"Queen" panggil Amelia.
"Iya Mel?" jawab Queenza.
"Kamu nggak tau siapa orang tua ketos?" tanya Amelia.
"Nggak, dan aku juga nggak berminat untuk tau siapa orang tuanya" jawab Queen.
"Aku takut nanti kamu dikeluarkan dari sekolah" kata Amelia.
"Kenapa?" tanya Queenza.
"Karena sudah membuat masalah dengan ketos" jawab Amelia.
"Dia yang mengusik aku duluan. Lagipula aku sudah kasih peringatan dia untuk menyingkirkan tangannya, tapi dia nggak mau" kata Queenza.
"Semoga kita nggak dapat masalah setelah ini. Aku nggak pengen dikeluarkan dari sekolah" kata Amelia.
"Tenang aja, kita nggak akan dikeluarkan dari sekolah" kata Queenza.
"Ya semoga aja"
Amelia takut kalau dikeluarkan dari sekolah. Karena orang tuanya tidak mampu untuk menyekolahkan ke sekolah lain. Ini aja ia sekolah dengan beasiswa.
" Ayo makan, nanti keburu makanannya dingin "
" Nasi aku udah dingin dari tadi"
" Maksud aku lauknya "
Amelia tidak menyangka kalau Queenza sangat tenang. Padahal dia lagi berhadapan dengan salah satu anak orang kaya di kota ini. Tapi entah kenapa Amelia merasa nyaman bersama dengan Queenza.
"Kamu mau coba ini nggak?" tanya Amelia sambil memberikan kotak bekalnya pada Queen.
"Boleh, ini ibu kamu yang masak" kata Queenza.
"Iya, lebih tepatnya jualan ibuk aku"
"Ibu kamu jualan nasi uduk?" tanya Queenza.
"Iya, jualan keliling" jawab Amelia.
Queenza mencicipi nasi uduk yang disodorkan sama Amelia.
"Enak, Nasinya juga harum banget" kata Queenza.
"Makasih Queen" ucap Amelia.
"Besok aku boleh pesan nasi uduk ibuk kamu, nggak?" tanya Queenza.
"Eh" kaget Amelia karena tiba-tiba Queen mau pesan nasi uduk ibuknya.
"Kenapa?"
"Kamu serius mau pesan nasi uduk ibuk aku"
"Serius"
"Besok aku bawain, tapi kamu nggak usah bayar"
"Kenapa gitu"
" Karena kita sudah bersahabat jadi aku kasih gratis untuk kamu" kata Amelia.
"Jangan, itu jualan ibuk kamu. Nanti rugi"
" Nggak akan rugi cuma ngasih satu bungkus"
"Kalau gratis aku nggak mau, tapi kalau bayar baru aku mau "
"Masa sama sahabat sendiri harus bayar "
" Iya, karena itu jualan ibu kamu. Kecuali nasi uduknya nggak dijual. Apalagi orang tua kamu jualannya pake modal "
" Ya udah bayar "
" Sepakat "
Amelia menjabat tangan Queenza. Ia sepakat karena Queenza memaksa untuk membayar nasi uduknya.
"Ibu kamu suka masak ya Mel?" tanya Queenza.
"Iya Queen, ibuk aku sangat suka masak" jawab Amelia.
"Pantes masakannya enak"
" Mama kamu suka masak nggak?"
"Suka, aku sangat suka masakan mommy ku"
"Sama, aku juga suka masakan ibuk ku"
Queenza merasa ada yang mengawasinya. Ia melihat sekelilingnya. Queenza kaget melihat salah satu bodyguard Daddy-nya ada di kantin sekolah. Bodyguard itu memakai baju seperti karyawan kantin.
"Kenapa Queen?" tanya Amelia.
" Nggak apa-apa, ayo lanjut lagi makannya" jawab Queen.
Queenza dan Amelia menikmati makanan mereka. Queenza senang melihat Amelia makan dengan lahap. chiken katsu yang ia pesankan untuk Amelia tadi habis tak bersisa.
Berbeda dengan Queenza, ketos justru marah karena Queenza mengabaikannya. Bahkan gadis itu berani memelintir tangannya. Apa gadis itu tidak tau siapa dia.
"Selama ini nggak ada seorang cewek pun yang berani menolak Lo. Tapi gadis itu beraninya dia mengabaikan Lo" kata Radit teman sekelas Gilang.
" Iya, apa dia nggak tau siapa Lo " kata teman Gilang yang satunya.
"Kamu harus kasih paham gadis itu Gil" kata Radit lagi.
Apa yang dikatakan teman-temannya ada benarnya. Tapi untuk sekarang ini dia akan memantau gadis itu. Gilang juga tidak suka ada yang mengabaikannya.
"Kenapa wajah Lo kaya kesel gitu?" tanya Monika yang baru datang.
"Di cuekin sama cewek" jawab Radit.
Monika kaget mendengar ucapan Radit.
"Siapa yang berani cuekin ketos kita ini?" tanya Monika lagi.
"Tuh cewek yang duduk di pojok dekat jendela" kata Radit sambil menunjuk ke arah Queenza.
Monika melihat ke orang yang di bilang sama Radit. Ekspresi Monika langsung berubah.
"Gue benci sama tuh cewek" kata Monika.
"Wih, kenapa Lo benci sama tuh cewek. Emang dia udah melakukan apa sama Lo?" tanya Radit.
"Dia ganggu kesenangan gue, dan dia sok peduli sama cewek miskin itu" jawab Monika.
"Emang Lo kenal sama tuh cewek?" tanya Gilang.
"Kenal banget sih nggak, dia teman sekelas gue. Tapi gue nggak nyangka kalau dia cuekin seorang Gilang" kata Monika.
"Itulah faktanya. Gilang tidak dilirik sama cewek itu" kata Radit.
"Lupakan soal cewek ngeselin itu. Kalian lihat dua orang cowok yang duduk di tengah dekat tiang itu, nggak?" tanya Monika sama Gilang dan Radit.
"Liat, emang kenapa dengan mereka berdua?" tanya Gilang.
"Lo liat, dia tampan banget kan?" kata Monika.
"Jangan bilang Lo ngincer tu cowok " kata Radit.
"Emang, dan gue baru tau namanya" jawab Monika.
"Emang si namanya?" tanya Gilang
"King, kelas sepuluh A" jawab Monika.
"Gercep juga Lo cari informasi tentang tu cowok" kata Radit.
"Pastinya. Dan Lo tau, mobil dia keren banget" kata Monika lagi.
"Paling harga mobilnya jauh di bawah harga mobil gue" kata Gilang.
"Kayanya lebih mahal dari mobil Lo " kata Monika.
"Nggak mungkin, emang sekaya apa sih orang tuanya?" tanya Gilang.
"Gue juga nggak tau, soalnya indentitas keluarganya seperti dirahasiakan gitu" kata Monika.
"Jangan-jangan dia anak napi" kata Radit.
"Ngaco Lo Dit" kata Monika.
"Lagian pake dirahasiakan segala" kata Radit.
"Gue harus bisa deketin tu cowok" kata Monika penuh semangat.
"Mending Lo cari tau dulu dia anak siapa. Bukan asal main deketin aja" kata Gilang.
"Nanti juga bisa cari tau soal dia " kata Monika.
Monika akan terus berusaha untuk mendekati cowok incarannya itu.
"Tumben Lo nggak sama teman-teman Lo. Kemana mereka?" tanya Gilang.
"Mereka udah ke kelas duluan" jawab Monika.
"Lo kenapa masih disini?" tanya Radit.
"Tadi gue udah mau balik, tapi gue liat Lo berdua disini. Jadi gue samperin" kata Monika.
Rumah Monika dan Gilang berdekatan. Mereka tinggal di perumahan yang sama. Begitu juga dengan Radit. Bahkan mama mereka berteman dekat.
"Ya udah, gue mau balik ke kelas dulu. Bentar lagi bel masuk berbunyi " kata Monika.
"Bareng aja, kita juga mau balik ke kelas" kata Gilang.
Monika dan kedua sahabatnya keluar dari kantin. Sedangkan King dan kedua sahabatnya baru membayar jajanan mereka.
"King, itu bukannya bodyguard Daddy Lo" kata Aaron.
"Iya, mungkin Daddy yang kirim mereka untuk jaga-jaga" kata King.
Setelah membayar jajanannya mereka pun keluar dari kantin. Mereka langsung ke kelas, karena sebentar lagi bel masuk.
"Pasti ketos itu sedang merencanakan sesuatu pada Queen" kata Bagas.
"Tenang aja, Queen pasti bisa mengatasinya. Jadi kita nonton pertunjukannya aja. Kalau Queen tidak bisa menyelesaikannya, barulah kita turun tangan" kata King.
King tau kalau dia mengganggu kesenangan saudara kembarnya, nanti dia bisa di amuk sama saudara kembarnya itu. Jadi untuk saat ini ia akan menjadi penonton yang baik.
...***...
Kenan baru selesai mengerjakan pekerjaannya. Ia melihat ponselnya bergetar, ia pun melihat ponselnya. Ternyata pesan dari bodyguard-nya. Ia langsung membuka pesan itu.
Kenan tersenyum melihat video yang dikirim bodyguard-nya. Ia akan kasih liat istrinya video yang dikirim bodyguard-nya tadi. Ternyata putrinya sudah bisa menjaga dirinya dengan baik.
Kenan terbayang kejadian waktu di mall. Putrinya itu di sandera sama perampok dan akibatnya putrinya mengalami luka dikepala. Walaupun sekarang putrinya sudah remaja dan bisa menjaga dirinya sendiri. Tapi sebagai orang tua, ia tetap khawatir kalau twin kenapa-napa.
Kenan akan menunjukkan video tadi pada istrinya. Kenan menggambil kunci mobilnya.
"Bos, anda sudah mau pulang?" tanya sekretaris Kenan.
"Iya kerjaan saya sudah selesai" jawab Kenan.
"Nggak bisa, sebentar lagi anda ada pertemuan dengan klien" kata sekretaris Kenan sambil melihatkan jadwal Kenan.
"Nggak bisa di tunda dulu" kata Kenan.
"Nggak bisa "
Kenan pun balik badan. Padahal ia ingin bertemu dengan istrinya. Tapi ia harus bertemu dengan kliennya. Kenan pun memutuskan untuk menghubungi istrinya.
To be continued.
Happy reading guys 🤗 🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
Dewi kunti
lebih tepatnya beasiswa ya bukan biaya siswa🙈
2026-07-28
0
Irna Muliani
lanjut thor
makin seru cerita nya
2026-07-28
0
Viaryani Hamid
lanjut thor udah mulai seru nih
2026-07-28
0