Sistem Ekstraksi Surgawi

Sistem Ekstraksi Surgawi

Bab 1: Kebangkitan di Dasar Tebing Mayat

​Angin malam menderu bagaikan lolongan hantu, membawa serta aroma darah yang mengering dan daging yang membusuk.

​Tebing Mayat—tempat pembuangan bagi para murid Sekte Pedang Berkabut yang tewas dalam duel, atau sampah yang tidak lagi berguna bagi sekte. Di antara tumpukan tulang belulang dan senjata yang patah, sesosok tubuh remaja tergeletak tak bernyawa.

​Pakaiannya compang-camping berlumuran darah kental. Tulang dadanya melesak ke dalam akibat hantaman energi spiritual yang brutal. Namun, yang paling mengerikan adalah area perutnya—Dantiannya, pusat dari segala energi kultivasi, telah hancur lebur. Meridian di seluruh tubuhnya diputus dengan paksa.

​Remaja itu adalah Ye Xuan.

​Tiga hari yang lalu, ia masih dikenal sebagai jenius nomor satu di Sekte Luar, bintang terang yang masa depannya tak terbatas. Namun, semuanya hancur dalam semalam.

​"Maafkan aku, Kakak Xuan... Akar Spiritual Tingkat Bumi milikmu terlalu berharga. Tuan Muda Zhao membutuhkannya untuk menembus Alam Inti Emas. Sebagai gantinya, dia berjanji akan menjadikanku istri utamanya."

​Suara lembut namun sedingin es itu terus terngiang di benak Ye Xuan yang memudar. Itu adalah suara Murong Xue, wanita yang telah ia lindungi dengan nyawanya, tunangan yang ia besarkan kultivasinya dengan sumber dayanya sendiri. Pada akhirnya, wanita itu membiusnya, membiarkan Zhao Tian—Tuan Muda Sekte Dalam—mengoyak Dantiannya hidup-hidup dan merampas Akar Spiritualnya.

​Setelah ia menjadi cacat, Zhao Tian memerintahkan para pelayannya untuk mematahkan tangan dan kaki Ye Xuan, lalu membuangnya ke Tebing Mayat untuk dimakan anjing liar.

​"Murong Xue... Zhao Tian..."

​Dalam kesadarannya yang mulai gelap gulita, kebencian yang mendalam berkobar di dalam jiwa Ye Xuan. Keengganan untuk mati menyala bak api penyucian. Jika ia bisa menjadi hantu, ia bersumpah akan merobek mereka dari neraka!

​Tanpa ia sadari, darah segar yang terus mengalir dari luka di dadanya menetes dan meresap ke dalam sebuah liontin batu giok hitam kusam yang tergantung di lehernya. Liontin itu adalah satu-satunya peninggalan misterius dari ibunya.

​Tiba-tiba, batu giok hitam itu bergetar hebat. Sebuah cahaya keemasan meledak, menembus lautan kesadaran Ye Xuan yang hampir padam.

​Sebuah suara mekanis yang tak bersuara, kuno, dan mutlak bergema di dalam benaknya.

​[Ding! Darah Inang terdeteksi. Menginisiasi penyatuan jiwa...]

[Kondisi Inang sangat kritis. Dantian hancur 99%. Meridian terputus 100%. Tingkat kelangsungan hidup: 0,01%.]

[Memaksa aktivasi protokol darurat...]

[Penyatuan berhasil! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]

​Jari telunjuk Ye Xuan berkedut. Matanya tiba-tiba terbuka lebar, memancarkan seberkas cahaya emas yang menyilaukan di tengah kegelapan malam.

​"Ukh..." Ye Xuan memuntahkan seteguk darah hitam pekat. Rasa sakit yang merobek jiwa menjalar ke seluruh tubuhnya, mengingatkannya bahwa ia masih berada di alam fana.

​"Sistem... Ekstraksi Surgawi?" napasnya tersengal-sengal. "Apa ini ilusi sebelum mati?"

​[Menjawab Inang: Ini bukan ilusi. Sistem Ekstraksi Surgawi memungkinkan Inang mengekstrak esensi, atribut, dan hukum alam dari segala entitas di semesta—baik yang hidup maupun yang telah mati.]

​Suara tanpa emosi itu terdengar begitu nyata. Ye Xuan, yang telah membaca beberapa teks kuno di paviliun sekte, tahu bahwa ada artefak legendaris yang memiliki rohnya sendiri. Apakah liontin ibunya adalah salah satunya?

​[Peringatan! Vitalitas Inang terus menurun. Diperkirakan Inang akan mati dalam waktu 3 menit. Silakan lakukan ekstraksi pada objek di sekitar untuk bertahan hidup!]

​Ye Xuan tidak punya waktu untuk terkejut. Kematian sudah menari di depan matanya. Dengan sisa-sisa tenaga terakhirnya, ia menoleh ke samping. Tepat di sebelah tangan kanannya, terdapat sebilah pedang besi berkarat yang patah menjadi dua, dan di dekatnya terbujur kaku bangkai seekor Serigala Angin (Monster Tingkat 1) yang setengah membusuk.

​Ia memaksakan tangannya yang gemetar menyentuh gagang pedang berkarat tersebut.

​"Ekstrak!" seru Ye Xuan serak di dalam hatinya.

​[Ding! Menemukan 'Pedang Besi Patah'. Memulai ekstraksi...]

[Ekstraksi berhasil!]

[Memperoleh: Niat Pedang Pembunuh (Tingkat Dasar) x1]

[Memperoleh: 5 Poin Qi Ketajaman!]

​Dalam sekejap mata, pedang besi berkarat itu hancur menjadi debu halus. Pada saat yang sama, seberkas energi hangat mengalir dari telapak tangan Ye Xuan. Energi itu tajam bagaikan ribuan jarum kecil, langsung menusuk masuk ke dalam Dantiannya yang hancur.

​Luka di perutnya terasa gatal luar biasa. Dantian yang tadinya hancur lebur seperti porselen yang pecah, kini dipaksa menyatu kembali oleh energi Qi Ketajaman tersebut.

​Rasa sakitnya mulai berkurang!

​Mata Ye Xuan berbinar liar. "Ini nyata! Benda ini benar-benar bisa mengekstrak kekuatan!"

​Tanpa membuang waktu sedetik pun, ia menyeret tubuhnya yang berlumuran darah mendekati bangkai Serigala Angin dan menempelkan telapak tangannya pada tengkorak monster itu.

​"Sistem! Ekstrak lagi!"

​[Ding! Menemukan 'Mayat Serigala Angin Tingkat 1'. Memulai ekstraksi...]

[Ekstraksi berhasil!]

[Memperoleh: 10 Poin Kekuatan Fisik!]

[Memperoleh: 5 Poin Atribut Kecepatan Angin!]

[Memperoleh: Esensi Darah Serigala Angin (Rendah)!]

​Bangkai Serigala Angin itu layu dalam sekejap, berubah menjadi abu seolah seluruh esensi kehidupannya telah disedot hingga kering.

​Booooom!

​Aliran energi yang jauh lebih besar dan buas meledak di dalam tubuh Ye Xuan. Kekuatan fisik dan Esensi Darah mengalir deras ke seluruh meridiannya yang putus, menyambungnya kembali dengan kecepatan yang menakutkan. Tulang rusuknya yang melesak ke dalam terdengar berderak keras—kembali ke posisi semula.

​Lebih menakjubkan lagi, Dantiannya tidak hanya pulih, tetapi kini memancarkan cahaya redup. Akar Spiritual Tingkat Bumi miliknya memang telah dicuri, namun sebagai gantinya, Sistem membentuk sebuah ruang Dantian baru yang jauh lebih luas dan murni, seolah-olah siap menampung lautan bintang.

​Kraaak!

​Ye Xuan mengepalkan tinjunya. Rasa sakit di tubuhnya telah lenyap sepenuhnya. Ia melompat berdiri, merasakan aliran Qi yang kuat bergejolak di dalam otot-ototnya.

​Meskipun kultivasinya saat ini jatuh kembali ke Tahap Pembentukan Qi Lapis Pertama, tubuh fisiknya terasa jauh lebih kuat berkat atribut yang baru saja ia ekstrak. Ia bahkan bisa merasakan hembusan angin malam dengan sangat jelas di sekitarnya karena atribut 'Kecepatan Angin'.

​Di tengah lautan mayat dan bau busuk tebing, Ye Xuan berdiri tegap. Matanya yang tajam menatap ke atas, ke arah puncak tebing yang diselimuti kabut—tempat Sekte Dalam berada.

​"Zhao Tian... kau menginginkan akar spiritualku untuk menjadi naga di antara manusia?"

​Ye Xuan tersenyum dingin, senyum yang bisa membuat iblis pun bergidik.

​"Dan kau, Murong Xue... kau mengkhianatiku demi sedikit sumber daya? Tunggu saja. Dengan Sistem Ekstraksi Surgawi di tanganku, seluruh dunia ini, langit dan bumi, dewa dan iblis, akan menjadi batu loncatanku!"

Terpopuler

Comments

Night Watcher

Night Watcher

seru nih kyknya.. mudah2an cocok dgn selera, dan bisa dijadikan hiburan bg org2 yg hobby baca2..🤭

2026-07-30

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: Kebangkitan di Dasar Tebing Mayat
2 Bab 2: Ladang Harta Karun di Dasar Neraka
3 Bab 3: Harta Karun di Balik Limbah
4 Bab 4: Bayangan Kematian di Puncak Inti Emas
5 Bab 5: Bencana Tergelincirnya Qi
6 Bab 6: Keadilan Darah dan Pengembalian Akar Spiritual
7 Bab 7: Kemurkaan Tetua Agung
8 Bab 8: Menembus Formasi dan Memasuki Hutan Kematian
9 Bab 9: Badai Darah
10 Bab 10: Panen Raya dan Terobosan Pondasi Spiritual
11 Bab 11: Gerbang Makam Pedang dan Aturan Darah
12 Bab 12: Badai Ekstraksi dan Kelahiran Tubuh Pedang
13 Bab 13: Jembatan Boneka Kuno
14 Bab 14: Pembantaian di Lembah Ilusi
15 Bab 15: Tangga Surgawi Kaisar Pedang
16 Bab 16: Kehancuran Sang Tetua
17 Bab 17: Memakan Iblis Purba
18 Bab 18: Badai di Luar Gerbang
19 Bab 19: Kematian Sang Tetua Agung
20 Bab 20: Kehancuran Sekte Pedang Berkabut
21 Bab 21: Titik Awal Benua Tengah
22 Kota Angin Azure
23 Anjing Penunjuk Jalan
24 Pesta Ekstraksi dan Lahirnya Roh Racun
25 Lonceng Kematian Asosiasi Alkemis
26 Penjarahan Mutlak dan Mata Kunci Dimensi
27 Kota Gerbang Naga
28 Ibukota Kekaisaran dan Pertemuan Dua Sistem
29 Penyatuan Fragmen Sistem
30 Melahap Kesengsaraan Hitam
31 Merobek Batas Dimensi dan Sambutan Berdarah di Alam Atas
32 Kemurkaan Sekte Hukuman Surgawi
33 Memakan Murka Langit
34 Badai Kekosongan dan Tumbal Istana Langit Abadi
35 Pekuburan Para Dewa
36 Benturan Melawan Dewa Kuno
37 Sungai Bintang Primordial
38 Dunia Agung Sembilan Matahari
39 Menelan 998 Dunia dan Kepanikan Para Dewa Sejati
40 Menelan Karma dan Takdir
41 Lautan Kekacauan Asal dan Batas Realitas Baru
42 Adaptasi Hukum Multiverse dan Kota Perbatasan Zakar
43 Paviliun Debu Kosmik dan Harga Sebuah Keangkuhan
44 Kontaminasi Kekacauan dan Tarian Pedang di Sektor Timur
45 Ekstraksi Pengkhianatan dan Penguasa Bayangan Zakar
46 Hantu di Pelabuhan Rahasia dan Panen Seratus Ribu Kristal
47 Kemurkaan Konsorsium Darah Besi
48 Panggung Kausalitas Palsu dan Terbakarnya Sektor Utara
49 Pesta Panen Sang Dalang dan Runtuhnya Para Penguasa
50 Bayangan di Atas Zakar
51 Bab 52: Beban Sebuah Bintang
52 Pedang Bintang Mati
53 Masuk ke Dalam Tungku Kosmik
54 Bab 55: Guncangan Multiverse
55 Langit Merah Zakar dan Benturan Dua Kaisar
56 Runtuhnya Sang Kaisar Darah
57 Panggilan dari Inti Besi
58 Kuda Troya Singularitas
59 Pintu Gerbang Sang Leluhur
60 Kedalaman Terlupakan
61 Ledakan Kausalitas di Jantung Besi
62 Gerbang Jantung Besi
63 Singularitas Memangsa Logam
64 Runtuhnya Langit Jantung Besi
65 Perbedaan Mutlak dan Pelarian Sang Tiran
66 Gurun Abu Ketiadaan dan Rasa Darah yang Hambar
67 Hukum Besi Tartarus dan Singgasana Berkarat
68 Tambang Tulang dan Hantu Berlengan Satu
69 Tarian Sang Hantu dan Runtuhnya Penguasa Asal
70 Kerikil Asal dan Bayangan Kota Rantai Darah
71 Bab 71
72 Kereta Perang Kegelapan dan Gerbang Rantai Darah
73 Alun-Alun Jagal dan Turunnya Sang Sipir
74 Jerat Rantai Darah dan Belati Sang Dalang
75 Harga Sebuah Terobosan
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Bab 1: Kebangkitan di Dasar Tebing Mayat
2
Bab 2: Ladang Harta Karun di Dasar Neraka
3
Bab 3: Harta Karun di Balik Limbah
4
Bab 4: Bayangan Kematian di Puncak Inti Emas
5
Bab 5: Bencana Tergelincirnya Qi
6
Bab 6: Keadilan Darah dan Pengembalian Akar Spiritual
7
Bab 7: Kemurkaan Tetua Agung
8
Bab 8: Menembus Formasi dan Memasuki Hutan Kematian
9
Bab 9: Badai Darah
10
Bab 10: Panen Raya dan Terobosan Pondasi Spiritual
11
Bab 11: Gerbang Makam Pedang dan Aturan Darah
12
Bab 12: Badai Ekstraksi dan Kelahiran Tubuh Pedang
13
Bab 13: Jembatan Boneka Kuno
14
Bab 14: Pembantaian di Lembah Ilusi
15
Bab 15: Tangga Surgawi Kaisar Pedang
16
Bab 16: Kehancuran Sang Tetua
17
Bab 17: Memakan Iblis Purba
18
Bab 18: Badai di Luar Gerbang
19
Bab 19: Kematian Sang Tetua Agung
20
Bab 20: Kehancuran Sekte Pedang Berkabut
21
Bab 21: Titik Awal Benua Tengah
22
Kota Angin Azure
23
Anjing Penunjuk Jalan
24
Pesta Ekstraksi dan Lahirnya Roh Racun
25
Lonceng Kematian Asosiasi Alkemis
26
Penjarahan Mutlak dan Mata Kunci Dimensi
27
Kota Gerbang Naga
28
Ibukota Kekaisaran dan Pertemuan Dua Sistem
29
Penyatuan Fragmen Sistem
30
Melahap Kesengsaraan Hitam
31
Merobek Batas Dimensi dan Sambutan Berdarah di Alam Atas
32
Kemurkaan Sekte Hukuman Surgawi
33
Memakan Murka Langit
34
Badai Kekosongan dan Tumbal Istana Langit Abadi
35
Pekuburan Para Dewa
36
Benturan Melawan Dewa Kuno
37
Sungai Bintang Primordial
38
Dunia Agung Sembilan Matahari
39
Menelan 998 Dunia dan Kepanikan Para Dewa Sejati
40
Menelan Karma dan Takdir
41
Lautan Kekacauan Asal dan Batas Realitas Baru
42
Adaptasi Hukum Multiverse dan Kota Perbatasan Zakar
43
Paviliun Debu Kosmik dan Harga Sebuah Keangkuhan
44
Kontaminasi Kekacauan dan Tarian Pedang di Sektor Timur
45
Ekstraksi Pengkhianatan dan Penguasa Bayangan Zakar
46
Hantu di Pelabuhan Rahasia dan Panen Seratus Ribu Kristal
47
Kemurkaan Konsorsium Darah Besi
48
Panggung Kausalitas Palsu dan Terbakarnya Sektor Utara
49
Pesta Panen Sang Dalang dan Runtuhnya Para Penguasa
50
Bayangan di Atas Zakar
51
Bab 52: Beban Sebuah Bintang
52
Pedang Bintang Mati
53
Masuk ke Dalam Tungku Kosmik
54
Bab 55: Guncangan Multiverse
55
Langit Merah Zakar dan Benturan Dua Kaisar
56
Runtuhnya Sang Kaisar Darah
57
Panggilan dari Inti Besi
58
Kuda Troya Singularitas
59
Pintu Gerbang Sang Leluhur
60
Kedalaman Terlupakan
61
Ledakan Kausalitas di Jantung Besi
62
Gerbang Jantung Besi
63
Singularitas Memangsa Logam
64
Runtuhnya Langit Jantung Besi
65
Perbedaan Mutlak dan Pelarian Sang Tiran
66
Gurun Abu Ketiadaan dan Rasa Darah yang Hambar
67
Hukum Besi Tartarus dan Singgasana Berkarat
68
Tambang Tulang dan Hantu Berlengan Satu
69
Tarian Sang Hantu dan Runtuhnya Penguasa Asal
70
Kerikil Asal dan Bayangan Kota Rantai Darah
71
Bab 71
72
Kereta Perang Kegelapan dan Gerbang Rantai Darah
73
Alun-Alun Jagal dan Turunnya Sang Sipir
74
Jerat Rantai Darah dan Belati Sang Dalang
75
Harga Sebuah Terobosan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!