5. mendengar suara Asing

Beda dengan dirinya dia sejak dulu selalu melakukan perawatan, kulitnya putih bersinar halus dan lembut. Bibir merah muda yang ranum, rambut panjang halus sehat, menambah kecantikannya.

▪︎▪︎▪︎

Setelah makanan selesai ditata mereka semua makan bersama, mereka makan sebelum hari gelap, karena jika malam hari mereka berhemat menggunakan lilin untuk penerangan.

Di zaman ini warga menggunakan lilin yang terbuat dari pohon khusus, harganya sangatlah mahal hanya orang kaya yang bisa menggunakan tanpa berhemat.

Warga miskin seperti keluarga mereka tidak pernah sanggup membeli lilin seperti itu, hanya membeli jika benar-benar butuh saja.

Jadi mereka makan malam sebelum gelap supaya masih bisa melihat makanan jika masih terang.

Song Xing Lan tidak bisa memakan bagiannya, ia hanya memandang makanan tersebut, tidak berani menelannya, melihat makanan itu dia sudah merasa kenyang.

"Lan lan, apakah kamu tidak lapar, mengapa tidak makan?." Tanya sang nenek kepada cucunya.

Jing Meiru hanya melihat Song XingLan memandang makanan yang sudah ada didepan matanya, tidak berani menyentuh makanan itu.

"Nainai, aku tidak lapar! Berikan saja bagianku kepada ayah atau saudara laki-laki." Ucap Song Xinglan lagi sambil meminum air minumannya.

"Kamu belum makan sejak tadi, mana mungkin tidak lapar?, apakah kamu tidak suka makanannya ya? Tapi hanya ini yang kita punya." Ucap ibunya sambil memberikan perngertian.

"Aku memang tidak lapar ibu, sebelum kalian menemukanku dihutan tadi, aku sempat mengambil buah dekat sana." ucap Song Xinglan menjelaskan kepada mereka.

"jadi perutku masih kenyang karena makan buah itu, aku benar-benar tidak lapar ibu, nainai, aku tidak bohong!." Ucapnya dengan sungguh-sungguh ia takut nenek dan ibunya tidak mempercayainya, lalu memintanya segera memakan dedak ini, dia tidak sanggup.

"Baiklah, nanti kalau kamu lapar katakan pada ibu!." Ucap Li Roulan pasrah tidak memaksa XingLan untuk makan saat ini, lalu ia mendekatkan bibirnya dekat telinga Song Xing Lan.

" Ibu masih menyimpan daging kelinci rebus hasil buruan ayahmu kemarin." Bisik ibunya dengan sedikit mengedipkan matanya, supaya menjaga rahasia.

Song Xing Lan sendiri hanya menahan senyumannya ia berpikir ibunya sangat lucu, barusan ibu mengatakan tidak ada lagi makanan tapi nyatanya masih menyimpan daging rebus.

Lalu ia hanya mengangguk tanda setuju dengan bisikan ibunya, ia tidak ingin merusak kepercayaan ibunya.

"Kalau begitu istirahatlah kamu pasti lelah, begitu banyak masalah yang menimpamu hari ini, istirahat dan tenangkan dirimu!." Ucap Ibunya sambil tersenyum kepada putrinya.

"Baik ibu, nainai, bibi, aku kekamar dulu untuk istirahat!." Ucapnya pamit undur diri tidak mengikuti acara makan bersama.

Sedangkan dikamar Song Xing Lan melihat situasi kamarnya, sejak tadi ia belum memperhatikankannya karena ia masih sibuk membersihkan diri dari lumpur,

Setelah itu memakai hanfu yang ribet menurutnya, ia belum bisa menguasai cara memakai baju seperti itu, dia hanya mencoba mencari ingatan dari Song Xinglan asli.

Ia duduk diatas ranjang kayu yang keras hanya dialasi dengan kain yang sedikit tebal untuk pengganti kasur.

Puk... puk... Song Xing Lan menepuk ranjang tersebut, membuat telepak tangannya memerah, saking kerasnya ranjang kayu itu.

"Apa mungkin aku bisa tidur disini, keras sekali!." Gumamnya sambil meneliti seluruh kamarnya yang sempit, lalu ia berdiri dekat sisi kiri ranjangnya,

Disana ada lemari kayu usang untuk menyimpan baju, bentuknya kecil saat ia buka lemari itu sudah penuh dengan pakaiannya sendiri.

"Begini amat nasibku! Memang benar aku bahagia ketemu mama dan papa dan memiliki beberapa saudara disini!"

" Tapi jika aku kelaparan seperti ini, dan situasinya seperti ini apa aku bisa bertahan."

Imbuhnya, sambil mengambil selimut diatas lemari kecilnya, karena lemarinya sudah penuh jadi beberapa kain bersih lainnya, seperti selimut ia taruh diatas lemari tersebut, supaya tidak memenuhi tempat.

Lalu ia kembali ketempat tidurnya sambil membentangkan selimutnya.

"Aku heran kemana perginya Giok Rubi itu ya! Mengghilang begitu saja setelah membawaku kesini." Gumamnya sambil berpikir, kemana batu permata Giok itu menghilang.

"Bibi paman, mungkin disana kamu tidak menemukanku karena aku menghilang begitu saja, maaf!"

"Mungkin setelah ini aku tidak merepotkan kalian lagi, aku sudah bertemu dengan kedua orang tuaku disini, semoga kalian bahagia disana."

Ucap Song Xing Lan sambil mengingat paman dan bibi didunia modern yang menjaganya setelah kematian orang tuanya.

Saat ia memejamkan matanya, tiba-tiba ia dikejutkan dengan panggilan seseorang yang begitu dekat.

Song Xinglan kembali membuka matanya sambil menelusuri keseluruh kamarnya, tetapi tidak melihat siapapun disana.

"Siapa...?" Song Xinglan bangun dari tempat tidur berjalan kearah jendela, nihil tidak ada siapapun disana atau di luar.

"Tuan! Aku disini kapan kamu mengunjungiku, aku sudah menunggumu?."

Song Xing lan kembali mendengar suara itu sekarang sangatlah jelas, suara itu terdengar dekat ditelinganya.

"Kalau berani keluar jangan jadi pengecut!, bersembunyi ditempat yang gelap, keluarlah tunjukin dirimu?." Song xinglan kesal dengan suara itu, karena selalu bersembunyi.

"Tuan! Aku tidak bersembunyi, suaraku ada dalam pikiranmu, coba kamu fokuskan pikiranmu, lalu katakan Bái Lián Huā, cukup katakan dalam hati saja!" Perintah suara itu kepada Song Xing Lan, supaya Song XingLan datang menemuinya.

"Dalam pikiranku apakah kamu berada dalam tubuhku!" Ucap Song Xinglan lagi, ia cukup terkejut sambil memeriksa seluruh tubuhnya, dan melompat- lompat supaya ada yang keluar dalam tubuhnya, jika benar suara itu berada dalam tubuhnya.

"Tuan! Aku berada disuatu tempat bukan dalam tubuhmu, mengapa kamu begitu bodoh.!" Ucap suara itu lagi.

"Apa! Berani sekali kamu ngatain aku bodoh, keluarlah cepat! Aku tonjol kepala kecilmu itu." Song XingLan kesal, sambil memukul-mukul udara.

"Tuan, jangan banyak berpikir lagi cepatlah fokuskan pikiranmu lalu katakan Bai Lian Hua." Ucap suara itu lagi,

kali ini dengan nada mendesak ia tidak meladani tuan bodoh seperti Song Xing Lan.

"Pasti aku banyak bekerja nantinya, mendapatkan tuan seperti ini!" Pikir suara itu dalam hati, karena song Xinglan tidak tahu apa-apa, terpaksa dia mengajari Song Xinglan dari awal pikirnya.

"Baiklah bagaimana caranya! kau tidak menculikku kan!" Song Xinglan pasrah, karena ia juga penasaran tempat Bai LianHua itu, yang dikatakan suara asing tersebut.

"Pejamkan matamu, lalu pikirkan tempat bai LianHua" ucap suara itu lagi, mengajari Song Xing Lan untuk masuk kedunia Bai LianHua.

Akhirnya Song Xing Lan mengikuti intruksi dari suara itu, ia duduk bersila sambil memejamkan matanya, sebenarnya tidak perlu duduk segala dengan berdiri saja sudah cukup.

°°°°

Bersambung...!!!

°

°

°

《Mohon dukungannya dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komenter dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》

♡Terimakasih😊

Terpopuler

Comments

Dewiendahsetiowati

Dewiendahsetiowati

akhirnya ada jari emas juga

2026-04-07

1

Siti Solikah

Siti Solikah

apakah ada ruang dimensi

2026-07-28

0

Aditya Putra

Aditya Putra

💪💪💪💪😍😍😍

2026-05-12

0

lihat semua
Episodes
1 1. Transmigrasi.
2 2. Menemukan Song Xinglan.
3 3. Keluarga Song.
4 4. menceritakan semuanya
5 5. mendengar suara Asing
6 6. mendapatkan ruang dimensi
7 7. memperkenalkan ruang dimensi
8 8. keributan pagi hari.
9 Bab 9. Song Xing Lan Datang
10 10. kepala Desa datang
11 11. bantuan datang
12 12. menemukan buku sejarah kuno.
13 13. keluarga Wei
14 14. mengantar wei Jingjing pulang
15 15. bertemu Wei Jingguo
16 16. wei jingbei marah
17 17. menyusul song xinglan.
18 18. membantu song xing lan
19 19. Gunung Fulu
20 20. melawan babi hutan
21 21. mengobati Wei Jingguo
22 22. melawan ular air
23 23. memasak untuk keluarga song.
24 24. perubahan ruang dimensi
25 25. perubahan sumur air spiritual
26 26. meminta izin pergi ke kota
27 27. Wei Jingguo mengetahui kebenarannya
28 28. memasak untuk tiga saudara Wei.
29 29. pergi ke kota bersama.
30 30. Kota Tianwen
31 31. Hasil penjualan yang memuaskan.
32 32. Rencana! pergi bersama kegunung Fulu
33 33. hubungan membaik...
34 34. pikiran keluarga song berubah terhadap Wei Jingguo
35 35. memberikan semua penghasilan kepada keluarga
36 36. menemukan ginseng umur1000 tahun
37 37. menemukan lili salju.
38 38. membantu wei jingguo
39 39. kembali
40 40. mendapatkan sertifikat tanah
41 41. membuat obat Wei Jingjing
42 42. ditemukan tiga orang terluka di gunung
43 43. berkunjung kerumah Wei jingjing
44 44. mengobati wei Jingjing
45 45. memulai pengobatan untuk Wei Jingtian
46 46. ada rasa!
47 47. berhasil berkultivasi.
48 48. kabar bahagia
49 49. mencari para pekerja
50 50. Jing shuwan
51 51. kesembuhan Jing Shuwan
52 52. memperkenalkan ubi jalar kepada warga.
53 53.masak bersama
54 54. uji coba obat baru.
55 55. Jing shuwan datang kerumah song xinglan
56 bab 56. rencana mencari asisten pribadi
57 57. Mendapatkan budak
58 58. membantu putra wali kota.
59 59. berencana memperbaiki rumah
60 60. lamaran
61 61. mengatakan cinta!
62 62. orang barbar
63 63. menghabisi para penyusup
64 64. obrolan keluarga
65 65. memberikan pekerjaan untuk para gege
66 66. memberitahu keluarga tentang wei jingguo
67 67. wei jingguo datang menemui keluarga song
68 68. pindah rumah baru.
69 69. pergi bersama ke pegunungan
70 70. mendapatkaan buruan memuaskan
71 71. perayaan
72 72. mendaftar jadi prajurit.
73 73. cincin penyimpanan
74 74. memberikan cincin penyimpanan kepada wei jingguo.
75 75. Memberikan cincin ruang kepada para gege
76 76. pertemuan.
77 77. latihan
78 78. perpisahan
79 79. memberikan adik cincin penyimpanan
80 80. hutan kabut
81 81. menghabisi bandit hutan kabut.
82 82. menuju ke desa Aneh
83 83. desa Dong.
84 84. menemukan tempat altar
85 85. menghancurkan altar persembahan
86 86. kabar baik
87 87. ladang desa dong kembali subur.
88 88. melanjutkan perjalanan
89 89. tiba di kota kerajaan Han
90 90. kembali
91 91. kembali ke desa Daihe.
92 92. elang mengantar pesan
93 93. Kembali ke kota kerajaan.
94 94. Han Shizeng, Han Shiyue
95 95. keluarga kerajaan
96 96. raja bangun dari koma
97 97. menuju kota perbatasan
98 98. kota sheng...
99 99. masih mencari...!
100 100. pencarian hampir berhasil
101 101. bertemu..!
102 102. keluar dengan selamat.
103 103. menyelinap ke kamp musuh.
Episodes

Updated 103 Episodes

1
1. Transmigrasi.
2
2. Menemukan Song Xinglan.
3
3. Keluarga Song.
4
4. menceritakan semuanya
5
5. mendengar suara Asing
6
6. mendapatkan ruang dimensi
7
7. memperkenalkan ruang dimensi
8
8. keributan pagi hari.
9
Bab 9. Song Xing Lan Datang
10
10. kepala Desa datang
11
11. bantuan datang
12
12. menemukan buku sejarah kuno.
13
13. keluarga Wei
14
14. mengantar wei Jingjing pulang
15
15. bertemu Wei Jingguo
16
16. wei jingbei marah
17
17. menyusul song xinglan.
18
18. membantu song xing lan
19
19. Gunung Fulu
20
20. melawan babi hutan
21
21. mengobati Wei Jingguo
22
22. melawan ular air
23
23. memasak untuk keluarga song.
24
24. perubahan ruang dimensi
25
25. perubahan sumur air spiritual
26
26. meminta izin pergi ke kota
27
27. Wei Jingguo mengetahui kebenarannya
28
28. memasak untuk tiga saudara Wei.
29
29. pergi ke kota bersama.
30
30. Kota Tianwen
31
31. Hasil penjualan yang memuaskan.
32
32. Rencana! pergi bersama kegunung Fulu
33
33. hubungan membaik...
34
34. pikiran keluarga song berubah terhadap Wei Jingguo
35
35. memberikan semua penghasilan kepada keluarga
36
36. menemukan ginseng umur1000 tahun
37
37. menemukan lili salju.
38
38. membantu wei jingguo
39
39. kembali
40
40. mendapatkan sertifikat tanah
41
41. membuat obat Wei Jingjing
42
42. ditemukan tiga orang terluka di gunung
43
43. berkunjung kerumah Wei jingjing
44
44. mengobati wei Jingjing
45
45. memulai pengobatan untuk Wei Jingtian
46
46. ada rasa!
47
47. berhasil berkultivasi.
48
48. kabar bahagia
49
49. mencari para pekerja
50
50. Jing shuwan
51
51. kesembuhan Jing Shuwan
52
52. memperkenalkan ubi jalar kepada warga.
53
53.masak bersama
54
54. uji coba obat baru.
55
55. Jing shuwan datang kerumah song xinglan
56
bab 56. rencana mencari asisten pribadi
57
57. Mendapatkan budak
58
58. membantu putra wali kota.
59
59. berencana memperbaiki rumah
60
60. lamaran
61
61. mengatakan cinta!
62
62. orang barbar
63
63. menghabisi para penyusup
64
64. obrolan keluarga
65
65. memberikan pekerjaan untuk para gege
66
66. memberitahu keluarga tentang wei jingguo
67
67. wei jingguo datang menemui keluarga song
68
68. pindah rumah baru.
69
69. pergi bersama ke pegunungan
70
70. mendapatkaan buruan memuaskan
71
71. perayaan
72
72. mendaftar jadi prajurit.
73
73. cincin penyimpanan
74
74. memberikan cincin penyimpanan kepada wei jingguo.
75
75. Memberikan cincin ruang kepada para gege
76
76. pertemuan.
77
77. latihan
78
78. perpisahan
79
79. memberikan adik cincin penyimpanan
80
80. hutan kabut
81
81. menghabisi bandit hutan kabut.
82
82. menuju ke desa Aneh
83
83. desa Dong.
84
84. menemukan tempat altar
85
85. menghancurkan altar persembahan
86
86. kabar baik
87
87. ladang desa dong kembali subur.
88
88. melanjutkan perjalanan
89
89. tiba di kota kerajaan Han
90
90. kembali
91
91. kembali ke desa Daihe.
92
92. elang mengantar pesan
93
93. Kembali ke kota kerajaan.
94
94. Han Shizeng, Han Shiyue
95
95. keluarga kerajaan
96
96. raja bangun dari koma
97
97. menuju kota perbatasan
98
98. kota sheng...
99
99. masih mencari...!
100
100. pencarian hampir berhasil
101
101. bertemu..!
102
102. keluar dengan selamat.
103
103. menyelinap ke kamp musuh.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!