Kesadaran kembali pada Aruna seperti air pasang yang dingin dan menyesakkan. Hal pertama yang ia rasakan bukan penglihatan, melainkan rasa hampa yang mengerikan di dadanya. Lengan yang biasanya mendekap kehangatan kecil Leonardo kini terasa ringan. Kosong.
"Leo..." Suaranya hanya berupa bisikan pecah di tenggorokan yang kering.
Aruna mencoba bangkit, namun kepalanya terasa seolah dihantam palu godam. Pandangannya kabur, berdenyut mengikuti detak jantungnya yang liar. Saat matanya mulai fokus, ia menyadari bahwa ia tidak lagi berada di ruang VIP yang mewah di Singapura. Ia berada di sebuah ruangan serba putih dengan dinding metalik yang melengkung. Tidak ada jendela, hanya pencahayaan neon pucat yang tertanam di langit-langit.
Ia mencoba menggerakkan tangannya, dan suara gemerincing logam terdengar. Pergelangan tangan kirinya terborgol ke sisi tempat tidur medis. Namun, bukan borgol itu yang membuatnya terkesiap, melainkan rasa panas yang membara dari tanda melati di tangan tersebut. Tanda itu tidak lagi berwarna perak atau merah darah; warnanya kini hitam legam, seperti tinta yang merembes di bawah kulitnya.
"Jangan banyak bergerak, Aruna. Kadar kortisolmu sedang berada di level berbahaya bagi sistem itu."
Aruna menoleh dengan cepat. Di sudut ruangan, Silas Chen duduk di depan deretan monitor yang menampilkan grafik biometrik. Pria tua itu tidak lagi memakai kacamata emasnya. Wajahnya tampak pucat dan penuh ketakutan.
"Di mana anakku?!" teriak Aruna, suaranya melengking penuh keputusasaan. "Di mana Leonardo?!"
"Dia aman. Untuk saat ini," Silas berdiri, mendekati Aruna dengan langkah ragu. "Kita berada di fasilitas Deep-Blue. Tiga ratus meter di bawah permukaan Laut Cina Selatan. Ini adalah markas netral yang dimiliki oleh para pemegang saham The Consortium yang membangkang. Mereka tidak ingin Dante memiliki kuncinya, tapi mereka juga tidak ingin Enzo menghancurkan ekonomi dunia."
"Aku tidak peduli tentang politik mafiamu! Berikan anakku!" Aruna meronta, bor…
Menyusui Bayi Mafia
BAB 25: Kedalaman Tanpa Suara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments
Ana Akhwat
Making kesini ceritanya makin membingungkan, bukan kelar eeee makin ribet 🤦
2026-02-24
0
Widia Aldiev
Dante kemampuan kau membawa Aruna dan Leonardo pergi pasti para iblis masih mengejar kalian
2026-02-28
0