EPISODE 2

Bapaknya Ma'un mau pergi karna ada yang mau dia kerjakan lagi. pada saat akan bangun, Ma'un menghentikan bapaknya.

" bapak mau kemana ? duduk aje dulu sini " ucap Ma'un

" bapak mau ke ladang lagi, ada yang belum selesai " kata bapaknya

" santai aja pak, entar bakalan hujan " ucapnya

tiba tiba cuaca mendadak mendung, hujan turun seketika. bapaknya Ma'un terlihat kesal, karna dia tahu apa yang di ucapkan anaknya bakal terjadi.

" lu tuh ye, kalau ngomong di pikir dulu ! gimane bapak mau kerja, kalau hujan begini. Buset dah " kata bapaknya

" lah, kenape Ma'un yang di salahin pak ? salahin aje hujannye " protes Ma'un

bapaknya hanya pasrah saja, karna hanya dia dan istrinya yang tahu kalau ucapan si Ma'un itu asin. jadi apa yang di bilang pasti terjadi dan akurat. itu pun tidak bisa di sengaja, jadi harus dalam keadaan spontan dalam ucapan si Ma'un.

" hmm, kapan berhentinya ini ? " gumam bapaknya

" tenang aje pak, paling dua menitan juga berhenti hujannye " celetuknya

dan benar saja, setelah ucapan Ma'un itu. dua menit kemudian hujan berhenti. bapaknya Ma'un langsung pergi dan gak mau ngomong lagi sama anaknya.

" lah kenapa bapak langsung lari gitu ? aneh banget dah " ucap Ma'un

" gimana gak lari bapak lu ! omongan lu kadang bahaya Kang, lu nya aja yang kagak nyadar ! " celetuk Cempli

" nyadar ? emang lu pikir gua lagi pingsan ! dah lah, gua mau pergi keliling desa. lu di sini aje ye, jagain tuh si bahenol. jangan lu apa apain ! " ucapnya sambil berdiri lalu pergi

" Kang, mau kemana, kok tinggalin gua ! gila lu ya Kang, malah nyuruh arwah jagain tuh kebo ! " pekik Cempli yang di tinggal

Ma'un jalan keliling desa, pada saat jalan dia melihat ada bapak bapak yang sedang bingung dengan motornya.

" ngapain Pak Ucup ? kok malah bingung gitu ? " tanya Ma'un

" ehh, elu Ma'un. ini motor gua gak mau nyala, kesambet kali nih motor " ucapnya sambil melihat mesin motornya

Ma'un juga melihat mesin motornya Pak Ucup. dia memperhatikan kondisi motornya yang masih bagus dan gak ada masalah apa apa.

" bagus kok mesinnya pak. pak ucup cium aja itu motor, nanti bakal hidup lagi tuh motor " saran Ma'un

" cium ? lu pikir nih motor, janda kampung sebelah ape ? aneh aneh aje lu ngomongnye, bukan bantuin malah kasih saran yang begitu " kata Pak Ucup kesal

" ya udah kalau kagak percaya ! aye pamit dulu Pak Ucup " ucapnya sambil pergi

Pak Ucup yang di tinggal Ma'un kepikiran dengan sarannya yang tadi. dia lalu berdiri di depan motornya sambil berpikir.

" masak sih iya nih motor mogok kalau di cium bakalan nyala lagi !? " gumamnya

Pak Ucup mencoba sarannya si Ma'un. dia mencium kepala motornya. setelah itu dia engkol motornya dan tiba tiba menyala lagi motornya.

" buset dah ! kok bisa ya ? gak nyangka gua, omongan si Ma'un ini beneran ampuh ! " kata Pak Ucup yang kaget

Ma'un sampai di warung tempat berkumpulnya orang orang desa kalau mau nongkrong. dia melihat temannya juga ada di sana.

" enak bener ya lu pada, nyantai di sini kagak kerja. malah gak ngajak gua lagi " ucapnya yang sudah menghampiri temannya

" ehh, elu Ma'un. gabung sini duduk, mau pesen apa lu ? " kata Diki temannya

" lah, lu gak di kebon jagain bahenol ? kok bisa datang dimari lu Ma'un ? " tanya Samin teman satunya lagi

" pesenin gua kopi ya " sambil duduk.

" bahenol aman Min, gua bosen di kebon terus. mending ke sini gua " ucap Ma'un

" Mak Atun, kopi satu lagi buat si Ma'un !! " teriak Diki

" iye, gak usah teriak teriak ! elu pikir gua budeg ape ? kayak mau demo aja lu ! " jawab Mak Atun

" terus lu lagi ngapain nih, kok serius amat lu pada ? " tanya Ma'un

" ohh, ini Ma'un. si Diki lagi pasang bola buat entar malem " kata Samin

Ma'un memandang temannya si Diki. dia mengerutkan keningnya, karna dia baru ini tau kalau si Diki suka pasang bola.

" napa lu liatin gua kayak begitu ? heran lu liat gua ganteng begini " kata Diki

" sejak kapan lu judi bola begini ? udah hidup susah, malah bejudi lagi lu ! mending pake duitnya buat lu beli makan " ucapnya sambil menasehati

" bener kata si Ma'un, sekalian bayar utang lu. buat judi aja ada tuh duit, giliran bayar utang aja nunggak terus lu " sahut Mak Atun dengan membawa kopi untuk Ma'un

" santai Mak, entar kalo tembus ini pasangan, gua bayar dah utang semuanya. kalo perlu gua rehab ini warung Mak Atun biar elit " kata Diki

" kagak perlu warung gua lu rehab Diki. di bayar aja utang lu, udah sukur banget gua " ucap Mak Atun sambil masuk ke dalam lagi

Samin dan Ma'un cuma tersenyum saja melihat tingkah Diki yang gak karuan. di warung Mak Atun banyak orang orang yang ngutang kalau duduk di warungnya.

tapi mereka semua pasti bayar kalau udah ada duitnya. makanya Mak Atun gak takut kalau di hutangi warungnya. malah warungnya jadi rame.

" emang entar malem club apa yang main, terus lu pasang bola yang mana Diki ? " tanya Ma'un

" malem nanti ada pertandingan antar negara Ma'un, spanyol lawan argentina. gua pilih argentina " kata Diki

" ngapain lu pilih argentina, mending lu pilih spanyol. gua yakin menang tuh spanyol " celetuk Samin

" spanyol ? kagak gua pilih tuh spanyol. udah yakin gua argentina bakal menang " kata Diki tetap dengan pilihannya.

" Ma'un, menurut lu siapa kira kira yang menang ? " tanya Samin minta pendapat Ma'un

" dua duanya kagak menang ! bakalan seri itu, kosong kosong " jawab Ma'un

Diki dan Samin heran dengan pilihan Ma'un. mereka penasaran kenapa Ma'un bisa bilang seri.

" apa alasannya lu bilang seri nanti pertandingannya ? " tanya Diki

" karna lu pada gak ada yang mau ngalah, mending seri aja biar gak saling menyalahkan kalian " ucapnya

" lah, enak bener dia ngomongnya begitu. cuma gara gara beda pilihan, malah di bilang seri. lebih kacau lagi tanya sama si ma'un " kata Samin

mereka berdua tertawa karena alasan Ma'un yang gak masuk akal. sedangkan Ma'un malah santai dan menikmati kopinya.

sruppp,,

ahhh,,,

" sekarang lu bisa ketawa ketiwi, nanti malam bakalan nyesel lu pada. pasang berapa lu Diki ? " ucapnya

" pasang sejuta, gua yakin malam ini bakalan menang " kata Diki

" gila lu ye, pasang sejuta !? kalau kalah, mau makan apa lu besok,  makan batu ? " ucapnya sambil geleng geleng kepala

" makan nasi lah, paling gua ngutang lagi dimari " kata Diki

kluntang,,,

terdengar suara bantingan tutup panci, Mak Atun yang mendengar kalau Diki mau ngutang lagi jadi kesal lalu membanting tutup pancinya.

mereka semua kaget mendengar suara bantingan tersebut. mereka langsung diam dan tidak membahasnya lagi.

malam harinya Diki dan Samin sudah ada di warung Mak Atun untuk menonton bola. banyak warga desa yang juga menonton pertandingan tersebut.

" gua yakin spanyol bakal menang malam ini " ucap Samin

" kagak bakal, yang menang pasti argentina " balas Diki.

ma'un tidak ikut menonton, dia di rumahnya sambil rebahan sambil memikirkan untuk kedepannya agar bisa tercapai menjadi orang kaya.

di warung Mak Atun, mereka semua fokus menonton pertandingan tersebut. dan babak pertama usai dengan skor masih imbang.

" kayaknya bener di bilang si Ma'un kalau pertandingan ini bakal seri " ucap Samin

" baru juga babak pertama, santai aja. masih ada babak kedua, gak mungkin seri ini pertandingan " kata Diki dengan yakin

pertandingan di lanjutkan lagi di babak kedua. setelah memasuki menit ke 80 skor masih kosong kosong.

Diki langsung cemas, dia sudah mempertaruhkan semua uangnya yang dia kumpulkan untuk bertaruh judi bola.

akhirnya pertandingan usai dengan skor imbang tanpa ada gol. Diki langsung memegang kepalanya.

" wah beneran seri ternyata, akurat banget prediksi si Ma'un. coba lu dengerin apa kata Ma'un, pasti menang " ucap Samin

" mampus gua, asem banget tuh mulut si Ma'un, beneran jadi seri " kata Diki yang lesu

Mak Atun yang membereskan gelas di atas meja. menatap tajam ke arah Diki. Diki yang melihat tatapan tajam Mak Atun cuma bisa cengengesan saja.

Ma'un yang ada di kamar, sudah memikirkan apa yang seharusnya dia lakukan. jadi dia berniat untuk pergi keluar dari desa ke kota.

" gua akan cari kerja di kota kalau mau jadi orang yang sukses. kalau di sini aja, gak bakal berubah hidup gua " gumam Ma'un

" yakin lu Kang, mau ke kota ? di sana itu kota kejam Kang, lebih kejam dari pada tukang jagal sapi " sahut Cempli

" bodo amat gua mah, gua yakin bisa hidup disana " ucapnya

" terus kalo lu pergi, siapa yang bawa bahenol ke kebon lagi ? " tanya Cempli

" bahenol kan punya kaki, dia kan bisa pergi sendirian. lagian juga udah hafal dia jalan ke kebon " katanya

" tapi gua ikut ya Kang, masa gua sendirian di sini " pinta Cempli

" kagak, gak ada lu ikut ikut ya cempli. gua pengen sendiri, kalo lu ikut yang ada kepala gua pusing " ucapnya menolak

" tega amat lu Kang, gua kan udah ngikutin lu udah lama. gua janji dah, gak bakal aneh aneh gua di sana " mencoba meyakinkan Ma'un

" nanti lah gua pikirin lagi, sekarang gua mau tidur, ngantuk gua " ucapnya sambil memejamkan matanya

Cempli tersenyum, karna dia yakin pasti akan di ajak kalau Ma'un udah bilang mau di pikir lagi masalah mau di ajak apa tidaknya.

Terpopuler

Comments

Ilham

Ilham

lanjut bg

2026-06-28

0

lihat semua
Episodes
1 EPISODE 1
2 EPISODE 2
3 EPISODE 3
4 EPISODE 4
5 EPISODE 5
6 EPISODE 6
7 EPISODE 7
8 EPISODE 8
9 EPISODE 9
10 EPISODE 10
11 EPISODE 11
12 EPISODE 12
13 EPISODE 13
14 EPISODE 14
15 EPISODE 15
16 EPISODE 16
17 EPISODE 17
18 EPISODE 18
19 EPISODE 19
20 EPISODE 20
21 EPISODE 21
22 EPISODE 22
23 EPISODE 23
24 EPISODE 24
25 EPISODE 25
26 EPISODE 26
27 EPISODE 27
28 EPISODE 28
29 EPISODE 29
30 EPISODE 30
31 EPISODE 31
32 EPISODE 32
33 EPISODE 33
34 EPISODE 34
35 EPISODE 35
36 EPISODE 36
37 EPISODE 37
38 EPISODE 38
39 EPISODE 39
40 EPISODE 40
41 EPISODE 41
42 EPISODE 42
43 EPISODE 43
44 EPISODE 44
45 EPISODE 45
46 EPISODE 46
47 EPISODE 47
48 EPISODE 48
49 EPISODE 49
50 EPISODE 50
51 EPISODE 51
52 EPISODE 52
53 EPISODE 53
54 EPISODE 54
55 EPISODE 55
56 EPISODE 56
57 EPISODE 57
58 EPISODE 58
59 EPISODE 59
60 EPISODE 60
61 EPISODE 61
62 EPISODE 62
63 EPISODE 63
64 EPISODE 64
65 EPISODE 65
66 EPISODE 66
67 EPISODE 67
68 EPISODE 68
69 EPISODE 69
70 EPISODE 70
71 EPISODE 71
72 EPISODE 72
73 EPISODE 73
74 EPISODE 74
75 EPISODE 75
76 EPISODE 76
77 EPISODE 77
78 EPISODE 78
79 EPISODE 79
80 EPISODE 80
81 EPISODE 81
82 EPISODE 82
83 EPISODE 83
84 EPISODE 84
85 EPISODE 85
86 EPISODE 86
87 EPISODE 87
88 EPISODE 88
89 EPISODE 89
90 EPISODE 90
91 EPISODE 91
92 EPISODE 92
93 EPISODE 93
94 EPISODE 94
95 EPISODE 95
96 EPISODE 96
97 EPISODE 97
98 EPISODE 98
99 EPISODE 99
100 EPISODE 100
101 EPISODE 101
102 EPISODE 102
103 EPISODE 103
104 EPISODE 104
105 EPISODE 105
106 EPISODE 106
107 EPISODE 107
108 EPISODE 108
Episodes

Updated 108 Episodes

1
EPISODE 1
2
EPISODE 2
3
EPISODE 3
4
EPISODE 4
5
EPISODE 5
6
EPISODE 6
7
EPISODE 7
8
EPISODE 8
9
EPISODE 9
10
EPISODE 10
11
EPISODE 11
12
EPISODE 12
13
EPISODE 13
14
EPISODE 14
15
EPISODE 15
16
EPISODE 16
17
EPISODE 17
18
EPISODE 18
19
EPISODE 19
20
EPISODE 20
21
EPISODE 21
22
EPISODE 22
23
EPISODE 23
24
EPISODE 24
25
EPISODE 25
26
EPISODE 26
27
EPISODE 27
28
EPISODE 28
29
EPISODE 29
30
EPISODE 30
31
EPISODE 31
32
EPISODE 32
33
EPISODE 33
34
EPISODE 34
35
EPISODE 35
36
EPISODE 36
37
EPISODE 37
38
EPISODE 38
39
EPISODE 39
40
EPISODE 40
41
EPISODE 41
42
EPISODE 42
43
EPISODE 43
44
EPISODE 44
45
EPISODE 45
46
EPISODE 46
47
EPISODE 47
48
EPISODE 48
49
EPISODE 49
50
EPISODE 50
51
EPISODE 51
52
EPISODE 52
53
EPISODE 53
54
EPISODE 54
55
EPISODE 55
56
EPISODE 56
57
EPISODE 57
58
EPISODE 58
59
EPISODE 59
60
EPISODE 60
61
EPISODE 61
62
EPISODE 62
63
EPISODE 63
64
EPISODE 64
65
EPISODE 65
66
EPISODE 66
67
EPISODE 67
68
EPISODE 68
69
EPISODE 69
70
EPISODE 70
71
EPISODE 71
72
EPISODE 72
73
EPISODE 73
74
EPISODE 74
75
EPISODE 75
76
EPISODE 76
77
EPISODE 77
78
EPISODE 78
79
EPISODE 79
80
EPISODE 80
81
EPISODE 81
82
EPISODE 82
83
EPISODE 83
84
EPISODE 84
85
EPISODE 85
86
EPISODE 86
87
EPISODE 87
88
EPISODE 88
89
EPISODE 89
90
EPISODE 90
91
EPISODE 91
92
EPISODE 92
93
EPISODE 93
94
EPISODE 94
95
EPISODE 95
96
EPISODE 96
97
EPISODE 97
98
EPISODE 98
99
EPISODE 99
100
EPISODE 100
101
EPISODE 101
102
EPISODE 102
103
EPISODE 103
104
EPISODE 104
105
EPISODE 105
106
EPISODE 106
107
EPISODE 107
108
EPISODE 108

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!