NEGARA J

Tuan, semua nya sudah siap," lapor pria berjas hitam.

"Hem"

Pria yang tadi di tabrak oleh Ziva itu berlalu pergi dari sana, tanpa sepatah kata pun.

"Cih dasar kanebo," ucap ZIva, menggerutu.

Setelah itu Ziva melanjutkan langkahnya, berjalan ke arah mobil jemputan nya yang sudah menunggu.

"Silahkan Nona," ucap supir yang menjemput Ziva.

Ziva masuk ke dalam mobil jemputan nya dan duduk di kursi kemudi.

"Jalan sekarang Nona?" tanya Supir nya, sopan.

"Iya"

Jawab ZIva mengangguk kan kepala nya.

Mobil mewah berwarna hitam mengkilap itu pergi dari area parkir khusus, yang ada di bandara negara J.

Selama perjalanan Ziva hanya diam, melihat ke luar jendela, melihat jalanan perkotaan yang padat dan gedung-gedung tinggi.

"Entah kenapa tiba-tiba perasaan ku tidak enak, seperti akan ada sesuatu hal besar yang akan mengubah kehidupan tenang ku selama ini," gumam Ziva, melamun.

"Pak nanti mampir ke toko kue langganan Mommy," ucap Ziva, tanpa mengalihkan pandangan nya dari luar jendela.

"Baik Non," jawab supir, Ziva.

Mobil mewah itu berhenti di depan sebuah toko kue bergaya klasik yang ada di pusat kota.

Ziva turun dari mobil nya dengan anggun, langkahnya mantap memasuki toko yang beraroma mentega dan vanila itu.

Ting!

"Selamat datang, Nona Ziva! Senang melihat Anda kembali," sapa pelayan toko yang mengenali wajah desainer ternama itu.

"Terima kasih. Aku butuh Classic Red Velvet dengan extra cheese frosting, satu loyang besar," ucap Ziva sambil menunjuk ke arah etalase.

"Baik Nona, mohon di tunggu sebentar," jawab pelayan itu, melayani dengan sopan.

Sambil menunggu pesanan nya di siapkan, Ziva duduk di salah satu kursi yang ada di sana, membuka ponselnya, mengecek file pekerjaan yang di kirim oleh Rika.

"Nona Ziva, ini pesanan Anda," ucap pelayan tadi, menyerah kan pesanan Ziva.

"Terimakasih,"ucap Ziva, mengambil pesanan nya.

Ziva menyodorkan beberapa lembar uang, dengan jumlah yang melebihi harga pesanan nya.

"Ini terlalu banyak, Nona," ucap pelayan itu, sopan.

"Ambillah, itu tip buat kamu," jawab Ziva, keluar dari toko itu.

Pelayan yang tadi melayani Ziva, masih mematung tidak percaya, tip yang di berikan Ziva nominalnya lebih besar dari harga kue yang di beli Ziva.

"Ini gaji ku dua bulan full," gumam Pelayan itu, masih tidak percaya.

Setelah menenangkan detak jantung nya yang berdegup kencang, karena mendapat kan Costumer yang sangat baik hati, pelayan itu kembali bekerja, melayani pembeli yang lain.

Sementara mobil Ziva sudah melaju jauh, dengan kecepatan sedang, membelah jalanan kota.

Membutuh waktu dua puluh menit, untuk sampai di kawasan elit di mana kediaman megah keluarga Willson berdiri,

Gerbang besi raksasa terbuka otomatis, menyambut kepulangan sang putri bungsu.

Baru saja Ziva menginjakkan kaki di teras rumah, pintu besar sudah terbuka lebar.

Brak

"ZIVA! SAYANGKU!"

Teriak Nyonya Mauren yang langsung berlari memeluk putrinya dengan erat.

Grep

"Mom, sesak... pelan-pelan," keluh Ziva, namun dia tidak bisa menyembunyikan senyumnya.

Nyatanya walaupun mommy nya sangat cerewet, tapi Ziva sangat merindukan wanita yang sudah melahirkan nya itu.

"Mommy rindu sekali! Lihatlah, kamu makin kurus. Pasti di sana cuma makan roti dan kerja terus, kan?" ucap Nyonya Mauren, menodong Ziva dengan segudang pertanyaan.

Nyonya Mauren memegang pipi Ziva, memeriksanya dengan teliti.

"Oh sayangku, setelah ini kamu harus makan banyak Sayang, mommy udah masak makanan favorit kamu," ucap Nyonya Mauren, penuh kasih sayang.

"Terimakasih, Mom. Oh iya, ini kue kesukaan Mommy," jawab Ziva menyerahkan kotak kue tersebut.

Melihat kue favorit nya, mata Nyonya Mauren langsung berbinar.

"Wah, kamu memang paling mengerti Mommy. Ayo masuk, Daddy-mu sudah menunggu dari tadi," ucap Nyonya Mauren, membawa Ziva masuk.

"Kalian tolong bawa koper putri ku, ke kamar nya," ucap Nyonya Mauren, ke salah satu pelayan.

"Baik Nyonya."

Ziva dan Nyonya Mauren melangkah ke dalam rumah yang interiornya sangat mewah.

Di ruang keluarga, Tuan Justin Willson, sedang duduk membaca koran bisnis di tabletnya.

"Ehem."

Ziva berdehem kecil, untuk menyadarkan Daddy nya.

Tuan Justin mendongak, lalu meletakkan tabletnya, melihat siapa yang datang, senyum tipis namun penuh wibawa muncul di wajahnya.

"Akhirnya, burung kecil Daddy pulang ke sarangnya," ucap Tuan Justin, membuka ke dua tangan nya.

Ziva mendekat lalu memeluk Daddy-nya.

Cup

"Senang melihat mu akhirnya pulang, Princess," ucap Tuan Justin, mencium pucuk kepala Ziva.

"Ziva dipaksa pulang, Dad, padahal koleksi musim gugur ku belum selesai," jawab Ziva, melepas kan pelukan nya dengan wajah cemberut.

"Urusan itu bisa dikerjakan di sini, Sayang. Daddy sudah siapkan ruangan khusus untukmu kalau kamu mau bekerja," jawab Tuan Justin, mengusap lembut rambut Putri nya.

Ziva dengan manja menyenderkan kepalanya di bahu Daddy nya, jujur saja walaupun Ziva suka tinggal di negara K, tapi dai juga sangat merindukan kedua orang tua nya, apalagi Daddy nya yang selalu memanjakan diri nya.

Dunia luar mengenal Tuan Justin Willson sebagai orang yang dingin dan tidak berperasaan, tapi bagi Ziva, Daddy nya itu adalah pahlawan nya, cinta pertama nya.

Nyonya Mauren bergabung, dia duduk di samping suaminya, suasana yang tadinya hangat tiba-tiba terasa sedikit serius.

"Jadi, Mom, Dad, sebenarnya ini ada apa? Kenapa menyuruh Ziva pulang, mendadak sekali?" tanya Ziva menegak kan tubuhnya.

Nyonya Mauren dan Tuan Justin, tidak langsung menjawab pertanyaan Putri kecil mereka, mereka berdua hanya saling melirik, dengan tatapan yang sulit di artikan.

"Tidak ada Sayang, Daddy hanya rindu sama kamu," jawab Tuan Justin, tersenyum kecil.

"Bohong, pasti ada sesuatu yang kalian sembunyikan dari Ziva kan?" tuding Ziva, memicing kan matanya curiga.

Nyonya Mauren mengelus lembut rambut Ziva, dia tahu Putri nya ini sangat keras, tapi di balik sifat keras nya, Ziva adalah gadis yang memiliki hati yang baik dan luas.

"Nanti malam ada acara makan malam sama teman Mommy dan Daddy, kamu ikut," ucap Nyonya Mauren, tanpa menjawab pertanyaan Putri nya.

"Kenapa harus ikut? Biasanya kalian pergi bedua," tanya Ziva, semakin curiga.

"Udah sana kamu istirahat, nanti malam kamu juga tahu," jawab Nyonya Mauren, tersenyum kecil.

"Dan jangan lupa nanti malam, kamu dandan yang cantik, jangan pakai baju kerja yang membosankan itu," ucap Nyonya Mauren, melihat pakaian Ziva.

"Mom, ini blazer desainer!" protes Ziva, tidak terima.

"Pokoknya nanti malam harus spesial! Acara makan malam ini sangat penting, karena mommy dan Daddy sudah lama tidak bertemu dengan mereka," ucap Nyonya Mauren, tanpa mempedulikan gerutuan anaknya.

"Ziva, kamu dengar Mommy mu, kan?" tanya Tuan Justin memastikan.

"Dengar, Dad," jawab Ziva dingin, sambil bangkit berdiri menuju kamarnya.

"Yang penting kamu datang, Sayang! Jam tujuh malam ya!" teriak Nyonya Mauren dari ruang tengah.

Ziva hanya melambaikan tangan tanpa menoleh, masuk ke dalam lift untuk naik ke lantai atas.

Terpopuler

Comments

Ima Kristina

Ima Kristina

Kayaknya ada bau bau perjodohan dan pria itu adalah orang yang bertabrakan dengan Ziva di bandara

2026-08-24

0

𝙳𝚎𝚊𝚊

𝙳𝚎𝚊𝚊

oke next

2026-07-28

0

Putri Nayla

Putri Nayla

lucuuu suka bngt

2026-06-25

0

lihat semua
Episodes
1 PERTEMUAN PERTAMA
2 NEGARA J
3 DINER
4 PERJODOHAN
5 PRIA KAKU
6 DAMIAN ALEXANDER
7 TEMU KANGEN
8 MENJEMPUT ZIVA
9 CURHAT
10 GENGSI
11 FITTING BAJU PENGANTIN
12 SI MULUT LEMES
13 SALAM DARI ZIVA
14 KEPIKIRAN
15 PAKET DARI DAMIAN
16 SALAH TINGKAH
17 MIRIP
18 TETEP KETEMU
19 PERJANJIAN PRA NIKAH
20 MENGAMBIL HATI CAMER
21 MASALAH Z-STAYLE
22 TELUR GULUNG DATE
23 MENGGODA ZIVA
24 CURHAT
25 ABANG ZIVA
26 RENCANA DUO WILSON
27 PROTEKTIF
28 MERTUA IDAMAN
29 MENGURAS HARTA DAMIAN
30 TERPESONA
31 MENGUSIR PENGANGGU
32 CIUMAN TAK TERDUGA
33 NGEGOSIP
34 RENCANA SABOTASE
35 RENCANA CIWIK²
36 KEBEBASAN SESAAT
37 BRIDAL SHOWER
38 SAH
39 PERNIKAHAN
40 MALAM PENGANTIN
41 DEKAPAN SUAMI
42 CEROBOH
43 KEPANASAN
44 GUNCANGAN HEBAT
45 NEGARA K
46 PERDEBATAN KECIL
47 PERHATIAN
48 PERATURAN BARU
49 NYICIL-NYICIL
50 NOMOR ASING
51 SARAPAN BERSAMA
52 HADIAH UNTUK PENGGANGGU
53 KARANGAN BUNGA
54 DIPUKUL MUNDUR
55 MEETING
56 KONSEP BRILIAN
57 SALAH CARI LAWAN
58 FASHION SHOW
59 DUKUNGAN KELUARGA
60 PENYATUAN
61 PAGI YANG CANGGUNG
62 SANGAT PAS
63 HADIAH TERINDAH
64 TRENDING TOPIK
65 MENGINGKARI JANJI
66 TIDAK BISA DITUNDA
67 GOSIP YANG TERGANGGU
68 MAWAR BIRU ZIVA
69 PERSAMAAN YANG SAMA
70 KEMBALI KE NEGARA J
71 BERKUMPUL
72 DIAM-DIAM SUKA
73 RUANG RAHASIA
74 KEPINGAN MASA LALU
75 PESTA
76 WILSON FAMILY
77 KAPAL PASIAR
78 DUNIA MILIK BERDUA (END)
79 BONCHAP I
80 BONCHAP II
81 KARYA BARU (PELINDUNG DARAH ABADI)
82 MASUK SAYANGG
83 YUK MASUK (KARYA BARU)
84 ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
85 KARYA BARU (LUCIAN ALISTAIR)
Episodes

Updated 85 Episodes

1
PERTEMUAN PERTAMA
2
NEGARA J
3
DINER
4
PERJODOHAN
5
PRIA KAKU
6
DAMIAN ALEXANDER
7
TEMU KANGEN
8
MENJEMPUT ZIVA
9
CURHAT
10
GENGSI
11
FITTING BAJU PENGANTIN
12
SI MULUT LEMES
13
SALAM DARI ZIVA
14
KEPIKIRAN
15
PAKET DARI DAMIAN
16
SALAH TINGKAH
17
MIRIP
18
TETEP KETEMU
19
PERJANJIAN PRA NIKAH
20
MENGAMBIL HATI CAMER
21
MASALAH Z-STAYLE
22
TELUR GULUNG DATE
23
MENGGODA ZIVA
24
CURHAT
25
ABANG ZIVA
26
RENCANA DUO WILSON
27
PROTEKTIF
28
MERTUA IDAMAN
29
MENGURAS HARTA DAMIAN
30
TERPESONA
31
MENGUSIR PENGANGGU
32
CIUMAN TAK TERDUGA
33
NGEGOSIP
34
RENCANA SABOTASE
35
RENCANA CIWIK²
36
KEBEBASAN SESAAT
37
BRIDAL SHOWER
38
SAH
39
PERNIKAHAN
40
MALAM PENGANTIN
41
DEKAPAN SUAMI
42
CEROBOH
43
KEPANASAN
44
GUNCANGAN HEBAT
45
NEGARA K
46
PERDEBATAN KECIL
47
PERHATIAN
48
PERATURAN BARU
49
NYICIL-NYICIL
50
NOMOR ASING
51
SARAPAN BERSAMA
52
HADIAH UNTUK PENGGANGGU
53
KARANGAN BUNGA
54
DIPUKUL MUNDUR
55
MEETING
56
KONSEP BRILIAN
57
SALAH CARI LAWAN
58
FASHION SHOW
59
DUKUNGAN KELUARGA
60
PENYATUAN
61
PAGI YANG CANGGUNG
62
SANGAT PAS
63
HADIAH TERINDAH
64
TRENDING TOPIK
65
MENGINGKARI JANJI
66
TIDAK BISA DITUNDA
67
GOSIP YANG TERGANGGU
68
MAWAR BIRU ZIVA
69
PERSAMAAN YANG SAMA
70
KEMBALI KE NEGARA J
71
BERKUMPUL
72
DIAM-DIAM SUKA
73
RUANG RAHASIA
74
KEPINGAN MASA LALU
75
PESTA
76
WILSON FAMILY
77
KAPAL PASIAR
78
DUNIA MILIK BERDUA (END)
79
BONCHAP I
80
BONCHAP II
81
KARYA BARU (PELINDUNG DARAH ABADI)
82
MASUK SAYANGG
83
YUK MASUK (KARYA BARU)
84
ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
85
KARYA BARU (LUCIAN ALISTAIR)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!