Di bawah naungan tajuk pohon raksasa yang menghitam, Fang Yuan berhenti bersandiwara.
Tekanan udara di sekitarnya mendadak berubah; aura dingin yang tajam mulai mengikis kabut racun yang menyelimuti hutan.
Ia melepaskan belenggu pada meridiannya, membiarkan Inti Kilat dalam Dantiannya berputar liar.
"Chi Yan Zhu! Kumpulkan semua makhluk di hutan ini. Patahkan kaki mereka jika perlu, tapi jangan bunuh. Aku punya kegunaan bagi mereka," perintah Fang Yuan lewat transmisi jiwa.
Babi api raksasa itu mendengus, api merah menyembur dari taringnya sebelum ia melesat seperti meteor, menghancurkan pepohonan saat ia memulai perburuan masifnya.
Kini, Fang Yuan berdiri berhadapan dengan Katak Ungu Beracun tingkat 4—binatang buas yang setara dengan kultivator Ranah Pembentukan Inti.
Makhluk itu membuka mulutnya, menyemburkan kabut ungu pekat yang mampu melelehkan tulang dalam sekejap.
"Teknik Pedang Salju: Napas Kutub Utara!"
Fang Yuan menebaskan Pedang Kristal Salju secara horizontal.
Gelombang energi es yang murni meledak, membekukan gas beracun tersebut di udara hingga jatuh menjadi serpihan kristal yang tak berbahaya.
Tanpa menunggu, Fang Yuan meluncur di atas tanah yang membeku, gerakannya sehalus bayangan.
Katak itu menggeram, lidah panjangnya melesat seperti cambuk baja yang mampu menghancurkan batu karang.
BOOM! BOOM!
Tanah bergetar hebat setiap kali serangan itu mendarat. Fang Yuan melompat ke udara, memutar tubuhnya dengan presisi tinggi, lalu menebas tepat ke arah pangkal lidah makhluk itu.
SLASH!
Cairan ungu kental menyembur. Katak itu meraung kesakitan saat lidahnya terbelah dua.
Sebelum ia sempat mundur, Fang Yuan sudah mendarat di atas kepalanya. Tangan kirinya bercahaya dengan api jiwa yang kelabu.
"Segel Pengikat Jiwa!"
Fang Yuan menghantamkan telapak tangannya. Rantai energi transparan meresap masuk ke dalam tengkorak katak tersebut, mencengkeram kesadarannya secara paksa.
Makhluk perkasa itu gemetar, matanya yang merah perlahan meredup, tunduk pada…
Fang Yuan
Bab 42: Panen Jiwa(fix)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments