BUGH!
Erangan kesakitan keluar dari tenggorokan Marsekal Edward saat tubuh tegapnya terdorong ke belakang oleh hantaman keras Arka. Pistol peredam suara di tangannya terlempar jauh, berguling di atas karpet tebal sebelum menghantam sudut meja mahoni.
Edward bukanlah musuh sembarangan. Sebagai mantan perwira elit kepolisian internasional, refleks bertarungnya masih sangat tajam. Dengan cepat ia menyeimbangkan posisi berdiri, memutar tubuhnya, lalu mengayunkan tinju kanannya yang keras tepat ke arah rahang Arka!
Arka merunduk refleks. Angin dari pukulan Edward berhembus tajam di atas kepalanya. Tanpa memberi jeda, Arka memanfaatkan momentum merunduknya untuk melancarkan serangan balasan—sebuah pukulan siku berantai yang menghantam lambung dan dada Edward secara telak!
DUG! BUGH!
"Khh!" Edward terbatuk, melangkah mundur dua tindak. Matanya yang berwarna abu-abu memancarkan rasa terkejut dan amarah yang luar biasa. Ia tidak menyangka pemuda berusia dua puluh tahun di hadapannya memiliki teknik bertarung jarak dekat yang begitu mematikan.
"Anak tidak tahu diri!" desis Edward dingin. Ia merogoh pisau lipat taktis dari balik lipatan jasnya. Dengan kilatan bilah baja yang tajam, Edward menerjang maju kembali, menyasar leher Arka!
"Arka, pisau!" jerit Kirei dari sudut ruangan.
Mata Arka mengunci pergerakan bilah pisau itu dengan ketenangan mutlak. Saat pisau Edward menyabet hanya beberapa sentimeter dari dadanya, Arka memutar tubuhnya ke kiri, menangkap pergelangan tangan Edward, lalu memutarnya kencang menggunakan teknik kuncian persendian!
KLEK!
"Aaghh!" jerit Edward tertahan. Pisau lipatnya terlepas dan jatuh.
Sebelum Edward sempat melepaskan diri, Arka mendorong tubuh perwira tua itu hingga menghantam dinding kaca tebal penthouse suite!
PRANG!
Retakan halus menyerupai sarang laba-laba tercipta di kaca tebal akibat benturan keras tersebut. Arka mencengkeram kerah jas Edward, menekan tubuh musuhnya ke dinding kaca, sementara matanya memancarkan pendar bahaya yang paling pe…
Suamiku Musuh Bebuyutanku
BAB 48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments