Bab 5 - Sekte Pedang Roh Biru

"Lari!"

Fang Yutian yang sudah diliputi kepanikan sama sekali tidak menunggu para pengawalnya. Ia segera berbalik dan melarikan diri sambil mengeluarkan raungan keras.

Jeritan memenuhi udara. Tua maupun muda dari Keluarga Fang, kini berlarian seperti kelinci yang ketakutan. Mereka

Namun, secepat apa pun mereka mencoba melarikan diri, pedang Jing Yan yang bagaikan bayangan maut selalu menemukan sasarannya.

Sret! Sret!

Setiap kali pedangnya menusuk, satu lagi anggota Keluarga Fang menemui ajal.

"Kakakku! Anakku!"

Fang Yutian menoleh tepat pada saat impian yang selama ini ia bangun hancur di depan matanya. Dinasti Fang yang selama ini ia dambakan lenyap hanya dalam beberapa saat. Mayat-mayat bergelimpangan memenuhi halaman.

Dalam kepanikannya, Fang Yutian berteriak, "Tahan dia! Aku akan mencari putriku!"

Namun tanpa ragu sedikit pun, ia justru mendorong istrinya ke arah Jing Yan yang sedang menerjang. Ia bahkan belum sempat melangkah dua langkah ketika kepala istrinya yang telah terpenggal jatuh tepat di hadapannya. Pemandangan mengerikan itu membuat wajahnya pucat pasi dan napasnya tercekat.

Fang Yutian langsung berlutut sambil memohon, "Ampuni aku! Aku akan menyerahkan seluruh kekayaan Negeri Fang kepadamu!"

Jing Yan mencengkeram lehernya dan mengangkat mantan Perdana Menteri. Ketakutan yang memenuhi mata Fang Yutian begitu jelas saat pandangan mereka saling bertemu.

"Fang Yutian," ujar Jing Yan sambil tersenyum tipis, "putrimu memiliki Jiwa Pedang, bukan? Kalau begitu, lihat ini."

Dari tangan kanannya muncul sebilah pedang yang tersusun dari energi berwarna biru langit.

"Jiwa Pedang! Kau... kau juga seorang jenius! Seorang Immortal Pedang!" Fang Yutian berteriak dengan mata yang dipenuhi air mata. "Kenapa? Kenapa kau melakukan semua ini? Apa salah keluargaku kepadamu?"

Jing Yan hanya tertawa pelan. Ia menunjuk wajahnya sendiri sambil berkata dengan nada mengejek, "Fang Yutian, kau sudah melupakanku? Padahal kau sedang mengenakan jubahku."

Saat itu juga Fang Yutian mengenalinya. Rasa ngeri langsung memenuhi wajahnya.

"Jing Yan! Jadi... jadi kau!"

Darah mengalir keluar dari seluruh lubang di tubuhnya, sementara lidahnya bergetar hebat ketika mengucapkan kata-kata itu.

"Bagaimana kalau aku mencoba kekuatan Jiwa Pedangku padamu?"

Jing Yan mengangkat pedang cahayanya yang memancarkan sinar biru kehijauan, lalu menusukkannya hanya sekitar setengah inci ke leher Fang Yutian.

Sret!

Suara daging yang terbakar terdengar. Jing Yan melihat dengan penuh minat bagaimana daging di leher Fang Yutian langsung berubah menjadi kabut darah dan tersedot masuk ke dalam pedangnya, meninggalkan luka menganga yang mengerikan.

"Menarik... Pengubur Langit memang terlihat biasa saja dengan cahaya biru kehijauannya. Tapi ternyata kekuatannya benar-benar mematikan. Pedang ini mampu menyerap hakikat kehidupan. Baik binatang maupun pepohonan, semuanya akan layu di hadapannya." ujar Jing Yan, teringat pada berbagai legenda mengenai Pilar Ilahi.

"Jing Yan! Tidak peduli kalau kau hidup kembali! Dengan Jiwa Pedang milik putriku, dia pasti akan membunuhmu sekali lagi!" Fang Yutian berteriak dengan suara yang dipenuhi rasa sakit dan ketakutan.

"Membunuhku?" Jing Yan mendekat ke telinganya dan berbisik dengan suara sedingin es. "Setelah selesai denganmu, aku akan pergi ke Sekte Pedang Roh Biru dan menghadiahkan nasib yang sama kepada mereka."

Dengan satu gerakan cepat, Pengubur Langit langsung menembus tenggorokan Fang Yutian.

"Aaagh!"

Fang Yutian mengeluarkan jeritan terakhirnya. Tubuhnya kemudian hancur menjadi kabut hitam yang seluruhnya diserap oleh pedang Jing Yan hingga tidak ada sedikit pun yang tersisa.

Demikianlah, garis keturunan Keluarga Fang pun musnah sepenuhnya.

"Negeri Awan... negeriku..." Jing Yan bergumam pelan sambil berdiri di atas tembok kota.

"Negeri ini kini berada di bawah perlindungan Sekte Pedang Roh Biru. Meski Keluarga Fang telah lenyap, rakyat seharusnya masih dapat hidup dengan damai."

"Kepada mereka yang dahulu memanggilku sebagai penguasa zalim karena dianggap menghina para dewa, ketahuilah bahwa semua itu bukanlah kesalahan kalian. Seorang penguasa harus memikul tanggung jawab atas ketidaktahuan rakyatnya."

"Tetapi ingat baik-baik." Jing Yan berkata dengan suara tegas. "Tak lama lagi aku akan kembali membawa kepala Fang Zhelan dan Tang Long. Dan pada hari itu, kalian akan mengetahui bahwa aku sama sekali tidak pernah memelihara iblis ular itu!"

"Aku tidak akan pernah mundur! Aku akan mengirim semua sampah yang pantas mati menuju kematian mereka. Dan tidak akan ada lagi orang yang tidak bersalah menjadi korban!"

Setelah mengucapkan kata-kata itu, Jing Yan melompat turun dari tembok kota lalu menghilang ke arah utara.

~ ~ ~ ~ ~

Tiga bulan kemudian, di bawah langit yang luas, Jing Yan tiba di gerbang megah Sekte Pedang Roh Biru.

"Jadi... inilah Sekte Immortal, berdiri tinggi di atas dunia fana bagaikan langit."

Dari kejauhan terdengar sebuah teriakan.

"Siapa pun yang ingin menaiki Jalan Surgawi dan bergabung dengan Sekte Pedang Roh Biru, segera berbaris!”

Jalan Surgawi!

Selama perjalanan menuju tempat ini, Jing Yan telah mengumpulkan banyak informasi.

Ia tahu bahwa Jalan Surgawi merupakan sebuah ujian yang sangat berat. Hanya mereka yang memiliki bakat dan kekuatan yang cukup yang mampu mendakinya dan diterima sebagai murid Sekte Pedang Roh Biru.

Saat ia terus melangkah maju, sesuatu tiba-tiba menarik perhatiannya.

Di antara kerumunan para peserta ujian, ia merasa melihat sosok yang sangat dikenalnya. Fang Zhelan.

"Dia juga datang untuk mengikuti ujian Jalan Surgawi?" Dengan senyum penuh sindiran, Jing Yan mengamati Fang Zhelan. "Kau berharap membuat semua orang tercengang di Jalan Surgawi dengan Jiwa Pedang tingkat Bintang milikmu? Bermimpi memasuki Sekte Pedang Roh Biru dengan kepala tegak?"

Selama tiga bulan terakhir, Jing Yan telah mengubah penampilannya. Itu adalah rahasia yang ia simpan rapat-rapat.

Sama seperti Fang Yutian sebelumnya, Fang Zhelan dan Tang Long baru akan mengetahui siapa dirinya beberapa saat sebelum mereka mati.

"Dengarkan baik-baik!"

Di depan Jing Yan, seorang wanita berjubah merah melangkah maju dengan anggun. Kulitnya putih bersih, wajahnya semerah bunga persik. Setiap gerakannya memancarkan keanggunan yang membuat semua orang memusatkan perhatian kepadanya. Meskipun sangat cantik, aura dingin yang dipancarkannya membuatnya terlihat sangat sulit didekati.

"Ujiannya sederhana dan adil. Sepuluh orang pertama yang berhasil menaiki Jalan Surgawi akan diterima menjadi murid Sekte Pedang Roh Biru dan memperoleh kebebasan untuk menjelajahi langit." Ia mengucapkannya dengan nada yang begitu dingin. "Yang lainnya boleh langsung pulang."

Setelah berbicara, pandangannya menyapu seluruh kerumunan. Ratusan jenius bela diri dari berbagai negeri bahkan tidak berani menatap balik sorot matanya yang sedingin es.

"Generasi kali ini benar-benar mendapat keberuntungan yang hanya muncul sekali dalam seratus tahun," lanjutnya.

"Mengapa kau berkata begitu, Tetua Ning?" tanya seorang pemuda.

Pemuda itu mengenakan jubah emas dan dihiasi begitu banyak perhiasan, jelas terlihat berasal dari keluarga bangsawan.

Begitu melihatnya, wajah dingin wanita cantik itu langsung berubah menjadi senyum lembut.

"Karena tiga orang pertama yang berhasil mencapai puncak akan mendapatkan hadiah yang sangat berharga! Juara ketiga akan memperoleh tulang iblis berusia seratus tahun. Juara kedua akan mendapatkan tulang iblis berusia dua ratus tahun. Sedangkan juara pertama..."

Ia sengaja berhenti sejenak, sementara secercah rasa iri tampak melintas di matanya.

Kemudian ia meninggikan suaranya. "...akan memperoleh tulang iblis berusia lima ratus tahun!"

Kerumunan langsung meledak dalam kegembiraan setelah mendengar pengumuman itu.

"Bukankah sebelumnya hanya juara pertama yang mendapat hadiah? Dan hadiahnya pun hanya tulang iblis berusia seratus tahun?"

Episodes
1 Bab 1 - Immortal
2 Bab 2 - Kau Ingin Aku Mati?
3 Bab 3 - Apakah Aku Benar-benar Bereinkarnasi?
4 Bab 4 - Pembunuh
5 Bab 5 - Sekte Pedang Roh Biru
6 Bab 6 - Jiwa Pedang Tingkat Bintang
7 Bab 7 - Tak Mengenal
8 Bab 8 - Namaku Jing Yan Bukan Pencipta
9 Bab 9 - Kenapa Kau Membunuhnya??
10 Bab 10 - Beri Aku Kesempatan Sekali Lagi!!
11 Bab 11 - Mata Air Naga
12 Bab 12 - Jalan Batu
13 Bab 13 - Nyalimu Benar-benar Besar!!
14 Bab 14 - Apakah Kau Tahu Kesalahanmu???
15 Bab 15 - Ada Yang Tidak Beres
16 Bab 16 - Mendapatkan Pil Laut Ilahi!
17 Bab 17 - Di Tingkat Bulan Atau Planet
18 Bab 18 - Berburu Katak
19 Bab 19 - Memilih Paviliun Pedang
20 Bab 20 - Siapa Pelakunya??
21 Bab 21 - Sarira Dao Surgawi
22 Bab 22 - Lepaskan Dia!!
23 Bab 23 - Kedatangan Ning Ziyi
24 Bab 24 - Kalau Aku Memutuskan Untuk Membunuh, Aku Tidak Membutuhkan Alasan
25 Bab 25 - Siapa Yang Bilang Kalian Boleh Pergi?
26 Bab 26 - Kenapa Kau Sampai Berusaha Mati-matian Melindungiku?
27 Bab 27 - Dia Bahkan Lebih Cantik Dari Ning Ziyi!!
28 Bab 28 - Mau Minum?
29 Bab 29 - Apakah Itu Pengalaman Pertamamu??
30 Bab 30 - Acara Penyambutan
31 Bab 31 - Kedatangan Yang Mulia Pedang Ketiga!!
32 Bab 32 - Apa Syarat Untuk Menjadi Pedang Utama?
33 Bab 33 - Jing Yan Lancang Sekali Kau!
34 Bab 34 - Kakak Senior Li Xiao Kita Mau Ke Mana?
35 Bab 35 - Ucapan Seorang Pria Sejati Tidak Akan Pernah Diingkari!!
36 Bab 36 - Seberapa Bergunakah Status Itu?
37 Bab 37 - Mencapai Alam Laut Ilahi
38 Bab 38 - Mencapai Alam Mata Air Naga Sempurna
39 Bab 39 - Usahakan Jangan Mati Besok
40 Bab 40 - Tetua Shi dari Laut Pedang
41 Bab 41 - Begitu Naik Ke Arena Duel Pedang! Siapa Pun Lawannya! Segera Menyerah!!
42 Bab 42 - Kuali Roh Biru
43 Bab 43 - Fang Zhelan?
44 Bab 44 - Kau Pantas Mati!!
45 Bab 45 - Kenapa... Kenapa Harus Wajahku?
46 Bab 46 - Kalau Begitu Katakan Padaku Aturan Apa Yang Telah Dilanggar Jing Yan??
47 Bab 47 - Jantung Pedang
48 Bab 48 - Kau Tidak Pantas Menyandang Marga Jing!
49 Bab 49 - Bajingan Kau!!
50 Bab 50 - Menyewa Pembunuh!!
Episodes

Updated 50 Episodes

1
Bab 1 - Immortal
2
Bab 2 - Kau Ingin Aku Mati?
3
Bab 3 - Apakah Aku Benar-benar Bereinkarnasi?
4
Bab 4 - Pembunuh
5
Bab 5 - Sekte Pedang Roh Biru
6
Bab 6 - Jiwa Pedang Tingkat Bintang
7
Bab 7 - Tak Mengenal
8
Bab 8 - Namaku Jing Yan Bukan Pencipta
9
Bab 9 - Kenapa Kau Membunuhnya??
10
Bab 10 - Beri Aku Kesempatan Sekali Lagi!!
11
Bab 11 - Mata Air Naga
12
Bab 12 - Jalan Batu
13
Bab 13 - Nyalimu Benar-benar Besar!!
14
Bab 14 - Apakah Kau Tahu Kesalahanmu???
15
Bab 15 - Ada Yang Tidak Beres
16
Bab 16 - Mendapatkan Pil Laut Ilahi!
17
Bab 17 - Di Tingkat Bulan Atau Planet
18
Bab 18 - Berburu Katak
19
Bab 19 - Memilih Paviliun Pedang
20
Bab 20 - Siapa Pelakunya??
21
Bab 21 - Sarira Dao Surgawi
22
Bab 22 - Lepaskan Dia!!
23
Bab 23 - Kedatangan Ning Ziyi
24
Bab 24 - Kalau Aku Memutuskan Untuk Membunuh, Aku Tidak Membutuhkan Alasan
25
Bab 25 - Siapa Yang Bilang Kalian Boleh Pergi?
26
Bab 26 - Kenapa Kau Sampai Berusaha Mati-matian Melindungiku?
27
Bab 27 - Dia Bahkan Lebih Cantik Dari Ning Ziyi!!
28
Bab 28 - Mau Minum?
29
Bab 29 - Apakah Itu Pengalaman Pertamamu??
30
Bab 30 - Acara Penyambutan
31
Bab 31 - Kedatangan Yang Mulia Pedang Ketiga!!
32
Bab 32 - Apa Syarat Untuk Menjadi Pedang Utama?
33
Bab 33 - Jing Yan Lancang Sekali Kau!
34
Bab 34 - Kakak Senior Li Xiao Kita Mau Ke Mana?
35
Bab 35 - Ucapan Seorang Pria Sejati Tidak Akan Pernah Diingkari!!
36
Bab 36 - Seberapa Bergunakah Status Itu?
37
Bab 37 - Mencapai Alam Laut Ilahi
38
Bab 38 - Mencapai Alam Mata Air Naga Sempurna
39
Bab 39 - Usahakan Jangan Mati Besok
40
Bab 40 - Tetua Shi dari Laut Pedang
41
Bab 41 - Begitu Naik Ke Arena Duel Pedang! Siapa Pun Lawannya! Segera Menyerah!!
42
Bab 42 - Kuali Roh Biru
43
Bab 43 - Fang Zhelan?
44
Bab 44 - Kau Pantas Mati!!
45
Bab 45 - Kenapa... Kenapa Harus Wajahku?
46
Bab 46 - Kalau Begitu Katakan Padaku Aturan Apa Yang Telah Dilanggar Jing Yan??
47
Bab 47 - Jantung Pedang
48
Bab 48 - Kau Tidak Pantas Menyandang Marga Jing!
49
Bab 49 - Bajingan Kau!!
50
Bab 50 - Menyewa Pembunuh!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!