#95

Pagi itu, suasana di penthouse keluarga Martinez terasa jauh lebih tenang dibandingkan kemeriahan resepsi semalam. Namun, ketenangan itu tidak berlaku bagi Willow Hernandez atau sekarang, Willow Martinez. Di dalam kamar utama yang luas, Willow masih meringkuk di balik selimut sutra. Kakinya benar-benar terasa seperti jeli; setiap kali ia mencoba melangkah, rasa nyeri yang tajam dan lemas yang tak tertahankan membuatnya ingin kembali menangis.

Alastor, yang kini sudah segar dengan aroma sabun maskulin, masuk ke kamar membawa nampan perak berisi sarapan mewah. Ia melihat istrinya yang biasanya tangguh kini hanya bisa menyandarkan kepala di bantal dengan wajah pucat namun bersemu merah.

"Sepertinya janjiku benar-benar terpenuhi, huh?" goda Alastor sambil duduk di tepi ranjang.

"Diam kau, Alastor. Ini semua karena kau tidak tahu kapan harus berhenti," gerutu Willow, meski tangannya tetap meraih tangan Alastor untuk mencari pegangan.

Tak lama kemudian, pintu kamar diketuk pelan. Bunda Nyx masuk dengan senyum lembutnya, diikuti oleh Oma Leonor yang meskipun sudah sangat sepuh, masih memiliki binar mata yang tajam dan penuh humor. Nyx melihat Willow yang masih terbaring lemah, lalu tatapannya beralih pada putranya dengan pandangan menginterogasi.

Nyx menghela napas panjang sembari meletakkan tangannya di bahu Alastor. "Al, kamu harus kasih dia istirahat. Kasihan istrimu, dia sampai tidak kuat turun untuk sarapan bersama keluarga besar."

Alastor hanya tersenyum tipis, sedikit bangga namun juga merasa bersalah. "Aku hanya merindukannya, Bunda. Lima tahun itu waktu yang lama."

Nyx menggelengkan kepala, teringat akan sesuatu di masa lalunya. "Bunda tidak mau di penthouse ini ada drama berdarah seperti yang terjadi pada ayahmu dulu. Lane itu... dia hampir membuat seisi rumah sakit gempar karena kepanikannya yang tidak masuk akal."

Tiba-tiba, suara tawa yang renyah dan keras pecah di dalam ruangan. oma Leonor tertawa hingga bahunya berguncang. Beliau duduk di kursi malas di sudu…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!