Calista diam terpaku di tempatnya dirinya seakan linglung harus berbuat apa. Setelah tidak sengaja mendengarkan pembicaraan mereka di dalam.
Ceklek....
Terbukalah pintu itu menampilkan sosok Papa Tasya yang bersusah payah menyeret sang anak untuk pulang.
"Ca-calista," ucap Tasya kaget melihat Calista sudah berada di depan pintu.
Papa Tasya hanya sekilas melihat ke arah Calista, seketika Papa Tasya ingat bahwa Calista lah yang membuat Hendri membatalkan pernikahan dengan anaknya!
Setelah tahu hal itu dia memandang sinis ke arah Calista. Ayah dan anak itu berlalu meninggalkan tempat itu sedangkan Calista bimbang apakah dia harus masuk atau memilih pergi meninggalkan tempat ini.
Baru saja hendak melangkah pergi karena berfikir ini bukan waktu yang tepat tetapi niat itu di urungkan, kala mendengar suara.
"Masuklah, aku tahu kamu sudah mendengar semuanya." Terdengar suara bariton dari dalam ruangan. Ya Hendri mengetahui Calista berada di balik pintu ketika Tasya sengaja menyebut nama Calista.
Akhirnya Calista memberanikan diri untuk masukin ruangan itu.
"Ayo nak masuk, duduklah," pinta Tante Rima.
Sedangkan Hendri terdiam dirinya sibuk memandang wajah cantik di depannya, Hendri menyergit kala melihat tas dan pakaian rapi yang Calista gunakan tidak seperti biasanya. Hendri berfikir wanita ini sering menggunakan gamis tetapi hari ini Calista menggunakan celana bahan.
'Apakah dia akan pergi, aku sadar sekarang aku tidak berguna dan aku tahu kalau aku akan menjadi beban siapapun. Bagus dia memilih pergi tanpa aku harus mengusirnya! Dia pantas bahagia,' batin Hendri meratapi nasibnya.
"Kamu sudah dengar kan semua pembicaraan tadi," kata Hendri tanpa memandang Calista.
Calista bergeming dirinya binggung harus berkata apa.
"Maaf aku tidak sengaja mendengarnya," jawab Calista singkat.
"Kamu juga sudah tahu kondisiku yang lumpuh ini," tanya Hendri menatap wajah Calista tajam.
"Iya," lirih Calista.
"Aku ingin mengakhiri rencana pernikahan kita, kamu juga tidak menginginkan pernika…
TURUN RANJANG
S2. Menolak permohonan Hendri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments