Bab 2: Ladang Harta Karun di Dasar Neraka

​Bagi murid-murid Sekte Pedang Berkabut, Tebing Mayat adalah neraka. Tempat ini dipenuhi racun miasma yang mematikan, bau busuk yang menyengat, dan hewan buas pemakan bangkai.

​Namun, di mata Ye Xuan saat ini, tempat ini tak ubahnya seperti paviliun harta karun peninggalan dewa!

​"Di sini terdapat ribuan senjata patah dari sisa-sisa pertarungan sekte selama ratusan tahun, dan tak terhitung jumlah mayat monster buas yang dibuang setelah inti rohnya diambil," gumam Ye Xuan sambil menatap hamparan jurang di bawah sinar rembulan pucat.

​Tanpa membuang waktu, Ye Xuan melangkah maju bak iblis kelaparan yang menemukan lautan darah. Ia mulai menyentuh setiap benda di sekitarnya.

​Tangannya menggenggam sebuah tombak perak yang telah berkarat dan patah ujungnya.

​"Ekstrak!"

​[Ding! Menemukan 'Tombak Perak Rusak'. Ekstraksi berhasil!]

[Memperoleh: Niat Tombak Tembus Armor (Tingkat Dasar)!]

[Memperoleh: 8 Poin Qi Logam!]

​Ia beralih ke tumpukan tulang raksasa milik monster beruang yang telah mengering.

​[Ding! Menemukan 'Tulang Beruang Sisik Besi'. Ekstraksi berhasil!]

[Memperoleh: 15 Poin Kekuatan Fisik!]

[Memperoleh: Teknik Penguatan Tubuh - Kulit Tembaga Tulang Besi (Pasif)!]

​Ye Xuan terus bergerak menembus kegelapan malam. Setiap kali telapak tangannya menyentuh sesuatu, benda itu akan hancur menjadi debu, meninggalkan esensi murni yang langsung mengalir ke dalam tubuhnya.

​Dalam waktu kurang dari dua jam, Ye Xuan telah mengevaporasi ratusan senjata rusak dan belasan mayat monster. Dantiannya yang baru terbentuk kini menderu hebat bagaikan tungku api yang terus dipasok bahan bakar abadi.

​Bzzzt!

​Aura spiritual meledak dari tubuhnya, menciptakan pusaran angin kecil yang menyapu debu tulang di sekitarnya.

​[Ding! Energi spiritual Inang telah mencapai batas.]

[Selamat! Kultivasi Inang menerobos ke Tahap Pembentukan Qi Lapis Kedua!]

[Selamat! Kultivasi Inang menerobos ke Tahap Pembentukan Qi Lapis Ketiga!]

[Selamat! Kultivasi Inang menerobos ke Tahap Pembentukan Qi Lapis Keempat!]

​Ye Xuan membuka matanya perlahan. Hembusan napasnya membelah kabut miasma tebing seperti anak panah yang meluncur tajam. Hanya dalam waktu dua jam, ia tidak hanya memulihkan kekuatannya, tetapi langsung meloncat ke Pembentukan Qi Lapis Keempat!

​Bahkan di masa kejayaannya saat masih memiliki Akar Spiritual Tingkat Bumi, ia membutuhkan waktu setengah tahun untuk mencapai titik ini.

​"Kekuatan ini... sangat murni dan padat," Ye Xuan mengepalkan tangannya. Ia bisa merasakan lapisan tipis berwarna perunggu menutupi kulitnya berkat atribut pasif 'Kulit Tembaga Tulang Besi'.

​Tiba-tiba, telinga Ye Xuan berkedut. Berkat atribut 'Kecepatan Angin' dan panca inderanya yang dipertajam, ia mendengar suara gesekan tali dari arah tebing di atasnya.

​Ia segera menyembunyikan auranya dan bersembunyi di balik bayangan sebuah batu besar.

​Dari atas, sebuah keranjang kayu besar yang diturunkan menggunakan tali katrol perlahan mendarat. Dua sosok berpakaian seragam murid Sekte Luar melompat keluar dengan wajah ditutupi kain untuk menahan bau busuk.

​"Sialan, kenapa Tuan Muda Zhao menyuruh kita turun ke tempat menjijikkan ini malam-malam begini?" gerutu salah seorang murid yang bertubuh kurus.

​"Berhenti mengeluh, Liu San. Tuan Muda hanya ingin memastikan si sampah Ye Xuan benar-benar sudah mati. Dia juga menyuruh kita mengambil Cincin Spasial murahan milik anak itu. Walaupun miskin, siapa tahu dia menyembunyikan sesuatu," balas temannya yang berwajah bopeng.

​Liu San mendengus meremehkan. "Dantiannya sudah dihancurkan Tuan Muda, meridiannya diputus, dan tulang-tulangnya dipatahkan. Jangankan manusia, siluman babi pun tidak akan selamat jika dilempar dari tebing setinggi itu!"

​Di balik batu, mata Ye Xuan menyipit. Niat membunuh yang dingin memancar dari tubuhnya. Kedua orang ini adalah kacung setia Zhao Tian yang sering menindas murid-murid baru.

​"Kalian mencariku?"

​Suara dingin tanpa emosi memecah kesunyian malam, membuat kedua murid itu melompat kaget.

​Mereka berbalik dan melihat sesosok siluet perlahan melangkah keluar dari kegelapan. Di bawah cahaya rembulan, wajah Ye Xuan yang pucat namun dipenuhi ketenangan mematikan membuat mereka merinding.

​"Y-Ye Xuan?! Kau... kau masih hidup?!" Mata Liu San terbelalak seolah melihat hantu.

​Si wajah bopeng melangkah mundur tanpa sadar, namun segera menguasai dirinya saat merasakan bahwa tubuh Ye Xuan tidak memancarkan fluktuasi Qi yang mengerikan (berkat kemampuan Ye Xuan menyembunyikan auranya).

​"Hahaha! Kupikir kau sudah jadi hantu ganas!" Si bopeng tertawa meremehkan, menarik sebilah golok dari pinggangnya. "Ternyata kau memang kecoak yang sulit mati. Kebetulan sekali, Dantianmu yang hancur pasti membuatmu menderita. Biarkan Kakak Bopeng ini mengirimmu ke neraka untuk selamanya!"

​Si bopeng melesat maju. Kultivasinya berada di Pembentukan Qi Lapis Ketiga. Goloknya menebas udara dengan ganas, mengincar leher Ye Xuan.

​Namun, di mata Ye Xuan, gerakan mematikan itu terlihat sangat lambat.

​"Terlalu lambat," bisik Ye Xuan.

​Tanpa menggunakan senjata, Ye Xuan hanya mengangkat dua jarinya, membentuk gestur pedang.

​Sring!

​Di dalam lautan kesadarannya, 'Niat Pedang Pembunuh (Tingkat Dasar)' yang ia ekstrak menyala terang. Meskipun ia tidak memegang pedang, dua jarinya memancarkan aura ketajaman yang tak terlihat namun mematikan.

​Ye Xuan mengambil satu langkah ke depan. Tubuhnya berkedip menembus tebasan golok seperti hembusan angin.

​Cring!

​Dua jari Ye Xuan mengetuk ringan bilah golok si bopeng, mematahkannya seolah itu hanyalah ranting kering. Sebelum si bopeng bisa bereaksi, jari Ye Xuan terus meluncur ke depan dan menusuk tepat di tengah tenggorokannya.

​Crat!

​Darah menyembur. Mata si bopeng melotot tak percaya sambil memegangi lehernya yang berlubang, lalu tubuhnya ambruk ke tanah dengan suara debuk keras. Mati seketika.

​Hanya butuh satu detik. Satu serangan.

​Liu San yang melihat adegan itu langsung lumpuh oleh ketakutan. Kakinya lemas hingga ia jatuh terduduk di atas tanah berlumpur darah.

​"T-Tunggu... Kakak Ye! Kakak Ye Xuan, ampuni aku! Aku hanya disuruh oleh Zhao Tian! Aku—"

​"Aku tahu," sela Ye Xuan dingin. Ia melangkah perlahan mendekati Liu San. "Itulah sebabnya aku akan menggunakanmu dengan baik."

​Ye Xuan meletakkan telapak tangannya di atas ubun-ubun Liu San yang gemetar hebat.

​"Sistem, ekstrak!"

​[Ding! Menemukan entitas manusia kultivator (Tahap Pembentukan Qi Lapis Kedua). Ekstraksi berhasil!]

[Memperoleh: 150 Poin Qi Murni!]

[Memperoleh: Teknik Langkah Bayangan (Tingkat Fana - Dasar)!]

[Memperoleh: Ingatan Fragmentaris (Tata Letak Penjagaan Sekte Luar malam ini)!]

​Tubuh Liu San seketika menua, layu, dan akhirnya berubah menjadi mumi kering sebelum hancur menjadi debu yang tertiup angin malam, menyisakan seragam sekte luarnya yang jatuh ke tanah.

​Ye Xuan menarik napas dalam-dalam, merasakan lonjakan Qi dan pengetahuan baru tentang Teknik Langkah Bayangan yang langsung terukir di otaknya seolah ia telah melatihnya selama puluhan tahun.

​Ia memungut seragam Sekte Luar yang bersih dari mayat Liu San, melepaskan pakaiannya yang compang-camping dan berlumuran darah, lalu mengenakan seragam tersebut.

​Sambil menatap ke arah keranjang katrol yang masih berayun pelan, Ye Xuan bergumam dengan nada yang mampu membekukan neraka.

​"Kalian telah mengambil segalanya dariku... Sekarang, aku akan mengekstrak segalanya dari kalian.

Terpopuler

Comments

penggemar_Uangkecil?!

penggemar_Uangkecil?!

👍

2026-08-24

0

Hadi Hadi

Hadi Hadi

semangat💪

2026-07-28

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: Kebangkitan di Dasar Tebing Mayat
2 Bab 2: Ladang Harta Karun di Dasar Neraka
3 Bab 3: Harta Karun di Balik Limbah
4 Bab 4: Bayangan Kematian di Puncak Inti Emas
5 Bab 5: Bencana Tergelincirnya Qi
6 Bab 6: Keadilan Darah dan Pengembalian Akar Spiritual
7 Bab 7: Kemurkaan Tetua Agung
8 Bab 8: Menembus Formasi dan Memasuki Hutan Kematian
9 Bab 9: Badai Darah
10 Bab 10: Panen Raya dan Terobosan Pondasi Spiritual
11 Bab 11: Gerbang Makam Pedang dan Aturan Darah
12 Bab 12: Badai Ekstraksi dan Kelahiran Tubuh Pedang
13 Bab 13: Jembatan Boneka Kuno
14 Bab 14: Pembantaian di Lembah Ilusi
15 Bab 15: Tangga Surgawi Kaisar Pedang
16 Bab 16: Kehancuran Sang Tetua
17 Bab 17: Memakan Iblis Purba
18 Bab 18: Badai di Luar Gerbang
19 Bab 19: Kematian Sang Tetua Agung
20 Bab 20: Kehancuran Sekte Pedang Berkabut
21 Bab 21: Titik Awal Benua Tengah
22 Kota Angin Azure
23 Anjing Penunjuk Jalan
24 Pesta Ekstraksi dan Lahirnya Roh Racun
25 Lonceng Kematian Asosiasi Alkemis
26 Penjarahan Mutlak dan Mata Kunci Dimensi
27 Kota Gerbang Naga
28 Ibukota Kekaisaran dan Pertemuan Dua Sistem
29 Penyatuan Fragmen Sistem
30 Melahap Kesengsaraan Hitam
31 Merobek Batas Dimensi dan Sambutan Berdarah di Alam Atas
32 Kemurkaan Sekte Hukuman Surgawi
33 Memakan Murka Langit
34 Badai Kekosongan dan Tumbal Istana Langit Abadi
35 Pekuburan Para Dewa
36 Benturan Melawan Dewa Kuno
37 Sungai Bintang Primordial
38 Dunia Agung Sembilan Matahari
39 Menelan 998 Dunia dan Kepanikan Para Dewa Sejati
40 Menelan Karma dan Takdir
41 Lautan Kekacauan Asal dan Batas Realitas Baru
42 Adaptasi Hukum Multiverse dan Kota Perbatasan Zakar
43 Paviliun Debu Kosmik dan Harga Sebuah Keangkuhan
44 Kontaminasi Kekacauan dan Tarian Pedang di Sektor Timur
45 Ekstraksi Pengkhianatan dan Penguasa Bayangan Zakar
46 Hantu di Pelabuhan Rahasia dan Panen Seratus Ribu Kristal
47 Kemurkaan Konsorsium Darah Besi
48 Panggung Kausalitas Palsu dan Terbakarnya Sektor Utara
49 Pesta Panen Sang Dalang dan Runtuhnya Para Penguasa
50 Bayangan di Atas Zakar
51 Bab 52: Beban Sebuah Bintang
52 Pedang Bintang Mati
53 Masuk ke Dalam Tungku Kosmik
54 Bab 55: Guncangan Multiverse
55 Langit Merah Zakar dan Benturan Dua Kaisar
56 Runtuhnya Sang Kaisar Darah
57 Panggilan dari Inti Besi
58 Kuda Troya Singularitas
59 Pintu Gerbang Sang Leluhur
60 Kedalaman Terlupakan
61 Ledakan Kausalitas di Jantung Besi
62 Gerbang Jantung Besi
63 Singularitas Memangsa Logam
64 Runtuhnya Langit Jantung Besi
65 Perbedaan Mutlak dan Pelarian Sang Tiran
66 Gurun Abu Ketiadaan dan Rasa Darah yang Hambar
67 Hukum Besi Tartarus dan Singgasana Berkarat
68 Tambang Tulang dan Hantu Berlengan Satu
69 Tarian Sang Hantu dan Runtuhnya Penguasa Asal
70 Kerikil Asal dan Bayangan Kota Rantai Darah
71 Bab 71
72 Kereta Perang Kegelapan dan Gerbang Rantai Darah
73 Alun-Alun Jagal dan Turunnya Sang Sipir
74 Jerat Rantai Darah dan Belati Sang Dalang
75 Harga Sebuah Terobosan
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Bab 1: Kebangkitan di Dasar Tebing Mayat
2
Bab 2: Ladang Harta Karun di Dasar Neraka
3
Bab 3: Harta Karun di Balik Limbah
4
Bab 4: Bayangan Kematian di Puncak Inti Emas
5
Bab 5: Bencana Tergelincirnya Qi
6
Bab 6: Keadilan Darah dan Pengembalian Akar Spiritual
7
Bab 7: Kemurkaan Tetua Agung
8
Bab 8: Menembus Formasi dan Memasuki Hutan Kematian
9
Bab 9: Badai Darah
10
Bab 10: Panen Raya dan Terobosan Pondasi Spiritual
11
Bab 11: Gerbang Makam Pedang dan Aturan Darah
12
Bab 12: Badai Ekstraksi dan Kelahiran Tubuh Pedang
13
Bab 13: Jembatan Boneka Kuno
14
Bab 14: Pembantaian di Lembah Ilusi
15
Bab 15: Tangga Surgawi Kaisar Pedang
16
Bab 16: Kehancuran Sang Tetua
17
Bab 17: Memakan Iblis Purba
18
Bab 18: Badai di Luar Gerbang
19
Bab 19: Kematian Sang Tetua Agung
20
Bab 20: Kehancuran Sekte Pedang Berkabut
21
Bab 21: Titik Awal Benua Tengah
22
Kota Angin Azure
23
Anjing Penunjuk Jalan
24
Pesta Ekstraksi dan Lahirnya Roh Racun
25
Lonceng Kematian Asosiasi Alkemis
26
Penjarahan Mutlak dan Mata Kunci Dimensi
27
Kota Gerbang Naga
28
Ibukota Kekaisaran dan Pertemuan Dua Sistem
29
Penyatuan Fragmen Sistem
30
Melahap Kesengsaraan Hitam
31
Merobek Batas Dimensi dan Sambutan Berdarah di Alam Atas
32
Kemurkaan Sekte Hukuman Surgawi
33
Memakan Murka Langit
34
Badai Kekosongan dan Tumbal Istana Langit Abadi
35
Pekuburan Para Dewa
36
Benturan Melawan Dewa Kuno
37
Sungai Bintang Primordial
38
Dunia Agung Sembilan Matahari
39
Menelan 998 Dunia dan Kepanikan Para Dewa Sejati
40
Menelan Karma dan Takdir
41
Lautan Kekacauan Asal dan Batas Realitas Baru
42
Adaptasi Hukum Multiverse dan Kota Perbatasan Zakar
43
Paviliun Debu Kosmik dan Harga Sebuah Keangkuhan
44
Kontaminasi Kekacauan dan Tarian Pedang di Sektor Timur
45
Ekstraksi Pengkhianatan dan Penguasa Bayangan Zakar
46
Hantu di Pelabuhan Rahasia dan Panen Seratus Ribu Kristal
47
Kemurkaan Konsorsium Darah Besi
48
Panggung Kausalitas Palsu dan Terbakarnya Sektor Utara
49
Pesta Panen Sang Dalang dan Runtuhnya Para Penguasa
50
Bayangan di Atas Zakar
51
Bab 52: Beban Sebuah Bintang
52
Pedang Bintang Mati
53
Masuk ke Dalam Tungku Kosmik
54
Bab 55: Guncangan Multiverse
55
Langit Merah Zakar dan Benturan Dua Kaisar
56
Runtuhnya Sang Kaisar Darah
57
Panggilan dari Inti Besi
58
Kuda Troya Singularitas
59
Pintu Gerbang Sang Leluhur
60
Kedalaman Terlupakan
61
Ledakan Kausalitas di Jantung Besi
62
Gerbang Jantung Besi
63
Singularitas Memangsa Logam
64
Runtuhnya Langit Jantung Besi
65
Perbedaan Mutlak dan Pelarian Sang Tiran
66
Gurun Abu Ketiadaan dan Rasa Darah yang Hambar
67
Hukum Besi Tartarus dan Singgasana Berkarat
68
Tambang Tulang dan Hantu Berlengan Satu
69
Tarian Sang Hantu dan Runtuhnya Penguasa Asal
70
Kerikil Asal dan Bayangan Kota Rantai Darah
71
Bab 71
72
Kereta Perang Kegelapan dan Gerbang Rantai Darah
73
Alun-Alun Jagal dan Turunnya Sang Sipir
74
Jerat Rantai Darah dan Belati Sang Dalang
75
Harga Sebuah Terobosan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!