Fiana mengejar kakaknya. Ia berdiri di depan pintu dan menghadang langkah sang kakak.
"Kakak, jangan ....!" kata Fiana.
"Jangan halangi langkahku."
"Kak, ingat kata raja. Kita nggak boleh membuat masalah lagi. Kita harus menghormati keputusan raja. Lagi pula kakak baru saja meninggal. Jangan rusak masa berkabung kita dengan emosi seperti ini." kata Fiana. Ia sangat ketakutan namun berusaha tenang.
"Lalu kenapa mobil Arjuna bisa terlihat ada di sekitar rumah kita?"
"Kak, jalanan di sekitar sini kan adalah jalanan umum. Memangnya mobil seperti milik Arjuna Pekins hanya satu di kota ini?"
Jerry nampak mengepalkan tangannya. Wajahnya merah menahan amarah. Ia menatap anak buahnya. "Apakah plat nomor mobil itu kelihatan?" tanya Jerry.
"Tidak tuan. Mobil itu nggak memasang plat nomor."
Fiana bernapas lega. Arjuna ternyata sudah mengantisipasi dengan membuka plat nomor mobilnya.
"Ayo, kak ....!" Fiana memberanikan diri memegang tangan kakaknya. Ia mengajak kakaknya duduk.
"Papa dan mama sangat sedih karena kehilangan kak Jordy. Seharusnya kita berdua jadi lebih sabar. Jangan sampai kita celaka."
Jerry menyandarkan punggungnya. Ia menarik napas panjang beberapa kali. "Aku akan berusaha sabar. Namun setiap kali melihat wajah Arjuna Pekins dan membayangkan bagaimana dia menembak kak Jordy, aku tak bisa menahan emosi ku. Rasanya ingin membunuh Arjuna dengan tanganku sendiri." Jerry yang selama ini terlihat tegar, tiba-tiba saja menangis. "Aku sangat terluka karena kepergian kak Jordy. Apalagi setiap kali melihat Axel. Anak sekecil itu tapi sudah kehilangan papanya."
Fiana memeluk kakaknya. "Kak, kita harus belajar mengikhlaskan segalanya karena jika tidak, kita akan merasa terbeban menjalani kehidupan."
Jerry menangis di pelukan adiknya. "Aku berharap kita bertiga akan terus bersama sampai tua. Tak tahunya kenyataan harus sepahit ini."
Wulan yang melihat hal itu hanya bisa menangis sekaligus ada perasaan lega karena adiknya bisa menenangkan kakaknya.
**********
Arjuna berlari m…
Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet
Sidang Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments
Eka ELissa
bukan kmu bkln syok dia ma bini nya tau....Fina...putri musuh....kluarga Juna 😄🤦
2025-12-13
1
Gia Nasgia
OMG🤭
2025-12-12
1
Syavira Vira
lanjut
2025-12-12
1