Bab 16. Pukulan Pamungkas

Aroma antiseptik yang menyengat memenuhi seluruh sudut kamar perawatan VIP lantai lima Rumah Sakit Medika Pratama. Di atas ranjang berseprai putih bersih, Helena duduk bersandar dengan gaun pasien yang kebesaran. Wajahnya yang biasa dipoles riasan mewah kini pucat pasi, matanya sembab, dan wajahnya menyimpulkan guratan frustrasi yang amat mendalam.

Di tangannya, sebuah tablet digital menampilkan grafik merah yang merosot tajam—saham perusahaan keluarganya terjun bebas setelah berita pembatalan kerja sama secara sepihak oleh Pratama Group tersebar luas di bursa saham pagi ini.

Tok. Tok.

Suara ketukan pintu yang teratur dan sangat santai memecah keheningan kamar. Sebelum Helena sempat merapikan rambutnya atau bersuara, pintu kayu mahoni itu terdorong terbuka.

Clarissa melangkah masuk dengan keanggunan mutlak.

Penampilannya yang luar biasa memukau dengan gaun sutra merah marun dan jubah hitam yang tersampir anggun di pundaknya menciptakan kontras yang teramat menyengat dengan kondisi Helena yang berantakan. Di belakangnya, Tulus berjalan patuh sembari membawa seikat bunga mawar putih yang mekar sempurna.

"Kau...!" Helena tersentak hebat, jemarinya mengepal kencang meremas seprai. Matanya membara oleh kebencian yang mendidih.

"Untuk apa kau ke sini?! Mau memamerkan kemenanganmu, iblis?!"

Clarissa tidak membalas makian kasar itu dengan emosi. Ia justru menyunggingkan senyuman paling ramah dan paling menyebalkan yang pernah ada. Dengan isyarat tangan yang santai, ia meminta Tulus meletakkan buket bunga mawar putih tersebut tepat di atas meja samping ranjang Helena.

Dengan gerakan yang teramat halus, Clarissa menarik kursi empuk di samping ranjang, merapikan gaunnya, lalu duduk menyilangkan kakinya yang jenjang dengan santai.

"Aduh, Helena sayang... kenapa menyambutku dengan nada tinggi seperti itu?" tutur Clarissa dengan suara yang mengalun amat lembut, jernih, dan bernada manis yang sangat memancing emosi.

"Aku datang jauh-jauh ke sini hanya untuk menjalankan kewajibanku…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!