Anjing siluman itu menggeram.
Bulunya berwarna hitam legam, matanya merah menyala seperti bara. Dari mulutnya menetes air liur yang kalau terkena tanah langsung berasap.
Arkan merangkak mundur. Napasnya terputus-putus. "Sial!" ia mengetatkan kembali ikatan sarungnya.
Dua botol di sarungnya tiba-tiba terasa berat, dan dingin seperti es. Lalu berdenyut seolah benda hidup.
“Grrrr...”
Anjing itu menggelengkan kepalanya, dan dengan gerakan cepat menerjang ke arah Arkan yang tampak masih mengatur napasnya..
Arkan mengangkat mandau di tangannya. Lalu menyabetkannya ke arah Sang Siluman Anjing.
Wuuuussh!
Sabetannya meleset. Anjing itu terlalu cepat gerakannya.
Srrrrrt!
Anjing itu mendarat di atas rerumputan dengan seretan sejauh dua meter dari belakang punggung Arkan, dengan menggunakan kukunya yang runcingnya.
Tanah mengeluarkan asap tipis dari lubang goresan tersebut.
Sebelum Arkan sempat menoleh, ia sudah menerjang kembali.
CRAAAK!
Rahangnya mengunci lengan Arkan. Taringnya menancap di lengan dengan begitu dalam, hingga menembus daging.
“Aaaargh!” pekik Arkan menahan rasa sakit
Darah memancar deras. Tulang rasanya seperti remuk. Wajah Arkan meringis kesakitan, sembari menggeretakkan giginya demi manahan rasa denyutan.
Arkan mencoba tidak merasa panik. Dia mengingat ajaran Atok Guro “Kalau kamu hendak melawan siluman anjing, jangan lawan taringnya. Tetapi kamu cukup lawan di bagian hidungnya.”
Dengan tangan yang satunya, Arkan merogoh saku. Meremas daun kelor dan juga garam, serta tambahan bubuk kemenyan. Lalu dengan gerakan yang cepat, ia sumpalkan ke hidung anjing itu.
KEEEEENG!
Anjing itu melolong panjang. Tubuhnya menggelepar. Dan dengan seketika, sosok hitam bertubuh besar itu melepaskan gigitannya.
Matanya tersa perih. Ia mundur beberapa langkah, sembari mengais tanah.
Kesempatan itu di pergunakan oleh Arkan dengan cukup baik.
Arkan beranjak bangkit dengan nafasnya yang tersengal. Dengan terseok-seok. Ia menggenggam mandaunya, dan dengan cepat menyerang…
KUTUKAN KUYANG
Darah Di Tepi Sungai Mahakam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments
neni nuraeni
iih seruuu,,, lnjut kak😁😁
2026-09-04
0
FiaNasa
semangat Arkan,,ayo Atok guro putuskan kutukan itu AQ yakin kalian bisa
2026-09-05
0
tati st🌼🌼
waw sedikit lagi perjuanganmu arkan,dan srmoga berhasil
2026-09-05
0