Pertemuan Setelah Kematian

Dalam keheningan malam yang di temani oleh suara Jangkrik, cahaya menarik tubuh Angel ke suatu tempat. Matanya masih terpejam mencoba mengatur nafas yang kian memburu. Saat dia merasa aura yang berbeda di sekitar nya matanya kembali terbuka dan Angel menatap sendu pada bangunan mewah yang berdiri kokoh di hadapan nya. Rumah nya, istananya, tempat dimana di dalam nya penuh kehangatan namun Angel yang dulu tidak pernah bersyukur dengan semua yang dia punya.

Saat usianya menginjak 13 Tahun, dunianya seolah berubah. Orang tuanya di sibukkan oleh pekerjaan mereka masing - masing mengabaikan dua orang anak yang membutuhkan kasih sayang. Jika saudara kembar nya bisa mengerti dan menerima maka berbeda dengan Angel yang melampiaskan kekecewaan dengan memberontak. Kedatangan saudara Ibunya di waktu yang salah menambah kesuraman dalam diri Angel.

Paman dan Bibinya yang mulai menghasut dengan menjelekkan kedua orang tuanya di belakang nya. Mengatakan bahwa mereka tidak peduli dan hanya mementingkan diri sendiri menambah kemurkaan seorang anak dalam diri Angel. Menjadikan Angel sebagai sosok boneka dan mesin ATM berjalan bagi keluarga Paman nya.

Jika dulu Angel masuk ke dalam rumah ini dengan wajah yang terkesan dingin. Sekarang dia melangkah masuk. Suara berdecit yang berasal dari gerbang saat terbuka menyambut kedatangan nya. Security yang berjaga menunduk hormat meski dalam hati bertanya-tanya dimana mobil Nona muda nya. Angel yang dulu berjalan dengan angkuh sedikit membungkuk dan menunjukkan senyum manis nya membuat semua pekerja yang ada disana membatu dengan keterkejutan mereka.

Nona muda yang selalu membentak dan marah - marah tidak jelas menunjukkan aura yang berbeda. Sedikit kalem tapi menyembunyikan alarm berbahaya yang bisa meledak kapan pun. Kaki panjang Angel semakin masuk ke dalam Mansion, pintu utama terbuka menyambut Angel dengan suasa yang sepi seperti yang dia duga.

Interior rumah yang sama seperti dulu dengan fasilitas dalam ruangan yang lengkap. Terdapat banyak guci antik yang berasal dari setiap negeri. Pajangan - pajangan yang tertempel di dinding seperti sebuah lukisan dan sebuah patung pahatan. Ruang tamu luas di rancang dengan megah di padukan dengan furnitur yang berkualitas tinggi dengan pencahayaan yang dramatis menambahkan kesan yang sangat kuat.

Langkah kaki Angel terhenti dengan mata berkaca - kaca. Ibunya yang meninggalkan 4 Tahun lalu karena sebuah kecelakaan kini berdiri dengan tegak di hadapan nya. Bola mata menatap lurus ke arah TV yang menyala menyiarkan sebuah saluran berita. Di tangan nya ada sebuah cemilan ringan yang menemani aktivitas santainya. Tanpa banyak kata, Angel berlari dan menghambur ke pelukan Ibunya.

Tubuh Aryani menegang dengan nafas tertahan. Dari samping nya sosok yang sangat dia sayangi sekarang sedang memeluk nya dengan tubuh bergetar.

"Mommy.. " suara Angel sangat lirih tapi masih bisa di tangkap oleh Aryani. "Aku kangen, "

Aryani masih terdiam dengan keterkejutan nya. Putrinya yang tidak pernah memeluk dirinya sejak usia 13 Tahun sekarang memeluk nya dengan di iringi isak tangis kecil.

Angel melepaskan pelukan nya, menatap lekat wajah Ibunya. "Mommy kenapa? Kok dari tadi diam?"

Aryani tersentak saat Angel menyentuh wajah nya dengan penuh kelembutan. Dia menggeleng kecil lalu tersenyum. "Tidak papa, Sayang! Mommy hanya sedikit terkejut tadi.. Kamu sudah pulang? Kok telat?"

Angel mengangguk kecil. "Sudah! Baru saja, tadi aku ada urusan sebentar. Mommy tumben ada di rumah, biasanya kerja?"

"Kebetulan hari ini pekerjaan Mommy tidak terlalu banyak makanya pulang lebih cepat. Semua baik - baik saja kan?" tanya Aryani, pasalnya dia merasa aneh dengan sikap Angel yang begitu lembut padanya hari ini.

Angel langsung mengangguk. "Baik - baik saja kok, emang aku kenapa? Nggak ada masalah kok, cuma hari ini aku merasa bahagia saja." Angel mengecup pipi Ibunya dan kembali memeluk wanita yang sudah melahirkan nya. Wanita yang pernah dia sia - siakan di kehidupan pertamanya.

Aryani terkekeh tapi di balik itu semua ada kelegaan tersirat. Putrinya telah kembali. "Syukurlah, Mommy bahagia banget.. Kamu pasti lapar kan. Mommy akan ambilkan makanan untuk kamu. "

Aryani akan beranjak tapi dengan cepat Angel menahan pergelangan tangan itu dan menarik Aryani agar kembali terduduk. Dengan cepat Angel kembali memeluk Ibunya dengan erat. Menumpahkan segala kerinduan yang bercampur dengan rasa bersalah. Dirinya yang menjadi anak durhaka dan pembangkang di masa lalu menatap kematian orang tuanya dengan datar. Tapi ada kerinduan yang tercurah di balik air mata yang tertahan.

"Nanti aja kita makan bareng - bareng, " Aryani membelai surai lembut sang putri. Sesekali mengecup puncak kepalanya dengan penuh cinta.

Sebuah suara membuat tubuh Angel kembali bergetar. Dia melepaskan pelukan nya pada sang Ibu dan sedikit memutar kepalanya. Air matanya kembali merebak saat sosok pria baruh bayah yang sedang ber telfonan dengan seseorang berjalan masuk. Angel bangkit dan berdiri sejadi - jadinya menabrak dada bidang sang Ayah.

Zayn terdiam dengan tubuh yang kaku, telfon genggam yang berada di tangan nya terjatuh terjun bebas membentur lantai. Suara seseorang pria yang menjadi Asisten nya di seberang sana mencoba berbicara lagi tapi tidak ada jawaban dari atasan nya hingga panggilan terputus.

"Daddy.. Angel kangen sama Daddy, " suara Angel terasa berat dengan sedikit isak tangis yang suaranya semakin naik.

Mata Zayn tertuju pada Aryani Istrinya seolah meminta penjelasan dan bertanya ada apa sebenarnya? Aryani yang mengerti arti tatapan Suaminya hanya menggeleng. Dia juga tidak tau apa yang terjadi. Dari arah lift sosok pria tampan berkulit putih bersih dengan kedua tangan di masukkan dalam saku keluar dan berjalan.

Tapi langkah nya terhenti dengan tubuh membatu saat melihat pemandangan yang membuat matanya melebar. Azam sang Kakak menatap tidak percaya. Adek nya yang selalu memberontak bahkan marah - marah tidak jelas sekarang sedang memeluk Ayah mereka dengan begitu manja. Sejak kapan hubungan mereka membaik? Bukankah Angel sangat membenci kedua orang tuanya? Tapi ini...

Angel bergelayut manja di lengan Zayn dengan kepala bersender. Dia menarik tangan Zayn mendekat ke Ibunya. Zayn hanya terdiam karena masih bingung dengan sikap putrinya yang berubah ini. Angel menatap Azam yang juga berdiri di sisi kiri lalu tersenyum.

"Kebetulan semua udah kumpul! Gimana kalo kita makan di luar?" tidak ada yang bersuara karena mereka masih loading dengan situasi saat ini. "Kok pada diam sih.. Mom, Dad, Bang.. Ayo!" suara Angel terdengar manja di telinga mereka.

Azam mendekat ke arah Ibunya dan berbisik lirih. "Mom.. Kita ke rumah sakit yuk, nggak bener nih anak. "

"Hust, adek kamu nggak gila, "

"Yang bilang dia gila siapa, aku curiga kalo dia lagi kerasukan. Masa iya nggak ada angin badai langsung ngajak kita jalan."

Aryani menatap putranya dan kembali pada wajah putrinya yang berbinar. "Ya udah kalo itu mau kamu, kita jalan - jalan.. Tapi Mommy, Daddy dan Abang ganti baju dulu ya, " dengan cepat Aryani menarik tangan Zayn dan Azam meninggalkan Angel di ruang tamu dengan bibir mencebik.

"Kok di tinggalin sih?"

BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

Siti Solikah

Siti Solikah

iya mesti kaget lah keluarganya angel dengan perubahan angel

2026-08-09

0

lihat semua
Episodes
1 Kematian Angel Dan Langit
2 Waktu Yang Mundur
3 Ungkapan Rasa
4 Bertemu Kakek Ronald
5 Pertemuan Setelah Kematian
6 Bertemu Langit
7 Haruto
8 Hilang Kendali
9 Suka Terong?
10 Angel Baru Telah Lahir
11 Mengubah Takdir ( Langit)
12 Perubahan Angel
13 Bukan Babu
14 Dalang Nya
15 Pembayaran Gagal
16 Tidak Bisa Bayar
17 Hukuman Untuk Dania
18 Menjemput Langit
19 Perkelahian
20 Agatha Selvi Ar Shiva
21 Pembicaraan Di Meja Makan
22 Kabar Duka?
23 FLASHBACK ON
24 FLASHBACK 2
25 Siapa Pelakunya?
26 Masih Hidup
27 Alat - Alat Canggih
28 Zack
29 Class Meeting
30 Azam Dan Khadijah
31 Tamu Tidak Di Undang
32 Rencana ( Malvin)
33 Anak Anjing
34 Mencari Perhatian
35 Serangan
36 Menginap
37 Pergi Ke Perusahaan ( AR)
38 Hadiah
39 Racun
40 Serangan Hacker
41 First Kiss
42 Penyusup
43 Medan Tempur
44 Kekalahan Musuh
45 Gempar
46 Aku Bukan Anak Mu!
47 Rencana Balasan
48 Sifat Asli ( Kebenaran Yang Menyakitkan)
49 Pertarungan Di Dalam Hutan
50 Kematian Malvin
51 Jasad Malvin
52 Suasana Duka
53 Menjadi Penyusup
54 Akhirnya Angel Tau
55 Kemarahan Angel ( Mendengar Suara)
56 Melihat?
57 Kompetisi Penembak
58 Jebakan
59 Sang Penyelamat
60 Kompetisi
61 Video
62 Senjata Makan Tuan.
63 Terkejut + Penangkapan
64 Viral
65 Penyerangan
66 Menuju Takdir
67 Tiba Di Zaman Kuno
68 Berburu
69 Kedatangan Sang Cahaya
70 Operasi Usus Buntu Di Zaman Kuno
71 4 Kaisar dan Gadis Ramalan ( Cahaya)
72 Langit Di Zaman Kuno
73 Putra Kegelapan
74 Ketakutan ( Mereka) Dan Keyakinan ( Angel)
75 Rencana Langit, Zack Dan Lucien
76 Suara Misterius
77 Pertarungan Melawan Prajurit Kegelapan
78 Sebuah Desa
79 Menyelamatkan Gadis Perawan
80 Kemarahan Putra Kegelapan
81 Kematian Lord Zeref
82 Pertarungan Langit Melawan Prajurit Kegelapan
83 Istana Kegelapan
84 Di Atap Yang Sama
85 Kekacauan Di Istana Kegelapan
86 Pertemuan Langit Dan Angel
87 Hancurnya Istana Kegelapan
88 Perintah Putra Kegelapan
89 Tekad Langit Dan Angel
90 Tubuh Zack
91 Pengambilan Raga Zack
92 Panggilan Putra Kegelapan
93 Menuju Perang
94 Peperangan
95 Peperangan 2
96 Suara Zack
97 Kedatangan Erebus ( Leluhur Kegelapan)
98 Kemunculan Kaisar Garandros Dan Kakek Ronald
99 Perang Berlanjut
100 Putra Kegelapan VS Angel
101 Kembalinya Cahaya
102 Terbangun ( Kembali Ke Zaman Modern)
103 Mencari Zack
104 Pertemuan Azam Dan Zack
105 Kembalinya Zack
106 Kebahagiaan Keluarga Dominic
107 Kekuatan Yang Terbawa
108 Kelulusan
109 Lamaran Dadakan
110 Perjuangan Cinta ( Azam)
111 Keputusan Tuan Amar
112 Kematian Brian
113 Dendam
114 Hukuman Untuk Yunita
115 Pesta Ulang Tahun Perusahaan ( Shiva Group)
116 Video Kebenaran.
117 Kembali Pulang
118 Keputusan Angel
119 Penolakan Dan Keputusan
120 Pernikahan Langit Dan Angel
121 Frustasi Nya Langit
122 Baby Twins + Kelahiran Dua Cahaya
123 Kelakuan Si Kembar ( END)
124 Bonus Bab
Episodes

Updated 124 Episodes

1
Kematian Angel Dan Langit
2
Waktu Yang Mundur
3
Ungkapan Rasa
4
Bertemu Kakek Ronald
5
Pertemuan Setelah Kematian
6
Bertemu Langit
7
Haruto
8
Hilang Kendali
9
Suka Terong?
10
Angel Baru Telah Lahir
11
Mengubah Takdir ( Langit)
12
Perubahan Angel
13
Bukan Babu
14
Dalang Nya
15
Pembayaran Gagal
16
Tidak Bisa Bayar
17
Hukuman Untuk Dania
18
Menjemput Langit
19
Perkelahian
20
Agatha Selvi Ar Shiva
21
Pembicaraan Di Meja Makan
22
Kabar Duka?
23
FLASHBACK ON
24
FLASHBACK 2
25
Siapa Pelakunya?
26
Masih Hidup
27
Alat - Alat Canggih
28
Zack
29
Class Meeting
30
Azam Dan Khadijah
31
Tamu Tidak Di Undang
32
Rencana ( Malvin)
33
Anak Anjing
34
Mencari Perhatian
35
Serangan
36
Menginap
37
Pergi Ke Perusahaan ( AR)
38
Hadiah
39
Racun
40
Serangan Hacker
41
First Kiss
42
Penyusup
43
Medan Tempur
44
Kekalahan Musuh
45
Gempar
46
Aku Bukan Anak Mu!
47
Rencana Balasan
48
Sifat Asli ( Kebenaran Yang Menyakitkan)
49
Pertarungan Di Dalam Hutan
50
Kematian Malvin
51
Jasad Malvin
52
Suasana Duka
53
Menjadi Penyusup
54
Akhirnya Angel Tau
55
Kemarahan Angel ( Mendengar Suara)
56
Melihat?
57
Kompetisi Penembak
58
Jebakan
59
Sang Penyelamat
60
Kompetisi
61
Video
62
Senjata Makan Tuan.
63
Terkejut + Penangkapan
64
Viral
65
Penyerangan
66
Menuju Takdir
67
Tiba Di Zaman Kuno
68
Berburu
69
Kedatangan Sang Cahaya
70
Operasi Usus Buntu Di Zaman Kuno
71
4 Kaisar dan Gadis Ramalan ( Cahaya)
72
Langit Di Zaman Kuno
73
Putra Kegelapan
74
Ketakutan ( Mereka) Dan Keyakinan ( Angel)
75
Rencana Langit, Zack Dan Lucien
76
Suara Misterius
77
Pertarungan Melawan Prajurit Kegelapan
78
Sebuah Desa
79
Menyelamatkan Gadis Perawan
80
Kemarahan Putra Kegelapan
81
Kematian Lord Zeref
82
Pertarungan Langit Melawan Prajurit Kegelapan
83
Istana Kegelapan
84
Di Atap Yang Sama
85
Kekacauan Di Istana Kegelapan
86
Pertemuan Langit Dan Angel
87
Hancurnya Istana Kegelapan
88
Perintah Putra Kegelapan
89
Tekad Langit Dan Angel
90
Tubuh Zack
91
Pengambilan Raga Zack
92
Panggilan Putra Kegelapan
93
Menuju Perang
94
Peperangan
95
Peperangan 2
96
Suara Zack
97
Kedatangan Erebus ( Leluhur Kegelapan)
98
Kemunculan Kaisar Garandros Dan Kakek Ronald
99
Perang Berlanjut
100
Putra Kegelapan VS Angel
101
Kembalinya Cahaya
102
Terbangun ( Kembali Ke Zaman Modern)
103
Mencari Zack
104
Pertemuan Azam Dan Zack
105
Kembalinya Zack
106
Kebahagiaan Keluarga Dominic
107
Kekuatan Yang Terbawa
108
Kelulusan
109
Lamaran Dadakan
110
Perjuangan Cinta ( Azam)
111
Keputusan Tuan Amar
112
Kematian Brian
113
Dendam
114
Hukuman Untuk Yunita
115
Pesta Ulang Tahun Perusahaan ( Shiva Group)
116
Video Kebenaran.
117
Kembali Pulang
118
Keputusan Angel
119
Penolakan Dan Keputusan
120
Pernikahan Langit Dan Angel
121
Frustasi Nya Langit
122
Baby Twins + Kelahiran Dua Cahaya
123
Kelakuan Si Kembar ( END)
124
Bonus Bab

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!