ULAH MISYA

" Lho tadi sepeda bapak ada di sini nak, kok nggak ada ya, apa di ambil orang ya, waduh gimana ini nak, ini adalah sepeda satu-satunya bapak untuk mencari nafkah, bapak harus kerja sampai dapat uang untuk bayar sekolah anak bapak besok, kalau enggak anak bapak nggak akan bisa ikut ujian, aduh gimana ini, mana cicilannya tinggal tiga bulan " ucap pria yang berumur kurang lebih 55 tahun itu dengan wajah yang sedih.

" Bapak yakin yang pesan makanan tadi dari rumah ini ?" tanya Arin.

" Benar nak, tadi ada anak gadis se usia kalian dan berambut panjang yang keluar dari rumah ini dan menerima pesanan nya dan saat saya minta uangnya, dia mengangkat wajahnya dan wajahnya sangat hancur, dan kemudian ia tertawa melengking dan kemudian terbang di atas saya, jadi karena bapak takut jadi bapak langsung lari dan meninggalkan sepeda bapak di sini " cerita bapak itu.

Lintang menatap ruko yang gelap dan menghela nafasnya.

" Sudah ku bilang jangan menganggu orang lagi, sekarang malah bikin ulah lagi " gumam Lintang.

" Nak ayu mau kemana, jangan ke sana nak, berbahaya tadi bapak lihat hantu itu masuk ke sana " ucap Bapak pengantar makanan yang melihat Lintang berjalan ke arah pintu masuk ruko itu.

" Bapak tenang saja, kita cari motor bapak di dalam sana " ucap Lintang.

" Mana mungkin nak " ucap sang Bapak itu.

" kita coba saja dulu pak " ucap Lintang

" Tapi itu berbahaya nak, tidak usah di cari nggak apa nak, dari pada nanti terjadi sesuatu pada kalian, nyawa kalian lebih berharga daripada motor bapak, sudahlah nak ayo kita pulang " kata Bapak itu.

Lintang tersenyum menatap pria setengah baya itu, Lintang merasa pria setengah baya ini sangatlah baik.

" Siapa nama bapak ?" ucap Lintang.

" Kardi nak, panggil saja pak Kardi..ayo kita pulang nak, nanti keburu hari semakin malam " ucap Pak Kardi.

" Terus sepeda Bapak gimana ?" tanya Arin.

" Biarkan saja, kalau masih rejeki nanti pasti ketemu, tapi kalau hilang yaa..bukan rejeki Bapak " ucap Pak Kardi dengan wajah yang terlihat murung.

Lintang menatap ke arah Arin dan setelah itu Ia berbalik dan melangkahkan ke arah pintu ruko.

" Nak Ayu jangan masuk !!" seru pak Kardi yang melihat Lintang membuka pintu ruko itu, pak Kardi berusaha melangkah untuk mencegah Lintang tapi di tangannya di tahan oleh Arin.

" Bapak di sini saja bersamaku, dia tidak akan apa-apa pak " ucap Arin.

" Tapi ini sangat berbahaya Nak " ucap Pak Kardi yang terlihat sangat khawatir.

" Tenang saja pak, teman saya itu sudah sabuk hitam " ucap Arin.

" Tapi yang di dalam bukan manusia nak "

" Maksud saya dia sudah sabuk hitam di dunia perhantuan " ucap Arin dengan senyum yang lebar.

" Maksud nak ayu gimana?" tanya pak Kardi.

" Kita lihat dulu saja pak, bapak nanti pasti tahu jawabannya " ucap Arin sambil menatap ke arah pintu masuk yang sudah tertutup dan Lintang sudah tidak terlihat di depan pintu itu.

" kalau begitu ayo kita masuk, kita bantu temen kamu tadi " ucap Pak Kardi yang semakin terlihat panik saat melihat lintang sudah tidak terlihat di depan pintu masuk.

" Tunggu sebentar lagi pak Kardi " sahut Arin.

" Tapi nak..."

" blap...tiba-tiba lampu ruangan bawah tengah nyala dan karena dinding kaca ruko sebagian terbuat dari kaca, sehingga terlihat Lintang yang mencoba menuntun motor pak Kardi.

melihat itu pak Kardi dan Arin berlari masuk, pak Kardi membuka pintu dengan wajah yang tidak percaya saat melihat sepeda nya terparkir di antara barang-barang yang ada di situ.

" Ayo pak, itu sepeda bapak kan " ucap Arin, pak Kardi masih tertegun.

Arin menepuk bahu pak Kardi, dan seketika pak Kardi terhenyak dan tersadar.

" Ayo pak kita keluarkan sepedanya dari sini " ucap Arin

Pak Kardi mengangguk dan berjalan masuk, kepalanya menoleh ke kiri dan ke kanan untuk memastikan sesuatu yang membuat bulu kuduknya merinding.

" Nak ayu nggak apa-apa?" tanya pak Kardi pada Lintang yang berdiri di samping motor pak Kardi.

" Saya baik-baik saja pak, Ayo kita bawa keluar Pak " ucap Lintang.

" iy...iyaa nak " ucap Pak Kardi tergagap dan matanya menatap Lintang seperti tak percaya, bahwa ada anak muda yang pemberani, anak gadis lagi.

Di luar ruko ketiganya berdiri dan menatap ke arah ruko yang tiba-tiba lampunya mati.

" Astagfirullah hal adzim " seru pak Kardi terkejut saat lampu ruko tiba-tiba mati sendiri, pak Kardi mengelus dadanya.

" Nak ayu tadi apa nggak melihat hantu, apa nak ayu nggak merasa takut " ucap Pak Kardi.

Lintang tersenyum tipis .

" Saya nggak lihat apa-apa pak, semuanya Aman, sekarang bapak bisa pulang " ucap Lintang.

Pak Kardi menghela nafas panjang dan kembali menatap ke arah ruko, dan bulu kuduknya masih merinding.

" Saya akan kerja lagi nak, mumpung belum terlalu malam, besok bapak harus bayar sekolah anak bapak " ucap Pak kardi.

" Bapak punya nomor rekening?" tanya Lintang.

" punya nak "

" tolong berikan nomer rekening Bapak " kata Lintang.

" Buat apa nak "

" buat bayar makanan yang di pesan oleh hantu itu, tadi katanya bapak, makanannya belum di bayar dan kata Bapak hantu itu pesan Pizza yang panjang itu yang harganya 400 ribuan" ucap Lintang.

" Benar nak, tapi nggak usaha, sepeda bapak sudah kembali sudah bersyukur nak, dan terimakasih banyak, bapak bisa cari rejeki lagi " sahut pak Kardi.

" Ayolah Pak, tidak apa nanti kalau nggak di bayar, besok bapak tidak bisa bayar sekolah anak bapak " ucap Lintang.

" Tapi nak .."

" pak...tidak apa-apa teman aku ini anaknya sultan, uangnya tidak akan habis tujuh turunan, tujuh tanjakan dan tujuh tikungan, bapak kasih tahu saja nomer rekening Bapak " ucap Arin.

Pak Kardi menatap ke arah Lintang.

Lintang tersenyum tipis dan mengangguk pelan.

Akhirnya pak Kardi menyebutkan nomer rekeningnya dan tak berapa lama terdengar notifikasi di ponsel pak Kardi.

Pak kardi membuka ponselnya dan terkejut saat melihat saldo tabungannya yang awalnya hanya ada 50 ribu kini berubah menjadi dua puluh juta.

Mata pak Kardi membola dan kemudian menatap ke arah Lintang dan Arin.

" Nak ayu salah kirim, itu nolnya kebanyakan " ucap Pak kardi, yang mengira gadis yang ada di hadapannya itu akan mengirim uang 500 ribu atau sesuai harga pesanan tadi.

" Tidak pak, gunakan itu untuk keperluan sekolah anak bapak sama keperluan sehari-hari bapak dan lunasi kredit motor bapak biar nggak ada beban bulanan lagi, dan pak Kardi bisa kerja dengan tenang " ucap Lintang.

" MasyaAllah nak, apa ini benar, tapi...apa ini uang nak ayu sendiri, apa nanti orang tua nak ayu tidak marah " tanya pak Kardi.

" Pak Kardi tidak usah khawatir, itu hanya uang saku Lintang seminggu pak, orang tuannya tidak akan pernah marah jika uang teman aku ini di gunakan untuk kebaikan, saya kenal baik orang tua temanku ini " sahut Arin.

Pak Kardi semakin di buat melongo.

" Uang jajan nak ayu segitu dalam seminggu?" tanya pak Kardi semakin terkejut.

Lintang hanya tersenyum tipis.

" Bapak pulang saja istirahat, tidak usah narik lagi, besok lagi saja narik nya " ucap Lintang.

Pak kardi meneteskan air matanya menatap dua gadis belia yang masih muda tapi memiliki hati yang mulia.

" Siapa nama kalian, saya ingin menyertakan nama kalian di dalam doa bapak " ucap Pak Kardi sebelum pergi.

" nama temanku ini Lintang arum pak dan saya adalah Arina terimakasih atas doanya, semoga bapak selalu mendoakan kami yang baik-baik ya " sahut Arin.

####

Assalamualaikum readers HAPPY READING salam sehat selalu jangan lupa jejak cintanya, like, komentarnya.

oh iya dukung Karya author ya agar bisa masuk kandidat lomba, jangan lupa votenya.

Terpopuler

Comments

Dhafira Masitha

Dhafira Masitha

thor klo boleh saran untuk dinding kaca ruko dignti aja jdi dinding ruko krn udh tau itu terbuat dari kaca gk perlu dijelasin lagi sebagian terbuat dari kaca krn pasti semua orang udh tau😊

2026-08-09

0

V3

V3

waalaikumsalam kak Mia 🤗
sudah saya kirim hadiah nya yaa Like + Vote + Bunga meluncur di Bab ini 🤗
sesuai dg Kebaikan Lintang Arum kpd Pak Kardi Ojol 🤗

2025-12-19

0

Eka 'aina

Eka 'aina

GK pernah boseng sama karya kak Mia, sambil nunggu yg baru update izin baca ini dulu ya kak

2026-01-23

0

lihat semua
Episodes
1 LINTANG ARUM
2 RAYYANDRA MANGGALA
3 KITA PUTUS
4 ULAH MISYA
5 DUA GADIS PEMBERANI
6 MEMULAI MISI
7 RUMAH SAKIT INSAN MULIA
8 PARA PENDOSA
9 HUKUMAM UNTUK PENDOSA
10 SOSOK BERJUBAH MERAH
11 BAU ITU LAGI
12 ITU GADIS YANG BERADA DI MALL
13 TIDUR BERSAMA HANTU
14 AKU DI MANA
15 MIMPI BURUK
16 MAKHLUK HALUS ITU ADA
17 AURA JAHAT
18 MAKHLUK ITU BELUM PERGI
19 POSESIF
20 MIMPI YANG SAMA
21 MENEMUI LINTANG
22 DIA WANITA YANG ADA DI DALAM MIMPI
23 DIA MELARIKAN DIRI
24 SIAPA KAMU ?
25 BERTEMU DENGAN DUA PENJAGA LINTANG
26 PIARAAN LINTANG
27 KEJADIAN DI RUMAH KENDARU
28 KENAPA ADA DUA
29 MENGHADAPI MEREKA
30 SIHIRNYA SUDAH BEREAKSI
31 PEMBALASAN 1
32 PEMBALASAN 2
33 ADA YANG BERDEBAR
34 KEDATANGAN TAMU DI PAGI HARI
35 SIHIR YANG BERBALIK
36 CALON KAKAK IPAR
37 PENJELASAN LINTANG
38 KEKASIH LINTANG
39 KEADAAN WIKA
40 GADIS YANG DI LUAR NALAR.
41 TENTANG PERASAAN
42 PENYELIDIKAN AWAL
43 RAHASIA YANG ADA DI DALAM GUDANG
44 ADA YANG CEMBURU
45 CEMBURU NGGAK TUH
46 MENGUNGKAP RAHASIA 1
47 MENGUNGKAP RAHASIA 2
48 MENGUNGKAP RAHASIA 3
49 MENGUNGKAPKAN RAHASIA 4
50 TITIK TERANG
51 GUDANG BAWAH TANAH
52 PRIA TUA
53 BERAKSI
54 KESAKSIAN
55 CERITA SANTI
56 CERITA SUSTER SANTI # 2
57 PEMBALASAN 1
58 PEMBALASAN SUSTER SANTI 2
59 PEMBALASAN SUSTER SANTI 3
60 TERUNGKAP
61 RESTU
62 AKHIR KISAH SUSTER SANTI.
63 HANTU PENUNGGU TOILET
64 MELAWAN
65 INGIN MELINDUNGIMU
66 DI BAWA KE KANTOR
67 MENANG TARUHAN
68 PERKENALAN
69 MALU SEMALU-MALUNYA
70 KENYATAAN
71 RUMAH BARU
72 PERNYATAAN CINTA.
73 JATUH CINTA
74 SI PENJAGA
75 WANITA BERGAUN PUTIH.
76 KEDATANGAN KEN DAN KEYLA
77 DIA BUKAN MANUSIA.
78 DUA SOSOK MISTERIUS
79 TAK TERDETEKSI
80 BUDAK CINTA
81 JANGAN GEGABAH
82 CEMBURU
83 SELAMATKAN KAMI
84 I LOVE YOU KAKAK
85 MEREKA MASIH HIDUP
86 ADIK IPAR LAKNAT
87 PACARKU TAMPAN DAN KEREN
88 SI BELALANG KUPU-KUPU
89 MISI PENYELAMATAN
90 KEPANIKAN RAIN
91 VIVIAN DAN ARION
92 CERITA KELAM
93 MURKANYA RAIN
94 HUKUMAN UNTUK SI BELALANG KUPU-KUPU 1
95 HUKUMAN UNTUK SI BELALANG KUPU-KUPU #2
96 SADAR
97 Di Tungguin sang pawang
98 SI BUCIN GILA
99 SALAH MENCARI LAWAN
100 KEPERCAYAAN DIRI
101 SOSOK HITAM
102 TIBA DI DESA PURWODADI.
103 SOSOK DI MASA LALU
104 PONDOK KAKEK BUYUT
105 RUMAH PAK YUSUF
106 WANITA DI TENGAH-TENGAH POHON PISANG
107 MIMPI BURUK
108 SIAPA MEREKA
109 DIA KEMBALI
110 DIBAWA PERGI
111 KAMPUNG GHOIB.
112 BUKAN AYU.
113 KIRIMAN UNTUK LINTANG
114 PERJALAN RAIN.
115 TIGA BOCAH NAKAL
116 SEBUAH PERJANJIAN
117 KEDATANGAN JURAGAN DARMANTO.
118 PSPH 118
119 PSPH 119
120 PSPH 120
121 PGPH 121
122 PGPH 122
123 PGPH 123
124 PSPH 124
125 PGPH 125
126 PGPH 126
127 PGPH 127
128 PGPH 128
129 PGPH 129
130 PGPH 130
131 PGPH 131
132 PGPH 132
133 PGPH 133
134 PGPH 134
135 PGPH 135
136 PGPH 136
137 PGPH 137
138 PGPH 138
139 PGPH 139
140 PGPH 140
141 PGPH 141
142 PGPH 142
143 PGPH 143
144 PGPH 144
145 PGPH 145
146 PGPH 146
147 PGPH 147
148 PGPH 148
149 EPISODE BONUS
Episodes

Updated 149 Episodes

1
LINTANG ARUM
2
RAYYANDRA MANGGALA
3
KITA PUTUS
4
ULAH MISYA
5
DUA GADIS PEMBERANI
6
MEMULAI MISI
7
RUMAH SAKIT INSAN MULIA
8
PARA PENDOSA
9
HUKUMAM UNTUK PENDOSA
10
SOSOK BERJUBAH MERAH
11
BAU ITU LAGI
12
ITU GADIS YANG BERADA DI MALL
13
TIDUR BERSAMA HANTU
14
AKU DI MANA
15
MIMPI BURUK
16
MAKHLUK HALUS ITU ADA
17
AURA JAHAT
18
MAKHLUK ITU BELUM PERGI
19
POSESIF
20
MIMPI YANG SAMA
21
MENEMUI LINTANG
22
DIA WANITA YANG ADA DI DALAM MIMPI
23
DIA MELARIKAN DIRI
24
SIAPA KAMU ?
25
BERTEMU DENGAN DUA PENJAGA LINTANG
26
PIARAAN LINTANG
27
KEJADIAN DI RUMAH KENDARU
28
KENAPA ADA DUA
29
MENGHADAPI MEREKA
30
SIHIRNYA SUDAH BEREAKSI
31
PEMBALASAN 1
32
PEMBALASAN 2
33
ADA YANG BERDEBAR
34
KEDATANGAN TAMU DI PAGI HARI
35
SIHIR YANG BERBALIK
36
CALON KAKAK IPAR
37
PENJELASAN LINTANG
38
KEKASIH LINTANG
39
KEADAAN WIKA
40
GADIS YANG DI LUAR NALAR.
41
TENTANG PERASAAN
42
PENYELIDIKAN AWAL
43
RAHASIA YANG ADA DI DALAM GUDANG
44
ADA YANG CEMBURU
45
CEMBURU NGGAK TUH
46
MENGUNGKAP RAHASIA 1
47
MENGUNGKAP RAHASIA 2
48
MENGUNGKAP RAHASIA 3
49
MENGUNGKAPKAN RAHASIA 4
50
TITIK TERANG
51
GUDANG BAWAH TANAH
52
PRIA TUA
53
BERAKSI
54
KESAKSIAN
55
CERITA SANTI
56
CERITA SUSTER SANTI # 2
57
PEMBALASAN 1
58
PEMBALASAN SUSTER SANTI 2
59
PEMBALASAN SUSTER SANTI 3
60
TERUNGKAP
61
RESTU
62
AKHIR KISAH SUSTER SANTI.
63
HANTU PENUNGGU TOILET
64
MELAWAN
65
INGIN MELINDUNGIMU
66
DI BAWA KE KANTOR
67
MENANG TARUHAN
68
PERKENALAN
69
MALU SEMALU-MALUNYA
70
KENYATAAN
71
RUMAH BARU
72
PERNYATAAN CINTA.
73
JATUH CINTA
74
SI PENJAGA
75
WANITA BERGAUN PUTIH.
76
KEDATANGAN KEN DAN KEYLA
77
DIA BUKAN MANUSIA.
78
DUA SOSOK MISTERIUS
79
TAK TERDETEKSI
80
BUDAK CINTA
81
JANGAN GEGABAH
82
CEMBURU
83
SELAMATKAN KAMI
84
I LOVE YOU KAKAK
85
MEREKA MASIH HIDUP
86
ADIK IPAR LAKNAT
87
PACARKU TAMPAN DAN KEREN
88
SI BELALANG KUPU-KUPU
89
MISI PENYELAMATAN
90
KEPANIKAN RAIN
91
VIVIAN DAN ARION
92
CERITA KELAM
93
MURKANYA RAIN
94
HUKUMAN UNTUK SI BELALANG KUPU-KUPU 1
95
HUKUMAN UNTUK SI BELALANG KUPU-KUPU #2
96
SADAR
97
Di Tungguin sang pawang
98
SI BUCIN GILA
99
SALAH MENCARI LAWAN
100
KEPERCAYAAN DIRI
101
SOSOK HITAM
102
TIBA DI DESA PURWODADI.
103
SOSOK DI MASA LALU
104
PONDOK KAKEK BUYUT
105
RUMAH PAK YUSUF
106
WANITA DI TENGAH-TENGAH POHON PISANG
107
MIMPI BURUK
108
SIAPA MEREKA
109
DIA KEMBALI
110
DIBAWA PERGI
111
KAMPUNG GHOIB.
112
BUKAN AYU.
113
KIRIMAN UNTUK LINTANG
114
PERJALAN RAIN.
115
TIGA BOCAH NAKAL
116
SEBUAH PERJANJIAN
117
KEDATANGAN JURAGAN DARMANTO.
118
PSPH 118
119
PSPH 119
120
PSPH 120
121
PGPH 121
122
PGPH 122
123
PGPH 123
124
PSPH 124
125
PGPH 125
126
PGPH 126
127
PGPH 127
128
PGPH 128
129
PGPH 129
130
PGPH 130
131
PGPH 131
132
PGPH 132
133
PGPH 133
134
PGPH 134
135
PGPH 135
136
PGPH 136
137
PGPH 137
138
PGPH 138
139
PGPH 139
140
PGPH 140
141
PGPH 141
142
PGPH 142
143
PGPH 143
144
PGPH 144
145
PGPH 145
146
PGPH 146
147
PGPH 147
148
PGPH 148
149
EPISODE BONUS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!