Nara terdiam sejenak, memandangi jemarinya sendiri.
"Dan semalam... aku bilang aku menerima perjodohan itu. Tapi begitu bangun tidur pagi ini, rasa takut itu datang lagi, Ras. Aku bimbang luar biasa. Apakah aku mengambil keputusan ini hanya karena aku kecewa sama Devino? Apakah aku cuma menyerah pada kehendak orang tuaku? Aku takut melangkah ke pernikahan tanpa rasa cinta, Ras. Aku takut terjebak dalam rumah tangga yang dingin."
Laras mendengarkan setiap patah kata Nara dengan penuh empati. Ia mengusap punggung tangan sahabatnya itu, memberikan dorongan kekuatan.
"Ra, wajar banget kalau kamu merasa bimbang," tutur Laras dengan nada lembut namun bijak. "Kehilangan hubungan bertahun-tahun dalam sehari, lalu dihadapkan pada komitmen seumur hidup di hari yang sama... otak dan hatimu butuh waktu untuk bernapas. Tapi dengar aku baik-baik."
Laras menatap lurus ke dalam mata Nara. "Kamu kenal dirimu sendiri lebih baik dari siapa pun. Apakah Zaid pria yang buruk? Dari ceritamu, dia terdengar punya integritas. Pria yang mau memberi ruang untuk kamu memilih di depan orang tuamu itu jarang, Ra. Tapi kalau kamu ragu karena takut belum mencintainya, ingat ini: 'cinta bisa tumbuh dari rasa hormat dan rasa aman. Sesuatu yang mungkin nggak kamu dapatkan dari Devano belakangan ini."
Laras tersenyum tipis, meremas lembut tangan Nara. "Tapi kalau kamu bimbang karena merasa dipaksa situasi, ambil jeda, Ra. Jangan melangkah karena panik. Bicarakan lagi dengan Zaid. Dari ceritamu, pria bernama Zaid itu sepertinya tipe orang yang bisa diajak bicara rasional."
Mendengar bait-bait nasihat dari Laras, beban di dada Nara seolah terangkat sebagian. Kehadiran sahabat lamanya malam ini sungguh seperti penawar dahaga di tengah gurun kebingungan. Nara tersenyum tulus, rasa hangat menyelimuti hatinya.
"Terima kasih ya, Ras," kata Nara lirih. "Aku bersyukur banget bisa ketemu kamu malam ini. Kalau nggak... mungkin kepalaku sudah meledak."
Laras terkekeh pelan. "Sama-sama, Kaynara. Kita ini sahabat da…
Diantara Dua Bayangan
6. Amplop Coklat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments
Apriyanti
lanjut thor 🙏
2026-07-27
0