Ungkapan Rasa

Malvin menatap datar dua orang yang sedang berpelukan di depan nya. Semua orang pun masih dengan keterkejutan yang ada, mereka jelas mengenal Angel sebagai gadis yang terus menerus mengejar - ngejar sosok Malvin. Tapi yang mereka lihat di depan mereka membuat mereka melongo karena setahu mereka Angel sangat membenci Langit. Bukan tanpa alasan tapi karena Langit adalah rival dari Malvin, itu juga yang menjadi penyebab Angel sangat menjauhi Langit dan bahkan sering kali menghina nya di hadapan semua murid.

"Tuh cewek Lo kenapa?" tanya salah satu sahabat dekat Malvin, Beno.

"Ck, cewek apanya. Sejak kapan seorang Malvin mengakui Angel sebagai pacarnya, yang ada Malvin muak kali sama tuh cewek yang terus ngintilin dia. " jawab teman nya yang lain bernama Mahesa.

"Kayanya dia lagi cari perhatian Lo deh, Vin. "

Malvin hanya diam, tidak bereaksi apapun karena dia pikir pasti Angel sedang mencari perhatian nya dengan mencoba membuatnya cemburu.

Prit..

Wasit yang tadi terdiam dengan keterkejutan nya membunyikan peluit meskipun sudah lewat dari jam pertandingan berakhir. Tanda pertandingan selesai dan poin nya seri. Akan ada pertandingan penentuan nanti.

~

Angel menyodorkan keleng minuman pada Langit, mereka sedang ada di ruang istirahat sehabis pertandingan basket tadi. Semua sahabat Langit yang memang tidak menyukai Angel menatap penuh arti. Bukan tanpa alasan hanya saja setiap kali Angel menghina Langit mereka juga seperti mereka terhina. Apa lagi Langit adalah sahabat mereka.

"Makasih."

Langit mematung saat Angel mengelap keringat nya dengan sapu tangan milik nya. Tatapan mata gadis di depan nya berbeda dari hari - hari sebelum nya yang menatap nya dengan jijik. Sekarang di mata itu ada pancaran sebuah perasaan yang sulit di jelaskan.

"Eh, kesambet apa tuh cewek.. Katanya dia habis pingsan di toilet sekolah, apa jangan - jangan otak nya konslet ya?" bisik Digo pada sahabat nya yang duduk di samping.

Lion mengendikkan bahu nya tidak tau. "Mungkin kali.. Atau dia sedang merencanakan sesuatu. "

Angel menatap ketiga sahabat Langit yang memandang nya dengan risih. Tatapan mata Angel kembali terarah pada Langit. "Pulang sekolah kamu ada waktu gak?

Langit berpikir sejenak sebelum mengangguk. " Ada, "

Angel tersenyum lebar. "Aku mau ngajak kamu makan di Cafe dekat sekolah, ada sesuatu yang mau aku omongin. "

"Jangan, Ngit.. Pasti tuh cewek lagi merencanakan sesuatu buat ngejebak Lo." seru Erlangga mengingat yang terdahulu dimana Angel pernah menjebak Langit atas perintah dari Malvin. Dan itu adalah hal paling bodoh yang pernah Angel lakukan.

Angel menghela nafas, cinta buta nya pada Malvin dulu benar-benar membuat nya menjadi wanita yang sangat bodoh. Tapi dia akan memperbaiki nya sekarang, dia tidak akan mengambil langkah yang salah dalam hidupnya. Setelah melihat semuanya dan pengorbanan Langit di kehidupan sebelum nya. Hati Angel merasa yakin bahwa Langit adalah pilihan terbaik nya. Dia akan memberikan cintanya hanya untuk pria itu.

"Kalo gitu aku akan bilang sekarang, " Langit masih terdiam menunggu kelanjutan Angel. "Aku suka sama kamu dan aku mau kamu jadi pacar aku."

Digo yang sedang minum sebotol kaleng soda menyemburkan air itu saking terkejut nya. Mahesa yang sedang makan cemilan menganga tidak percaya. Sementara Erlangga yang tadinya ingin ke kamar mandi justru terjatuh ke lantai. Kakinya melemas seperti tidak bertenaga setelah mendengar pengajuan dari Angel.

"Beneran konslet kepalanya kayanya..

"Jangan - jangan kesurupan lagi. Nggak ada angin nggak ada hujan langsung nembak, "

"Cinta nggak tuh?

"Aku tau selama ini aku sudah banyak menyakiti kamu dan aku sadar dengan semua yang aku lakukan. Aku juga tau aku salah karena berkali-kali mengikuti permainan Malvin yang buat kamu terluka. Aku sadar jika yang aku lakukan itu menyakiti kamu. Tapi aku ingin berhenti, mengejar sesuatu yang nggak ada harganya. Sekarang aku hanya akan fokus pada sesuatu yang penting dalam hidup aku dan itu adalah kamu, aku ingin mencintaimu sepenuh hatiku. Aku ingin menyimpan cinta ini di dalam sana. " Angel menyentuh dada Langit. Semua yang mendengar merasa tertegun. Mereka berpikir ada yang salah dengan otak Angel.

"Buktikan, "

"Apa?

"Jangan cuma lewat bibir, tapi juga tunjukkan pembuktian nya."

Setelah mengatakan itu Langit pergi di susul oleh ketiga sahabat nya. Angel mendesah pelan menatap kepergian mereka berempat dengan wajah sendu. Perjalanan nya kali ini tidak akan mudah dan mungkin dia harus berjuang untuk bisa mendapatkan Langit.

Angel keluar dari ruang itu, baru saja dia akan pergi tangan nya di tarik oleh seseorang dan membawanya pergi ke tempat yang sepi. Angel hanya menatap penuh permusuhan pada gadis yang menggenggam tangan nya. Angel menghempaskan tangan gadis itu dengan kasar.

"Apa - apaan sih?

Gadis itu berbalik dan menatap Angel dengan wajah yang sulit di tebak. "Kamu yang apa - apaan? Kenapa kamu bikin keributan dengan memeluk Langit? Kamu tau kan kalo Langit itu rival dari Malvin. Kamu mau Malvin membenci kamu karena dekat dengan rival nya?

Dia Dania, sepupu yang sama sekali tidak berguna dan hanya seonggok sampah untuk nya. Di kehidupan sebelum nya saat dia menjadi arwah. Dia tau alasan kenapa Dania terus menerus mencuci otak nya agar menjauhi Langit dan bahkan membenci Langit dan itu semua karena gadis di depan nya sudah lama menyukai Langit. Tapi Langit tidak pernah melihat nya.

Saat Langit kembali sehabis menemani makam Angel. Angel yang menjelma sebagai arwah justru melihat sesuatu yang membuatnya geram. Dania mencoba menggoda Langit tapi Langit justru memberikan tamparan yang menyakitkan membuat Dania mengadu pada Malvin sampai mereka berdua kembali beradu kekuatan.

"Arrrggggg.. Aku sudah melakukan semuanya agar Angel menjauh dari Langit tapi kenapa Langit sama sekali tidak pernah melihat ku. Dari dulu hanya Angel dan Angel yang ada di matanya. Aku sangat membencimu Angel, bahkan meskipun kamu sudah mati. "

Sejak mendengar itu Angel jadi tau jika sebenarnya pria yang di cintai Dania bukanlah Malvin melainkan Langit yang notabene nya adalah pria dingin meskipun Langit berasal dari kalangan bawah.

Angel bersedekap di dada, jika dulu dia begitu bodoh karena mudah terhasut oleh Dania. Sekarang tidak lagi. "Memang nya kenapa? Lagian Malvin juga bukan siapa - siapa aku. Jadi terserah aku dong mau dekat sama pria mana pun. "

Dania tertegun sejenak. "Tapi.. Tapi kamu suka kan sama Malvin? Kalo cara kamu begini itu sama saja kamu bisa buat Malvin membencimu. Apa kamu mau jika Malvin membenci mu dan menjadi milik wanita lain?

Dengan acuh Angel bersuara. " Dia mau sama siapapun itu bukan urusan ku."

Dania menggeleng tidak setuju. "Kamu nggak boleh menyerah.. Sebenarnya.. Sebenarnya Malvin itu suka sama kamu, iya suka sama kamu. Cuma dia mau lihat keseriusan kamu lebih dalam lagi. Jadi jangan kecewakan Malvin. "

Sumpah Demi apapun, Angel sangat ingin tertawa mendengarnya. Malvin mencintainya? Bulshit, jika Dania mengatakan itu dulu mungkin dia akan bahagia meskipun hanya kebohongan. Tapi mendengar langsung sekarang membuatnya merasa ingin muntah dan muak dengan sepupu nya itu.

"Tapi gimana ya.. Sekarang yang aku suka itu Langit, bukan nya Malvin. Kalo kamu suka sama Malvin, kamu bisa ambil. Kayanya dia juga suka deh sama kamu."

Setelah itu Angel pergi melengos meninggalkan Dania yang membeku di tempat. Dani menggeleng cepat. "Nggak mungkin! Aku tau kalo Angel sangat tergila-gila pada Malvin, aku yakin kalo dia pasti melakukan itu cuma untuk mengambil perhatian Malvin. Iya, mungkin itu alasan nya. " Dania menolak untuk percaya.

BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

Atoen Bumz Bums

Atoen Bumz Bums

langsung ngomong cinta manalah ada yang percaya
orang yang pertama minta maaf dulu
agak lain memang

2026-06-12

0

Ari Peny

Ari Peny

gila langsung peluk d lapangan 🤣🤣🤣

2026-02-20

0

Siti Solikah

Siti Solikah

bagus

2026-08-09

0

lihat semua
Episodes
1 Kematian Angel Dan Langit
2 Waktu Yang Mundur
3 Ungkapan Rasa
4 Bertemu Kakek Ronald
5 Pertemuan Setelah Kematian
6 Bertemu Langit
7 Haruto
8 Hilang Kendali
9 Suka Terong?
10 Angel Baru Telah Lahir
11 Mengubah Takdir ( Langit)
12 Perubahan Angel
13 Bukan Babu
14 Dalang Nya
15 Pembayaran Gagal
16 Tidak Bisa Bayar
17 Hukuman Untuk Dania
18 Menjemput Langit
19 Perkelahian
20 Agatha Selvi Ar Shiva
21 Pembicaraan Di Meja Makan
22 Kabar Duka?
23 FLASHBACK ON
24 FLASHBACK 2
25 Siapa Pelakunya?
26 Masih Hidup
27 Alat - Alat Canggih
28 Zack
29 Class Meeting
30 Azam Dan Khadijah
31 Tamu Tidak Di Undang
32 Rencana ( Malvin)
33 Anak Anjing
34 Mencari Perhatian
35 Serangan
36 Menginap
37 Pergi Ke Perusahaan ( AR)
38 Hadiah
39 Racun
40 Serangan Hacker
41 First Kiss
42 Penyusup
43 Medan Tempur
44 Kekalahan Musuh
45 Gempar
46 Aku Bukan Anak Mu!
47 Rencana Balasan
48 Sifat Asli ( Kebenaran Yang Menyakitkan)
49 Pertarungan Di Dalam Hutan
50 Kematian Malvin
51 Jasad Malvin
52 Suasana Duka
53 Menjadi Penyusup
54 Akhirnya Angel Tau
55 Kemarahan Angel ( Mendengar Suara)
56 Melihat?
57 Kompetisi Penembak
58 Jebakan
59 Sang Penyelamat
60 Kompetisi
61 Video
62 Senjata Makan Tuan.
63 Terkejut + Penangkapan
64 Viral
65 Penyerangan
66 Menuju Takdir
67 Tiba Di Zaman Kuno
68 Berburu
69 Kedatangan Sang Cahaya
70 Operasi Usus Buntu Di Zaman Kuno
71 4 Kaisar dan Gadis Ramalan ( Cahaya)
72 Langit Di Zaman Kuno
73 Putra Kegelapan
74 Ketakutan ( Mereka) Dan Keyakinan ( Angel)
75 Rencana Langit, Zack Dan Lucien
76 Suara Misterius
77 Pertarungan Melawan Prajurit Kegelapan
78 Sebuah Desa
79 Menyelamatkan Gadis Perawan
80 Kemarahan Putra Kegelapan
81 Kematian Lord Zeref
82 Pertarungan Langit Melawan Prajurit Kegelapan
83 Istana Kegelapan
84 Di Atap Yang Sama
85 Kekacauan Di Istana Kegelapan
86 Pertemuan Langit Dan Angel
87 Hancurnya Istana Kegelapan
88 Perintah Putra Kegelapan
89 Tekad Langit Dan Angel
90 Tubuh Zack
91 Pengambilan Raga Zack
92 Panggilan Putra Kegelapan
93 Menuju Perang
94 Peperangan
95 Peperangan 2
96 Suara Zack
97 Kedatangan Erebus ( Leluhur Kegelapan)
98 Kemunculan Kaisar Garandros Dan Kakek Ronald
99 Perang Berlanjut
100 Putra Kegelapan VS Angel
101 Kembalinya Cahaya
102 Terbangun ( Kembali Ke Zaman Modern)
103 Mencari Zack
104 Pertemuan Azam Dan Zack
105 Kembalinya Zack
106 Kebahagiaan Keluarga Dominic
107 Kekuatan Yang Terbawa
108 Kelulusan
109 Lamaran Dadakan
110 Perjuangan Cinta ( Azam)
111 Keputusan Tuan Amar
112 Kematian Brian
113 Dendam
114 Hukuman Untuk Yunita
115 Pesta Ulang Tahun Perusahaan ( Shiva Group)
116 Video Kebenaran.
117 Kembali Pulang
118 Keputusan Angel
119 Penolakan Dan Keputusan
120 Pernikahan Langit Dan Angel
121 Frustasi Nya Langit
122 Baby Twins + Kelahiran Dua Cahaya
123 Kelakuan Si Kembar ( END)
124 Bonus Bab
Episodes

Updated 124 Episodes

1
Kematian Angel Dan Langit
2
Waktu Yang Mundur
3
Ungkapan Rasa
4
Bertemu Kakek Ronald
5
Pertemuan Setelah Kematian
6
Bertemu Langit
7
Haruto
8
Hilang Kendali
9
Suka Terong?
10
Angel Baru Telah Lahir
11
Mengubah Takdir ( Langit)
12
Perubahan Angel
13
Bukan Babu
14
Dalang Nya
15
Pembayaran Gagal
16
Tidak Bisa Bayar
17
Hukuman Untuk Dania
18
Menjemput Langit
19
Perkelahian
20
Agatha Selvi Ar Shiva
21
Pembicaraan Di Meja Makan
22
Kabar Duka?
23
FLASHBACK ON
24
FLASHBACK 2
25
Siapa Pelakunya?
26
Masih Hidup
27
Alat - Alat Canggih
28
Zack
29
Class Meeting
30
Azam Dan Khadijah
31
Tamu Tidak Di Undang
32
Rencana ( Malvin)
33
Anak Anjing
34
Mencari Perhatian
35
Serangan
36
Menginap
37
Pergi Ke Perusahaan ( AR)
38
Hadiah
39
Racun
40
Serangan Hacker
41
First Kiss
42
Penyusup
43
Medan Tempur
44
Kekalahan Musuh
45
Gempar
46
Aku Bukan Anak Mu!
47
Rencana Balasan
48
Sifat Asli ( Kebenaran Yang Menyakitkan)
49
Pertarungan Di Dalam Hutan
50
Kematian Malvin
51
Jasad Malvin
52
Suasana Duka
53
Menjadi Penyusup
54
Akhirnya Angel Tau
55
Kemarahan Angel ( Mendengar Suara)
56
Melihat?
57
Kompetisi Penembak
58
Jebakan
59
Sang Penyelamat
60
Kompetisi
61
Video
62
Senjata Makan Tuan.
63
Terkejut + Penangkapan
64
Viral
65
Penyerangan
66
Menuju Takdir
67
Tiba Di Zaman Kuno
68
Berburu
69
Kedatangan Sang Cahaya
70
Operasi Usus Buntu Di Zaman Kuno
71
4 Kaisar dan Gadis Ramalan ( Cahaya)
72
Langit Di Zaman Kuno
73
Putra Kegelapan
74
Ketakutan ( Mereka) Dan Keyakinan ( Angel)
75
Rencana Langit, Zack Dan Lucien
76
Suara Misterius
77
Pertarungan Melawan Prajurit Kegelapan
78
Sebuah Desa
79
Menyelamatkan Gadis Perawan
80
Kemarahan Putra Kegelapan
81
Kematian Lord Zeref
82
Pertarungan Langit Melawan Prajurit Kegelapan
83
Istana Kegelapan
84
Di Atap Yang Sama
85
Kekacauan Di Istana Kegelapan
86
Pertemuan Langit Dan Angel
87
Hancurnya Istana Kegelapan
88
Perintah Putra Kegelapan
89
Tekad Langit Dan Angel
90
Tubuh Zack
91
Pengambilan Raga Zack
92
Panggilan Putra Kegelapan
93
Menuju Perang
94
Peperangan
95
Peperangan 2
96
Suara Zack
97
Kedatangan Erebus ( Leluhur Kegelapan)
98
Kemunculan Kaisar Garandros Dan Kakek Ronald
99
Perang Berlanjut
100
Putra Kegelapan VS Angel
101
Kembalinya Cahaya
102
Terbangun ( Kembali Ke Zaman Modern)
103
Mencari Zack
104
Pertemuan Azam Dan Zack
105
Kembalinya Zack
106
Kebahagiaan Keluarga Dominic
107
Kekuatan Yang Terbawa
108
Kelulusan
109
Lamaran Dadakan
110
Perjuangan Cinta ( Azam)
111
Keputusan Tuan Amar
112
Kematian Brian
113
Dendam
114
Hukuman Untuk Yunita
115
Pesta Ulang Tahun Perusahaan ( Shiva Group)
116
Video Kebenaran.
117
Kembali Pulang
118
Keputusan Angel
119
Penolakan Dan Keputusan
120
Pernikahan Langit Dan Angel
121
Frustasi Nya Langit
122
Baby Twins + Kelahiran Dua Cahaya
123
Kelakuan Si Kembar ( END)
124
Bonus Bab

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!