Bab 36 - Seleksi

“Kantor pusat kami lagi mau merekrut beberapa pemuda yang di nilai berkontribusi di beberapa kasus sebelumnya. Tapi ya… Tetap masih ada proses seleksi sih.”

Jantung Rian berdegup kencang.

Matanya melebar, napasnya tertahan setengah detik.

"NAH. INI DIA CARANYA."

Tanpa mikir panjang, Rian langsung menjawab, nada suaranya sedikit tergesa, tapi jelas.

“Iya, Mbak! Saya siap ikut seleksi. Kapan dibuka nya?”

“Mulai besok, Rian,” jawab istri Zani di seberang.

“Datang aja ke kantor pusat Polisi cabang Zuana. Peserta nya bakal banyak, jadi ya… semoga aja kamu bisa keterima.”

“Oke, siap, Mbak!” jawab Rian mantap.

Tut.

Telepon ditutup.

Rian menurunkan ponselnya, menatap lurus ke depan lewat kaca mobil.

Sinar Matahari memantul di matanya, tapi pikiran nya sudah melaju jauh ke depan.

“Huh…” ia menghembuskan napas panjang.

“Semoga bisa keterima… dan masih sempat nyelesain misi Nadia.”

Ia melirik panel sistem misi, lalu bergumam pelan, lebih ke dirinya sendiri,

“Tersisa lima hari lagi.”

 

Tring…

Tring…

Suara alarm melengking memecah keheningan kamar lantai dua.

“Uh…”

Rian mengerang pelan, satu matanya masih terpejam.

“Udah pagi ternyata…”

Ia meraba ponsel, mematikan alarm, lalu duduk beberapa detik di tepi kasur mengumpulkan kesadaran.

Setelah itu ia berdiri, merapikan kasur baru nya dengan gerakan sederhana.

Baru saja Rian melangkah keluar kamar dengan niat ke dapur untuk memasak.

Aroma nasi goreng langsung menyambutnya.

Ia terhenti sejenak.

Di meja makan baru, ibu nya sudah duduk, sementara Riani, Sitiana, dan Yuna tampak sibuk sendiri-sendiri keluar masuk dapur.

Suasananya… Hangat.

“Kak! Kak!”

Riani melambai heboh.

“Makan, Kak! Udah disiapin loh sarapan.. yang masak Kak Yuna!”

“Iyaa… iya,” jawab Rian sambil tersenyum kecil, lalu menarik kursi dan duduk.

Ia menyuap nasi goreng pertama.

Dan langsung berhenti mengunyah sesaat.

“…Hmm?”

Rian menoleh ke arah Yuna, alis nya terangkat.

“Yun… ini enak banget nasi gorengnya.”

Yuna yang tadinya menunduk langsung mengangkat kepala.

Wajahny…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

I'm Mudkip

I'm Mudkip

nice

2025-12-15

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!