Keheningan di Arena Utama terasa seperti ribuan jarum es yang membeku di udara. Tidak ada yang berkedip. Tidak ada yang berani mengambil napas panjang. Mata ribuan kultivator muda itu terpaku pada genangan darah yang menetes dari tubuh seorang pemuda fana, dan pada sang jenius nomor satu yang kini terkapar mengerang sambil memegangi tangannya yang hancur.
Wasit yang berdiri di tepi panggung masih menahan napasnya, wajahnya pucat pasi, tak tahu harus berbuat apa. Logika dunia kultivasi yang ia anut selama puluhan tahun baru saja dihancurkan oleh sebatang kayu kasar.
Di tribun kehormatan, suara retakan keras tiba-tiba memecah kesunyian.
Pegangan kursi batu yang diduduki oleh Penatua Kuang hancur menjadi debu akibat cengkeraman tangannya yang tak sadar menguat. Mata sang Penatua yang biasanya tenang, kini memancarkan cahaya terang benderang yang sulit diartikan.
Ia perlahan bangkit berdiri. Jubah abu-abunya berkibar pelan.
"Wasit. Apa yang kau tunggu?" Suara Penatua Kuang bergema, mengandung tekanan Qi murni yang langsung menyadarkan ribuan orang dari keterkejutan mereka. "Pertarungan sudah berakhir. Umumkan hasilnya."
Wasit itu tersentak, tubuhnya gemetar. Ia menatap Wu Jian yang tak lagi sanggup memegang pedang, lalu menatap Awan yang masih berdiri meski tubuhnya bersimbah darah.
"P-Pemenang dari Kompetisi Murid Luar tahun ini... Murid Pelayan, Awan!"
Begitu pengumuman itu diucapkan, tidak ada sorak-sorai. Hanya ada hembusan napas berat yang keluar secara serentak dari ribuan mulut. Kekalahan Wu Jian bukan sekadar hilangnya gelar juara, melainkan tamparan keras bagi harga diri seluruh murid beraliran spiritual di Sekte Daun Angin.
Di atas panggung, Awan menunduk menatap Pedang Salju Jatuh yang menancap di bahu kirinya. Hawa dingin dari pedang perak itu telah membekukan aliran darah di sekitarnya, mencegahnya kehabisan darah seketika, namun rasa sakitnya menembus hingga ke sumsum tulang.
Tanpa mengubah ekspresinya, Awan mengulurkan tangan kanannya, mencengk…
Jalan Pedang Tanpa Bakat
Bab 11: Plakat Besi dan Pil Pemecah Batas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments
Raju
aap yg akan terjdi terhadap awan dchafter selanjutnya ??
2026-08-15
0