"Hahaha!" Feng Yaorao tertawa.
Kemudian dia memandang Feng Qingwu dengan tatapan sinis sambil berkata, "Ada apa denganmu, Adik Kedua? Nona Muda yang dikenal sebagai wanita paling berbakat di Kerajaan Cang, mengapa pendengaranmu tiba-tiba bermasalah? Jangan-jangan kau sudah tuli?"
"Kau... berani-beraninya kau mengatakan aku tuli?!" Feng Qingwu melotot marah. Sorot matanya setajam belati, seolah ingin mencabik-cabik Feng Yaorao hidup-hidup.
Beraninya dia menyebutku tuli secara terang-terangan!
"Bukankah aku sudah menjawab pertanyaanmu tadi? Mengapa kau masih menanyakannya lagi? Sepertinya kau bukan hanya tuli, tetapi juga bodoh," jawab Feng Yaorao dengan ekspresi polos yang dibuat-buat. Kemudian, seolah baru menyadari sesuatu, dia menepuk tangannya pelan. "Ah, gawat! Wanita paling berbakat di Kerajaan Cang ternyata berubah menjadi idiot. Kalau kabar ini sampai tersebar, bukankah Kerajaan Cang akan kehilangan salah satu mutiaranya?"
"Pfft!"
Mendengar kalimat terakhir, tawa kecil pecah di tepi kolam.
Orang yang begitu berani menertawakan Feng Qingwu tidak lain adalah Xia'er. Namun begitu menyadari tindakannya, dia buru-buru menutup mulutnya dan menundukkan kepala, tidak berani tertawa lagi.
"Pelayan rendahan yang tidak tahu diri! Berani-beraninya kau menertawakanku?!" Amarah Feng Qingwu yang semula tertuju pada Feng Yaorao seketika beralih kepada Xia'er.
Dengan harga diri setinggi langit, bagaimana mungkin dia diam saja dijadikan bahan tertawaan oleh seorang pelayan? Tanpa berpikir panjang, dia mengangkat tangannya tinggi-tinggi dan mengayunkannya ke arah wajah Xia'er.
Xia'er tersentak kaget. Dia tidak berani menghindar dan hanya bisa memejamkan matanya rapat-rapat, pasrah menunggu tamparan itu mendarat.
Plak!
Suara tamparan yang nyaring menggema di udara. Namun rasa perih itu tidak mengenai pipi Xia'er, melainkan menghantam wajah Feng Qingwu sendiri!
Tepat ketika tangan Feng Qingwu terangkat, Feng Yaorao bergerak lebih cepat dan lebih hulu melayangkan sebuah tamparan…
Mengubah Takdirku Sendiri
BAB 47 - Berdebat di Tepi Kolam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments