Kriett...
Reksa terbangun begitu mendengar suara pintu kamarnya berderit perlahan di tengah kegelapan malam. Ia mengerjapkan mata berulang kali, mencoba menyesuaikan penglihatannya dengan ruangan yang hanya diterangi remang-remang pancaran kilat dari luar.
Reksa menoleh ke arah ambang pintu. Ternyata yang membuka pintu itu adalah Rena, istrinya. Namun, ada sesuatu yang terasa amat tidak wajar dari gesture tubuh istrinya.
Rena berdiri membisu di sana. Sebagian wajahnya tertutup oleh helai-helai rambut hitamnya yang terurai berantakan. Tubuhnya sedikit condong ke depan, seolah-olah sedang mengamati Reksa secara intens dalam diam. Matanya terlihat kosong tanpa sekali pun berkedip, bahkan dada Rena tak tampak naik-turun menandakan napas.
"Ren... Rena?" Reksa memanggil.
Namun, Rena hanya berdiri kaku di sana tanpa memberikan jawaban sedikit pun.
Kilat di luar jendela kembali menyambar dengan dentuman gemuruh, menerangi Wajah Rena sesaat. Reksa tersentak, ia mendapati tatapan mata istrinya benar-benar tak seperti biasanya. Tatapan itu kosong, bagaikan cangkang tanpa jiwa.
Reksa menelan ludah, tenggorokannya mendadak terasa sekering gurun. "Kamu dari mana, Ren?" tanyanya lagi, memberanikan diri memecah kesunyian yang kian menekan dada.
Rena masih membisu. Perlahan-lahan, ia merentangkan lengannya yang kaku, lalu menunjuk ke arah luar pintu kamar, mengarah pada lorong rumah yang gelap gulita dan lengang.
Perasaan ngeri yang amat sangat menyusup dan merambat cepat menembus tulang belakang Reksa. Ia mengikuti arah tunjuk jemari Rena yang pucat. Mencoba mengusir rasa takut yang kian membuncah, Reksa berupaya bersikap senormal mungkin.
"Oh, kamu dari kamar mandi?" tanyanya, memaksakan sebuah senyum tipis yang terasa sangat hambar di bibirnya.
Rena hanya mengangguk pelan.
"Ya sudah, sini tidur lagi," ajaknya seraya menepuk-nepuk permukaan kasur empuk di sebelahnya.
Namun, bukannya mendekat ke tempat tidur, Rena justru berbalik arah secara perlahan. Ia melangkah keluar kamar m…
Aku Kembali
Bab 35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments