Perlahan Arjuna membuka matanya. Ia menemukan dirinya ada di sebuah kamar yang serba putih. Ada selang oksigen yang masuk ke hidungnya dan ada selang infus di tangannya.
Pintu ruangan terbuka. Nampak Jelita dan Tita masuk.
"Juna, kamu sudah sadar?" tanya Tita dengan wajah yang terlihat lega.
Arjuna menarik selang infus itu.
"Jangan bangun, Juna. Kamu mengalami luka yang hampir infeksi. Selama 3 hari kamu demam tinggi. Kami bahkan mengira kalau kamu akan mati." Tita menahan tangan Arjuna karena lelaki itu hendak mencabut selang infusnya.
"Aku di mana?" tanya Arjuna.
"Kamu di klinik pacarku. Kami terpaksa menyembunyikan kamu di sini. Sebenarnya klinik ini belum selesai namun tak ada tempat yang aman untukmu karena kamu adalah burunan kerajaan."
Arjuna bersandar di kepala ranjang. Ia merasa pusing.
"Kesehatanmu belum pulih. Bersabarlah sebentar. Nanti kalau kamu sudah benar-benar pulih maka aku akan mengantarkan mu ke makam Fiana."
Air mata Arjuna mengalir. "Mengapa Fiana harus mengambil jalan pintas? Mengapa Fiana harus meninggalkan aku?"
Jelita dan Tita saling berpandangan. Ada ketakutan dalam diri Jelita jika seandainya Arjuna akan tahu bahwa dirinyalah yang menyarankan untuk minum obat dari dokter Edgar.
"Yang kuat, ya ...." Tita menepuk pundak Arjuna. Seorang perawat masuk lalu menyuntikan obat penenang kepada Arjuna.
"Bagaimana ini, Ta? Apa yang harus aku katakan? Bodohnya aku yang percaya dengan dokter Edgar." Jelita menepuk kepalanya sendiri.
"Sudahlah. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah diam." Tita memeluk sahabatnya. Keduanya menangis bersama atas nasib yang menimpa sahabat mereka.
**********
Tangan Arjuna bergetar saat meremas gundukan tanah yang ada di hadapannya. Kuburan bagi seseorang yang meninggal karena bunuh diri di negara ini tidak boleh dibuat seperti kuburan pada umumnya. Baru nisannya pun hanya yang biasa.
"Kenapa sayang ......, kenapa kamu lakukan ini padaku? Kenapa? Kamu tahu apa artinya jika kamu tak ada? Aku juga tak mau hidup, sayang. A…
Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet
Sesakit Itu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments
Meylan Basiru
Apa benar fiana benar benar sudah meninggal, semoga saja ada keajaiban utk fiana dan Arjuna, dan utk Deasy mendapatkan hukuman yg setimpal.. up.. up.. up..
2025-12-30
1
Gia Nasgia
katanya bukan Romeo and juliet tapi mengapa Fiana seperti juliet🤔
2025-12-31
0