Pijat

Papa menuju rumah Arga. Mobil yang yang yang dijelaskan oleh Riri kemungkinan besar adalah milik Arga. Tidak ada lagi yang punya mobil itu di daerah itu selain Arga. Papa tadi juga sudah menghubungi orang tua Arga untuk menanyakan Arga ada di rumah atau tidak. Dan kebetulan Arga ada di rumah. Papa tidak menjelaskan apa pun kepada ayah Arga.

Saat ini Papa sudah sampai di rumah Arga. Kebetulan mobil Arga masih terparkir di luar. Papa turun untuk memeriksa mobil tersebut. Dan benar saja di sisi sebelah kiri ada bekas baret. Mungkin itu bekas gesekan antara mobil dan motor yang dipakai Sultan. Seketika papa sontak menendang mobil tersebut cukup kencang sampai-sampai orang yang di dalam rumah keluar

"Hei ada apa ini?" Tegur ayah Arga.

"Mana Arga?"

"Ada di dalam, mungkin tidur."

"Cepat bangunin dia!"

" Sabar dulu. Ada apa ini?"

"Kamu lihat ini! Mobil Arga baret."

"Iya dia tadi bilang tidak sengaja mepet ke pohon. "

"Kurang ajar! Anakmu itu memang sudah gila!"

"Maksudmu apa?"

"Arga menyerempet motorku. Riri dan suaminya jatuh gara-gara mobil Arga."

"Apa? Kamu jangan asal menuduh!"

"Ck... cepat suruh Arga keluar! Kalau tidak aku panggilkan polisi!"

"Tenang... tenang lah dulu. Ayo masuk, kamu duduk dulu. Kita bicarakan baik-baik."

Sejenak Papa menahan amarahnya.

Ibu Arga pergi ke kamar Arga untuk memanggilnya. Setelah diketuk berkali-kali, Arga pun membuka pintu.

"Apa sih bu? Aku masih mengantuk."

"Ini sudah sore, jangan tidur saja! Cepat pakai bajumu, itu ada papa Riri mencarimu."

Wajah Arga langsung berubah cemas.

"Nga-ngapain dia mencariku? Bukannya urusan keluarga kita sudah selesai? "

"Kamu jangan pura-pura bodoh! Jelaskan saja nanti. Ayo cepat keluar temui dia!"

"Iya iya, ibu ke sana dulu, nanti aku menyusul."

Arga kembali ke kamarnya untuk berganti baju. Namun ia tidak langsung keluar. Ia masih mondar mandir memikirkan sesuatu samai ibunya kembali memanggilnya. Akhirnya ia keluar bersama ibunya.

"Selamat sore Om." Sapa Arga dengan memasang wajah ramah.

"Tidak ud…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

dewi rofiqoh

dewi rofiqoh

Arga cemburu dan iri dengan kebahagian riri dan sultan, makanya ia tega nabrak mereka

2026-05-11

4

Lisa

Lisa

Moga aj Riri beneran hamil..Sultan pasti membantu pengobatannya sahabatnya Riri..

2026-05-11

1

Ayu Oktaviana

Ayu Oktaviana

semoga bener ya perkataan simbok tadi..amin

2026-05-11

1

lihat semua
Episodes
1 Desakan
2 Abang ojek
3 Sultan
4 Bertemu lagi
5 Bang Ahmed
6 Bros
7 Mengembalikan bros
8 Salah sangka
9 Bertemu ummi dan abi
10 Ummi dan Riri
11 Kecelakaan
12 Kepikiran
13 Masih bujangan
14 Gagal fokus
15 Rumah sakit lagi
16 Bertemu Mama Riri
17 Kalau cinta bilang saja
18 Latar belakang Riri
19 Mendadak Rindu
20 Perasaan
21 Dijemput ummi
22 Izin ummi
23 Calon istri
24 Ngedate pertama
25 Nonton
26 Pulang kampung
27 Acara demi acara
28 Arga berulah
29 Nikah Dadakan
30 Ngambek
31 Kecupan pertama
32 Persiapan
33 Resepsi Pernikahan
34 Usai Resepsi
35 Pembukaan
36 Lukisan Sultan
37 Pulang dari hotel
38 Rumah Mertua
39 Beradaptasi
40 Malu
41 Rumah opa
42 Laki-laki Luar biasa
43 Swiss
44 Dinner
45 Keliling Swiss
46 Oleh-oleh
47 Kembali Kerja
48 Menginap di rumah opa
49 Kejutan
50 Sahabat kecil
51 Gagal pulang
52 Pijat
53 Jujur
54 Kedatangan ummi dan abi
55 Minta maaf
56 Pingin
57 Periksa
58 Mabok
59 Kembali ke Surabaya
60 Persiapan
61 Singapore
62 USG
63 Hormon tidak stabil
64 Tugas Leo
65 Lapis legit
66 Sawan
67 USG lagi
68 Kue pancong
69 Kembali ke Singapore
70 Salah persepsi
71 Ulang tahun Zainab
72 Menyusul
73 Kembali ke Indonesia
74 Kebab
75 Bertemu Dita
76 Ketahuan
77 Empat bulanan
78 Membujuk
79 Tujuh bulanan
80 Pernikahan Leo dan Zainab
81 Mendadak
82 Triple H
83 Membawa kebahagiaan
84 Kontrol
85 Aqiqah
86 Konsultasi
87 Pulang kampung
88 Tentang Sisi
89 Satu tahun kemudian
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Desakan
2
Abang ojek
3
Sultan
4
Bertemu lagi
5
Bang Ahmed
6
Bros
7
Mengembalikan bros
8
Salah sangka
9
Bertemu ummi dan abi
10
Ummi dan Riri
11
Kecelakaan
12
Kepikiran
13
Masih bujangan
14
Gagal fokus
15
Rumah sakit lagi
16
Bertemu Mama Riri
17
Kalau cinta bilang saja
18
Latar belakang Riri
19
Mendadak Rindu
20
Perasaan
21
Dijemput ummi
22
Izin ummi
23
Calon istri
24
Ngedate pertama
25
Nonton
26
Pulang kampung
27
Acara demi acara
28
Arga berulah
29
Nikah Dadakan
30
Ngambek
31
Kecupan pertama
32
Persiapan
33
Resepsi Pernikahan
34
Usai Resepsi
35
Pembukaan
36
Lukisan Sultan
37
Pulang dari hotel
38
Rumah Mertua
39
Beradaptasi
40
Malu
41
Rumah opa
42
Laki-laki Luar biasa
43
Swiss
44
Dinner
45
Keliling Swiss
46
Oleh-oleh
47
Kembali Kerja
48
Menginap di rumah opa
49
Kejutan
50
Sahabat kecil
51
Gagal pulang
52
Pijat
53
Jujur
54
Kedatangan ummi dan abi
55
Minta maaf
56
Pingin
57
Periksa
58
Mabok
59
Kembali ke Surabaya
60
Persiapan
61
Singapore
62
USG
63
Hormon tidak stabil
64
Tugas Leo
65
Lapis legit
66
Sawan
67
USG lagi
68
Kue pancong
69
Kembali ke Singapore
70
Salah persepsi
71
Ulang tahun Zainab
72
Menyusul
73
Kembali ke Indonesia
74
Kebab
75
Bertemu Dita
76
Ketahuan
77
Empat bulanan
78
Membujuk
79
Tujuh bulanan
80
Pernikahan Leo dan Zainab
81
Mendadak
82
Triple H
83
Membawa kebahagiaan
84
Kontrol
85
Aqiqah
86
Konsultasi
87
Pulang kampung
88
Tentang Sisi
89
Satu tahun kemudian

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!