Rumah Sakit

Sementara itu di lain tempat.

“Terima kasih ya tae, kamu mau datang" ucap irene dengan senyum manisnya.

“Tentu saja aku akan datang karena kamu kekasihku kalau kamu lupa" ucap taehyung sambil tersenyum.

“Apakah kamu akan selalu datang jika aku membutuhkanmu tae?" Tanya irene.

“Tentu saja kamu prioritasku sekarang" kata taehyung sambil mencubit pelan hidung kekasihnya.

Saat ini terlihat jungkook dan ke empat sahabatnya sedang menikmati makan malam di sebuah restoran setelah sepanjang sore mereka menghabiskan waktu untuk belanja.

Di saat semuanya sedang menikmati makanan mereka tiba-tiba jungkook merintih sambil memegang perutnya.

“Aahh sakit sekali" ringis jungkook dengan keringat dingin yang membasahi dahinya.

“Kokie kamu kenapa?” Panik lisa yang kebetulan duduk di sebelah jungkook.

"Perutku sakit sekali”, rintih jungkook dengan wajah pucatnya.

"Cepat hubungi taehyung” kata jennie panik.

Lisa dengan cepat mengambil ponsel jungkook dan mendial no taehyung.

"Halo tae cepat ke sini jungkook” perkataan lisa terpotong oleh suara diseberang.

“Taehyung sedang sibuk" jawab suara diseberang dan langsung menutup panggilannya.

“Halo tae…taehyung" panggil lisa dengan panik.

“Gimana lis?" Tanya jisoo dengan tangan yg mengelus perut jungkook.

“Yang ngangkat cewek terus langsung ditutup, aku tebak pasti ceweknya" ucap lisa kesal.

"Aku ga papa” kata jungkook lirih dengan wajah pucatnya.

"Ga papa gimana, asam lambung kambuh kayak gini masih bilang ga papa” omel jennie gemas.

Disaat keempat sahabatnya panik dari kejauhan terlihat yoongi yg sedang menikmati makan malam dengan kekasihnya jimin.

“Kak bukankah itu kokie" kata jimin dengan tangan yang menunjuk ke arah meja jungkook.

Yoongi menoleh ke arah yg dimaksud dan memang benar terlihat yoongi dan teman-temannya juga sedang menikmati makan malam mereka.

"Tunggu deh kayaknya ada yang aneh deh sama kokie” kata jimin dengan pandangan yang tak lepas dari jungkook.

"Ayo kita kesana” ajak yoongi dan diangguki oleh jimin.

Akhirnya yoongi dan jimin pun berjalan ke arah meja jungkook.

"Kokie, ada apa?” Tanya jimin tiba-tiba.

Semua orang menoleh dan bernafas lega.

"Akhirnya ada kakak” ucap lisa.

"Apa yg terjadi?” Tanya yoongi.

"Asam lambung kokie kambuh kak” ucap jisoo.

Pandangan jimin tertuju ke jungkook.

"Kak, jungkook pucat" ucap jimin panik 

Yoongi dengan sekali angkat menggendong tubuh mungil jungkook ala bridal.

“Kita ke rumah sakit sekarang" kata yoongi dan diangguki oleh jimin.

*****

Yoongi, jimin dan keempat sahabat jungkook menunggu dengan cemas didepan ruang igd.

“Yoongiaa" panggil seseorang yg datang dengan wajah paniknya.

“Tante" panggil yoongi saat melihat kehadiran nyonya jeon.

“Bagaimana keadaan putri tante?" Tanya nyonya jeon dengan nada suara yg bergetar.

“Jungkook masih diperiksa dokter, tante tenang dulu ya” jimin berusaha menenangkan nyonya jeon.

"Gimana tante bisa tenang jiminah, kamu tahu sendiri bagaimana waktu asam lambung jungkook kambuh dan beberapa waktu yang lalu sudah divonis asam lambung akut” jelas nyonya jeon.

Semuanya hening hingga setelah beberapa saat seorang dokter keluar.

"Dengan keluarga pasien jeon jungkook” panggil dokter.

“Saya mamanya dok" kata nyonya jeon buru-buru mendekat.

“Putri anda perlu dirawat beberapa hari, karena asam lambungnya naik" jelas sang dokter.

“Tapi dia baik-baik saja kan dok?" Tanya nyonya jeon.

“Nyonya tenang saja, kami sudah memberikan obat lambung jadi keadaannya sekarang jauh lebih baik.

Setelahnya sang dokter meninggalkan nyonya jeon dan yang lainnya.

Jungkook sudah dipindahkan ke ruang vvip sesuai permintaan nyonya jeon dan sekarang di ruangan itu ada nyonya jeon, yoongi dan jimin yg ikut berjaga.

Tuan jeon sendiri sedang dalam perjalanan dari luar kota setelah tadi dikabari oleh sang istri jika putri kesayangan mereka masuk rumah sakit.

Sementara itu di lain tempat.

"Kenapa perasaaanku tidak enak ya" monolog taehyung.

“Tae kamu kenapa gelisah" tanya irene. Saat ini mereka berdua sedang di apartemen irene.

“Aku pulang dulu ya sayang" pamit taehyung.

“Kamu ninggalin aku sendirian tae?" Ucap irene dengan sedikit merajuk.

“Ini sudah malam irene lagipula kita belum punya hubungan resmi" bujuk taehyung.

“Tapi tae" perkataan irene terpotong.

"Besok pagi kita berangkat sekolah bersama oke” hibur taehyung lalu mengecup kening irene dan pergi begitu saja.

Tengah malam terlihat jungkook yg sadar perlahan dirinya membuka mata, dan bau disinfektan menyerang hidungnya.

"Di rumah sakit lagi” monolog jungkook dan netranya menatap kedua orang tuanya yang terlelap di sofa.

Dengan perlahan jungkook bangun karena dirinya ingin ke toilet, suara roda infus yg berderit membangunkan tuan jeon.

"Sayang kamu mau kemana?" Tanya tuan jeon bergegas menghampiri putrinya.

“Kokie mau ke toilet pa" kata jungkook.

“Papa antar" ucap tuan jeom lalu menuntun putrinya menuju toilet.

“Papa tunggu di depan pintu ya, jika sudah panggil papa" ucap tuan jeon.

Setelah selesai tuan jeon kembali merebahkan putrinya dan menyelimuti tubuh putrinya supaya tetap hangat.

“Terima kasih pa dan maaf ya pa, pasti kokie ngrepotin papa mama ya?" Kata jungkook lirih.

“Kamu anak papa dan mama ga ada kamus kata merepotkan mengerti, sekarang istirahat ya" kata tuan jeon.

“Usap rambut kokie pa" pinta kokie dan diangguki oleh tuan jeon.

*****

Pagi harinya terlihat taehyung yang sedang memakan sarapannya.

“Hari ini kamu jemput kokie kan tae?" Tanya nyonya kim.

“Ga ma, tae mau jemput kekasih tae" kata taehyung singkat.

“Kekasih? Sejak kapan kamu punya kekasih?" Tanya sang mama

“Sudah beberapa hari yang lalu, udah ya tae berangkat dulu" pamit taehyung lalu pergi begitu saja.

“Siapa kekasihnya ya? Aku penasaran" monolog nyonya kim.

“Ada apa ma?" Tanya seokjin kakak laki-laki taehyung.

“Ish kamu ini bikin mama kaget" ucap nyonya kim.

“Ck, gitu aja kaget, lagian mama ngelamunin apa sih?” Tanya seokjin penasaran.

"Itu adik kamu bilang punya kekasih, mama pikir dia jadian sama kokie ternyata bukan” jelas nyonya kim.

"Biarin aja deh ma, anak sudah besar ini” kata seokjin lalu mulai memakan sarapannya.

Skip.

Taehyung dan irene sudah sampai di sekolah, setelah mengantar irene ke kelasnya taehyung berjalan menuju kelasnya sendiri.

Dirinya terpaku saat mendapati bangku tempat jungkook duduk kosong.

"Tumben dia belum datang” monolog taehyung sambil melirik jam tangannya.

Dengan bergegas dirinya menghampiri keempat sahabat jungkook karena kebetulan jungkook, taehyung dan keempat sahabat jungkook berada di kelas yang sama.

"Lis, kamu tau kemana kokie?” Tanya taehyung

"Kenapa tanya aku, bukankah kamu punya no ponselnya" kata lisa dingin.

“Aku sudah hubungi tapi ga aktif" jawab taehyung.

"Kamu sudah ke mansionnya?” Tanya jennie kemudian dan taehyung pun menggeleng.

“Tadi aku berangkat bareng irene" kata taehyung.

“Ternyata berangkat sama ceweknya toh, ya udah sih sudah punya cewek ngapain ngurusin cewek lain mending fokus dengan cewekmu aja" ucap lisa ketus.

Disaat taehyung ingin bicara tiba-tiba guru datang dan pelajaran pun dimulai dan beberapa kali taehyung melirik ke bangku sahabat kecilnya itu.

"Kamu kemana kookie? Sepertinya nanti aku harus ke mansionnya” batin taehyung.

Jam istirahat terlihat lisa dan yang lainnya sedang makan di kantin dan tak sengaja matanya melihat pemandangan yg membuat dia muak.

“Lihatlah benar-benar pemain itu cewek, ditempat agresif banget" kesal lisa.

“Sudahlah ngapain juga kamu kesel sih, trus tadi di kelas juga apa maksudnya coba ngomong kayak gitu ke taehyung" kata jisoo.

“Aku tuh kesel karena kejadian kemarin, terus datang-datang nanya kookie dimana lagi" ketus lisa.

“Siapa tahu kan taehyung benar-benar ga tau soal kondisi kookie" ucap rose dan diangguki jennie dan jisoo.

“Oh iya, nanti pulang sekolah jadi jenguk kookie kan kita?" Tanya jennie.

“Jadi dong, tadi mamaku udah nitip camilan buat itu anak katanya biar perutnya ga kosong" jelas lisa.

“Mamaku juga tadi buatin kue buat kookie" ucap rose.

“Dia anak baik makanya mama kita sayang sama dia kan" kata lisa dan diangguki oleh yang lain.

Skip pulang sekolah.

"Ayo buruan keburu sore” ajak lisa dan saat dirinya hendak masuk ke mobil dirinya mendengar perdebatan kecil dibelakang.

"Ayolah irene lain waktu aku akan menemanimu, tapi sekarang aku harus tahu keadaan jungkook karena sejak semalam ponselnya tidak aktif” bujuk taehyung.

"Kamu tidak cinta aku kah tae?” Tanya irene merajuk dan itu terlihat menjijikkan di mata lisa

"Tentu saja aku mencintaimu, tapi jungkook adalah sahabatku jadi aku minta pengertianmu saat ini" bujuk taehyung.

“Ah.. " teriak irene tiba-tiba sambil memegang kepalanya

“Kamu kenapa?" Tanya taehyung panik

"Kepalaku tiba-tiba pusing tae, jadi apa kamu tega meninggalkan aku?” Tanya irene manja.

"Tidak aku akan menemanimu, ayo aku antar pulang” ucap taehyung lalu menuntun irene memasuki mobilnya dan meninggalkan halaman sekolah.

"Lihatlah ular itu, benar-benar ratu akting” kata lisa emosi.

“Biarkan saja, ayo kita berangkat" ajak jisoo dan diangguki oleh yang lain.

Episodes
1 patah hati
2 Rumah Sakit
3 Kecewa
4 Dia
5 Menjaga Jarak
6 Fitnah
7 Nasehat
8 Perhatian
9 Akting
10 Curhat
11 Sakit tak berdarah
12 Aku Baik-baik Saja
13 Perjodohan
14 Putus
15 Insiden
16 Pelindung
17 Pengikat
18 Waktu Kita
19 Official
20 Terlalu Khawatir
21 Candu
22 Mansion Baru
23 Mimpi
24 Aku, kamu dan dia
25 Heboh
26 Aku ingin sendiri
27 Taehyung
28 Mengungkapkan rasa
29 Sahabat Kecil
30 Dua pria satu cinta
31 ketakutan jungkook
32 Rencana
33 Pengakuan Jaehyun
34 Kejujuran Taehyung
35 Temani Aku
36 Pertunangan
37 Kehamilan
38 Tekanan
39 Rumah Sakit
40 Ujian
41 Kami tahu semuanya
42 Kritis
43 Kelulusan
44 Kehilangan
45 Pemakaman
46 Terpuruk
47 Ada aku, tenanglah
48 Menemanimu
49 Menjagamu
50 Berkumpul dan pembahasan
51 Sedikit kekacauan
52 Waktu kita
53 Pernikahan dan Jaehyun
54 Kim jungkook
55 Pagi yang manis
56 bukan update
57 Malam perpisahan
58 Penjelasan
59 Manja
60 Mood ibu hamil
61 Spy team
62 Siapa dia?
63 Obsesi
64 Liburan yang gagal
65 Rahasia Jungkook
66 Rencana
67 Liburan
68 Aku tahu
69 Kecelakaan
70 Kehilangan lagi
71 Diabaikan
72 Kekhawatiran Chanyeol
73 Tindakan Chanyeol
74 Dari hati dan berkumpul
75 Mereka pergi
76 Jangan bawa mereka
77 Binar itu hilang
78 Garda terdepan
79 Mimpi
80 Hari pertama
81 Bukan wanita lemah
82 Nasihat dan Obsesi
83 Official
84 Tingkah kim Jungkook
85 Insiden
86 Kabar bahagia
87 Protektif
88 part 88
89 part 89
90 Pergi diam diam
91 Kekacauan
92 Bosan
93 Babymoon
94 Ngidam
95 Ngidam part 2
96 Manja
97 Yang sesungguhnya
Episodes

Updated 97 Episodes

1
patah hati
2
Rumah Sakit
3
Kecewa
4
Dia
5
Menjaga Jarak
6
Fitnah
7
Nasehat
8
Perhatian
9
Akting
10
Curhat
11
Sakit tak berdarah
12
Aku Baik-baik Saja
13
Perjodohan
14
Putus
15
Insiden
16
Pelindung
17
Pengikat
18
Waktu Kita
19
Official
20
Terlalu Khawatir
21
Candu
22
Mansion Baru
23
Mimpi
24
Aku, kamu dan dia
25
Heboh
26
Aku ingin sendiri
27
Taehyung
28
Mengungkapkan rasa
29
Sahabat Kecil
30
Dua pria satu cinta
31
ketakutan jungkook
32
Rencana
33
Pengakuan Jaehyun
34
Kejujuran Taehyung
35
Temani Aku
36
Pertunangan
37
Kehamilan
38
Tekanan
39
Rumah Sakit
40
Ujian
41
Kami tahu semuanya
42
Kritis
43
Kelulusan
44
Kehilangan
45
Pemakaman
46
Terpuruk
47
Ada aku, tenanglah
48
Menemanimu
49
Menjagamu
50
Berkumpul dan pembahasan
51
Sedikit kekacauan
52
Waktu kita
53
Pernikahan dan Jaehyun
54
Kim jungkook
55
Pagi yang manis
56
bukan update
57
Malam perpisahan
58
Penjelasan
59
Manja
60
Mood ibu hamil
61
Spy team
62
Siapa dia?
63
Obsesi
64
Liburan yang gagal
65
Rahasia Jungkook
66
Rencana
67
Liburan
68
Aku tahu
69
Kecelakaan
70
Kehilangan lagi
71
Diabaikan
72
Kekhawatiran Chanyeol
73
Tindakan Chanyeol
74
Dari hati dan berkumpul
75
Mereka pergi
76
Jangan bawa mereka
77
Binar itu hilang
78
Garda terdepan
79
Mimpi
80
Hari pertama
81
Bukan wanita lemah
82
Nasihat dan Obsesi
83
Official
84
Tingkah kim Jungkook
85
Insiden
86
Kabar bahagia
87
Protektif
88
part 88
89
part 89
90
Pergi diam diam
91
Kekacauan
92
Bosan
93
Babymoon
94
Ngidam
95
Ngidam part 2
96
Manja
97
Yang sesungguhnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!