BRAK!
Tubuh Helena menghantam dahan-dahan pohon besar, tubuhnya tersangkut di salah satu dahan yang kokoh.
"Ah! Sialan! Kenapa aku harus terjatuh seperti ini?" umpatnya dengan nada kesal, menahan rasa nyeri.
Tali paralayangnya terjerat di ranting-ranting, membuatnya tergantung tak berdaya. Hari ini benar-benar sial untuknya.
Dengan susah payah, dia berusaha melepaskan diri. Menggunakan sisa tenaga yang yang dia miliki, tapi sangat sulit sekali.
"Ah! Apa yang harus aku lakukan?" keluhnya dengan perasaan cemas.
Dia melirik ke bawah, memperkirakan jarak ke tanah yang ternyata tidak terlalu jauh. Dengan keberanian, dia pun segera merobek jeratan tali itu hingga lepas, lalu melompat turun ke tanah dengan selamat, meski tubuhnya penuh memar dan pakaiannya kotor.
"Ah! Hidupku benar-benar sial!" gerutunya lagi.
Dia yang sikapnya selalu angkuh. Apapun yang dia inginkan selalu terpenuhi. Dan banyak pelayan yang siap melayaninya, meskipun sering terkena omelannya setiap hari. Kini, hidupnya benar-benar sengsara.
Dia sangat terkejut saat menyadari bahwa dirinya berada di tengah hutan belantara yang sangat sunyi. Sama sekali tidak ada tanda-tanda kehidupan.
Dengan frustasi, dia segera berteriak minta tolong.
"Tolong!"
"Tolong aku!"
Namun, suaranya hanya memantul di antara pepohonan rimbun.
Dia segera merogoh saku jaketnya dengan tangan gemetar, lalu mengeluarkan ponselnya. Dia berniat segera menelepon untuk meminta bantuan. Namun nIhil, tidak ada sinyal sama sekali.
Di layar ponselnya hanya terlihat tanda silang. Helena segera naik ke atas batu yang berukuran besar demi mendapatkan jaringan, namun hasilnya tetap sama. Jaringan di hutan belantara ini benar-benar mati.
"Ah, sial!" bentaknya dengan penuh marah sambil membanting ponselnya ke tumpukan rumput kering.
Dia pun terduduk lemas di atas batu, nafasnya tersengal-sengal, sangat merasa lelah.
...****************...
Sementara itu, di sebuah aula pernikahan, Reno dan Nova telah resmi menjadi sepasang suami-istri. Nova sangat terlihat bahagia sekali, dia memeluk lengan Reno yang kini telah menjadi suaminya.
Namun, Reno hanya diam. Sedari tadi dia mengedarkan pandangannya, seakan mencari keberadaan seseorang.
Axel Niroga terlihat sangat gelisah, dia beberapa kali mencoba menelpon putrinya, tapi tidak diangkat. Bahkan kini, ponselnya tidak aktif.
"Dia kemana? Kenapa ponselnya tidak aktif?" gumamnya dengan nada cemas.
Zora menghela nafas saat memperhatikan suaminya yang sedari tadi mencoba menghubungi Helena. "Ya udah sih, Pa. Kalau memang dia gak mau angkat telepon. Gak perlu dipaksa."
Axel mendengus kesal. "Sebagai seorang adik, seharusnya dia datang ke pernikahan kakaknya. Dia harus menghargai perasaan Nova."
Mereka sama sekali tidak memikirkan perasaan Helena. Dari kecil, perlakuan mereka memang selalu tidak adil. Mereka sangat memanjakan Nova. Sedangkan Helena, dia disuruh harus selalu mengalah. Dengan alasan, dulu Nova sering sakit-sakitan.
Helena dan Reno telah menjalin hubungan selama lima tahun, dari mereka sama-sama masih kuliah.
Hubungan mereka selalu harmonis. Bahkan sudah berencana untuk menikah pada tahun ini. Tapi, ternyata Nova diam-diam menginginkan Reno.
Entah bagaimana ceritanya, satu minggu yang lalu, Reno dan keluarganya datang ke Mansion Niroga untuk melamar. Helena pikir mereka datang untuk melamar dirinya, saat itu hatinya sangat berbunga-bunga.
Flashback On...
Satu minggu yang lalu, Helena sangat kaget saat melihat Reno dan keluarganya datang ke mansion. Saat itu, kedua keluarga itu sedang berkumpul bersama di meja besar.
Helena berkata sambil tersenyum pada Reno yang sedang duduk di sebelahnya. "Ya ampun, Reno. Kenapa kamu gak bilang dulu sama aku kalau kamu dan keluargamu mau datang kesini untuk melamarku? Apa kamu ingin memberikan kejutan untukku?"
Reno tak langsung menjawab. Dia terlihat kebingungan. Kemudian dia memberanikan diri untuk menatap Helena. "Helena, maafkan aku..."
Namun, ucapan Reno dipotong oleh Zora. "Helena, Reno dan keluarganya datang kesini untuk melamar kakakmu, Nova."
Senyuman di wajah Helena memudar begitu saja. "Mama ini bicara apa? Jangan bercanda deh. Reno itu pacar aku. Gak mungkin dia melamar Kak Nova."
Axel dan Zora saling berpandangan. Lalu dengan berat hati Axel mengatakan, "Nova telah hamil satu bulan. Dia mengandung anaknya Reno."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
🍒WINA🍒
Dari kecil helena diperlakukan tidak adil sama kedua orgtuanya, harus mengalah sama kakaknya nova.
reno pacarnya helena direbut nova juga, gimana gak hancur perasaaan helena pria sangat dicintainya direbut kakaknya sendiri. wajar helena gak mau menghadiri pernikahan kakaknya dan mantan pacar sakit hati dan kecewa.
helena tidak diperlakukan tidak adil, karena alasannya dulu kakaknya sering sakit-sakitan. tapi gak bisa gitu donk kesan orgtuanya pilih kasih hanya nova diprioritaskan.
sedangkan helena selalu mengalah terus demi kakaknya, sabar helena kamu tidak berjodoh sama reno.
nanti kamu akan bertemu dengan jodoh kamu yg lebih baik lagi. suatu nanti reno akan menyesal telah mencampakanmu...
2026-07-27
9
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Tumannn! orang tua pasti selalu begitu 😏 selalu pilih kasih . dengan alasan si A sering sakit2tan dan selalu menjadikan korban Si B . kenapa sih selalu saja begitu? bukankah keduanya sama2 anak kalian? tidak seharusnya kalian selalu memanjakan Nova dan menagabaikan Helena. jangan2 masalah pernikahan ini karena Nova yang merengekkk minta di nikah kan sama Reno. karena Nova tidak ingin melihat Helena bahagia, jadi apapun yang di miliki Helena ..Nova juga menginginkan nya. Dan kalian sebagai orang tua juga selalu mengabulkan permintaan Nova meski menyakiti hati Helena 😏
2026-07-27
5
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
jangan ngomong gitu hel 😁 itu namanya enggak bersyukur! seharusnya kamu bersyukur lho, dengan kamu tidak jadi menikah dengan Reno, secara tidak langsung kamu di kasih lihat siapa sebenarnya Reno dan Nova. yaa mungkin Nova saudara kamu, tapi kamu kan tidak tahu bagaimana kelakuan Reno dan Nova di belakang kamu. siapa tahu, selama ini keduanya diam2 menghianati kamu? iya enggak? 🤭 mana mungkin kalau enggak ada hubungan tiba2 saja keduanya menikah? padahal pacarannya sama kamu kan? yang jelas keduanya sama2 penghianatt! jadi kamu tidak sial, tapi kamu terhindar dari laki2 penghianatt 😂
2026-07-27
4