"Caca pulang," kata Alto pada Melodi via panggilan telepon.
"Eh? Serius, Bang?" tanya Melodi.
"Iyaaa. Udah hampir semingguan,"
"Nyariin aku?"
"Iyalah. Partner in crime-mu kan?"
"Eheee... Trus kapan dia cabut lagi?" tanya Melodi.
"Galau dia,"
"Galau kenapa? Bingung mau ke negara mana lagi?" tanya Melodi.
"Abis dilamar Aldo dia,"
"EH?! Serius?!"
"Kaget banget? Iyaaa, serius. Makanya dia galau pengen nikah juga, pengen jalan-jalan juga,"
Melodi terdiam. Dia sebenarnya tahu apa yang membuat Caca bingung. Bukan karena hobi travellingnya. Melainkan karena perasaannya kepada Alto.
"Mel? Tidur?"
"Eh? Belum, Bang. Trus, Caca gimana?"
"Kelihatannya, sih, biasa aja. Nggak tahu dalemnya,"
"Mmm... Weekend depan aku pulang kalau gitu,"
"Trus kerjaan di kafe kamu gimana?"
"Eh? Duh... Iya lagi. Coba deh besok aku tanya sama yang punya kafe dulu,"
"Naaah gitu, jadi biar yang punya kafe prepare penyanyi pengganti atau barangkali kamu punya temen yang bisa gantiin kamu selama kamu pulang,"
"Tapi, kalau aku pulang, aku nyanyi di kafe Bang Alto dibayar ya?"
"Nggak usah nyanyi. Palingan kamu asyik ngobrol sama Caca sampe pagi,"
"Eheee..."
"Ya udah. Buruan tidur, udah malem,"
"Iyaaa... Ntar abis selesai nugas langsung tidur,"
"Ati-ati,"
"Iyaaa,"
Panggilan telepon terputus. Melodi menatap layar ponselnya yang gelap.
"Caca pulang," gumamnya.
Melodi meletakkan ponselnya di atas tempat tidurnya. Dia lalu berjalan mengambil gitar yang bersandar di dinding dekat meja belajar. Melodi duduk di kursi belajar lalu memainkan gitarnya.
"Ting... Ting... Ting..."
"Caca dilamar Aldo," gumam Melodi sambil memainkan gitarnya.
"Apa dia masih suka sama Bang Alto?"
Melodi menerawang jauh, kembali ke masa saat dia masih SMP. Saat itu, Caca memberanikan dirinya menyatakan perasaannya pada Alto. Melodi yang tak sengaja mendengarnya terkejut.
"Makasih, Ca," kata Alto waktu itu.
"Tapi... kamu udah kayak adek buatku," lanjutnya.
"Maaf," kata Alto.
Melodi menghela napas panjang saat mengingat kejadian itu.
"Apa Ban…
Senandung Cinta Melodi
Mengikuti Suara Hati... Atau Suara Melodi?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments