Cahaya matahari pagi menyelinap malu-malu di balik tirai sutra kamar pengantin, menyinari kekacauan indah yang tercipta semalam. Kelopak mawar yang kini layu berserakan di atas karpet, dan aroma maskulin Alastor bercampur dengan wangi sandalwood Willow memenuhi ruangan.
Di atas ranjang, Willow perlahan membuka matanya, merasakan sekujur tubuhnya seperti baru saja dihantam badai yang sangat nikmat, namun melelahkan.
Saat ia mencoba bangkit dan menggerakkan kakinya untuk ke kamar mandi, rasa nyeri dan lemas yang luar biasa menyerang persendiannya. Willow mengerang, mencoba berdiri dengan bertumpu pada pinggiran ranjang, namun kakinya gemetar hebat hingga ia jatuh terduduk kembali di lantai yang dingin. Rasa frustrasi, kelelahan, dan sensasi nyeri yang tak biasa itu tiba-tiba meledakkan emosinya.
Willow, sang CEO Hernandez yang tangguh, tiba-tiba menangis sesenggukan seperti anak kecil di lantai.
Alastor yang baru saja keluar dari walk-in closet dengan hanya mengenakan celana kain panjang tanpa atasan, langsung terkesiap. Ia menghambur ke arah istrinya dengan raut wajah panik yang kemudian berubah menjadi senyum lembut penuh rasa bersalah.
"Sayang... Hei, kenapa menangis?" Alastor berlutut di depannya, mengusap air mata Willow dengan ibu jarinya yang hangat.
"Ini semua salahmu, Al! Kakiku... kakiku seperti bukan milikku lagi. Aku tidak bisa berjalan!" rengek Willow di sela tangisnya, memukul dada bidang Alastor dengan pelan.
Alastor terkekeh pelan, ia merasa sangat bersalah sekaligus sangat bangga karena telah membuktikan janjinya. "Maafkan aku, Sayang. Aku terlalu terbawa suasana semalam. Aku benar-benar minta maaf."
Tanpa banyak bicara, Alastor mengangkat tubuh Willow dalam gendongan bridal style. Ia membawanya masuk ke kamar mandi dengan penuh kelembutan, mendudukkannya di tepi bathtub yang sudah mulai ia isi dengan air hangat. "Tunggulah di sini, bersantailah di air hangat agar ototmu rileks. Aku akan membereskan kekacauan di luar," ucap Alastor sambil mencium ken…
Hiraeth
#94
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments