Bab 04. Ciuman & Tamparan

Jantung Ragnar seolah bergetar tak karuan. Itu dia. Bukan ratunya yang dulu, bukan permaisuri dengan mahkota darah dan gaun malam. Namun jiwanya… jiwanya tak mungkin salah. Dunia boleh berubah, waktu boleh mengikis segalanya, tetapi jiwa itu tetap sama.

Tidak nyaman berada di sana, Ivory berniat pergi untuk mencari tempat yang lebih membuatnya nyaman. Namun, tiba-tiba langkahnya goyang, sebab dia tidak terbiasa mengenakan high heels. Ivory hampir saja terjatuh, jika saja sebuah tangan tidak merengkuh pinggangnya dan menopang tubuhnya.

“Akhirnya, aku menemukanmu, Ivory! Aku telah menepati janjiku untuk tidak melupakanmu dan datang menjemputmu,” ujar pria itu yang tidak lain adalah Ragnar Rowan Agharon.

Aula itu meledak dalam keheningan total. Puluhan pasang mata membelalak. Beberapa gelas jatuh. HRD hampir pingsan.

Sementara Elena, menatap tidak suka adiknya berada dalam pelukan pria itu… lagi. Ya, kini Elena semakin yakin bahwa selama ini mimpinya bukan sekadar bunga tidur belaka. Itu nyata. Atau mungkin itu adalah kehidupan masa lalu mereka yang kembali muncul dalam bentuk mimpi yang panjang.

“A—APA?!”

Ivory menegang, otaknya kosong. Bau pria asing, dingin tapi menenangkan… dan seolah kerinduan yang selama ini ia rasakan secara misterius perlahan menghilang dalam tatapan pria yang kini masih memeluk tubuhnya.

“Tunggu? Ini bosnya, bukan? CEO IE ROWAN Group. Orang nomor satu di perusahaan ini?”

Detik berikutnya Ivory segera teringat dengan Boss yang sempat dilihatnya kemarin. Wajahnya, postur tubuhnya sama persis dengan… pria yang saat ini masih memeluknya. Dan jangan lupakan tatapan semua orang yang kini tertuju pada mereka semua. Tatapan yang penuh rasa iri, terkejut, penasaran dan juga tatapan penuh kebencian kini bercampur jadi satu ia rasakan.

“Tuan! Tolong lepaskan saya!” bisiknya panik, suaranya seakan tenggelam di dada Ragnar.

Bukannya langsung melepaskan pelukan tersebut.

Ragnar malah memejamkan mata, menghirup aroma yang begitu ia rindukan selama ratusan tahun. “Kau masih sama. Bahkan tanpa ingatan, jiwamu tetap memanggilku. Dan aku tahu… ini memang kau, Ratuku!”

Bagi Ivory, itu bukan romantis. Itu menyeramkan, apalagi ditambah dengan tatapan semua orang yang terus tertuju padanya. Dengan seluruh tenaga, ia mendorong dada pria itu, melepaskan diri dari pelukan yang terlalu intim untuk ruang public atau ruang mana pun. Aula bergemuruh oleh bisikan panik.

“Te-terima kasih, sudah menolongku,” ucap Ivory tergagap, ia masih sadar berkat pria itu dirinya tidak jadi mencium lantai marmer dihadapan semua orang.

Namun, siapa sangka Ragnar kembali membawa tubuh Ivory dalam dekapannya. Tidak hanya itu, ia bahkan tanpa ijin langsung mencium bibirnya tanpa memperdulikan sekitarnya. Jelas Ivory semakin membulatkan kedua bola matanya… tak percaya. Lagi, Ivory kembali mendorong tubuh pria itu untuk melepaskan pelukan mereka.

PLAK!

“Anda sudah keterlaluan! Dasar Bos Gila!” katanya, wajahnya merah padam antara marah, malu, dan takut.

Tamparan keras menggema di seluruh ruangan. Ragnar terhuyung setengah langkah. Kepala keamanan langsung bergerak, para manajer menjerit tertahan, dan seseorang di belakang berbisik, “Itu… CEO ditampar?”

“Woah, berani sekali anak baru menampar boss!”

“Cihh, seharusnya dia merasa beruntung mendapat ciuman dari boss tampan sepertinya. Bukannya malah ditampar? Kalau aku pasti langsung menariknya ke dalam kamar.”

Ivory gemetar, menatap tangannya sendiri. “Saya—saya akan lapor HRD. Ini pelecehan!”

Namun alih-alih marah… Ragnar malah tersenyum. Senyum yang begitu lembut, begitu penuh cinta, hingga membuat semua orang semakin bingung. Terutama Ivory, dia bahkan sudah ketakutan setengah mati akan langsung dipecat. Padahal ini pekerjaan pertamanya yang berhasil dia dapatkan dengan susah payah, tapi pria itu tidak menunjukan raut wajah marah sedikitpun.

“Ah…” katanya pelan, menyentuh pipinya yang memerah. “Bahkan kemarahanmu pun terasa sama. Seperti dulu, saat aku mengabaikan keberadaan mu sebagai ratuku.”

Ivory hanya bisa melongo. “Hah?!”

Ragnar melangkah maju lagi, tapi kali ini berhenti satu langkah di depan Ivory, menunduk sedikit agar sejajar dengannya. Suaranya kini cukup keras untuk didengar semua orang. “Maafkan aku jika aku terlalu bersemangat dipertemuan pertama kita kembali. Aku hanya… merindukanmu. Sangat.”

Suasana menegang, absurd, dan anehnya cukup manis. Para karyawan saling berpandangan. Ada yang mulai merekam. Ada yang menahan tawa.

Ada pula yang berbisik, “Ini drama kantor atau serial fantasi?”

“Atau jangan-jangan anak baru itu kekasih Boss yang sedang magang di sini. Oleh karena itu, Boss mengatakan pesta penyambutan untuk para karyawan baru. Padahal sebelumnya tidak pernah, bukan?” celetuk yang lainnya.

Ivory menelan ludah, jantungnya berdebar kacau. Ia tak mengerti satu pun kata-kata pria ini. Tapi entah kenapa… ada perasaan aneh di dadanya. Hangat. Familiar dan juga… kerinduan. Padahal jelas Ivory merasa bahwa ini pertemuan mereka secara langsung. Ditambah kini orang-orang mulai mengira bahwa dirinya memiliki hubungan special dengan pria itu.

“Tuan CEO,” katanya tegas, menunjuk dadanya sendiri. “Saya tidak tahu siapa yang anda maksud sebagai ‘ratumu’ itu. Tapi saya Ivory Asteria, hanya karyawan baru di perusahaan anda. Dan saya harap kejadian ini… tidak terulang lagi di masa depan.”

Ragnar tertawa kecil. Tawa rendah yang membuat bulu kuduk merinding, namun juga menggelitik. “Baik, tapi aku juga tidak janji,” katanya sembari berjalan pergi dari aula pesta.

Sementara, Ivory hanya menatap kesal kepergian bosnya itu. Apalagi dengan ucapan terakhir yang pria itu berikan. “Apa katanya barusan? Tidak janji? Jadi, dia berniat mencium aku lagi begitu?”

“Rupanya benar apa yang peri masa depan itu katakan. Ivory tidak mengingat kehidupan masa lalunya sama sekali. Namun, tidak masalah! Dengan begini juga sudah cukup baik, kita bisa memulai semuanya dari awal lagi.” ucapnya dalam hati.

“Denzel, suruh dia datang ke ruanganku!” perintahnya kepada sang Sekertaris.

“Baik, Yang mulia!” sahut Denzel yang semakin tidak habis pikir dengan kelakuan rajanya.

Sebenarnya tidak hanya para karyawan yang terkejut dengan kejadian barusan. Baik Denzel, Dorian maupun Theron sama terkejutnya dengan mereka. Ketiga juga turut bahagia melihat Rajanya telah berhasil menemukan reinkarnasi dari sang Ratu. Akan tetapi, mereka masih menyimpan sedikit keraguan.

Sebab rupa, nama dan penampilan memang bisa sama persis, tetapi belum tentu bahwa wanita itu yang sedang mereka cari. Mereka harus memastikan apakah wanita bernama Ivory Asteria itu memiliki tanda khusus ditubuhnya seperti yang peri Holly katakan.

Theron dan Dorian segera menyusul Rajanya, sementara Denzel tetap tinggal untuk menyampaikan perintahnya.

...****************...

Sesampainya di dalam ruangan khusus Ceo, terlihat Ragnar yang masih tersenyum bahagia karena pencariannya akhirnya akan segera berakhir. Sebab kini dirinya telah berhasil menemukan reinkarnasi Ivory.

Sampai pertanyaan Dorian membuat senyuman tersebut luntur seketika. “Yang mulia, apakah anda yakin bahwa wanita tadi adalah reinkarnasi Ratu Ivory yang sebenarnya. Bukankah kita harus memastikan lebih dulu dengan tanda khusus yang pernah peri Holly katakan?”

Bersambung ….

Terpopuler

Comments

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

yakinlah Krn ibori memang reukarnasi dari ratunya.

2026-01-19

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Penantian Panjang Raja Vampir
2 Bab 02. 999 Tahun Pencarian
3 Bab 03. Akankah Akhir Penantian?
4 Bab 04. Ciuman & Tamparan
5 Bab 05. Dianggap Gila
6 Bab 06. Peringatan Untuk Menjauh
7 Bab 07. Rencana Pendekatan
8 Bab 08. Adanya Pengintai
9 Bab 09. Antara Ingatan & Mimpi
10 Bab 10. Trik Licik Raja Vampir
11 Bab 11. Tanda Jejak Reinkarnasi
12 Bab 12. Insiden Yang Sudah Direncanakan
13 Bab 13. Antara Fiktif & Fakta
14 Bab 14. Karma Sang Raja Vampir
15 Bab 15. Reinkarnasi Pemilik Murni Sihir Hitam
16 Bab 16. Penyihir Kena Palak
17 Bab 17. Tugas Khusus Untuk Denzel
18 Bab 18. Skenario Pendekatan Ala Dorian Part. 1
19 Bab 19. Serangan Tak Terduga
20 Bab 20. Keinginan Hati Untuk Tinggal
21 Bab 21. Merasa Tertipu
22 Bab 22. Kekhawatiran Seorang Kakak
23 Bab 23. Ketakutan Nyata Elena
24 Bab 24. Tragedi Masa Lalu
25 Bab 25. Mencoba Melawan Takdir
26 Bab 26. Telah Memastikan
27 Bab 27. Akhirnya Kebenaran Terungkap
28 Bab 28. Agenda Rapat Darurat
29 Bab 29. Ujian Kesabaran Part. 1
30 Bab 30. Nasib Yang Tak Jauh Berbeda
31 Bab 31. Poor Burung Denzel
32 Bab 32. Kerjasama Licik Raja Vampir & Asistennya
33 Bab 33. Makan Siang Manis, Berubah Menegangkan
34 Bab 34. Tandanya Berbeda
35 Bab 35. Penawaran Yang Dinanti
36 Bab 36. Target Pembunuhan
37 Bab 37. Kebangkitan Kekuatan
38 Bab 38. Kemarahan & Kekecewaan
39 Bab 39. Fenomena Tanda Kebangkitan
40 Bab 40. Dipaksa Menerima Takdir
41 Bab 41. Firasat Buruk Ivory
42 Bab 42. Pencarian
43 Bab 43. Kenyataan Tak Terbantahkan
44 Bab 44. Pengorbanan Denzel
45 Bab 45. Perjalanan Menuju Istana Vampir
46 Bab 46. Serasa Kembali Pulang
47 Bab 47. Tak Bisa Lari Dari Takdir
48 Bab 48. Kenangan Kehidupan Masa Lalu
49 Bab 49. Terikat
50 Bab 50. Pertarungan Mantan Sahabat Lama
51 Bab 51. Serangan Tak Terduga
52 Bab 52. Sumber Kesalahpahaman
53 Bab 53. Ingatan Yang Kembali
54 Bab 54. Mulai Terungkap
55 Bab 55. Rahasia Buku Sihir Hitam
56 Bab 56. Permintaan Bertemu
57 Bab 57. Pelaku Sebenarnya
58 Bab 58. Jebakan Dalam Jebakan
59 Bab 59. Akhir Kesalahpahaman
60 Bab 60. Akhir Pencarian... Akhir Segalanya
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Bab 01. Penantian Panjang Raja Vampir
2
Bab 02. 999 Tahun Pencarian
3
Bab 03. Akankah Akhir Penantian?
4
Bab 04. Ciuman & Tamparan
5
Bab 05. Dianggap Gila
6
Bab 06. Peringatan Untuk Menjauh
7
Bab 07. Rencana Pendekatan
8
Bab 08. Adanya Pengintai
9
Bab 09. Antara Ingatan & Mimpi
10
Bab 10. Trik Licik Raja Vampir
11
Bab 11. Tanda Jejak Reinkarnasi
12
Bab 12. Insiden Yang Sudah Direncanakan
13
Bab 13. Antara Fiktif & Fakta
14
Bab 14. Karma Sang Raja Vampir
15
Bab 15. Reinkarnasi Pemilik Murni Sihir Hitam
16
Bab 16. Penyihir Kena Palak
17
Bab 17. Tugas Khusus Untuk Denzel
18
Bab 18. Skenario Pendekatan Ala Dorian Part. 1
19
Bab 19. Serangan Tak Terduga
20
Bab 20. Keinginan Hati Untuk Tinggal
21
Bab 21. Merasa Tertipu
22
Bab 22. Kekhawatiran Seorang Kakak
23
Bab 23. Ketakutan Nyata Elena
24
Bab 24. Tragedi Masa Lalu
25
Bab 25. Mencoba Melawan Takdir
26
Bab 26. Telah Memastikan
27
Bab 27. Akhirnya Kebenaran Terungkap
28
Bab 28. Agenda Rapat Darurat
29
Bab 29. Ujian Kesabaran Part. 1
30
Bab 30. Nasib Yang Tak Jauh Berbeda
31
Bab 31. Poor Burung Denzel
32
Bab 32. Kerjasama Licik Raja Vampir & Asistennya
33
Bab 33. Makan Siang Manis, Berubah Menegangkan
34
Bab 34. Tandanya Berbeda
35
Bab 35. Penawaran Yang Dinanti
36
Bab 36. Target Pembunuhan
37
Bab 37. Kebangkitan Kekuatan
38
Bab 38. Kemarahan & Kekecewaan
39
Bab 39. Fenomena Tanda Kebangkitan
40
Bab 40. Dipaksa Menerima Takdir
41
Bab 41. Firasat Buruk Ivory
42
Bab 42. Pencarian
43
Bab 43. Kenyataan Tak Terbantahkan
44
Bab 44. Pengorbanan Denzel
45
Bab 45. Perjalanan Menuju Istana Vampir
46
Bab 46. Serasa Kembali Pulang
47
Bab 47. Tak Bisa Lari Dari Takdir
48
Bab 48. Kenangan Kehidupan Masa Lalu
49
Bab 49. Terikat
50
Bab 50. Pertarungan Mantan Sahabat Lama
51
Bab 51. Serangan Tak Terduga
52
Bab 52. Sumber Kesalahpahaman
53
Bab 53. Ingatan Yang Kembali
54
Bab 54. Mulai Terungkap
55
Bab 55. Rahasia Buku Sihir Hitam
56
Bab 56. Permintaan Bertemu
57
Bab 57. Pelaku Sebenarnya
58
Bab 58. Jebakan Dalam Jebakan
59
Bab 59. Akhir Kesalahpahaman
60
Bab 60. Akhir Pencarian... Akhir Segalanya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!