Tolong Aku!

"Kita harus lihat rekaman CCTV sekarang.”

Arsen dengan tegas, menarik Adara meninggalkan Erlangga dan Vanessa yang masih kebingungan di lorong rumah sakit.

Setibanya di ruang kontrol keamanan, mata mereka terpaku pada layar monitor besar yang menampilkan sudut-sudut lorong rumah sakit beberapa jam lalu.

"Itu... Mereka! Luvia, Lucian, dan Lucky," tunjuk Adara.

Di layar, ketiga anak itu tampak berjalan beriringan mengikuti seorang wanita berbalut mantel panjang, mengenakan masker dan topi hitam. Yang membuat bulu kuduk merinding, anak-anak itu berjalan begitu tenang tanpa ada perlawanan seolah-olah tersihir.

"Apa mereka dihipnotis?" gumam Adara panik, mencengkeram lengan baju Arsen. "Kenapa anak-anakku bisa ikut begitu saja dengan orang asing?"

"Ibu sedang pulang untuk meminta bantuan Ayah. Kita harus ke kantorku, sistem keamananku bisa melacak plat nomor mobil yang mereka gunakan," ujar Arsen cepat, langsung membimbing Adara keluar gedung.

"Lepaskan aku! Aku mau cari anak-anakku sendiri di jalanan!" protes Adara meronta begitu mereka tiba di luar.

"Jangan keras kepala, Adara. Hari sudah hampir malam, kondisi fisikmu belum pulih sepenuhnya," bentak Arsen dingin, sama sekali tak menggubris penolakan Adara. Dengan tenaga dominannya, ia menggendong Adara masuk ke dalam mobil.

“Akhh! Turunkan aku!”

Di dalam hati, Adara menggerutu sengit.

Ihh! Kenapa tenaga pria ini kuat sekali? Kalau saja aku tidak sedang menyamar jadi wanita lemah di depannya, sudah ku permak wajah tampannya itu!

Sesampainya di gedung perusahaan, Arsen berlari menuju ruang server utama. "Duduk di sofa dan jangan kemana-mana sampai aku temukan lokasi mereka," titahnya sebelum menutup pintu kaca ruang kendali.

Namun, Adara mana bisa diam saja. Begitu punggung Arsen menghilang di balik sekat kaca, Adara menyelinap keluar lewat pintu darurat menuju lantai dasar. Sembari berlari kecil di trotoar yang mulai diterangi lampu kota, ia merogoh saku mantelnya dan mengaktifkan aplikasi pelacak rahasia yang terhubung…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Rani R.I

Rani R.I

up lg donk thourr,, kok cuman satu bab saja,, ituu si Lauren menghipnotis si kembar kok bisa si kembar tiba tiba nurut begitu saja
Arsen hancur kan mereka,,, ingat yea Adara jgn mudah tertipu dan luluh sama ibu yg sudah membuang mu

2026-09-02

0

Rani R.I

Rani R.I

Adara seharusnya dari tadi kek bicara sama Arsen,knp pulaa harus ada drama dlm keadaan genting...

2026-09-02

0

Iffanaya 😽

Iffanaya 😽

mau nyelametin si kembar aja pake drama mereka bertiga ini 🤣🤣

2026-09-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!