Kecewa

Hari ini jungkook sudah diperbolehkan pulang tapi dia harus istirahat di rumah untuk beberapa hari.

Selama dirinya di rumah sakit tidak pernah taehyung datang menjenguk bahkan menanyakan kabarnya pun tidak, jungkook tahu dari para sahabatnya jika taehyung sekarang sibuk dengan irene.

Ada perasaan sesak yg menghimpit dadanya tapi jungkook berusaha menepisnya, didepan semua orang jungkook terlihat biasa saja.

Saat ini hari libur dan taehyung sedang di basecamp dan dirinya mengajak irene.

“Dia siapa tae?" Tanya yoongi dingin.

“Ah kenalkan dia irene kekasih tae" ucap taehyung.

“Halo kak salam kenal" ucap irene 

Semua orang memandang irene tanpa ada yg membuka suara.

“Kak, katanya mau ke mansion jungkook aku dengar dari lisa hari ini dia keluar dari rumah sakit" kata hoseok yg lebih sering dipanggil hobi.

“Habis ini kita kesana, nunggu jimin lagi beli kue sama buah untuk jungkook" kata yoongi.

“Kak emang kokie kenapa?" Tanya taehyung penasaran.

“Kamu gimana sih tae, sahabat sejak kecil tapi ga tau kalau sahabatnya sakit dan masuk rumah sakit" kata mingyu.

“Hah masuk rumah sakit? Kok ga ada yang ngasih tahu ke tae sih" kata taehyung.

"Ga ada yang ngasih tau apa pura-pura ga tahu tae?” Tanya bambam sinis.

"Maksud kamu apa sih bam? Aku benar-benar ga tahu sama sekali” kata taehyung dengan nada tinggi.

"Bagaimana dengan seseorang yg beberapa hari yg lalu bilang kamu ga bisa diganggu sama sekali?" Tanya bambam sambil melirik irene.

“Ada apa dengan beberapa hari yg lalu? Kasih tau aku” desak taehyung.

"Beberapa hari yang lalu saat asam lambung jungkook kambuh, lisa…" perkataan bambam terpotong oleh suara seseorang.

“Jangan diteruskan bam biarkan dia mencari tahu sendiri mana yang baik untuk dirinya dan mana yg ga baik untuknya, karena percuma kita menjelaskan sesuatu jika dirinya hanya terfokus kepada satu sudut pandang saja" kata lisa lalu meninggalkan basecamp kekasihnya.

Lisa adalah kekasih eunwoo teman taehyung juga tapi dirinya memang tidak pernah ikut ke basecamp beda dengan jungkook dan jimin yg sering main ke basecamp.

Satu persatu orang yang ada disitu pergi meninggalkan taehyung dan irene.

"Tae” panggil irene dan taehyung pun menoleh

"Sepertinya gadis yg bernama jungkook itu sangat disayang semua orang ya” gumam irene lirih.

"Kami sudah bersama lama jadi kami saling menyayangi, suatu saat pasti mereka juga akan menyayangimu sama seperti mereka menyayangi kookie” kata taehyung.

“Kak yoongi, apa kita ga sebaiknya  tunggu taehyung dulu buat tanya apa dia mau ikut jenguk kookie atau tidak?" Tanya jimin saat sudah di depan basecamp.

Akhirnya mereka semua sepakat menunggu taehyung dan setelah beberapa saat tampak taehyung yg berjalan mendekat ke arah mereka.

“Tae kamu ikut kami jenguk jungkook ga?" Tanya jimin

“Ayo tae juga mau kesana sekarang" kata taehyung

Disaat semuanya akan masuk mobil masing-masing suara seseorang menghentikan mereka.

“Tae, aku sedikit pusing bisakah kamu mengantarku pulang terlebih dahulu" pinta irene lirih.

“Kamu pusing? Ayo aku antar pulang" kata taehyung lalu membuka pintu mobil untuk irene.

Sebelum taehyung masuk kedalam mobil dia berbicara.

“Maaf ya tae tidak bisa ikut jenguk jungkook" kata taehyung.

“Membuang waktu* umpat yoongi lalu masuk ke mobil dan membanting pintu mobil dan meninggalkan basecamp bersama yang lain.

*****

Setelah 1 minggu lebih jungkook tidak masuk hari ini dirinya mulai bersekolah lagi dan para sahabat yg melihatnya tentu sangat senang.

Untuk taehyung dirinya sama sekali belum ke mansion jeon sejak jungkook keluar dari rumah sakit bahkan menanyakan keadaan jungkook pun sama sekali tidak dilakukan oleh taehyung.

Taehyung lebih banyak menghabiskan waktu bersama irene, jika dikatakan kecewa jungkook kecewa tapi dia tidak ingin semua orang tahu apa yang dia rasakan saat ini.

Tapi para sahabat dan teman-teman jungkook maupun taehyung tidak buta untuk tidak melihat seberapa terluka jungkook dengan sikap taehyung.

“Kookie" panggil taehyung senang saat dirinya masuk ke kelas dan melihat sahabat kecilnya itu sudah kembali ke sekolah.

"Aku senang kamu sudah masuk sekolah lagi, maaf ya aku ga sempet jenguk kamu” kata taehyung lirih.

"Ga papa, aku tahu kamu sangat sibuk” kata jungkook sambil tersenyum tapi senyum yg menyiratkan kecewa 

"Kamu kecewa sama aku? Aku bener-bener minta maaf karena kemarin irene juga ga enak badan jadi aku nemenin dia” jelas taehyung.

"Aku ga kecewa, memang seharusnya seperti ini kan kamu memperhatikan pacar kamu lebih. Kita hanya sahabat masa kecil tae jadi mulai sekarang tidak perlu memberikan perhatian berlebih padaku” jelas jungkook lalu meninggalkan taehyung yg masih memproses perkataan jungkook.

Setelah beberapa saat taehyung mengejar jungkook yg sudah lebih dulu keluar kelas.

"Kookie tunggu” panggil taehyung sambil mencekal pergelangan tangan jungkook.

"Kamu beneran marah sama aku?” Kata taehyung sambil menatap tepat di manik hitam legam jungkook.

"Aku marah karena alasan apa coba? Sudahlah tae lebih baik kamu fokus sama irene” kata jungkook.

"Kamu cemburu dengan irene? Karena kemarin aku ga nengok kamu dan nemenin irene maka kamu cemburu iya” kata taehyung.

"Jangan ngaco deh tae, siapa juga yg cemburu sih? Udahlah aku mau ke kantin" kata jungkook dan melepaskan genggaman tangan taehyung di pergelangan tangannya.

Tiba-tiba tanpa di duga taehyung menarik pinggang ramping jungkook dan menekan tengkuk sahabat kecilnya hingga sebuah ciuman mendarat di bibir cherry jungkook.

Jungkook syok bahkan para murid yg melihat itu terkejut, jungkook berusaha melepaskan ciuman tersebut tapi taehyung justru memperdalam ciuman mereka dengan menarik pinggang jungkook untuk lebih dekat.

Hingga akhirnya dengan sisa kekuatan yg ada jungkook berhasil mendorong tubuh taehyung menjauh.

Plaaaaakkk…

Sebuah tamparan menggema di koridor disaksikan oleh semua murid yg melihat kejadian itu.

Jungkook buru-buru menyeka bibirnya dan airmata sudah mengalir deras di pipinya.

Taehyung berusaha menggapai tangan sahabat kecilnya itu tapi jungkook mundur menghindari sentuhan taehyung.

"Kookie, aku minta maaf aku”, perkataan taehyung terhenti.

"Aku membencimu kim taehyung” kata jungkook pelan dan dingin dengan sorot mata penuh luka dirinya pergi meninggalkan taehyung yg masih terdiam di tempatnya.

Jungkook terisak sendirian di taman belakang, bahunya bergetar karena tangisnya.

Dia memang mencintai taehyung tapi cara taehyung memperlakukannya tadi benar-benar membuat harga dirinya terluka.

“Aku hiks membencimu kim taehyung" isak jungkook.

"Dasar berisik” 

Jungkook menoleh dan mencari sumber suara tapi dirinya tidak melihat siapapun.

“Siang-siang ada hantukah" monolog jungkook sambil menyeka air matanya.

“Sialan emang orang ganteng gini dibilang hantu" ucap seseorang yg tiba-tiba melompat turun dari pohon besar di depan jungkook.

“Waaaahh mama ada hantu" teriak jungkook 

Buru-buru pria tersebut membekap mulut jungkook.

“Sial dia imut sekali" 

Dengan kejam jungkook menginjak kaki pria tersebut.

“Kamu mau membunuhku ya??!!" Teriak jungkook kesal.

“Kamu ini jadi cewek ga ada manis-manisnya" 

“Bukan urusanmu" kata jungkook kesal.

"Jung jaehyun" kata pria itu sambil mengulurkan tangannya.

“Jeon jungkook" jawab jungkook malas.

*****

Di kantin.

“Kookie kemana sih? Keburu masuk kelas juga" kata lisa cemas.

Disaat keempat sahabat jungkook sedang menunggunya tiba-tiba seorang siswa datang menghampiri lisa dan yang lainnya

“Lisa gawat di lapangan basket eunwoo berantem sama taehyung" 

Tanpa banyak bicara lisa dan yg lainnya berlari ke lapangan basket dan betapa terkejutnya dirinya saat dengan brutal eunwoo memukul taehyung.

Tidak ada yg bisa memisahkan mereka hingga sebuah suara menghentikan perkelahian mereka.

“BERHENTIIIII" sebuah teriakan menggelegar.

“Kookie" panggil taehyung dan eunwoo lirih.

Dengan perlahan jungkook berjalan mendekati kedua orang tersebut dan dibelakangnya ada jaehyun yg mengikutinya.

“Tidak perlu membelaku hingga sejauh ini nu" kata jungkook parau.

“Tapi dia melecehkan mu di depan murid lain" kata eunwoo penuh emosi.

“Anggap saja ini hari sialku" kata jungkook.

“Lisa, obati eunwoo" perintah jungkook dan diangguki oleh lisa.

“Kookie tunggu" panggil taehyung dan jungkook pun menoleh dapat dirinya lihat wajah sahabat kecilnya yg penuh luka lebam.

“Ya ampun tae, apa yang terjadi?" Tanya irene yg tiba-tiba datang.

Mendengar suara irene jungkook segera melepaskan genggaman tangan taehyung dan berlalu dari sana diikuti oleh jaehyun.

Setetes air mata jatuh dari mata bambi itu, dan tanpa peringatan jaehyun menggandeng tangan jungkook.

Jungkook yg terkejut menoleh ke arah jaehyun dan jaehyun tanpa mengatakan sepatah katapun hanya tersenyum dan membawa jungkook pergi dari sana.

Episodes
1 patah hati
2 Rumah Sakit
3 Kecewa
4 Dia
5 Menjaga Jarak
6 Fitnah
7 Nasehat
8 Perhatian
9 Akting
10 Curhat
11 Sakit tak berdarah
12 Aku Baik-baik Saja
13 Perjodohan
14 Putus
15 Insiden
16 Pelindung
17 Pengikat
18 Waktu Kita
19 Official
20 Terlalu Khawatir
21 Candu
22 Mansion Baru
23 Mimpi
24 Aku, kamu dan dia
25 Heboh
26 Aku ingin sendiri
27 Taehyung
28 Mengungkapkan rasa
29 Sahabat Kecil
30 Dua pria satu cinta
31 ketakutan jungkook
32 Rencana
33 Pengakuan Jaehyun
34 Kejujuran Taehyung
35 Temani Aku
36 Pertunangan
37 Kehamilan
38 Tekanan
39 Rumah Sakit
40 Ujian
41 Kami tahu semuanya
42 Kritis
43 Kelulusan
44 Kehilangan
45 Pemakaman
46 Terpuruk
47 Ada aku, tenanglah
48 Menemanimu
49 Menjagamu
50 Berkumpul dan pembahasan
51 Sedikit kekacauan
52 Waktu kita
53 Pernikahan dan Jaehyun
54 Kim jungkook
55 Pagi yang manis
56 bukan update
57 Malam perpisahan
58 Penjelasan
59 Manja
60 Mood ibu hamil
61 Spy team
62 Siapa dia?
63 Obsesi
64 Liburan yang gagal
65 Rahasia Jungkook
66 Rencana
67 Liburan
68 Aku tahu
69 Kecelakaan
70 Kehilangan lagi
71 Diabaikan
72 Kekhawatiran Chanyeol
73 Tindakan Chanyeol
74 Dari hati dan berkumpul
75 Mereka pergi
76 Jangan bawa mereka
77 Binar itu hilang
78 Garda terdepan
79 Mimpi
80 Hari pertama
81 Bukan wanita lemah
82 Nasihat dan Obsesi
83 Official
84 Tingkah kim Jungkook
85 Insiden
86 Kabar bahagia
87 Protektif
88 part 88
89 part 89
90 Pergi diam diam
91 Kekacauan
92 Bosan
93 Babymoon
94 Ngidam
95 Ngidam part 2
96 Manja
97 Yang sesungguhnya
Episodes

Updated 97 Episodes

1
patah hati
2
Rumah Sakit
3
Kecewa
4
Dia
5
Menjaga Jarak
6
Fitnah
7
Nasehat
8
Perhatian
9
Akting
10
Curhat
11
Sakit tak berdarah
12
Aku Baik-baik Saja
13
Perjodohan
14
Putus
15
Insiden
16
Pelindung
17
Pengikat
18
Waktu Kita
19
Official
20
Terlalu Khawatir
21
Candu
22
Mansion Baru
23
Mimpi
24
Aku, kamu dan dia
25
Heboh
26
Aku ingin sendiri
27
Taehyung
28
Mengungkapkan rasa
29
Sahabat Kecil
30
Dua pria satu cinta
31
ketakutan jungkook
32
Rencana
33
Pengakuan Jaehyun
34
Kejujuran Taehyung
35
Temani Aku
36
Pertunangan
37
Kehamilan
38
Tekanan
39
Rumah Sakit
40
Ujian
41
Kami tahu semuanya
42
Kritis
43
Kelulusan
44
Kehilangan
45
Pemakaman
46
Terpuruk
47
Ada aku, tenanglah
48
Menemanimu
49
Menjagamu
50
Berkumpul dan pembahasan
51
Sedikit kekacauan
52
Waktu kita
53
Pernikahan dan Jaehyun
54
Kim jungkook
55
Pagi yang manis
56
bukan update
57
Malam perpisahan
58
Penjelasan
59
Manja
60
Mood ibu hamil
61
Spy team
62
Siapa dia?
63
Obsesi
64
Liburan yang gagal
65
Rahasia Jungkook
66
Rencana
67
Liburan
68
Aku tahu
69
Kecelakaan
70
Kehilangan lagi
71
Diabaikan
72
Kekhawatiran Chanyeol
73
Tindakan Chanyeol
74
Dari hati dan berkumpul
75
Mereka pergi
76
Jangan bawa mereka
77
Binar itu hilang
78
Garda terdepan
79
Mimpi
80
Hari pertama
81
Bukan wanita lemah
82
Nasihat dan Obsesi
83
Official
84
Tingkah kim Jungkook
85
Insiden
86
Kabar bahagia
87
Protektif
88
part 88
89
part 89
90
Pergi diam diam
91
Kekacauan
92
Bosan
93
Babymoon
94
Ngidam
95
Ngidam part 2
96
Manja
97
Yang sesungguhnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!