Pagi di area kampus Fakultas Hukum Universitas Indonesia selalu menyuguhkan suasana yang hidup. Sinar matahari menerobos di antara celah dedaunan pepohonan rindang, menyiram selasar gedung dengan pendar keemasan.
Kirei berjalan menyusuri selasar sambil memeluk dua buku tebal analisis hukum pidana. Langkah kakinya terasa ringan, diiringi senyum tipis yang tak lepas dari bibirnya. Kehidupan pasca-terungkapnya konspirasi Paman Hendra benar-benar membawa kedamaian yang selama ini ia impikan. Tidak ada lagi rasa waswas saat membuka ponsel, tidak ada lagi bayangan ancaman di setiap sudut jalan.
"Kirei!"
Sebuah panggilan manis memutus lamunannya. Kirei menoleh dan mendapati dua sahabat barunya di kampus—Sivia dan Alya—berlari kecil menghampirinya dengan raut wajah berbinar puncaknya penasaran.
"Kirei! Lo udah lihat mading utama belum?" tanya Sivia heboh sambil memegang pundak Kirei.
Kirei menyipitkan mata bingung. "Mading utama? Belum. Ada pengumuman beasiswa baru?"
"Bukan cuma beasiswa!" Alya menimpali penuh semangat, matanya berbinar-binar. "Itu... soal 'suami rahasia' lo yang gantengnya kebangetan dari Fakultas Teknik! Seluruh kampus lagi heboh membicarakan postingan forum mahasiswa tadi pagi!"
Pipi Kirei mendadak memanas. Meskipun hubungan mereka sudah resmi dan diketahui keluarga besar, keberadaan mereka di kampus sebagai pasangan suami-istri muda masih sering menjadi topik hangat yang mengundang kekaguman sekaligus rasa iri.
"Arka buat ulah apa lagi?" gumam Kirei, terkekeh pelan seraya menggelengkan kepala.
"Bukan buat ulah, Kirei!" Sivia menarik pelan lengan kemeja Kirei. "Dia lagi di aula utama sekarang. Mending lo lihat sendiri sebelum ruagannya penuh!"
Aula utama gedung rektorat dipenuhi ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas. Alunan musik akustik lembut menggema hangat dari atas panggung yang dihiasi lampu-lampu warm white yang syahdu.
Saat Kirei melangkah masuk melalui pintu kaca besar, koridor penonton mendadak terbelah. Mahasiswa yang berdiri di sepanjang j…
Suamiku Musuh Bebuyutanku
BAB 36
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments