"Terima! terima! terima!!!"
Terdengar suara ramai memberi semangat pada Carla, membuatnya seketika seperti orang yang kebingungan melihat sekelilingnya.
"Apa yang terjadi? kenapa aku disini??" gumamnya kebingungan.
Baru saja ia merasakan perutnya begitu sakit ditusuk Lilian dengan sebuah pisau belati, dan Edgar membakarnya dengan menyiramkan minyak ke sekelilingnya.
"Apakah aku bermimpi? tidak mungkin! aku baru saja mati bersama dengan Alexander!!" gumamnya lagi melihat sekelilingnya.
Ia ingat suaminya yang ia pikir sangat membencinya, menangisi dirinya yang sekarat, dan akhirnya mereka berdua terjebak di dalam kobaran api yang menyala.
"Terima! terima! terima!!!"
Suara ribut memberi semangat padanya terus saja terdengar begitu riuh, dan Edgar tengah mengulurkan sebuah buket bunga mawar padanya.
Mata Carla berkedip.
Ini momen pertama Edgar menyatakan rasa suka padanya, dan ia ingat, bunga itu ia terima dengan perasaan yang begitu bahagia.
Carla pun tersadar, ternyata ia telah kembali lagi sebelum keluarga Ayahnya mulai mengendalikannya, setelah ia mulai menyukai Edgar.
"Carla, aku sudah lama menyukai kamu! maukah kamu menerima ku?"
Pertanyaan yang sama, yang pernah diucapkan Edgar padanya, sama seperti di kehidupannya yang lalu.
"Terima! terima! terima!!!"
Suara ribut orang-orang yang melihat Edgar menyatakan suka padanya, tiada henti memberi semangat padanya, agar ia menerima cinta Edgar.
Perlahan sudut bibir Carla menyunggingkan senyuman dingin, ia sekarang bukan lagi Carla yang bodoh dan buta.
Tangannya menerima buket bunga yang disodorkan Edgar, dan raut wajah Edgar seketika terlihat begitu senang melihat Carla menerima buket bunga mawarnya.
Prok! prok! prok!!!
Tepuk tangan yang begitu riuh pun terdengar dari orang-orang, begitu melihat ia menerima buket bunga Edgar.
"Siapa memangnya kamu harus kuterima cintamu, dasar laki-laki jelek!!"
Tangan Carla dengan kuat, tiba-tiba mengayunkan buket bunga itu menghantam tubuh Edgar.
Buk!!
Edgar sontak terkejut bukan main, "Carla! apa yang kamu lakukan?!!" matanya membulat melihat Carla yang tiba-tiba berubah.
Buk!!
Carla kembali menghantamkan bunga itu ke tubuh Edgar, "Apa yang kulakukan? tentu saja memberi pelajaran pada laki-laki pecundang, yang tidak tahu diri!!!"
Buk! buk! buk!!!
Carla bertubi-tubi menghantamkan buket bunga itu ke tubuh Edgar, dan Edgar dengan susah payah, berupaya menghindari hantaman bunga itu ke tubuhnya.
Buket bunga sampai hancur dan tidak berbentuk lagi, lalu dilemparkan Carla ke tanah, dan kemudian Carla menginjaknya sampai benar-benar hancur.
"Huh!!" dengus Carla dengan dingin memandang Edgar yang kebingungan.
"Ada apa denganmu? bukankah kamu sangat ingin mendapatkan buket bunga dariku??"
"Apa?! cih! aku tidak sudi menerima barangmu! berikan saja sama si Lilian itu!!" jawab Carla dengan ketus.
"A.. apa maksudmu?! kenapa kamu tiba-tiba marah?!!" Edgar menjadi panik melihat Carla yang seketika menjadi dingin.
Orang-orang yang tadi bersemangat melihat momen Edgar menyatakan cinta pada Carla, kebingungan melihat sikap Carla yang tiba-tiba berubah.
"Aku baru sadar, kalau kamu itu tidak sepadan dengan suamiku!!" jawab Carla, lalu berbalik pergi dari sana.
Setelah melangkah beberapa langkah, mendadak Carla menghentikan langkahnya.
Ia melihat tiga mobil mewah hitam, berhenti tidak jauh dari tempat Edgar menyatakan suka padanya.
"Alexander" gumamnya dengan raut wajah yang perlahan terlihat begitu senang.
Mengingat waktunya, setelah ia menerima buket bunga dari Edgar, dan sah menjadi kekasih Edgar, tidak lama kemudian Alexander datang untuk membawanya pulang dengan paksa.
Bersambung.......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
2026-06-05
0
Maria Mariati
lanjutttt 👍👍
2026-06-05
0