Saat pulang sekolah

Bel pulang sekolah berbunyi nyaring. Siswa-siswi berhamburan keluar gerbang seperti semut.

Suasana di luar sangat ramai, tapi hati Zea justru terasa berat. Sepanjang hari, bayangan kejadian di kantin terus berputar di kepalanya.

''Cewek secantik dan sesempurna Kak Nayla aja ditolak mentah-mentah sama Kak Bara...'' pikir Zea sambil berjalan sendirian.

''Terus apa harapanku? Aku kan cuma cewek biasa, tomboy, dan jauh dari kata elegan. Mending sadar diri deh, jangan bawa perasaan.''

Zea menghela napas, lalu menyalakan motor bebeknya dan melaju pelan meninggalkan sekolah.

Jalanan menuju rumah cukup sepi dan teduh. Matahari mulai terbenam, angin sore berhembus sejuk. Zea mencoba bersenandung pelan untuk menghibur diri.

Namun, perjalanannya terhenti saat melihat sesuatu yang tak biasa.

Sebuah motor sport hitam mengkilap diparkir sembarangan. Dan di sebelahnya... ada seseorang yang sedang berjongkok dengan wajah kesal.

Jantung Zea seketika berhenti berdetak.

''Itu... Kak Bara?!''

Zea langsung mengerem mendadak. Awalnya ia ingin lewat saja, tapi rasa penasaran dan kepedulian mengalahkan segalanya. Ia pun turun dan mendekat pelan.

Benar saja, itu Bara.

Cowok itu sedang berjongkok memeriksa ban belakangnya yang kempes total. Wajahnya yang biasanya keren dan cool, sekarang terlihat berantakan. Kemejanya digulung memperlihatkan lengan kekar, dan tangannya penuh oli serta debu. Terlihat jelas kalau dia sama sekali tidak paham mekanik.

"Dasar sialan... Kenapa harus bocor di tempat sepi begini sih?!" gerutu Bara kesal.

Zea berdiri mematung.

'Astaga... Kenapa aku harus nemuin dia di saat kayak gini?' batinnya panik. 'Dia kan cowok dingin. Pasti nggak mau diganggu. Mending pergi aja deh...'

Tapi terlambat. Bara menoleh ke belakang.

Mata mereka bertabrakan.

"Eh...!" seru Zea kaget.

"Kamu?" ucap Bara datar, menyeka tangannya ke celana.

Satu kata itu membuat Zea gemetar. Ia berusaha tenang meski jantungnya mau copot.

"I-iya... Kak Bara. Kebetulan banget gue lewat. Kok berhenti di sini? Motornya rusak?" tanya Zea tersenyum kaku.

"Bocor." jawab Bara singkat menunjuk ban dengan dagunya.

Zea melirik ban yang kempes, lalu menatap Bara yang terlihat gelisah. Tiba-tiba rasa percaya dirinya muncul. Soal motor, dia memang jagonya!

"Oalah, ban bocor. Wajar sih, jalanan sini banyak paku. Ini bocornya lumayan besar, harus ditambal panas atau ganti ban dalem." ucap Zea tenang & profesional.

Bara terlihat sedikit terkejut melihat cewek ini berani bahas masalah mesin begitu fasih.

"Kira-kira bengkel masih jauh gak ya?" tanya Bara nada sedikit lebih lembut.

"Jauh kak, lumayan kalau harus dorong." jawab Zea.

Suasana hening. Bara mengecek HP-nya, wajahnya makin masam.

"Sinyal nggak ada. Telepon teman juga nggak nyambung." keluh Bara.

Zea menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

'Ya ampun... Cewek secantik Kak Nayla aja ditolak, masa sekarang gue yang harus pusing mikirin dia?'

Tapi mau bagaimana lagi, ia tidak tega melihat Bara kesusahan.

"Ya udah gini aja deh..." ucap Zea cuek & santai.

Bara menatapnya menunggu penjelasan.

"Motor Kak Bara ditinggal dulu aja di sini, taruh di bawah pohon biar aman. Nanti aku antar ke bengkel deh, terus aku kabarin kang tambalnya. Atau... aku boncengin Kakak cari tukang tambal?" tawar Zea berani.

Jantung Zea berdegup kencang. 'Ya Allah... seriusan nih aku mau boncengin dia?! Jantung gue mau copot nih!'

Bara berpikir sejenak, lalu mengangguk pasrah.

"Baiklah, ayo."

"Ahh, ehhh iyaa iyaa!" seru Zea semangat sampai salah tingkah.

 

BARA MEMUTUSKAN MENINGGALKAN MOTORNYA

Dengan berat hati, Bara memindahkan motor besarnya ke tempat yang lebih aman dan menguncinya. Wajahnya terlihat sangat tidak rela meninggalkan 'kuda besi'-nya kesayangannya sendirian di tempat sepi.

Setelah itu, dia berjalan menuju motor Zea yang jauh lebih kecil dan sederhana.

"Yuk naik! Tangan pegang yang bener ya! Jangan pegang bahu atau apa, nanti aku kaget nyetirnya! Pegang di jok belakang atau ujung bajunya aja!" instruksi Zea sudah duduk di depan, mesin menyala.

Bara mengangguk pelan, lalu naik dengan hati-hati. Joknya sempit, membuat tubuh mereka otomatis berdekatan cukup dekat.

Episodes
1 Kisah ini dimulai dari SMA
2 Sang Kapten basket
3 Arti dari Sahabat Sejati
4 Peluru Cinta yang Gagal Meledak
5 Saat pulang sekolah
6 Sentuhan Tak Sengaja yang Membuat Dunia Berhenti Berputar
7 Rasa Malu yang Membuat Jarak
8 Zea yang tiba-tiba suka menghilang
9 Pergi dan tak kembali
10 Jalan Hidup yang Berbeda
11 Bertemu kembali setelah beberapa tahun lamanya
12 Tiba-tiba jadi Asisten Pribadi bos
13 Masuk sarang Harimau
14 Lembur yang melelahkan jantung
15 Godaan Bos yang menyebalkan
16 TAWARAN YANG TAK BISA DITOLAK
17 Pengawasan sampai depan pintu
18 Cerita dibalik telpon
19 Bos sedang cemburu buta
20 Kamu milikku sejak dulu sampai sekarang
21 Dia beneran Idola sekolah dulu kan?
22 Panggilan Pertama
23 Makanan rasa cinta
24 Kabar duka yang menyedihkan
25 Menjadi pendengar setia untukmu
26 Kembali dengan kesedihan
27 Tiba-tiba datang membawa sebuah kotak
28 Kesempatan yang tidak akan terulang
29 Salah paham yang berujung bahagia
30 Rahasia yang manis
31 Saksi dari masa lalu
32 Hanya kamu pemilik hatiku
33 Mendapatkan Restu dari calon mertua
34 Kena Jebakan batman
35 Resmi menikahimu
36 Malam Pertama yang indah
37 Ujian pernikahan part 1
38 Sudah diluar batas
39 Meeting pembuka kasus
40 Dia Istriku!
41 Kasus Meli yang menyebalkan
42 Meledaknya emosi Zea
43 Nekat masuk kamar lewat balkon
44 Penebusan Bara
45 Demi Istri rela malu
46 Kerinduan yang memBARA
47 Kekuatan Istri yang sesungguhnya
48 Ketika tanda merah melekat jelas
49 Bertemu mantan
50 Niat antar pulang malah ditolak
51 Kejadian yang mengejutkan
52 Kekhawatiran seorang suami
53 Ketika masa lalu mengungkap
54 Zira yang suka Playing Victim
55 Pengganggu nelpon disaat yang tidak tepat
56 Betapa malunya disaat bermesraan di depan mertua
57 Ketukan pintu yang tidak diinginkan
58 Ternyata si penolong itu adalah kakak ipar
59 Istri Sejati seumur hidup
60 Dia Istriku, saat ini dan selamanya
61 Senjata makan tuan
62 Hanya wanita biasa berlagak sok
63 Monitoring Ular Berbisa
64 Lagi asyik nguping malah kenak jewer
65 Mengingatkan posisi
66 Kembali beraktifitas
67 Rencana Sarah membuat Bara Marah besar
68 Mulai menyebar racun
69 Menguak sifat asli sarah
70 Tujuan Sarah terbongkar
71 Saling menuduh
72 Kesedihan Zea
73 Mengantarkan kepergian
74 Kehilangan kedua orang tua
75 Penyesalan pasti datang dibelakang
76 Kabar kehamilan
77 Seperti Ratu
78 Tidak sabar menanti bayi lucu
79 THE END
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Kisah ini dimulai dari SMA
2
Sang Kapten basket
3
Arti dari Sahabat Sejati
4
Peluru Cinta yang Gagal Meledak
5
Saat pulang sekolah
6
Sentuhan Tak Sengaja yang Membuat Dunia Berhenti Berputar
7
Rasa Malu yang Membuat Jarak
8
Zea yang tiba-tiba suka menghilang
9
Pergi dan tak kembali
10
Jalan Hidup yang Berbeda
11
Bertemu kembali setelah beberapa tahun lamanya
12
Tiba-tiba jadi Asisten Pribadi bos
13
Masuk sarang Harimau
14
Lembur yang melelahkan jantung
15
Godaan Bos yang menyebalkan
16
TAWARAN YANG TAK BISA DITOLAK
17
Pengawasan sampai depan pintu
18
Cerita dibalik telpon
19
Bos sedang cemburu buta
20
Kamu milikku sejak dulu sampai sekarang
21
Dia beneran Idola sekolah dulu kan?
22
Panggilan Pertama
23
Makanan rasa cinta
24
Kabar duka yang menyedihkan
25
Menjadi pendengar setia untukmu
26
Kembali dengan kesedihan
27
Tiba-tiba datang membawa sebuah kotak
28
Kesempatan yang tidak akan terulang
29
Salah paham yang berujung bahagia
30
Rahasia yang manis
31
Saksi dari masa lalu
32
Hanya kamu pemilik hatiku
33
Mendapatkan Restu dari calon mertua
34
Kena Jebakan batman
35
Resmi menikahimu
36
Malam Pertama yang indah
37
Ujian pernikahan part 1
38
Sudah diluar batas
39
Meeting pembuka kasus
40
Dia Istriku!
41
Kasus Meli yang menyebalkan
42
Meledaknya emosi Zea
43
Nekat masuk kamar lewat balkon
44
Penebusan Bara
45
Demi Istri rela malu
46
Kerinduan yang memBARA
47
Kekuatan Istri yang sesungguhnya
48
Ketika tanda merah melekat jelas
49
Bertemu mantan
50
Niat antar pulang malah ditolak
51
Kejadian yang mengejutkan
52
Kekhawatiran seorang suami
53
Ketika masa lalu mengungkap
54
Zira yang suka Playing Victim
55
Pengganggu nelpon disaat yang tidak tepat
56
Betapa malunya disaat bermesraan di depan mertua
57
Ketukan pintu yang tidak diinginkan
58
Ternyata si penolong itu adalah kakak ipar
59
Istri Sejati seumur hidup
60
Dia Istriku, saat ini dan selamanya
61
Senjata makan tuan
62
Hanya wanita biasa berlagak sok
63
Monitoring Ular Berbisa
64
Lagi asyik nguping malah kenak jewer
65
Mengingatkan posisi
66
Kembali beraktifitas
67
Rencana Sarah membuat Bara Marah besar
68
Mulai menyebar racun
69
Menguak sifat asli sarah
70
Tujuan Sarah terbongkar
71
Saling menuduh
72
Kesedihan Zea
73
Mengantarkan kepergian
74
Kehilangan kedua orang tua
75
Penyesalan pasti datang dibelakang
76
Kabar kehamilan
77
Seperti Ratu
78
Tidak sabar menanti bayi lucu
79
THE END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!