Acara syukuran

 Malam telah berlalu,bulan yang memancarkan cahaya indah telah tenggelam tergantikan oleh sinar cahaya matahari yang terbit dari ufuk timur.Sepasang suami istri yang tengah bahagia atas kehadiran putra mereka.

 Hari ini Pak Rama dan Bu Dewi akan mengadakan acara syukuran untuk memberi nama sang buah hati tercintanya itu.Saudara ibu Dewi yang rumahnya masih satu kampung dengan nya,Ibu Sari.Hari ini datang untuk membantu acara syukuran dirumah itu.

"Loh pagi sekali mbak Sari datang"celetuk Dewi kepada sang kakaknya itu.

"Tampan sekali anakmu Dewi,Bagaimana kalau kita kasih nama Nathan saja.Cocok dengan wajahnya yang tampan ini"gumam mbak Sari.

"ide bagus itu mbak,lagian aku belum kepikiran sama sekali dari semalem mau kasih nama siapa putraku ini.Nathan nama yang bagus.Nathan Dwi herlangga,iya akan aku kasih nama itu.Bagus kan mbak"Ucap Dewi sembari menggendong buah hati nya.

Pak Rama sebagai suami setuju saja dengan apa yang istrinya katakan."Yang penting mau kasih nama apa saja asal bayiku sehat"ucapnya.

Mbak Sari pun pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan acara syukuran,Dewi tidak ikut karena menjaga Nathan di rumah.Mbak Sari pun memberitahu para tetangga agar ikut membantu dalam acara syukuran dirumah adiknya itu.

Acara syukuran diadakan malam hari,para tetangga mulai berdatangan ke rumah pasangan suami istri itu.Acara berjalan dengan penuh khidmat.Ternyata semua orang baru sadar kalau ada yang aneh,Ya seorang Kakek tua yang memakai jubah putih duduk tersenyum ikut dalam acara syukuran.

Semua orang bertanya tanya"siapakah kakek itu, sepertinya kita baru melihatnya.Dia bukan warga kampung sini"bisik salah seorang tetangga.

"Ah paling itu masih saudaranya Ibu Dewi atau Pak Rama, sudahlah jangan mikir aneh-aneh"celetuk tetangga yang diajak bicara.

Semua orang yang hadir terheran -heran dengan sesosok kakek tua itu.Kecuali Ibu Dewi dan Pak Rama yang sama sekali tidak melihat kehadiran kakek tua yang memakai jubah putih itu.

Seusai acara syukuran,Pak Rama beristirahat sebentar dihalaman rumah nya.Dia mendengar bisik-bisik tetangga nya.

"Siapa ya kakek tua itu?"ucap salah satu tetangga.Lalu pak Rama dengan rasa penasaran nya menghampiri kerumunan orang-orang.

"Kakek tua siapa yang kamu maksud,bukankah saya dan istri sudah tidak mempunyai orang tua"ucap pak Rama.

"Anu pak tadi kami kira itu masih saudara Bapak atau istri Bapak, memangnya bapak tidak melihat kehadiran kakek tua yang memakai jubah putih itu?"Tanya seorang tetangga.

Pak Rama hanya bengong karena dia dan istri sama sekali tidak melihat kehadiran kakek tua itu,tapi semua tetangga yang hadir malah melihatnya.Ini sungguh aneh, Pak Rama memasuki rumah dengan badan merinding.

"Loh Bapak kenapa?"Tanya Dewi yang sedang berbaring disamping Nathan.

"Apa kamu mengundang kakek tua yang memakai jubah putih tadi di acara syukuran anak kita Dewi?"ujarnya.

"Kakek tua siapa,yang jelas aku mengundang semua tetangga mas"jawabnya .

"Loh kata tetangga tadi ada sesosok kakek tua yang memakai jubah putih ikut hadir di acara syukuran kita.Masa cuma kita berdua yang tidak melihatnya Wi"ujarnya.

Dewi merasa bingung lagi karena rasa penasaran dengan apa yang dilihatnya waktu pertama kali Nathan lahir,dia ditemani sesosok siluman harimau putih.Kini di acara syukuran malah katanya ada kakek tua memakai jubah putih yang ikut hadir.Dewi pun semakin yakin kalau anaknya punya keistimewaan semenjak lahir.Entah itu Nathan mempunyai khodam dari leluhur nya atau tidak.Tapi Dewi semakin yakin,kalau Nathan didampingi khodam baik yang menjaga nya.Dewi pun kini tidak merasa takut lagi karena sekarang dia sudah yakin kalau anaknya punya keistimewaan,namun dia tidak mau memberi tau hal ini kepada suaminya terlebih dahulu.

Terpopuler

Comments

🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉

🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉

mampir thor,

2026-08-08

0

lihat semua
Episodes
1 bab 1 kelahiran anak pertama
2 Acara syukuran
3 Bisikan Gaib
4 Di Hadang preman
5 Kecurigaan Pak Rama
6 Kehidupan yang berubah
7 Berpamitan dengan kerabat
8 Gagal pindah ke kota
9 Dituduh memakai pesugihan
10 Memulai Renovasi Rumah
11 Syukuran rumah Baru
12 Teluh
13 7 Tahun kemudian
14 Sawah yang penuh dengan Hama
15 Nathan Di culik
16 Dendam istri pak Broto
17 Selingkuh dengan mbak Sari.
18 Kecurigaan Dewi Benar
19 Teman Arwah.
20 Kematian Pak Rama dan Sari.
21 Teror Arwah
22 SESAJEN
23 Nathan Remaja
24 Nabila Melihat penampakan
25 INSOMNIA
26 Nabila Jatuh Sakit
27 Pak Broto bebas dari penjara
28 Mendadak mengobati orang sakit
29 Pengumuman orang meninggal
30 Mengobati orang kedua kali nya
31 Ketahuan ibu
32 Sopir Baru Ibu Dewi
33 Kecelakaan
34 Tidak masuk sekolah
35 Kembalinya sang khodam
36 Kekuatan Cincin Batu PERMATA
37 Di segani di sekolah
38 Lupa memberi sesajen
39 Pergi ke pasar ternak
40 Di Hadang musuh
41 Petaka Sang Maling
42 Pindah rumah
43 BALAS DENDAM
44 Satpam baru
45 Tertangkap Basah
46 Malam Jumat kliwon
47 Mencari kyai di kota
48 Mengusir arwah Mbak Sari
49 Kelulusan SMK
50 Mendaftar kuliah
51 Lolos seleksi
52 Nyekar ke makam Ayah
53 OSPEK yang terasa Janggal
54 Ospek Hari ke 2
55 Ospek hari ke 3
56 Libur sebelum Masuk Kuliah
57 Mengajak Nabila pergi ke alun-alun kota
58 Hari Pertama Kuliah
59 Kehilangan kitab kuning
60 Kericuhan di kampus
61 Hampir Ditabrak Truk
62 Di teror Dukun
63 Dijenguk oleh Ibu
64 DIKERJAIN OLEH SENIOR
65 Nabila menerima lamaran pria lain
66 Misteri KKN Minggu pertama di pesantren tua
67 KKN Minggu ke dua
68 KKN Minggu ke tiga
69 Pulang ke rumah mendapat kekecewaan
70 Di datangi Zahra
71 Mendapat penghargaan di kampus
72 Menjalani Skripsi
73 Teror penunggu Kitab
74 ACARA WISUDA YANG MENCEKAM
75 Pernikahan Nabila
76 Mengusir hantu para penunggu rumah Terbengkalai
77 MEROBOHKAN BANGUNAN
78 Proses pembersihan aura negatif di rumah terbengkalai.
79 Acara Syukuran dan peletakan batu pertama
80 Nabila kabur ke rumah Nathan
81 konflik antara juragan Tirta dan Nathan.
82 Terkena FITNAH WARGA DESA
83 Pesan terakhir ibu.
84 Peresmian pondok pesantren yang mendadak haru
85 Tahlil malam pertama
86 Tahlil hari ketiga
87 Tahlil hari ke tujuh
88 Mengurus data-data untuk menikah
89 Pernikahan Nathan dan Nabila
90 Santri dari kota
91 Abril gagal kabur
92 Terbongkarnya identitas
93 Mengajar kan amalan wirid pada Abril
94 Memenangkan perlombaan Hadroh tingkat kabupaten/kota
95 Kebakaran gudang pesantren
96 Perpisahan
97 Tiba di Jakarta
98 Menjadi kuli panggul di pasar
99 Syok dengan harga yang serba mahal
100 Pergi ke rumah Bu Ratna
101 Menjadi supir Bu Ratna
102 Kerinduan Nabila
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab Terakhir
Episodes

Updated 110 Episodes

1
bab 1 kelahiran anak pertama
2
Acara syukuran
3
Bisikan Gaib
4
Di Hadang preman
5
Kecurigaan Pak Rama
6
Kehidupan yang berubah
7
Berpamitan dengan kerabat
8
Gagal pindah ke kota
9
Dituduh memakai pesugihan
10
Memulai Renovasi Rumah
11
Syukuran rumah Baru
12
Teluh
13
7 Tahun kemudian
14
Sawah yang penuh dengan Hama
15
Nathan Di culik
16
Dendam istri pak Broto
17
Selingkuh dengan mbak Sari.
18
Kecurigaan Dewi Benar
19
Teman Arwah.
20
Kematian Pak Rama dan Sari.
21
Teror Arwah
22
SESAJEN
23
Nathan Remaja
24
Nabila Melihat penampakan
25
INSOMNIA
26
Nabila Jatuh Sakit
27
Pak Broto bebas dari penjara
28
Mendadak mengobati orang sakit
29
Pengumuman orang meninggal
30
Mengobati orang kedua kali nya
31
Ketahuan ibu
32
Sopir Baru Ibu Dewi
33
Kecelakaan
34
Tidak masuk sekolah
35
Kembalinya sang khodam
36
Kekuatan Cincin Batu PERMATA
37
Di segani di sekolah
38
Lupa memberi sesajen
39
Pergi ke pasar ternak
40
Di Hadang musuh
41
Petaka Sang Maling
42
Pindah rumah
43
BALAS DENDAM
44
Satpam baru
45
Tertangkap Basah
46
Malam Jumat kliwon
47
Mencari kyai di kota
48
Mengusir arwah Mbak Sari
49
Kelulusan SMK
50
Mendaftar kuliah
51
Lolos seleksi
52
Nyekar ke makam Ayah
53
OSPEK yang terasa Janggal
54
Ospek Hari ke 2
55
Ospek hari ke 3
56
Libur sebelum Masuk Kuliah
57
Mengajak Nabila pergi ke alun-alun kota
58
Hari Pertama Kuliah
59
Kehilangan kitab kuning
60
Kericuhan di kampus
61
Hampir Ditabrak Truk
62
Di teror Dukun
63
Dijenguk oleh Ibu
64
DIKERJAIN OLEH SENIOR
65
Nabila menerima lamaran pria lain
66
Misteri KKN Minggu pertama di pesantren tua
67
KKN Minggu ke dua
68
KKN Minggu ke tiga
69
Pulang ke rumah mendapat kekecewaan
70
Di datangi Zahra
71
Mendapat penghargaan di kampus
72
Menjalani Skripsi
73
Teror penunggu Kitab
74
ACARA WISUDA YANG MENCEKAM
75
Pernikahan Nabila
76
Mengusir hantu para penunggu rumah Terbengkalai
77
MEROBOHKAN BANGUNAN
78
Proses pembersihan aura negatif di rumah terbengkalai.
79
Acara Syukuran dan peletakan batu pertama
80
Nabila kabur ke rumah Nathan
81
konflik antara juragan Tirta dan Nathan.
82
Terkena FITNAH WARGA DESA
83
Pesan terakhir ibu.
84
Peresmian pondok pesantren yang mendadak haru
85
Tahlil malam pertama
86
Tahlil hari ketiga
87
Tahlil hari ke tujuh
88
Mengurus data-data untuk menikah
89
Pernikahan Nathan dan Nabila
90
Santri dari kota
91
Abril gagal kabur
92
Terbongkarnya identitas
93
Mengajar kan amalan wirid pada Abril
94
Memenangkan perlombaan Hadroh tingkat kabupaten/kota
95
Kebakaran gudang pesantren
96
Perpisahan
97
Tiba di Jakarta
98
Menjadi kuli panggul di pasar
99
Syok dengan harga yang serba mahal
100
Pergi ke rumah Bu Ratna
101
Menjadi supir Bu Ratna
102
Kerinduan Nabila
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab Terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!