Hari ke-30 di dalam Paviliun Pustaka Terlarang.
Atmosfer di dalam ruangan tersebut telah berubah total.
Udara tidak lagi berbau debu, melainkan dipenuhi oleh aroma ozon yang tajam dan kelembapan yang dingin—tanda bahwa elemen petir dan air telah menyatu dalam frekuensi yang sangat stabil di sekitar Jian Feng.
Sepuluh ribu batu energi yang sebelumnya tertumpuk rapi kini hanyalah serpihan batu kusam tanpa nyawa; seluruh esensinya telah dihisap habis, disaring, dan dipadatkan ke dalam satu titik di Dantian Jian Feng.
Jian Feng menghela napas panjang, mengeluarkan uap kelabu dari mulutnya yang merupakan residu terakhir dari kotoran di dalam sel-sel tubuhnya.
"Inti Qi Tingkat 7. Raga ini masih terasa sempit, tapi setidaknya sudah tidak lagi seperti wadah yang pecah." bisiknya.
Sebelum melangkah keluar, Jian Feng sekali lagi memasuki ruang bawah sadarnya.
Di pojok kegelapan, jiwa Xiao Feng yang asli masih meringkuk, namun kali ini ia tidak lagi gemetar. Ia menatap Jian Feng dengan rasa kagum yang bercampur ngeri.
"Kau... kau benar-benar melakukan apa yang kau katakan," ucap jiwa bocah itu dengan suara kecil. "Kau menghancurkan semua batasan yang selama ini memenjaraku."
Jian Feng berdiri tegak di hadapannya. "Bukan aku yang menghancurkannya, Xiao Feng. Aku hanya menggunakan kunci yang benar. Sekarang, tidurlah lebih dalam lagi. Aku akan membawa raga ini ke Turnamen Benua Gagak Hitam. Akan kupastikan setiap orang yang pernah meludahimu akan berlutut di bawah kakimu."
Jiwa Xiao Feng perlahan memudar, tersenyum untuk pertama kalinya sebelum akhirnya menyatu sepenuhnya dengan kesadaran Jian Feng. Integrasi ini sempurna.
Sekarang, memori tentang teknik-teknik dasar keluarga Xiao dan peta politik Benua Gagak Hitam mengalir lancar di kepala Jian Feng bagaikan air.
KREEEAAAK...
Pintu eboni Paviliun Pustaka Terlarang terbuka perlahan.
Sinar matahari pagi yang terik menerpa wajah Jian Feng yang kini tampak lebih tegas, lebih tinggi, dengan kulit yang bersih tanpa cacat.
…
Kultivator Pengembara 2
Bab 7: Perpustakaan Terlarang II
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments