JANJI DI MASA KECIL

BAB 3

Eros duduk terdiam di kursi ruang kerjanya. Tatapannya kosong menembus dinding kaca yang memperlihatkan gemerlap Kota Brussels.

Perlahan ia membuka laci meja kerjanya, lalu mengambil sebuah kotak kayu kecil yang selalu ia simpan dengan hati-hati.

Di dalam kotak itu tersimpan sebuah jepit pita berwarna lembut yang mulai memudar dimakan waktu.

Benda sederhana itu adalah harta paling berharga yang tak pernah ia tinggalkan. Dengan lembut jemarinya mengusap permukaan jepit pita tersebut hingga tanpa sadar bibirnya membentuk senyum tipis.

Kenangan belasan tahun lalu kembali memenuhi benaknya.

Flashback On

Beberapa bulan setelah kecelakaan pesawat yang merenggut kedua orang tuanya, Eros kecil tinggal di sebuah panti asuhan di Sydney.

Mansion keluarganya telah disita karena perusahaan sang ayah terlilit utang. Tidak ada lagi tempat yang bisa ia sebut rumah. Seorang pelayan keluarga akhirnya mengantarkannya ke panti itu.

Hari itu, seorang anak laki-laki berusia lima tahun berdiri di halaman sambil memperhatikan sepasang suami istri yang baru datang. Wajah mereka tampak asing baginya.

"Eros, sini, Nak,"

Panggil seorang wanita cantik berpakaian elegan sambil tersenyum hangat.

Eros mengernyit bingung. Bagaimana mungkin wanita itu mengetahui namanya, padahal mereka belum pernah bertemu?

Tatapannya beralih kepada Kartika, pengurus panti yang selama ini merawatnya.

"Ayo, berikan salam kepada mereka," ujar Kartika lembut.

Dengan sedikit ragu, Eros melangkah mendekat lalu mencium tangan keduanya.

"Ya ampun... ternyata kau sudah sebesar ini. Terakhir kali aku melihatmu, kau masih bayi," ucap wanita itu sambil mengusap pipi Eros penuh kasih.

"Ibu... mereka siapa?" tanya Eros kepada Kartika.

Kartika tersenyum.

"Lebih baik kita berbicara di dalam."

Mereka pun memasuki ruang tamu panti dan duduk berhadapan.

"Perkenalkan, aku Alice," ujar wanita itu ramah.

"Dan ini suamiku, Erwin. Kami adalah sahabat

kedua orang tuamu dari Brussels."

"Sahabat Mama dan Papa?" tanya Eros terkejut.

Alice mengangguk pelan.

"Benar, Sayang."

"Kami datang untuk menjemputmu," sambung Erwin dengan senyum hangat.

"Menjemputku?" Eros memandang bingung.

"Ke mana? Aku sudah tidak punya rumah. Rumahku sekarang menjadi milik orang lain karena utang perusahaan Papa. Bahkan Paman Harja dan Bibi Elin membuangku ke panti ini beberapa bulan yang lalu."

Mendengar ucapan itu, hati Erwin terasa sesak.

Anak sekecil ini sudah memahami kenyataan hidup seberat ini... Sikapnya benar-benar mirip Dario (Ayah Kandung Eros) . Tenang dan dewasa.

Alice memberi isyarat kepada Kartika.

"Ibu Kartika, sebaiknya Ibu yang menjelaskan."

Kartika mengusap kepala Eros dengan lembut.

"Nak, mulai hari ini kamu tidak akan tinggal di panti lagi. Tuan Erwin dan Nyonya Alice ingin membawamu pulang. Mereka ingin merawatmu, menyayangimu, dan membesarkanmu seperti anak kandung mereka sendiri."

"Maksudnya?" tanya Eros pelan.

"Kami ingin kau menjadi putra kami satu-satunya," ucap Alice dengan mata berkaca-kaca. "Kami akan memberikan kasih sayang yang selama ini hilang darimu."

"Kelak kami juga akan menyekolahkanmu sampai setinggi mungkin. Memangnya cita-citamu ingin menjadi apa?"

Eros memiringkan kepala.

"Cita-cita itu apa?"

Erwin tertawa kecil.

Ia baru sadar bahwa anak itu masih berusia lima tahun.

"Cita-cita adalah impianmu saat sudah dewasa nanti. Misalnya menjadi dokter, pilot, pengusaha..."

"Aku ingin menjadi miliarder!" seru Eros dengan mata berbinar.

Semua orang tertawa geli.

"Kau tahu arti miliarder?" tanya Alice.

Eros mengangguk mantap.

"Orang yang punya uang banyak dan uangnya tidak pernah habis."

Alice tertawa gemas.

"Anak pintar."

Erwin kemudian berkata dengan penuh keyakinan.

"Aku akan memastikan impianmu itu terwujud. Tapi ada satu syarat."

"Apa itu?"

"Kau harus ikut kami tinggal di Brussels."

Eros terdiam cukup lama. Wajah mungilnya tampak berpikir serius hingga membuat ketiga orang dewasa di hadapannya ikut menunggu dengan gugup.

Akhirnya ia mengangguk pelan.

"Baik... aku mau ikut."

Alice langsung memeluknya erat.

"Mulai sekarang panggil kami Mommy dan Daddy. Karena mulai hari ini, kau adalah anak kami."

Eros tersenyum malu.

"Baik... M-Mommy..."

Kartika ikut tersenyum bahagia. Akhirnya ada seseorang yang benar-benar tulus ingin memberikan keluarga baru untuk Eros.

Namun tanpa mereka sadari, di balik pintu ruangan, seorang gadis kecil berkuncir dua sedang menangis diam-diam.

Air matanya mengalir tanpa henti.

"Brussels itu di mana...?" gumamnya lirih. "Aku tidak tahu..."

Ia berlari menuju taman belakang panti lalu duduk di atas ayunan sambil memeluk boneka kesayangannya.

Beberapa saat kemudian, Eros telah berpamitan kepada seluruh penghuni panti. Namun ia menyadari satu orang belum terlihat.

"Di mana Lura?" tanyanya.

"Sejak tadi dia menangis di taman belakang," jawab salah seorang temannya.

Eros segera berlari ke sana.

Di bawah rindangnya pepohonan, Lura duduk di atas ayunan dengan kepala tertunduk.

"Kau kenapa?" tanya Eros lembut.

Lura terkejut. Ia buru-buru menghapus air matanya.

"Kau akan pergi meninggalkan panti ini, kan?"

"Iya. Aku berangkat hari ini."

Lura berusaha tersenyum meski matanya masih sembab.

"Selamat... sekarang kau punya orang tua baru. Semoga mereka memberikan kasih sayang dan kebahagiaan untukmu."

"Terima kasih, Lura. Jujur saja... aku juga berat meninggalkan panti ini. Terutama meninggalkanmu."

Lura menggeleng pelan.

"Aku tidak apa-apa. Kau harus baik-baik di sana."

Lalu gadis kecil itu mengulurkan jari kelingkingnya.

"Berjanjilah... jangan pernah melupakanku."

Eros tersenyum dan mengaitkan jari kelingkingnya.

"Aku berjanji. Aku tidak akan pernah melupakanmu."

Mereka saling tersenyum.

"Oh iya," tanya Lura polos, "Brussels itu di mana?"

"Yang aku tahu... tempat itu sangat jauh. Harus naik pesawat."

Eros memandang gadis kecil yang selama ini selalu menemaninya bermain.

Tiba-tiba Lura melepas jepit pita dari rambutnya.

"Ini untukmu."

Eros menatap benda kecil itu.

"Bawalah. Supaya kau selalu mengingatku."

Dengan hati-hati Eros menerimanya.

"Aku akan menjaganya."

Ia menggenggam jepit pita itu erat.

"Aku harus pergi sekarang. Orang tua baruku sudah menunggu."

"Jaga dirimu baik-baik ya, Eros."

"Kau juga, Lura."

Tak lama kemudian, mobil sport hitam membawa Eros meninggalkan panti.

Dari balik kaca mobil, ia melambaikan tangan kepada seluruh penghuni panti, sementara Lura terus berdiri memandang hingga mobil itu menghilang di kejauhan.

Flashback Off

Eros tersadar dari lamunannya. Jepit pita itu masih berada dalam genggamannya.

Bertahun-tahun telah berlalu.

Takdir kembali mempertemukan mereka.

Eros berhasil menemukan Lura yang kini telah tumbuh menjadi gadis cantik dengan kepribadian lembut dan sederhana.

Sejak pertemuan itu, benih-benih cinta yang dulu hanya berupa persahabatan kecil akhirnya berkembang menjadi sebuah hubungan yang begitu dalam.

Meski dipisahkan jarak karena Lura harus melanjutkan kuliah di Sydney, perasaan Eros tak pernah berubah.

Dan jepit pita yang selalu ia simpan itu menjadi saksi bahwa hingga hari ini, Eros tidak pernah sekalipun melupakan Lura.

Namun, takdir kembali mempermainkan mereka. Kebahagiaan yang baru saja mereka temukan harus terancam oleh sebuah perjodohan yang telah ditetapkan keluarga Forger.

Berat bagi Eros menerima kenyataan itu, tetapi ia merasa tidak memiliki pilihan.

Baginya, Erwin dan Alice Forger bukan sekadar orang tua angkat, melainkan orang tua yang telah memberinya kasih sayang, keluarga, dan kehidupan baru.

Karena itulah, ia tidak sanggup menolak keinginan mereka, meski keputusan tersebut mengharuskannya mengorbankan cinta yang selama ini ia jaga bersama Lura

Episodes
1 PEWARIS TANPA IKATAN DARAH
2 RAHASIA DI HATI ZENAYA
3 JANJI DI MASA KECIL
4 PERTEMUAN YANG MENENTUKAN TAKDIR
5 BRAND AMBASSADOR CALON ISTRI
6 ANTARA CINTA DAN KEWAJIBAN
7 KENYATAAN YANG HARUS DI SAMPAIKAN
8 MENEMUI LURA
9 LANGKAH YANG TERIKAT
10 KAGUM TANPA SADAR
11 FITTING GAUN PENGANTIN
12 PERNIKAHAN EROS DAN ZENAYA
13 KEGELISAHAN EROS
14 TINGGAL DI MANSION BARU
15 MALAM PERTAMA YANG TERLUPAKAN
16 RAHASIA DI SYDNEY
17 KABAR YANG TERLAMBAT
18 KEPULANGAN EROS
19 ANTARA CANGGUNG DAN KEHANGATAN
20 RASA PENASARAN ZENAYA
21 MIMPI ZENAYA, HATI EROS
22 PELUKAN YANG MENGUBAH SEGALANYA
23 MERAWAT EROS YANG SAKIT
24 DI BALIK PERHATIAN YANG PALSU
25 DI BALIK SENYUMAN
26 ACTING ZENAYA YANG MEMUKAU
27 PERTEMUAN EROS DAN LUCIAN
28 INSIDEN DI BALLROOM HOTEL
29 ZENAYA DAN VEXIA
30 PERSIAPAN KEBERANGKATAN EROS
31 LIBURAN DI KYOTO
32 MEET AND GREET ZENAYA
33 KABAR MENGEJUTKAN
34 KONFRONTASI DI RUMAH SAKIT
35 KEKHAWATIRAN EROS
36 SEBUAH KECUPAN PERTAMA
37 HUKUMAN UNTUK VEXIA
38 KEMBALINYA SANG BINTANG
39 SATU FOTO YANG MENGUNDANG SPEKULASI
40 CEMBURUNYA EROS
41 DIANTARA CINTA DAN CITA CITA
42 LANGKAH KECIL MENUJU CINTA
43 MORNING KISS
44 SEBUAH RASA YANG TAK DI SADARI
45 SEBUAH BILL DI SYDNEY
46 HARI TANPA ZENAYA
47 EMOSI EROS FORGER
48 RINDU EROS KEPADA ZENAYA
49 MENJEMPUT RINDU
50 MALAM YANG MENYATUKAN KITA
51 ROMANSA DI KOTA MILAN
52 TATAPAN PENUH CEMBURU
53 PESTA BBQ DI VILLA
54 RAHASIA YANG DI KETAHUI LUCIAN
55 RAHASIA MULAI TERBONGKAR
56 KEDATANGAN LURA
57 DILEMA
58 ZENAYA YANG ANEH
59 SEMAKIN RUMIT
60 FIRASAT BURUK
61 RAHASIA TERBONGKAR
62 HATI YANG HANCUR
63 AIR MATA ZENAYA
64 INGIN BERCERAI?
65 HAMIL?
66 BREAKING NEWS
67 AMARAH KELUARGA FORGER
68 DESMON KEMBALI
69 HASIL TESTPACK
70 BENTROKAN DUA PRIA YANG TERLUKA
71 KEMBALI KE MANSION HARPER
72 KABAR PERCERAIAN
73 KABAR KEHAMILAN ZENAYA
74 AMARAH DANIEL
75 LUKA YANG BELUM SEMBUH
76 PERGI MEMBAWA RAHASIA
77 PELARIAN ZENAYA DARI DUNIA BISING
78 KEHENINGAN ZENAYA YANG MENGHILANG
79 EROS MENCARI ZENAYA
80 PENYESALAN EROS
81 AKHIR SEBUAH HUBUNGAN
82 SURAT PERCERAIAN
83 RASA YANG MEMBAWA KENANGAN
84 TUBUH YANG SEMAKIN RAPUH
85 MATLIS DAN JADEN MENJENGUK
86 SURAT YANG MENGAKHIRI SEGALANYA
87 PENANTIAN LUCIAN ALFREDO
88 LUCIAN BERTEMU ZENAYA
89 RAHASIA YANG HARUS DI JAGA
90 TUBUH YANG MELEMAH, HATI YANG BERTAHAN
91 KETULUSAN CINTA LUCIAN
92 KUNJUNGAN ORANG TUA
93 JEJAK TERSEMBUNYI DI TENGAH HUTAN
94 RAHASIA DI BALIK RUMAH TENGAH HUTAN
95 BATAS KESABARAN EROS
96 UNGKAP RAHASIA ZENAYA PART 1
97 UNGKAP RAHASIA ZENAYA PART 2
98 TEMPAT PERSEMBUNYIAN YANG MULAI TERBONGKAR
99 KEMBALI PERGI
100 PERTEMUAN DENGAN PAK SAMIR
101 PETUNJUK TERAKHIR MENUJU AMSTERDAM
102 VILLA BARU DI AMSTERDAM
103 WAJAH LAMA YANG KEMBALI
104 DI BAWAH LANGIT YANG SAMA
105 TERENDAP LARAKU
106 TAKDIR MEMPERTEMUKAN, LUKA MEMISAHKAN
107 LAHIRNYA SANG PEWARIS
108 SEBUAH NAMA, SEBUAH KENANGAN
109 KEBENARAN YANG TERLAMBAT TERUNGKAP
110 PELUKAN YANG SALAH DI ARTIKAN
111 HADIAH DARI EROS UNTUK ELLIOT
112 KEMBALI KE BRUSSELS
113 MENANDATANGANI SURAT PERCERAIAN
114 PILIHAN YANG MENYAYAT HATI
115 KONFLIK BATIN ZENAYA
116 KETAKUTAN TERBESAR SEORANG AYAH
117 EMPAT MATA
118 DESMON YANG SELALU ADA
119 JANGAN PERGI
120 JANJI DI HADAPAN DANIEL
121 JABAT TANGAN SEORANG RIVAL
122 LAMARAN KEDUA DI BAWAH CAHAYA BRUSSELS
123 PERNIKAHAN KEDUA DAN AWAL KEBAHAGIAAN BARU
124 KEBAHAGIAAN YANG KEMBALI UTUH
Episodes

Updated 124 Episodes

1
PEWARIS TANPA IKATAN DARAH
2
RAHASIA DI HATI ZENAYA
3
JANJI DI MASA KECIL
4
PERTEMUAN YANG MENENTUKAN TAKDIR
5
BRAND AMBASSADOR CALON ISTRI
6
ANTARA CINTA DAN KEWAJIBAN
7
KENYATAAN YANG HARUS DI SAMPAIKAN
8
MENEMUI LURA
9
LANGKAH YANG TERIKAT
10
KAGUM TANPA SADAR
11
FITTING GAUN PENGANTIN
12
PERNIKAHAN EROS DAN ZENAYA
13
KEGELISAHAN EROS
14
TINGGAL DI MANSION BARU
15
MALAM PERTAMA YANG TERLUPAKAN
16
RAHASIA DI SYDNEY
17
KABAR YANG TERLAMBAT
18
KEPULANGAN EROS
19
ANTARA CANGGUNG DAN KEHANGATAN
20
RASA PENASARAN ZENAYA
21
MIMPI ZENAYA, HATI EROS
22
PELUKAN YANG MENGUBAH SEGALANYA
23
MERAWAT EROS YANG SAKIT
24
DI BALIK PERHATIAN YANG PALSU
25
DI BALIK SENYUMAN
26
ACTING ZENAYA YANG MEMUKAU
27
PERTEMUAN EROS DAN LUCIAN
28
INSIDEN DI BALLROOM HOTEL
29
ZENAYA DAN VEXIA
30
PERSIAPAN KEBERANGKATAN EROS
31
LIBURAN DI KYOTO
32
MEET AND GREET ZENAYA
33
KABAR MENGEJUTKAN
34
KONFRONTASI DI RUMAH SAKIT
35
KEKHAWATIRAN EROS
36
SEBUAH KECUPAN PERTAMA
37
HUKUMAN UNTUK VEXIA
38
KEMBALINYA SANG BINTANG
39
SATU FOTO YANG MENGUNDANG SPEKULASI
40
CEMBURUNYA EROS
41
DIANTARA CINTA DAN CITA CITA
42
LANGKAH KECIL MENUJU CINTA
43
MORNING KISS
44
SEBUAH RASA YANG TAK DI SADARI
45
SEBUAH BILL DI SYDNEY
46
HARI TANPA ZENAYA
47
EMOSI EROS FORGER
48
RINDU EROS KEPADA ZENAYA
49
MENJEMPUT RINDU
50
MALAM YANG MENYATUKAN KITA
51
ROMANSA DI KOTA MILAN
52
TATAPAN PENUH CEMBURU
53
PESTA BBQ DI VILLA
54
RAHASIA YANG DI KETAHUI LUCIAN
55
RAHASIA MULAI TERBONGKAR
56
KEDATANGAN LURA
57
DILEMA
58
ZENAYA YANG ANEH
59
SEMAKIN RUMIT
60
FIRASAT BURUK
61
RAHASIA TERBONGKAR
62
HATI YANG HANCUR
63
AIR MATA ZENAYA
64
INGIN BERCERAI?
65
HAMIL?
66
BREAKING NEWS
67
AMARAH KELUARGA FORGER
68
DESMON KEMBALI
69
HASIL TESTPACK
70
BENTROKAN DUA PRIA YANG TERLUKA
71
KEMBALI KE MANSION HARPER
72
KABAR PERCERAIAN
73
KABAR KEHAMILAN ZENAYA
74
AMARAH DANIEL
75
LUKA YANG BELUM SEMBUH
76
PERGI MEMBAWA RAHASIA
77
PELARIAN ZENAYA DARI DUNIA BISING
78
KEHENINGAN ZENAYA YANG MENGHILANG
79
EROS MENCARI ZENAYA
80
PENYESALAN EROS
81
AKHIR SEBUAH HUBUNGAN
82
SURAT PERCERAIAN
83
RASA YANG MEMBAWA KENANGAN
84
TUBUH YANG SEMAKIN RAPUH
85
MATLIS DAN JADEN MENJENGUK
86
SURAT YANG MENGAKHIRI SEGALANYA
87
PENANTIAN LUCIAN ALFREDO
88
LUCIAN BERTEMU ZENAYA
89
RAHASIA YANG HARUS DI JAGA
90
TUBUH YANG MELEMAH, HATI YANG BERTAHAN
91
KETULUSAN CINTA LUCIAN
92
KUNJUNGAN ORANG TUA
93
JEJAK TERSEMBUNYI DI TENGAH HUTAN
94
RAHASIA DI BALIK RUMAH TENGAH HUTAN
95
BATAS KESABARAN EROS
96
UNGKAP RAHASIA ZENAYA PART 1
97
UNGKAP RAHASIA ZENAYA PART 2
98
TEMPAT PERSEMBUNYIAN YANG MULAI TERBONGKAR
99
KEMBALI PERGI
100
PERTEMUAN DENGAN PAK SAMIR
101
PETUNJUK TERAKHIR MENUJU AMSTERDAM
102
VILLA BARU DI AMSTERDAM
103
WAJAH LAMA YANG KEMBALI
104
DI BAWAH LANGIT YANG SAMA
105
TERENDAP LARAKU
106
TAKDIR MEMPERTEMUKAN, LUKA MEMISAHKAN
107
LAHIRNYA SANG PEWARIS
108
SEBUAH NAMA, SEBUAH KENANGAN
109
KEBENARAN YANG TERLAMBAT TERUNGKAP
110
PELUKAN YANG SALAH DI ARTIKAN
111
HADIAH DARI EROS UNTUK ELLIOT
112
KEMBALI KE BRUSSELS
113
MENANDATANGANI SURAT PERCERAIAN
114
PILIHAN YANG MENYAYAT HATI
115
KONFLIK BATIN ZENAYA
116
KETAKUTAN TERBESAR SEORANG AYAH
117
EMPAT MATA
118
DESMON YANG SELALU ADA
119
JANGAN PERGI
120
JANJI DI HADAPAN DANIEL
121
JABAT TANGAN SEORANG RIVAL
122
LAMARAN KEDUA DI BAWAH CAHAYA BRUSSELS
123
PERNIKAHAN KEDUA DAN AWAL KEBAHAGIAAN BARU
124
KEBAHAGIAAN YANG KEMBALI UTUH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!