Zhang Ziyi membeku.
Darah mengalir seperti air mancur dari dua tubuh pengawal yang di tugaskan untuk melindunginya, padahal dua orang itu adalah sosok tangguh di alam pembuka Meridian. Namun saat ini, mereka berdua dibunuh dengan mudah bahkan tanpa di sadari oleh mereka berdua.
"Siapa kamu?" Zhang Ziyi menatap sosok yang membawa pedang yang masih meneteskan darah dari bilah pedang merah di tangannya.
Sosok itu berdiri di depannya, namun dia hanya melihat punggung seorang anak kecil yang bahkan tidak berbeda jauh dengan dia.
Mendengar suara Zhang Ziyi yang sedikit gemetar, sosok itu berbalik. Lalu obor yang masih menyala di tanah menerangi wajahnya.
Melihat sosok pembunuh dua pengawalnya, Zhang Ziyi merasa kakinya menjadi dingin.
"Ka... Kamu..."
Tubuhnya bergetar karena syok dan ada rasa takut yang menyelubungi hatinya.
Di depannya, sosok Zhang Tiangxia berdiri dengan pedang di tangannya. Bilah pedang itu masih meneteskan darah dari ujung bilahnya ke tanah.
Zhang Tiangxia menatap Zhang Ziyi dengan wajah datar, tanpa ada ekspresi apapun. Bahkan matanya terlihat sangat tenang.
"Tidak mungkin." Zhang Ziyi mundur ketakutan sambil menggeser pantatnya ke belakang. Matanya tidak percaya seolah-olah melihat hantu. "Kamu... Kamu sudah cacat. Jiwa beladiri mu sudah hancur. Bagaimana bisa.."
Zhang Tiangxia tersenyum kecil, "Bagaimana bisa aku membunuh mereka berdua dengan mudah?"
"Tidak mungkin kamu bisa membunuh mereka dengan kekuatanmu. Beberapa hari yang lalu kamu baru berada di alam ketiga Pemurnian tubuh, sementara pengawal yang di utus ayahku berada di alam meridian." Zhang Ziyi menggelengkan kepalanya tidak percaya.
Zhang Tiangxia tidak menanggapi pertanyaan Zhang Ziyi, matanya berubah dingin dan bertanya, "Berapa keping perak yang sudah kalian bayarkan ke Organisasi Bayangan untuk membunuhku?" Zhang Tiangxia bertanya dengan nada dingin.
Pupil mata Zhang Ziyi mengecil, wajahnya terlihat panik.
Namun, dengan cepat dia menggelengkan kepala lalu berkata, "Apa maksudmu?…
The God Ashura
Membunuh Zhang Ziyi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments
syarif ibrahim
jangan kasi ampun, bunuh saja mereka yg pernah mencoba membunuhmu..... 💪💪💪
2026-05-20
0
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
2026-05-20
1