Sistem Pewaris Terbuang

Sistem Pewaris Terbuang

Penghinaan

Jam menunjukkan pukul 8 malam. Hujan deras menghujani kota. Di dalam Royal Restaurant, sebuah restoran dengan banyak makanan mewah dan mahal yang masih buka, telepon berdering keras di meja kasir.

Ethan, seorang pemuda yang mengenakan seragam merah-putih bertuliskan "Royal Restaurant", mengangkat telepon dengan ekspresi lelah.

"Halo, Royal Restaurant," jawab Ethan datar.

Suara dari ujung sana terdengar mendesak. "Pesan satu pizza supreme dengan jamur truffle dan dua botol cola, antar ke kamar 169 di Star Hotel. Cepat!"

Setelah menutup telepon, Ethan menghela napas. Dia mengambil pesanan dari dapur—pizza panas dalam kotak dan minuman dalam tas berpendingin. Dia mengenakan jas hujan lusuh miliknya, menghidupkan motor listriknya, dan melaju perlahan menuju Star Hotel yang terletak di tengah-tengah kota.

Hujan yang turun deras membasahi jalanan, membuat perjalanan semakin sulit. Jalan menuju hotel melewati sebuah jalur yang tergenang air. Saat mencoba menghindari lubang besar, motor listrik Ethan oleng.

"Ah!" Seruan kecil keluar dari mulutnya saat ia tergelincir, jatuh ke tanah yang basah. Celana dan sepatunya kuyup, lumpur menempel di mana-mana. Namun, tas berisi pizza dan minuman, untungnya, masih aman.

Menggerutu, Ethan bangkit dan menaikkan motornya. Tanpa berani menunda, dia kembali melaju di bawah derasnya hujan, kali ini dengan lebih hati-hati.

Ethan memarkir motornya di luar dengan tergesa-gesa, di tempat yang tampaknya asal—lantaran hujan dan buru-buru. Dia bergegas masuk ke dalam lobi hotel yang mewah namun terasa dingin. Tangannya terasa beku saat mengetuk pintu nomor 169.

Pintu terbuka sedikit. Di baliknya, Ethan melihat sosok yang sangat ia kenal.

"Halo, ini pesanan Anda—" katanya, namun kalimat itu terputus. Matanya melebar.

Tasya berdiri di sana, mengenakan jubah mandi hotel yang putih, rambut hitamnya masih basah. Aroma sabun yang akrab menyengat Ethan.

"Ethan? Kenapa yang mengantar makanan ini kau?" tanya Tasya, langkahnya mundur secara naluriah, bingung dan panik.

Sebelum Ethan bisa berkata lebih jauh, seorang pria keluar dari dalam kamar. Kael, tampan, percaya diri, juga mengenakan jubah mandi. Ekspresinya berubah saat melihat Ethan.

"Beraninya kau menyentuh wanitaku!" geram Ethan, darahnya mendidih. Dia melangkah maju.

"Berhenti!" teriak Tasya, menghalangi.

Ethan membeku. Tasya menatapnya dengan dingin.

“Ethan, kita putus!” katanya, tegas dan tanpa keraguan.

“Putus?” Ethan tersentak. “Tasya… Kau mengakhiri hubungan kita seperti ini?”

“Ya!” sahut Tasya, matanya menyala. “Lihat kehidupan yang kau berikan! Makan di warung, hadiah-hadiah murahan, pakaian diskonan. Aku malu, Ethan! Setiap jalan bersamamu, aku merasa diejek!”

Dia menarik napas dalam-dalam, lalu melanjutkan dengan suara penuh kebencian yang lebih menusuk.

"Kamu pikir aku tidak tahu? Kau hanya 'pewaris' yang tidak dianggap! Anak dari istri yang tak diinginkan yang selalu dihinakan oleh saudara-saudara tirimu sendiri. Keluargamu saja malu mengakuimu, Ethan. Kau diusir dari rumah itu! Dan kau berharap aku mau ikut terhina bersamamu?"

Kata-kata Tasya seperti tamparan keras. Ethan terdiam, wajahnya pucat.

“Ini bukan hidup yang kuinginkan,” lanjut Tasya, suaranya seperti es. “Aku terlalu naif dulu. Aku pantas dapat yang lebih baik—pria sejati seperti Kael, yang diakui dan dihormati.” Dia merangkul lengan Kael erat.

Kael menyeringai, menikmati kehancuran Ethan. “Oh, jadi begini ceritanya? Si kurir yang terbuang?” Dia mengambil tas pesanan dari tangan Ethan yang lunglai. Dengan santai, dia mengeluarkan pizza dan menggoyang-goyangkan kotaknya.

“Kau mengantarkan pizza untuk mantan pacarmu sendiri, yang baru saja menginjak-injak sisa harga dirimu. Luar biasa rendah hati!” Kael tertawa terbahak, sambil memeluk Tasya.

“Keluar dari sini, Ethan. Sekarang!” hardik Tasya, matanya penuh cibiran. "Pergilah kembali ke kehidupan menyedihkanmu, 'anak' tak berguna.”

Kael menambahkan, sinis, “Atau mau menonton kami makan pizza ini berdua? Mau ikut mencicipi? Mungkin ini satu-satunya kesempatanmu makan di hotel mewah.”

Ethan terdiam sejenak. Dunia di sekelilingnya seolah sunyi. Semua penghinaan dari saudara tirinya, semua lirikan hina dari orang-orang, dan sekarang, pengkhianatan dari orang yang paling ia percaya—semuanya bertumpuk menjadi satu. Tanpa sepatah kata pun, dengan pandangan kosong, dia berbalik dan berjalan pergi.

Saat dia melangkah di lorong, suara Kael mengejek dari belakang. “Hei, kurir! Kau melupakan tipnya! Pizza dan pacarmu gratis hari ini! Terima kasih ya!”

Pintu tertutup dengan keras. Tawa mereka teredam, meninggalkan Ethan sendirian di lorong yang panjang dan terang benderang.

Ethan berdiri seperti patung, masih menatap daun pintu kayu mahoni yang kini terkunci. Selama dua menit dia hanya diam, mendengar suara tawa samar dan musik dari dalam kamar.

Saat dia akhirnya menghela napas panjang dan berbalik untuk pergi, tiba-tiba pintu itu terbuka kembali.

Kael muncul, wajahnya masam. Tasya berdiri di belakangnya, masih mengenakan jubah mandi, dengan senyum kecut di bibirnya.

"Eh, tunggu dulu!" Kael menyeringai sinis. "Kau salah antar, kurir."

Ethan berbalik pelan. "Apa?"

"Pesanannya harusnya pizza supreme dengan jamur truffle, bukan pepperoni biasa ini," ucap Kael sambil mengacungkan kotak pizza yang sudah terbuka sepenuhnya, memperlihatkan isinya. "Dan colanya harus yang besar, bukan yang biasa. Lihat ini!" Dia menunjukkan botol cola biasa. "Kami bayar untuk yang premium, dapatnya barang murahan."

Tasya menambahkan dengan nada jengkel, "Kami pesan yang spesial. Yang ini makanan kelas biasa. Kalian memang selalu berantakan, ya?”

Ethan hanya bisa menatap kosong. Pikirannya berputar cepat. Ini pasti kesalahan dapur. Atau... bukan? Lalu ingatannya melayang.

Kael masih menggerutu tentang pizza yang salah. Tapi di benak Ethan, kepingan puzzle itu menyatu.

Royal Slice. Restoran pizza yang menerimanya dengan mudah, padahal ia tidak punya pengalaman. Manager restoran itu, pria paruh baya, tadi memandangnya aneh saat melamar. Seperti... seperti dia tahu siapa Ethan, dan sengaja menerimanya untuk sebuah alasan.

Keluarga Alfonso.

Mereka tahu dia butuh kerja. Mereka tahu dia akan mengambil pekerjaan apapun. Dan mereka punya pengaruh di setiap sudut Dream City—termasuk sebuah restoran mewah di tengah-tengah kota itu.

Ini semua rencana mereka, pikir Ethan, darahnya mendidih tapi wajahnya tetap datar. Mereka sengaja membuatku bekerja di tempat yang mereka kendalikan. Mereka sengaja mengatur pesanan ini. Mereka bahkan mungkin yang memberitahu Tasya untuk memesan ke sini... Semua ini sandiwara untuk menghinaku.

"Kau dengar tidak?!" hardik Kael, memotong lamunannya.

Kael masih menggerutu, tapi sekarang matanya bersinar dengan ide licik. "Karena ini salah kau, kurir, kami tidak mau barang ini. Ambil kembali!”

Dengan gerakan tiba-tiba dan sengaja, Kael bukan menyerahkan kotak pizza itu, tetapi melepaskannya tepat di depan Ethan. Kotak itu terjatuh, mendarat di karpet tebal lorong. Tutupnya terbuka, dan pizza yang masih hangat itu tergelatak, keju dan sausnya berceceran di lantai.

"Ups," Kael berkata dengan senyuman tak bersalah yang palsu. "Kelihatannya kau memang selalu menyebabkan kekacauan, ya?"

Tasya tertawa kecil, menutup mulutnya. "Coba lihat dirimu, Ethan. Bahkan mengantar makanan pun kau gagal total."

Ethan menatap pizza yang berserakan di kakiannya. Keju yang meleleh menempel di karpet merah hotel.

"Bersihkan ini!" hardik Kael, menunjuk ke karpet yang kotor. "Kau dengar tidak?? Atau kau mau aku melaporkan ini ke pihak hotel dan restoranmu?”

Ethan tidak langsung membungkuk. Dia melihat Kael, lalu Tasya, lalu pizza yang berserakan.

Dia perlahan membungkuk, mengambil kotak pizza yang rusak, menyendoki pizza yang jatuh kembali ke dalamnya dengan tangan kosong. Keju panas menempel di jarinya, tapi dia tidak merasa sakit.

Saat dia berdiri, Kael tertawa. "Lihat itu, Tasya. Mantan pacarmu akhirnya menemukan panggilannya yang sebenarnya: pemulung sampah.”

Dia tidak mengatakan apapun lagi. Dengan kotak pizza berantakan di tangan, dia berbalik dan berjalan pergi.

Kael dan Tasya saling pandang, sedikit terkejut dengan respons yang tak terduga itu. Tapi sebelum mereka bisa berkata apa-apa, Ethan sudah berbelok di ujung lorong, menghilang dari pandangan.

Ethan keluar hotel, masih membawa kotak pizza yang berantakan. Lalu membuangnya di tempat sampah yang tak jauh dari pintu masuk hotel. Lalu dia mencari motornya di tempat tadi ia parkir.

Kosong.

Dia lari ke tepi jalan, menyisir pandangan. Dari kejauhan, sebuah truk derek berwarna biru kusam sedang membawa motornya yang berwarna hitam perlahan menjauh.

"HEY! BERHENTI! ITU MOTORKU!" teriaknya, suaranya serak, berlari sekuat tenaga sambil melambai. Truk itu belok di tikungan dan menghilang.

Ethan terpana, basah kuyup oleh hujan dan kenyataan pahit. Tubuhnya lunglai. Tasya benar—dia memang seorang terbuang. Dari keluarganya, dan sekarang dari kehidupan cintanya. Dan satu-satunya alat untuk bertahan hidupnya juga hilang.

Dia berjalan tertatih, tanpa arah. Sampai matanya menangkap selembar kertas yang sedikit basah baru ditempel di tiang lampu jalan.

Yang bertuliskan,

PEMBERITAHUAN UMUM

KEPADA PEMILIK KENDARAAN:

Berdasarkan Peraturan Daerah Dream City 40-8.2 (Pelanggaran Parkir & Zona Derekan), motor listrik (merk: VoltZ, warna: hitam) yang terparkir secara ilegal di ZONA DILARANG PARKIR / JALUR PEMADAM di depan Star Hotel pada tanggal 15 April, pukul kurang lebih 20:30, telah DIDEREK DAN DIAMANKAN.

Kendaraan saat ini diamankan di:

Lahan Penitipan Kota #4

100 Industrial Parkway

(Jam Operasional: Senin-Jumat, 08:00 - 18:00)

Untuk pengambilan, Anda harus menyertakan:

· Kartu Identitas yang masih berlaku

· Bukti Kepemilikan & Registrasi Kendaraan

· Melunasi semua biaya: $185 ( $125 biaya derek + $60 biaya penitipan per hari )

Anda memiliki 14 hari kalender untuk mengambil kembali. Setelah itu, kendaraan akan dianggap terbengkalai dan akan dilelang.

Dikeluarkan oleh:

Divisi Penegakan Parkir Kota

(Stempel resmi dan tanda tangan)

“SIALANNN!!!” teriak Ethan.

Terpopuler

Comments

Jack Strom

Jack Strom

Masih ragu sih apakah asik atau kurang... 🤭
BTW Thor, jangan lupa novel yang satunya ya, soalnya novel itu tak diragukan lagi asik... 😁👍👍

2026-02-03

2

✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ

✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ

singgah dimari Thor nanti lanjut lagi ya🤭

2026-02-24

1

Nanik Kristi

Nanik Kristi

pling bnci klu da novel trs mata uangny dollar

2026-08-31

0

lihat semua
Episodes
1 Penghinaan
2 Kembali
3 Meninggalkan Kota
4 Membeli Toko
5 Mendapatkan Sistem
6 Rencana
7 Tak Tahu Malu!!
8 Bos yang Royal
9 Membeli Mobil
10 Pemasok Barang
11 Membeli Mansion
12 Mengunjungi Mansion
13 Perasaan Istimewa
14 Pendapatan Besar
15 Bugatti La Voiture Noire
16 Misi Pertama
17 Perusahaan Desain
18 Bertemu Mereka Lagi!!!
19 Menawarkan Bantuan
20 Balapan!!
21 Anak-anak Orang Kaya!!!
22 Taruhan!!
23 Apakah Dia Sudah Gila???
24 Kemenangan Ethan
25 Mendapatkan 1 Milliar
26 Julius Moreno
27 Kau Tidak Berguna!!!
28 Penghinaan!!
29 Mary Yang Gemetar
30 Bertemu Lagi???
31 Black Card
32 Sejarah Mansion
33 Anjing Liar
34 Telpon Tak Dikenal
35 Terpesona
36 Tercengang!!!
37 Membeli Jam
38 Jamuan
39 Tantangan Balapan
40 Rival!!
41 Nyonya??
42 Bukan Aku???
43 Merasakan Kelembutannya!!
44 Misteri??
45 Tatapan Mesum Ethan??
46 Kedekatan Ethan
47 Taruhan Dari Sonny
48 Apa, aku dipermainkan disini??
49 Ketakutan Sonny
50 Ini Belum Selesai!
51 Penyelidikan
52 Menggoda Ethan
53 Pergi Ke Bank Lagi
54 BlueLock Security
55 Pengiriman
56 Jessica
57 Apakah Itu Murah Sekali??
58 Pertunangan
59 Bawa Dia Kembali!!
60 Misi Sistem
61 Peningkatan Yang Signifikan
62 Ayahku??
63 Pertarungan!
64 Tanggal Pernikahan?
65 Bos Yang Baik
66 Berangkat
67 Foxfire City
68 Berhasil Diperoleh
69 Fighters Arena
70 Mau Bertaruh?
71 Dimulainya Championship
72 ET Sparrow
73 Dingo Yang Kesal
74 Tak Percaya
75 Menang Lagi
76 Sok Berkuasa?
77 Apakah Kau Sudah Memiliki Pacar??
78 Caroline Merasa Senang
79 Aku Sudah Bertunangan??
80 Tunangan???
81 Mengunjungi BlueLock Security
82 Membeli Mobil
83 Aku Bukan Tunanganmu!
84 Aku Akan membuatmu Mencintaiku, Ethan!!
85 Menyerah??
86 Kecurangan Lagi!!
87 Kau Kalah!!
88 Kekuatan Sistem!!
89 Total Semua Hadiah??
90 Asisten Pribadi
91 Jamie
92 Layanan Yang Buruk
93 Lima Menit??
94 Tracy
95 Meningkatkan Sistem
96 Undangan
97 Membeli Toko Kelontong Lagi
98 Private Security Team (PST)
99 Rencana Lucy
100 Tiba di Elusive City
101 Ethan Turun Tangan
102 1 VS 100
103 Pengkhianat!!
104 Bos Kecil
105 Siapa yang Menyuruhmu??
106 Dalang dari Semuanya
107 Ayah Apa Yang Kau Lakukan???
108 Apa Kau Tidak Lelah Menatapku??
109 Diculik!!
110 Bertemu Lagi!
111 Tinggal Bersama
112 Menerima Saham
113 Melihat Boeing 787-8 BBJ
114 Hampir Tertabrak?
115 Asisten Manajer
116 Shonzu
117 Melakukan Perubahan
118 Kedatangan Viona??
119 Caroline Yang Tersipu
120 Kebetulan Yang Unik
121 Kalian Saling Kenal??
122 Hadiah Bulan Pertama
123 Kau dan Ethan Bertunangan??
124 Bersaing Secara Adil
125 Pembunuh Bayaran
126 Aku Bukan Ethan
127 Ethan Terluka
128 Kau Bercanda, Bukan?
129 Eric
130 Pertengkaran
131 Keluarga Spencer
132 Bab 132
Episodes

Updated 132 Episodes

1
Penghinaan
2
Kembali
3
Meninggalkan Kota
4
Membeli Toko
5
Mendapatkan Sistem
6
Rencana
7
Tak Tahu Malu!!
8
Bos yang Royal
9
Membeli Mobil
10
Pemasok Barang
11
Membeli Mansion
12
Mengunjungi Mansion
13
Perasaan Istimewa
14
Pendapatan Besar
15
Bugatti La Voiture Noire
16
Misi Pertama
17
Perusahaan Desain
18
Bertemu Mereka Lagi!!!
19
Menawarkan Bantuan
20
Balapan!!
21
Anak-anak Orang Kaya!!!
22
Taruhan!!
23
Apakah Dia Sudah Gila???
24
Kemenangan Ethan
25
Mendapatkan 1 Milliar
26
Julius Moreno
27
Kau Tidak Berguna!!!
28
Penghinaan!!
29
Mary Yang Gemetar
30
Bertemu Lagi???
31
Black Card
32
Sejarah Mansion
33
Anjing Liar
34
Telpon Tak Dikenal
35
Terpesona
36
Tercengang!!!
37
Membeli Jam
38
Jamuan
39
Tantangan Balapan
40
Rival!!
41
Nyonya??
42
Bukan Aku???
43
Merasakan Kelembutannya!!
44
Misteri??
45
Tatapan Mesum Ethan??
46
Kedekatan Ethan
47
Taruhan Dari Sonny
48
Apa, aku dipermainkan disini??
49
Ketakutan Sonny
50
Ini Belum Selesai!
51
Penyelidikan
52
Menggoda Ethan
53
Pergi Ke Bank Lagi
54
BlueLock Security
55
Pengiriman
56
Jessica
57
Apakah Itu Murah Sekali??
58
Pertunangan
59
Bawa Dia Kembali!!
60
Misi Sistem
61
Peningkatan Yang Signifikan
62
Ayahku??
63
Pertarungan!
64
Tanggal Pernikahan?
65
Bos Yang Baik
66
Berangkat
67
Foxfire City
68
Berhasil Diperoleh
69
Fighters Arena
70
Mau Bertaruh?
71
Dimulainya Championship
72
ET Sparrow
73
Dingo Yang Kesal
74
Tak Percaya
75
Menang Lagi
76
Sok Berkuasa?
77
Apakah Kau Sudah Memiliki Pacar??
78
Caroline Merasa Senang
79
Aku Sudah Bertunangan??
80
Tunangan???
81
Mengunjungi BlueLock Security
82
Membeli Mobil
83
Aku Bukan Tunanganmu!
84
Aku Akan membuatmu Mencintaiku, Ethan!!
85
Menyerah??
86
Kecurangan Lagi!!
87
Kau Kalah!!
88
Kekuatan Sistem!!
89
Total Semua Hadiah??
90
Asisten Pribadi
91
Jamie
92
Layanan Yang Buruk
93
Lima Menit??
94
Tracy
95
Meningkatkan Sistem
96
Undangan
97
Membeli Toko Kelontong Lagi
98
Private Security Team (PST)
99
Rencana Lucy
100
Tiba di Elusive City
101
Ethan Turun Tangan
102
1 VS 100
103
Pengkhianat!!
104
Bos Kecil
105
Siapa yang Menyuruhmu??
106
Dalang dari Semuanya
107
Ayah Apa Yang Kau Lakukan???
108
Apa Kau Tidak Lelah Menatapku??
109
Diculik!!
110
Bertemu Lagi!
111
Tinggal Bersama
112
Menerima Saham
113
Melihat Boeing 787-8 BBJ
114
Hampir Tertabrak?
115
Asisten Manajer
116
Shonzu
117
Melakukan Perubahan
118
Kedatangan Viona??
119
Caroline Yang Tersipu
120
Kebetulan Yang Unik
121
Kalian Saling Kenal??
122
Hadiah Bulan Pertama
123
Kau dan Ethan Bertunangan??
124
Bersaing Secara Adil
125
Pembunuh Bayaran
126
Aku Bukan Ethan
127
Ethan Terluka
128
Kau Bercanda, Bukan?
129
Eric
130
Pertengkaran
131
Keluarga Spencer
132
Bab 132

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!