Bab 75
Perjodohan Itu Bukan Cara Membelimu
Pada malam ketiga, Vivi meminta satu jam di ruang kerja bersama.
Ia memilih meja bundar, bukan sofa. Pintu menuju koridor terbuka. Petugas perempuan berada satu belokan dari ruangan, dan psikolog Vivi mengetahui jadwal percakapan serta akan menghubunginya tiga puluh menit setelah selesai.
“Tidak ada kontak sampai aku meminta,” kata Vivi.
“Baik,” jawab Sebastian.
Di atas meja ada tiga lembar kertas kosong. Vivi menulis `apa yang terjadi`, `apa yang kurasakan`, dan `apa yang kuizinkan sekarang` sebagai judul.
Ia tidak ingin ingatan, rasa malu, dan tindakan hari ini bercampur menjadi satu.
“Aku mau menceritakan pesta lamaran,” katanya. “Lebih lengkap daripada malam pertama.”
Sebastian meletakkan ponsel dengan layar menghadap meja. “Aku mendengarkan.”
“Kalau suaramu berubah atau kamu mengepalkan tangan, aku akan berhenti.”
Ia membuka kedua tangan. “Dipahami.”
Vivi memulai dari ruang hotel. Pesta itu diadakan bukan sebagai pertunangan romantis, melainkan jamuan keluarga setelah pembicaraan awal perjodohan menyebar di kalangan bisnis. Belum ada keputusan final. PT Winata masih mencari modal, dan beberapa keluarga lain datang dengan penawaran masing-masing.
Tiga laki-laki mendekatinya saat Papa dan Mama terpisah oleh tamu.
Yang pertama adalah direktur muda dari perusahaan logistik yang pernah menawarkan kredit mahal kepada PT Winata. Ia memandang kaki Vivi dan berkata penari pasti cukup lentur untuk menjaga suami tidak bosan.
Yang kedua adalah pewaris pemasok bahan kimia tekstil. Ia bertanya apakah latihan sejak kecil membuat tubuh Vivi sudah “terbentuk” oleh banyak tangan pelatih. Ketika Vivi tidak menjawab, ia tertawa dan mengatakan perempuan yang sering dipandang di panggung seharusnya tidak pura-pura malu.
Yang ketiga bekerja sebagai penasihat untuk keluarga calon investor. Ia menghitung nilai saham PT Winata dengan suara keras, lalu berkata keluarga Winata meminta terlalu sedikit untuk putri yang belum pernah disentuh. Seolah…
Kecanduan Sentuhan Suami Posesifku
Episode 75
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments