Berubah Sikap

Gabriela memutuskan untuk tetap bersembunyi. Untuk pertama kalinya dirinya melihat raut wajah kesal dari Sion. Biasanya pemuda itu raut wajahnya selalu datar-datar saja.

Gajinya memang tidak terlalu tinggi, tapi dapat dikatakan juga tidak terlalu rendah. Hanya saja beban kerjanya tidak main-main. Apa mungkin Sion diam-diam membenci Dika karena memberikan beban kerja tapi dengan gaji pas-pasan?

Ya ... uang bisa menjadi jiwa nasionalis seseorang, mengingat gambar di uang pecahan seratus ribuan adalah tokoh proklamator.

Suara pemuda itu menaiki tangga darurat terdengar. Dengan kekuatan bulan, dengan kecepatan tinggi, Gabriella kemudian melangkah menuju kamarnya.

Dirinya tidak boleh ketahuan oleh Sion. Hingga pada akhirnya, dengan nafas tersengal-sengal sampai di ruang rawatnya dan berbaring.

Suara ketukan pintu terdengar, bersamaan dengan Sion yang masuk. Pemuda ini selalu begitu sopan, atau memang karena itu bagian dari pekerjaannya.

"Nona... maksudku sayang, kenapa nafasmu tidak teratur? Wajahmu juga pucat." Sion perlahan melangkah mendekat.

Gabriella menggeleng."Aku tidak apa-apa, apa urusanmu sudah selesai?" tanyanya ingin mengalihkan perhatian Sion.

Pemuda ini begitu pintar, tentu saja tidak akan mudah untuk menipunya. Dia adalah orang yang cerdas dan penuh integritas.

Gabriella menelan ludah, kala raut wajah yang begitu ramah tiba-tiba berubah menjadi begitu dingin. Tangannya mendekat, bersamaan dengan itu Gabriela sedikit gemetar. Tidak ingin ketahuan jika dirinya sebenarnya tidak mengalami amnesia.

Matanya terpejam, bukannya tidak pernah, dirinya pernah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri. Bagaimana butler sekaligus asisten pribadi tunangannya bertarung menghajar begitu banyak orang.

Ya ... orang ini memang begitu sempurna dalam segala situasi. Begitu cerdas dan licik sejatinya...

Tapi.

Kala dirinya memejamkan mata, tangan pemuda itu terasa di dahinya."Sepertinya tidak panas. Apa dokter jaga sudah datang lagi?" tanya Sion.

Gabriella membuka matanya, rupanya sama sekali tidak ketahuan. Sebuah keajaiban dari Tuhan, pria ini sama sekali tidak tahu. Seharusnya Sion tahu bukan? Bagaimana bisa dapat ditipu dengan mudah?

Gabriella menggeleng."Belum, mungkin nanti saat kita akan keluar dari rumah sakit."

Sion memegang jemari tangannya, wajahnya kembali tersenyum cerah, mengacak-acak rambut Gabriella, kemudian berucap."Syukurlah anda selamat, saya hampir terkena serangan jantung mendengar berita kecelakaan anda."

Dirinya mengernyitkan kening, tertegun. Sudah pasti ini adalah bagian dari buku menjadi pacar-pacar yang sempurna. Ya... benar-benar tidak diragukan lagi. Dengan hanya seperti ini, jujur saja jantungnya berdegup begitu cepat.

Benar! Pria ini memang hanya perhatian karena perintah dari Dika. Tidak mungkin merupakan perhatian yang sesungguhnya. Tapi dirinya tinggal menikmati semuanya, walaupun terkadang perhatian yang keterlaluan membuat jantung yang tidak bisa dikondisikan.

Apa mungkin karena perbedaan perlakuan Dika dan Sion?

"Apa Dika---" hampir saja Gabriela keceplosan bertanya tentang Dika. Dirinya sama sekali tidak boleh bertanya tentang buaya mangap-mangap itu."Maksudku apa bosmu mempersulit mu?"

Sion menggeleng."Sama sekali tidak, saya akan mengurus administrasi untuk kepulangan anda. Juga untuk perawatan lanjutan jangka panjang."Kalimat yang diucapkan oleh Sion hendak melangkah pergi.

Tapi dengan cepat Gabriella mencegahnya. Sudah pasti laporan medis yang tertukar, akan diketahui cepat atau lambat.

"Kamu belikan aku bubur ayam, bubur putih yang tadi tidak membuatku kenyang. Harus yang enak... harus yang paling enak." Perintah dari Gabriella.

Sion mengerutkan keningnya.

Apa dirinya ketahuan?

Tapi tetap saja tidak, pemuda itu berucap pelan."Akan saya belikan...sayang..."

Dirinya ingin berteriak merdeka dalam hati, tinggal mencari dokter spesialis saraf, kemudian menyuapnya. Lagi pula dirinya adalah pasien terkait. Tidak akan melanggar hukum jika menyembunyikan fakta atas izin pasien bukan?

Kala Sion melangkah meninggalkan ruang rawat, maka saat itu pula Gabriela berjalan keluar. Dirinya benar-benar mengamati situasi, melangkah dengan cepat menuju tempat staf administrasi.

"Permisi... ruangan dokter saraf di mana ya?" tanyanya pada staf administrasi.

"Lurus kemudian belok kanan."

Ketika menemukan jawaban, dirinya langsung berlari secepat kilat, benar-benar tidak mengalami cedera parah. Hanya saja kepalanya memang sedikit terluka mungkin terkena pecahan kaca. Entahlah...yang jelas tidak ada benturan berarti.

Langkahnya terhenti di depan ruang dokter spesialis syaraf. Mengetuk pintu tidak peduli ada pasien lain di dalam sana.

"Maaf ada yang ingin saya bicarakan." ucap Gabriella memilin jemari tangannya sendiri hanya membawa handphone.

Memang terdapat seorang pasien di sana, tapi sepertinya sudah selesai melakukan pemeriksaan.

Saat sang pasien keluar, dirinya dipersilahkan untuk duduk oleh sang dokter.

"Kebetulan saya juga ingin berbicara dengan anda. Anda Nona Gabriela bukan?" sang dokter tersenyum memastikan.

"Iya!" Jawab Gabriela cepat.

"Begini, sebenarnya terjadi kesalahan, miskomunikasi antara staf kami. Hasil CT-scan sebelumnya seharusnya diberikan kepada Nona Bella Putri, tapi malah diberikan kepada Nona Gabriela Putri. Sang dokter menghela nafas, ini hasil CT-scan Nona yang sebenarnya. Tidak ada penyumbatan di pembuluh darah, atau hal berbahaya. Hanya luka gores di bagian luar akibat pecahan kaca, ada juga sedikit benturan ringan. Sekali lagi kami mohon maaf..." Ucap dokter cepat, mengingat wanita ini berasal dari keluarga konglomerat.

Gabriela menelan ludahnya, seharusnya ini tidak akan melanggar hukum bukan?

"Bisa biarkan saja seperti itu? Aku akan membayar berapapun, asalkan kalian tidak membocorkan, jika aku tidak mengalami amnesia." Kalimat yang diucapkan oleh Gabriella cepat.

"Jika ini termasuk pemalsuan surat medis, saya tidak bisa, itu melanggar hukum dan kode etik. Tapi apa sebenarnya tujuan anda melakukannya?" tanya sang dokter penasaran.

"Menguji pacar saya..." jawab Gabriella jujur.

"Oh... pacar anda terlihat begitu baik, dia sangat perhatian. Bahkan sempat mendonorkan darah pada anda, karena luka gores di bagian lengan anda kehilangan cukup banyak darah. Dia juga menjaga anda semalaman. Apa yang perlu diuji darinya?" Tanya sang dokter tidak mengerti.

"Donor darah?" Gumam Gabriella, tidak mungkin rasanya Dika bertindak sebaik itu. Karena buaya mangap-mangap itu, cintanya sedalam kubangan lumpur, hatinya begitu halus sehalus jalanan desa yang tidak diperbaiki.

"Iya, kebetulan stok golongan darah O negatif sedang habis. Syukurlah kalian memiliki golongan darah yang sama." Kalimat ramah penuh senyuman dari sang dokter berharap wanita muda ini berhenti menguji pasangannya secara membabi buta.

Gabriela mengangkat salah satu alisnya."Apa yang dokter maksud pacarku itu, pria berkacamata, yang selalu menemaniku?"

Sang dokter mengangguk polos, menyangka ini hanya kesalahpahaman, dan kecurigaan.

"Oh... itu bukan pacarku, itu adalah kepala pelayan sekaligus asisten pacarku. Pacarku pria arogan dengan setelan jas rapi. Kebetulan dia adalah spesies buaya yang sedang merajalela mencari mangsa. Ketika mengetahui aku amnesia, aku langsung dioper pada kepala pelayannya. Masih bilang itu pria yang setia?" tanya Gabriela penuh senyuman.

Wanita kaya yang mengetikkan nominal 100 juta rupiah pada handphonenya."Aku sama sekali tidak akan membuat surat pemeriksaan. Aku juga tidak akan mengungkit kesalahan rumah sakit ini yang memberikan laporan diagnosa tertukar. Dokter hanya perlu mengatakan jika aku benar-benar mengalami amnesia. Tanpa pemalsuan surat-surat, dokter tidak akan terjerat hukum, bukan?"

Sang dokter membulatkan matanya."Wah! benar-benar pria brengsek yang harus diselidiki. Saya akan mendukung nona Gabriella sepenuhnya, walaupun itu berbahaya dan melanggar prinsip. Ngomong-ngomong ini nomor rekening saya..."

Tentu saja ketika dihadapkan dengan begitu banyak uang, bergambar wajah tokoh proklamator Indonesia. Maka jiwa nasionalisme seseorang akan bangkit.

Terpopuler

Comments

dome🌬️🌀🌀🌀

dome🌬️🌀🌀🌀

hiduppp.. gambar proklamator... hidup kertas warna merah... jaya selalu kertas merah Dengan gambar proklamator... awas ileran dok 🤣🤣🤣

2026-05-14

1

mimief

mimief

kan yg penting ga pake surat menyurat ya..dok🤣🤣
ga ada yg dipalsuin donk ah.
siap hormat Ama sang proklamator 🤣🤣

2026-06-01

0

Ufiyyyy

Ufiyyyy

pesona tokoh proklamator emg tak trbantahkan. ...🤣🤣🤣

2026-05-12

2

lihat semua
Episodes
1 Pacar Palsu
2 Kacau
3 Dilema
4 Bab 56
5 Berubah Sikap
6 Wajah Bad Boy
7 Tersayang
8 Selingkuh Terang-Terangan
9 Memperkenalkan Selingkuhan
10 Menggoda Pacar Palsu
11 Sindiran
12 Giveaway
13 Buatku Ya?
14 Tikus Besar
15 Kewajiban Pacar
16 Perselingkuhan
17 Profesional
18 Pengkhianat
19 Wajah Asli
20 Merebut Tunangan Majikan
21 Sayang
22 Kencan
23 Terlalu Banyak Bicara
24 Hasutan
25 Pertemuan
26 Gundik
27 Membimbing
28 Muak
29 Yang Strawberry
30 Cinderella
31 Menikah
32 Roti
33 Lowongan
34 Kedok
35 Solidaritas
36 Terlalu Baik
37 Imposter
38 Beda Sasaran
39 Hadiah Pacar
40 Milikku
41 Godaan
42 Pemecatan
43 Sejak Dulu
44 Sedikit Tidak Waras
45 Pasrah
46 Figuran
47 Umpan
48 Pahlawan
49 Takut Kehilangan
50 Acara
51 Merah Hitam
52 It's Show Time
53 Rebutan
54 Keputusan
55 Tawaran
56 Proyek Perkembangbiakan
57 Diminum?
58 Interogasi
59 Tersayang
60 Pengkhianat
61 Sama Saja
62 Hari Pertama
63 Salah Genre
64 Ketahuan
65 Trik
66 Cincin
67 Pembatalan Pertunangan
68 Membongkar
69 Jelly
70 Malas
71 Bensin
72 Rindu
73 Pemberian Pacarku
74 Undangan
75 Ingin Ikut
76 Bertemu Ayah
77 Ketahuan
78 Ayah Mertua
79 Lamaran
80 Pasangan Resmi
81 Kenapa
82 Nasehat
83 Milikku
84 Menyingkirkan
85 Tegas
86 Putraku
87 Jerat
88 Pacar VVIP
89 Malu
90 Jejakmu
91 Menginginkannya
92 Langka
93 Usaha
94 Jomblo
95 Menantu Idaman
96 Saran
97 Pengkhianat
98 Gundik
99 Tikus
100 Pengkhianat
101 Saudara
102 Kerjasama
103 Jalan
104 Menyakiti
105 Surprise
106 Pengujian
107 Hal Gila
108 Dorongan?
109 Malu
110 Kesal
111 Cara Untuk Mengembalikanmu
112 Ketahuan
113 Jujur
114 Pacar VVIP
115 Menangkap
116 Tikus
117 Hamil
118 Trap
119 Dukungan
120 Tidak Gratis
121 Wedding
122 Let's Play
123 303
124 Siapa?
125 Terungkap
126 Ayah Dan Anak
127 Pewaris Sempurna
128 Dimadu
129 Janji Suci
130 Resmi
131 Kamar Pengantin
132 Malu
133 Tanpa Dendam
134 Bukan Update
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Pacar Palsu
2
Kacau
3
Dilema
4
Bab 56
5
Berubah Sikap
6
Wajah Bad Boy
7
Tersayang
8
Selingkuh Terang-Terangan
9
Memperkenalkan Selingkuhan
10
Menggoda Pacar Palsu
11
Sindiran
12
Giveaway
13
Buatku Ya?
14
Tikus Besar
15
Kewajiban Pacar
16
Perselingkuhan
17
Profesional
18
Pengkhianat
19
Wajah Asli
20
Merebut Tunangan Majikan
21
Sayang
22
Kencan
23
Terlalu Banyak Bicara
24
Hasutan
25
Pertemuan
26
Gundik
27
Membimbing
28
Muak
29
Yang Strawberry
30
Cinderella
31
Menikah
32
Roti
33
Lowongan
34
Kedok
35
Solidaritas
36
Terlalu Baik
37
Imposter
38
Beda Sasaran
39
Hadiah Pacar
40
Milikku
41
Godaan
42
Pemecatan
43
Sejak Dulu
44
Sedikit Tidak Waras
45
Pasrah
46
Figuran
47
Umpan
48
Pahlawan
49
Takut Kehilangan
50
Acara
51
Merah Hitam
52
It's Show Time
53
Rebutan
54
Keputusan
55
Tawaran
56
Proyek Perkembangbiakan
57
Diminum?
58
Interogasi
59
Tersayang
60
Pengkhianat
61
Sama Saja
62
Hari Pertama
63
Salah Genre
64
Ketahuan
65
Trik
66
Cincin
67
Pembatalan Pertunangan
68
Membongkar
69
Jelly
70
Malas
71
Bensin
72
Rindu
73
Pemberian Pacarku
74
Undangan
75
Ingin Ikut
76
Bertemu Ayah
77
Ketahuan
78
Ayah Mertua
79
Lamaran
80
Pasangan Resmi
81
Kenapa
82
Nasehat
83
Milikku
84
Menyingkirkan
85
Tegas
86
Putraku
87
Jerat
88
Pacar VVIP
89
Malu
90
Jejakmu
91
Menginginkannya
92
Langka
93
Usaha
94
Jomblo
95
Menantu Idaman
96
Saran
97
Pengkhianat
98
Gundik
99
Tikus
100
Pengkhianat
101
Saudara
102
Kerjasama
103
Jalan
104
Menyakiti
105
Surprise
106
Pengujian
107
Hal Gila
108
Dorongan?
109
Malu
110
Kesal
111
Cara Untuk Mengembalikanmu
112
Ketahuan
113
Jujur
114
Pacar VVIP
115
Menangkap
116
Tikus
117
Hamil
118
Trap
119
Dukungan
120
Tidak Gratis
121
Wedding
122
Let's Play
123
303
124
Siapa?
125
Terungkap
126
Ayah Dan Anak
127
Pewaris Sempurna
128
Dimadu
129
Janji Suci
130
Resmi
131
Kamar Pengantin
132
Malu
133
Tanpa Dendam
134
Bukan Update

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!