Reno yang sedang berdiri di atas rooftop kamar, dia beberapa kali mencoba menghubungi Helena dengan perasaan cemas, tapi hasilnya tetap sama, ponsel gadis itu tidak bisa dihubungi.
Hal tersebut membuatnya sangat merasa frustasi. Dia sangat mengkhawatirkan mantan kekasihnya itu.
Dia dikejutkan dengan Nova yang tiba-tiba memeluk tubuhnya dari belakang. "Kamu lagi ngapain disini?" tanyanya dengan nada manja.
Dengan perasaan kesal, Reno segera melepaskan pelukan Nova. "Jangan ganggu aku, aku lagi ingin sendiri," ketusnya.
Nova sangat merasa tersinggung. "Reno, aku ini sedang hamil. Sangat membutuhkan perhatian kamu. Tapi kamu malah sibuk mencari Helena."
Reno menatap tajam pada Nova. "Helena iti adik kamu. Apa kamu sama sekali tidak mengkhawatirkannya?"
Nova menghela nafas panjang. "Tentu saja aku khawatir. Tapi orang hamil gak boleh banyak pikiran. Lagian Papa sudah mengerahkan banyak orang untuk mencarinya. Helena itu sudah dewasa, dia pasti bisa jaga diri."
Reno semakin geram. "Tapi masalahnya dia itu menghilang di hutan. Situasi disana sangat berbahaya, Nova," bentaknya.
Nova tidak terima dibentak seperti itu. "Kenapa kamu jadi membentak aku? Aku ini istri kamu, seharusnya kamu lebih perhatian sama aku."
Reno menatap tajam pada Nova. "Saat itu kita sudah sepakat untuk melupakan kejadian itu. Aku menyuruh kamu untuk minum pil kontrasepsi, tapi kenapa kamu malah kebobolan?"
Dia menambahkan, "Dan saat kamu memberitahuku bahwa kamu sedang hamil, aku sudah menyuruh kamu untuk menggugurkannya. Tapi, kamu malah memberitahu orang tua kita. Gara-gara kamu, aku kehilangan Helena."
Nova tidak terima disalahkan begitu saja. "Jadi, kamu menyalahkan aku? Kita saat itu melakukannya sama-sama sadar."
Reno masih menyalahkan Nova. "Itu karena kamu yang menggodaku. Setelah anak itu lahir, kita akan bercerai."
Setelah mengatakan itu, Reno segera pergi meninggalkan Nova.
Nova sangat merasa kesal, dia mengepalkan tangannya dengan penuh amarah.
Dia berkata di dalam hati. "Aku pastikan kamu gak akan pernah bertemu dengan Helena selamanya, Reno."
...****************...
Sementara itu, di sebuah hutan.
Cahaya putih itu perlahan mereda, kemudian terlihat seorang pria berpostur tinggi dan berwajah tampan.
Pria itu adalah Arjuna.
Dengan gerakan lembut, Arjuna mengangkat tubuh Helena, membaringkannya di atas batu yang besar. Dia memandangi wajahnya Helena yang begitu asing untuknya.
"Siapa dia? Sepertinya aku belum pernah melihatnya."
Dia mencoba membangunkan Helena. "Nona, bangunlah!"
Tapi Helena belum sadarkan diri juga.
"Aku harus mencari cara untuk membangunkannya," gumamnya.
Arjuna segera memeriksa kondisi Helena. Dia meraba nadi gadis itu untuk memastikan kondisinya, lalu memijat lembut bagian pelipis dan lehernya agar Helena cepat sadar. Gerakannya terlihat sangat mahir, seperti seorang dokter yang handal.
Tak lama kemudian, perlahan-lahan Helena membuka matanya. Dia nampak tertegun saat melihat wajah Arjuna yang sangat tampan.
Namun, dia mengerutkan keningnya saat melihat pakaian yang dikenakan oleh Arjuna. Pria itu memakai jubah bergaya kuno yang penuh sulaman emas, persis seperti pakaian raja di film sejarah.
Helena merasa bingung, dia berpikir apa mungkin pria itu habis bermain teater, lalu tersesat dihutan?
Tapi dia merasa sedikit lega. Setidaknya sekarang dia tidak sendirian lagi di hutan yang menyeramkan ini.
Helena segera duduk sambil mengusap kepalanya yang masih terasa pening. "Kamu siapa? Apa kamu juga tersesat?" tanyanya.
Arjuna menatapnya dengan penuh wibawa. "Kamu tidak mengenal aku? Aku adalah Pangeran Arjuna dari Kerajaan Kencana. Aku juga bingung, tadi aku sedang bertempur melawan Bima, tapi mengapa aku bisa tiba-tiba berada di hutan ini?"
Arjuna sama sekali tidak menyadari bahwa dia telah terkurung di dalam batu giok selama ribuan tahun.
Helena nampak melongo. Ternyata dia telah bertemu dengan orang yang tidak waras, sampai berhalusinasi bahwa dia adalah seorang pangeran.
Sementara itu, Arjuna juga merasa heran saat melihat penampilan Helena. Dia menatap pakaian gadis itu dari atas sampai bawah. Bahannya tipis dan terlihat aneh, sangat berbeda dengan pakaian wanita di istananya.
"Pakaianmu terlihat sangat aneh," ucap Arjuna dengan polos. "Apakah kamu berasal dari suku terpencil?"
Setelah mendengar pertanyaan itu, dada Helena langsung memanas. Dia adalah anak konglomerat, tentu saja tidak terima dibilang begitu.
Dia yang selalu bersikap angkuh, tiba-tiba dianggap berasal dari suku terpencil oleh orang asing.
"Apa? Suku terpencil? Aku ini Helena Niroga, semua orang pasti tahu..."
Arjuna memotong perkataan Helena. "Jadi kamu berasal dari suku Niroga. Jujur saja, ini adalah pertama kalinya ada wanita yang tidak mengenaliku. Biasanya mereka berebut perhatianku. Kamu sangat beruntung bisa berbicara denganku. Tenang saja, nanti akan akan membawa kamu ke istana, aku akan memberikan kamu makan yang enak."
Helena menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Hidupnya benar-benar sial. Sudah tersesat di hutan selama tiga hari, sekarang malah bertemu dengan orang gila.
Seketika dia teringat dengan janji yang dia ucapkan, bahwa dia akan menjadikan suami bagi pria mana pun yang menolongnya.
Dia berkata di dalam hatinya. "Gak! Gak! Aku harus menarik kata-kataku. Gak mungkin aku menikah dengan pria gak waras seperti dia."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
kapokkk! nyahokk elu..begitulah rasanya kalau Menikah dengan laki2 hasil merebut 😏 elu jebak Dan elu paksa Reno menikahi elu. elu Fikir bisa menguasai Reno setelah kalian menikah, elu bakalan tersiksa Nova , elu hanya bisa memiliki Raga Reno Tidak dengan hati nya. kalaupun Reno menikahi elu, itu semua sebatas tanggung jawab. karena elu hamill anak Reno, bisa saja setelah anak elu lahir Reno bakal mencampakkan elu 🙊 makanya, jadi kakak jangan selalu memupuk rasa iri dengki sama saudara sendiri. semua yang Helena punya, selalu ingin elu miliki. smapai cowok Helena pun juga elu rebut! elu pasti merasa menang kan? bisa merebut Reno, tapi sayangnya kemenangan elu hanya sebatas anganmu. karena sampai kapan pun hidupmu enggak bakal tenang dan bahagia, selama elu terus menyimpan rasa iri dengki sama Helena.
2026-07-28
3
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
hehh Pengki! ngapain elu hubungi dan mengkhawatirkan mantan elu! yang sudah jelas2 elu khianati. emang elu fikir Helena bakal nangis2 gitu, apa bundir gitu? gara2 elu campakkan 😏 sorry saja yaa! 😏 pantang buat Helena nangisi mantan Cap Kapak kayak elu 🫵 daripada elu sibuk hubungi dan mengkhawatirkan Helena, lebih baik Noh khawatirin Istri dan baby elu. elu sudah tak ada hak lagi atas diri Helena dan Helena pun, sudah tak sudi Ketemu sama elu. jadi tak usah sok perduli dehh! 😏 ihhh jadi pingin nonjokk muka 👊👊 Pengki!
2026-07-28
2
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Qoqoppp ehh tiummm Jun tiummm 🤭🤣 pasti Helena langsung bangun, saat merasakan ada benda kenyall, yang mendarat lembutt di bibilnya 🤭 apalagi dengan gerakan pelan dan hati2 kamu meneroboss masuk di sela2 rongga mulut, menggelitik manjahh 🤣 takutnya pas Helena bangun malah pingsan lagi 🤣 gara2 lihat penampilan kamu deh Jun wkwkw Tiba2 di hutan belantara, ada pria tampan dan entah pakai baju apa pakai kostum kerajaan 🤭 di kira nya kamu seorang aktor yang lagi shooting film kolosall di tengah hutan 🤣
2026-07-28
3