RAYYANDRA MANGGALA

Lintang arum dan Arin mengendap-endap naik ke lantai tiga, mereka tidak menggunakan lift dan menaiki tangga satu persatu dengan langkah kaki yang pelan.

" Kalau sampai papamu tahu , kita bisa di suruh ngebersihan kandang wolfin, pokoknya aku nggak mau ya Lintang kalau sampai ke tahuan kamu yang tanggung jawab " ucap Arin.

" sssttt...mangkanya jangan berisik..." ucap Lintang.

" iya tapi ini gelap sekali Lintang, lagian juga, walau kita mengendap -endap percuma, la wong penjaga rumah mu tahu kita pulang jam berapa, kalau mereka di tanya juga pasti akan ngomong juga " gerutu Arin.

" dari tadi kamu seperti emak-emak gerutu mulu, diamlah sebentar lagi kita sampai di kamarku, setidaknya malam ini kita aman dan bisa tidur nyenyak " ucap Lintang.

Lintang menghela nafas pelan saat sampai di ujung tangga teratas, Lintang tersenyum tipis dan meneruskan langkahnya menuju ke kamarnya dan arin terus mengekor di belakangnya.

tapi saat ia berbelok dan hendak menuju ke kamarnya, tubuh lintang menabrak sesuatu yang besar hingga tubuh lintang sedikit mundur kebelakang dan menabrak tubuh Arin, keduanya terjatuh pelan ke lantai.

Blammm...

tiba-tiba lampu menyala dan berdirilah sosok yang di takuti Arin berdiri di hadapan mereka.

" Oo...om Dio "

" Papa..."

Ucap Keduanya bersamaan dan menatap Pria yang berdiri dengan di depan mereka dengan menyilangkan tangannya di dadanya.

Dio menatap tajam ke arah dua gadis yang terduduk di lantai.

" Ternyata kalian nggak kapok-kapok ya, apa kalian ingin tidur dengan si wolfin " ucap Dio dengan sedikit nada tinggi.

" Lintang Arum...apa lagi yang kamu perbuat, jangan bilang kamu kembali bergelut dengan hantu " ucap Dio yang sedikit darah tinggi melihat pola tingkah anak perempuannya yang suka sekali bermain-main dengan hal-hal ghoib.

" Mereka yang duluan pa yang nantangin Lintang...Lintang hanya..."

" Cukup....masuk ke kamarmu " seru Dio dengan memijat keningnya.

" Lintang hanya ingin menolong saja pa..." gumam Lintang sambil berdiri dari duduknya dan kemudian tangannya meraih tangan Arin dan menariknya untuk berdiri juga.

" Lintang Arum itu bukan kewajibanmu, kewajibanmu sekarang adalah belajar yang rajin, mengerti, dan kamu Arin...."

" Arin di paksa sama Lintang Om, tadi Arin sudah kasih tahu Lintang om...tapi lintang nggak dengerin , malah bilang santai saja, kalau papa marah biar Lintang yang urus, beneran Om, Arin nggak bohong " ucap Arin sambil mengangkat dua jarinya.

Dio langsung menatap tajam ke arah putrinya.

" Dasar teman gak setia kawan, ayo kita ke kamar " ucap Lintang sambil merangkul pundak Arin dan membawanya ke kamarnya.

Dio hanya menghela nafas panjang dan menatap punggung putrinya.

" Besok pagi kalian bersihkan kandang si Belang dan mandikan si wolfin junior " seru Dio pada kedua gadis kesayangannya itu.

" tuh ...benerkan Arum, kita bakal berjibaku dengan para peliharaan papamu, alamat aku bakal nggak dapat uang jajan lagi dari papiku, huaaahuaa...Lintang Arum kamu benar-benar teman gak ada akhlak...teman sesat..." seru Arin sambil pura-pura menangis.

" Diamlah...dan tenang saja masih ada necan.." bisik Lintang sambil membuka pintu kamarnya dan kemudian masuk ke dalam kamarnya dan menutupnya rapat-rapat.

Dio yang melihat pintu kamar putrinya tertutup hanya bisa menghela nafas panjang melihat ke randoman kedua gadis itu.

" Seharusnya kalian menikmati masa muda kalian seperti gadis-gadis pada umumnya, pergi ke mall, ke Cafe, ke salon atau nongkrong dengan teman-teman yang lainnya, ini setiap malam malah berburu hantu, berteman dengan hantu, nongkrong sama hantu, ahh...Kepalaku rasanya mau pecah " gumam Dio.

*******

Seorang pria tampan yang duduk di sebuah club malam di kursi VIP tengah menyaksikan orang-orang yang sedang berjoget di lantai dengan hentakan musik yang keras, pria itu menyesap rokoknya yang tinggal sedikit dan kemudian membuang sisanya di asbak di depannya.

Pria itu memperhatikan seorang gadis yang memakai gaun mini ketat berwarna merah darah dan tanpa lengan.

Wanita itu menari dengan lincah, tubuhnya yang indah dan seksi meliuk-liuk di tengah-tengah para pria yang menatapnya dengan tatapan ingin memakan gadis itu.

Wanita itu menari bersama para teman-temannya , gelak tawanya terlihat oleh pria yang duduk di kursi VIP.

" Mon..kamu nggak ajak kekasihmu turun sekalian, kasihan dia sendirian di sana " ucap temannya yang berada di dekat wanita yang bernama Monica itu.

" Dia nggak suka bergoyang, biarkan saja " sahut Monica dan kemudian menatap ke arah pria yang duduk di kursi VIP itu dan kemudian Monica memberikan ciuman jauh pada pria itu.

" Tapi kalau di goyang suka kan " ucap temen cewek Monica.

" Yaa jelaslah siapa juga yang menolak kalau yang menggoyang adalah si Monica si goyangan Maut dan si seksi " sahut teman yang lainnya.

" Apa kamu sudah pernah mengoyangnya Mon..." tanya teman yang tadi.

Monica tak menjawab pertanyaan temannya tapi ia tersenyum tipis dan menatap ke arah Pria tadi.

" Seandainya aku sudah melakukan itu, maka aku akan memegang kendali hidupnya dan aku akan masuk ke dalam keluarganya yang sangat kaya raya itu, sayangnya pria itu sangat dingin sekali, bahkan menciumnya saja aku ke susahan, apalagi menggoyangnya, tapi aku pastikan itu secepatnya akan terjadi dan kamu akan menjadi milikku selamanya RAYYANDRA MANGGALA " ucap Monica dalam hati.

Iya pria itu adalah Rain saudara kembar Zayyandra Manggala ( yang belum baca kisah Zayn langsung meluncur di karya author yang berjudul " PESONA PENJUAL KERIPIK PISANG " ya ).

" Apa benar kamu sudah menggoyangnya Mon, bukankah hubungan kalian masih baru beberapa bulan, jangan lihat kan lah ke murahanmu Mon, jaga imaje sedikit, dia kan putra konglomerat, jangan sampai dia ilfeel duluan " ucap sahabatnya lagi.

Oh iya Monica datang bersama dengan dua temannya yang bernama tari dan siwi.

" Tapi aku dengar ia seorang playboy lo Mon, kamu yakin kamu bisa bersama dia terus " tanya siwi.

" Kita lihat saja, tidak akan ada yang bisa keluar dari jerit cintanya seorang Monica " ucap Monica.

" Wah ...kamu memang selalu yang terbaik Mon...tapi bagaimana dengan Yovan Mon...aku lihat ia terus mendatangi tempat kerja kita, dia selalu mencari mu Mon, kasian sekali dia Mon, dia begitu cinta mati sama kamu lo " kata Tari.

" Yovan, sudah menjadi masa lalu, kini aku sudah mendapatkan tangkapan ikan yang besar, jelas yang kecil aku lepaslah " ucap Monica.

" Benar sekali kasian si Yovan Mon " sahut siwi.

" Kalau kamu kasihkan ambil saja sana, aku ikhlaskan buat kalian " ucap Monica dan kemudian ia tergelak.

" Sialan kita dapat bekas si Monica Tar " gerutu siwi.

" Tapi kalau tampangnya seperti Yovan mah, nggak masalah buatku, yang penting dia bisa membuatku Happy " seru tari.

" Sudahlah, sana temani cowokmu, kita mau cari mangsa yang segar, agar kita besok bisa shopping, yuk wi .." seru Tari.

Dan kedua temannya Monica langsung berbaur kembali dengan para pria dan wanita yang ada di lantai dansa.

$######$

Monica berjalan ke arah kursi VIP.

" Sayang kamu yakin nggak ingin turun ke sana, menyenangkan sekali lo di sana, ayo kita turun " ucap Monica sambil duduk di samping Rain.

" Apa kamu masih lama ? " tanya Rain.

" Emang kenapa, apa kamu sudah ingin pergi " tanya Monica.

" Hemm.." sahut Rain.

" Tapi ini masih sore sayang, baru pukul 11 lebih sedikit, kita turun dulu ya, sebentar saja " kata Monica sambil bergelanyut manja di lengan Rain.

" Pulanglah dengan temanmu, aku akan pulang duluan " sahut Rain.

Rain berdiri dari duduknya dan melepaskan pelukan Monica yang ada di lengannya.

" Sayang tunggu dulu...baiklah kita pulang, tapi tunggu aku mau minum itu dulu " kata Monica yang langsung meraih gelas yang berisi minuman beralkohol.

" Kamu tidak minum ini sayang ?" tanya Monica saat melihat Rain tidak meminum minuman yang di pesankan oleh nya dan malah terlihat gelas mocktail di meja nya.

" Besok pagi aku ada rapat penting di pagi hari, aku tak ingin semuanya kacau, sekarang aku mau pulang, jika kamu masih mau di sini silahkan aku akan pulang duluan " ucap Rain sambil melangkahkan kakinya.

" Tunggu dulu sayang, aku ikut pulang " ucap Monica dan setelah itu ia menenggak minumanya yang tersisa di meja dan kemudian mengejar langkah Rain.

######

Terpopuler

Comments

Mutiara Nisak

Mutiara Nisak

si.rayn kok tingkah nya begono,apa sang papa ken g tau pasangan anak nya yg membawa k jln kesesatan.....pdhl bokap nya garang tp bucin hbs klo udah sm sang istri....

2025-12-10

0

Eka 'aina

Eka 'aina

aku sebenernya gk terlalu suka baca cerita horor tapi klo kak Mia bikin cerita gk bisa klo GK baca pokoknya kecanduan sama semua novel kak mia

2026-01-09

0

Ima Kristina

Ima Kristina

Rain kok bisa berteman dengan cewek model Monica gak mungkin direstuin sama Daddy Ken

2026-01-19

0

lihat semua
Episodes
1 LINTANG ARUM
2 RAYYANDRA MANGGALA
3 KITA PUTUS
4 ULAH MISYA
5 DUA GADIS PEMBERANI
6 MEMULAI MISI
7 RUMAH SAKIT INSAN MULIA
8 PARA PENDOSA
9 HUKUMAM UNTUK PENDOSA
10 SOSOK BERJUBAH MERAH
11 BAU ITU LAGI
12 ITU GADIS YANG BERADA DI MALL
13 TIDUR BERSAMA HANTU
14 AKU DI MANA
15 MIMPI BURUK
16 MAKHLUK HALUS ITU ADA
17 AURA JAHAT
18 MAKHLUK ITU BELUM PERGI
19 POSESIF
20 MIMPI YANG SAMA
21 MENEMUI LINTANG
22 DIA WANITA YANG ADA DI DALAM MIMPI
23 DIA MELARIKAN DIRI
24 SIAPA KAMU ?
25 BERTEMU DENGAN DUA PENJAGA LINTANG
26 PIARAAN LINTANG
27 KEJADIAN DI RUMAH KENDARU
28 KENAPA ADA DUA
29 MENGHADAPI MEREKA
30 SIHIRNYA SUDAH BEREAKSI
31 PEMBALASAN 1
32 PEMBALASAN 2
33 ADA YANG BERDEBAR
34 KEDATANGAN TAMU DI PAGI HARI
35 SIHIR YANG BERBALIK
36 CALON KAKAK IPAR
37 PENJELASAN LINTANG
38 KEKASIH LINTANG
39 KEADAAN WIKA
40 GADIS YANG DI LUAR NALAR.
41 TENTANG PERASAAN
42 PENYELIDIKAN AWAL
43 RAHASIA YANG ADA DI DALAM GUDANG
44 ADA YANG CEMBURU
45 CEMBURU NGGAK TUH
46 MENGUNGKAP RAHASIA 1
47 MENGUNGKAP RAHASIA 2
48 MENGUNGKAP RAHASIA 3
49 MENGUNGKAPKAN RAHASIA 4
50 TITIK TERANG
51 GUDANG BAWAH TANAH
52 PRIA TUA
53 BERAKSI
54 KESAKSIAN
55 CERITA SANTI
56 CERITA SUSTER SANTI # 2
57 PEMBALASAN 1
58 PEMBALASAN SUSTER SANTI 2
59 PEMBALASAN SUSTER SANTI 3
60 TERUNGKAP
61 RESTU
62 AKHIR KISAH SUSTER SANTI.
63 HANTU PENUNGGU TOILET
64 MELAWAN
65 INGIN MELINDUNGIMU
66 DI BAWA KE KANTOR
67 MENANG TARUHAN
68 PERKENALAN
69 MALU SEMALU-MALUNYA
70 KENYATAAN
71 RUMAH BARU
72 PERNYATAAN CINTA.
73 JATUH CINTA
74 SI PENJAGA
75 WANITA BERGAUN PUTIH.
76 KEDATANGAN KEN DAN KEYLA
77 DIA BUKAN MANUSIA.
78 DUA SOSOK MISTERIUS
79 TAK TERDETEKSI
80 BUDAK CINTA
81 JANGAN GEGABAH
82 CEMBURU
83 SELAMATKAN KAMI
84 I LOVE YOU KAKAK
85 MEREKA MASIH HIDUP
86 ADIK IPAR LAKNAT
87 PACARKU TAMPAN DAN KEREN
88 SI BELALANG KUPU-KUPU
89 MISI PENYELAMATAN
90 KEPANIKAN RAIN
91 VIVIAN DAN ARION
92 CERITA KELAM
93 MURKANYA RAIN
94 HUKUMAN UNTUK SI BELALANG KUPU-KUPU 1
95 HUKUMAN UNTUK SI BELALANG KUPU-KUPU #2
96 SADAR
97 Di Tungguin sang pawang
98 SI BUCIN GILA
99 SALAH MENCARI LAWAN
100 KEPERCAYAAN DIRI
101 SOSOK HITAM
102 TIBA DI DESA PURWODADI.
103 SOSOK DI MASA LALU
104 PONDOK KAKEK BUYUT
105 RUMAH PAK YUSUF
106 WANITA DI TENGAH-TENGAH POHON PISANG
107 MIMPI BURUK
108 SIAPA MEREKA
109 DIA KEMBALI
110 DIBAWA PERGI
111 KAMPUNG GHOIB.
112 BUKAN AYU.
113 KIRIMAN UNTUK LINTANG
114 PERJALAN RAIN.
115 TIGA BOCAH NAKAL
116 SEBUAH PERJANJIAN
117 KEDATANGAN JURAGAN DARMANTO.
118 PSPH 118
119 PSPH 119
120 PSPH 120
121 PGPH 121
122 PGPH 122
123 PGPH 123
124 PSPH 124
125 PGPH 125
126 PGPH 126
127 PGPH 127
128 PGPH 128
129 PGPH 129
130 PGPH 130
131 PGPH 131
132 PGPH 132
133 PGPH 133
134 PGPH 134
135 PGPH 135
136 PGPH 136
137 PGPH 137
138 PGPH 138
139 PGPH 139
140 PGPH 140
141 PGPH 141
142 PGPH 142
143 PGPH 143
144 PGPH 144
145 PGPH 145
146 PGPH 146
147 PGPH 147
148 PGPH 148
149 EPISODE BONUS
Episodes

Updated 149 Episodes

1
LINTANG ARUM
2
RAYYANDRA MANGGALA
3
KITA PUTUS
4
ULAH MISYA
5
DUA GADIS PEMBERANI
6
MEMULAI MISI
7
RUMAH SAKIT INSAN MULIA
8
PARA PENDOSA
9
HUKUMAM UNTUK PENDOSA
10
SOSOK BERJUBAH MERAH
11
BAU ITU LAGI
12
ITU GADIS YANG BERADA DI MALL
13
TIDUR BERSAMA HANTU
14
AKU DI MANA
15
MIMPI BURUK
16
MAKHLUK HALUS ITU ADA
17
AURA JAHAT
18
MAKHLUK ITU BELUM PERGI
19
POSESIF
20
MIMPI YANG SAMA
21
MENEMUI LINTANG
22
DIA WANITA YANG ADA DI DALAM MIMPI
23
DIA MELARIKAN DIRI
24
SIAPA KAMU ?
25
BERTEMU DENGAN DUA PENJAGA LINTANG
26
PIARAAN LINTANG
27
KEJADIAN DI RUMAH KENDARU
28
KENAPA ADA DUA
29
MENGHADAPI MEREKA
30
SIHIRNYA SUDAH BEREAKSI
31
PEMBALASAN 1
32
PEMBALASAN 2
33
ADA YANG BERDEBAR
34
KEDATANGAN TAMU DI PAGI HARI
35
SIHIR YANG BERBALIK
36
CALON KAKAK IPAR
37
PENJELASAN LINTANG
38
KEKASIH LINTANG
39
KEADAAN WIKA
40
GADIS YANG DI LUAR NALAR.
41
TENTANG PERASAAN
42
PENYELIDIKAN AWAL
43
RAHASIA YANG ADA DI DALAM GUDANG
44
ADA YANG CEMBURU
45
CEMBURU NGGAK TUH
46
MENGUNGKAP RAHASIA 1
47
MENGUNGKAP RAHASIA 2
48
MENGUNGKAP RAHASIA 3
49
MENGUNGKAPKAN RAHASIA 4
50
TITIK TERANG
51
GUDANG BAWAH TANAH
52
PRIA TUA
53
BERAKSI
54
KESAKSIAN
55
CERITA SANTI
56
CERITA SUSTER SANTI # 2
57
PEMBALASAN 1
58
PEMBALASAN SUSTER SANTI 2
59
PEMBALASAN SUSTER SANTI 3
60
TERUNGKAP
61
RESTU
62
AKHIR KISAH SUSTER SANTI.
63
HANTU PENUNGGU TOILET
64
MELAWAN
65
INGIN MELINDUNGIMU
66
DI BAWA KE KANTOR
67
MENANG TARUHAN
68
PERKENALAN
69
MALU SEMALU-MALUNYA
70
KENYATAAN
71
RUMAH BARU
72
PERNYATAAN CINTA.
73
JATUH CINTA
74
SI PENJAGA
75
WANITA BERGAUN PUTIH.
76
KEDATANGAN KEN DAN KEYLA
77
DIA BUKAN MANUSIA.
78
DUA SOSOK MISTERIUS
79
TAK TERDETEKSI
80
BUDAK CINTA
81
JANGAN GEGABAH
82
CEMBURU
83
SELAMATKAN KAMI
84
I LOVE YOU KAKAK
85
MEREKA MASIH HIDUP
86
ADIK IPAR LAKNAT
87
PACARKU TAMPAN DAN KEREN
88
SI BELALANG KUPU-KUPU
89
MISI PENYELAMATAN
90
KEPANIKAN RAIN
91
VIVIAN DAN ARION
92
CERITA KELAM
93
MURKANYA RAIN
94
HUKUMAN UNTUK SI BELALANG KUPU-KUPU 1
95
HUKUMAN UNTUK SI BELALANG KUPU-KUPU #2
96
SADAR
97
Di Tungguin sang pawang
98
SI BUCIN GILA
99
SALAH MENCARI LAWAN
100
KEPERCAYAAN DIRI
101
SOSOK HITAM
102
TIBA DI DESA PURWODADI.
103
SOSOK DI MASA LALU
104
PONDOK KAKEK BUYUT
105
RUMAH PAK YUSUF
106
WANITA DI TENGAH-TENGAH POHON PISANG
107
MIMPI BURUK
108
SIAPA MEREKA
109
DIA KEMBALI
110
DIBAWA PERGI
111
KAMPUNG GHOIB.
112
BUKAN AYU.
113
KIRIMAN UNTUK LINTANG
114
PERJALAN RAIN.
115
TIGA BOCAH NAKAL
116
SEBUAH PERJANJIAN
117
KEDATANGAN JURAGAN DARMANTO.
118
PSPH 118
119
PSPH 119
120
PSPH 120
121
PGPH 121
122
PGPH 122
123
PGPH 123
124
PSPH 124
125
PGPH 125
126
PGPH 126
127
PGPH 127
128
PGPH 128
129
PGPH 129
130
PGPH 130
131
PGPH 131
132
PGPH 132
133
PGPH 133
134
PGPH 134
135
PGPH 135
136
PGPH 136
137
PGPH 137
138
PGPH 138
139
PGPH 139
140
PGPH 140
141
PGPH 141
142
PGPH 142
143
PGPH 143
144
PGPH 144
145
PGPH 145
146
PGPH 146
147
PGPH 147
148
PGPH 148
149
EPISODE BONUS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!