
76 75. Akan mengembalikan semua harta warisan
77 77. Menunggu kabar
78 78. Kesempatan lain
79 79. Hari pertama menggantikan Tuan Johar
80 80. Pekerjaan Luis tidak beres
81 81. Kesulitan menghadapi Luis
82 82. Memata-matai Nyonya Johar
83 83. Posisi yang sama
84 84. Janji Tuan Johar
85 85. Makan malam keluarga
86 86. Pengumuman dari Tuan Johar
87 87. Berhasil membujuk Alvin
88 88. Pernikahan telah berakhir
89 89. Masalah gaun
90 90. Bubuk alergi
91 91. Bintik-bintik di wajah Nyonya Johar
92 92. Terlalu kacau
93 93. Acara dimulai
94 94. Pengumuman penting
95 95. TAMAT
Episodes

Updated 95 Episodes

1
1. Perubahan Anggun memberi firasat buruk
2
2. Tamparan dari Anggun
3
3. Bukti kejahatan Agatha di tangan Anggun
4
4. Terancam oleh Anggun
5
5. Keadaan berbalik
6
6. Ditolong oleh Alvin
7
7. Baik sekaligus Buruk
8
8. Anggun harus hadir dalam pertemuan
9
9. Merusak citra Anggun di depan Alvin
10
10. Perang dingin keluarga
11
11. Mengambil alih jeputusan
12
12. Menggoda pria lain
13
13. Rencana menjebak Anggun
14
14. KONTRAK PERNIKAHAN
15
15. Telah memilih yang terbaik
16
16. Hanya nomor 17
17
17. Uang yang digelapkan Agatha dan putrinya
18
18. Ditolak pangeran Arab
19
19. Dihalangi oleh pengawal
20
20. Siapa yang dekat dengan pangeran arab
21
21. Berlin kehilangan koneksi
22
22. Penyerangan di Villa
23
23. Keputusan yang menentukan hidup dan mati
24
24. Menandatangani surat penikahan
25
25. Bersama di apartemen
26
26. Tamu VVIP
27
27. Sinyal
28
28. Gaun yang dikenakan Anggun
29
29. Menguasai 7 bahasa
30
30. Kehancuran keluarga Boston
31
31. Hadiah ulang tahun untuk Agatha
32
32. Bukti kejahatan
33
33. Kembali mengelolah hotel
34
34. Akan bertemu dengan Bryan
35
35. Membuat Bryan menunggu
36
36. Lamaran dari Bryan
37
37. Parasit
38
38. Milikku
39
39. Orang orang Agatha
40
40. Semua orang dipecat
41
41. Kartika, Pelayan dari Kediaman Johar
42
42. Istri
43
43. Kalian berdua pasti lelah
44
44. Pesona suami Kontrak
45
45. Sikap dingin Nyonya Johar
46
46. Tersiram
47
47. Nyonya Rumah Johar
48
48. Aku akan menghiburmu
49
49. Perempuan yang berfoto dengan Alvin
50
50. Posisi yang tidak memuaskan
51
51. Tuan Johar
52
52. Akan merebut Anggun
53
53. Rencana Luis
54
54. Rencana untuk menjebak Anggun
55
55. Obat dalam makanan
56
56. Kakak ipar
57
57. Noda darah
58
58. Foto-foto yang sampai ke tangan Alvin
59
59. Seharusnya begitu
60
60. Meminta bantuan Tuan Tua
61
61. Bukti
62
62. Pisau beracun
63
63. Masuk jebakan Alvin
64
64. Teguran untuk Alvin
65
65. Adik
66
66. Keadaan Tuan tua tidak baik
67
67. Kepergian Tuan Tua
68
68. Sibuk memikirkan warisan
69
69. Daftar penerima warisan
70
70. Direndahkan oleh tua bangka
71
71. Bungkusan Aneh
72
72. Kutukan
73
73. Hasil penyelidikan
74
74. Tuan Johar tiba-tiba jatuh sakit
75
75. Tujuh bulan lagi
76
75. Akan mengembalikan semua harta warisan
77
77. Menunggu kabar
78
78. Kesempatan lain
79
79. Hari pertama menggantikan Tuan Johar
80
80. Pekerjaan Luis tidak beres
81
81. Kesulitan menghadapi Luis
82
82. Memata-matai Nyonya Johar
83
83. Posisi yang sama
84
84. Janji Tuan Johar
85
85. Makan malam keluarga
86
86. Pengumuman dari Tuan Johar
87
87. Berhasil membujuk Alvin
88
88. Pernikahan telah berakhir
89
89. Masalah gaun
90
90. Bubuk alergi
91
91. Bintik-bintik di wajah Nyonya Johar
92
92. Terlalu kacau
93
93. Acara dimulai
94
94. Pengumuman penting
95
95. TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!